Alana Rainne, Gadis Cantik dan Manis yang terlahir sebagai anak bungsu, dan harus terpisah dari keluarganya.
Penolakan yang terjadi berulang kali terhadap dirinya sejak kecil, menjadikannya sosok yang tangguh dalam perjalanan hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27
"Nin, nanti kalau Sagara cari gue, bilangin gue pulang duluan, " ucap Alana kepada Nina dengan wajah sembapnya.
"Al, Lo gapapa? " tanya Nina dengan kawatir, dan Alana hanya menggelengkan kepala sambil mengambil jaket yang ada di lokernya.
"Lo habis di marahin ya? " saut Santi dengan muka prihatin nya.
"hah, tuh orang emang nyebelin, " ucap Alana lalu pergi meninggalkan teman temannya.
"Siapa yang suruh Lo pulang? " Ucap Cakrawala tiba-tiba, sambil bersedekap dada.
"Nggak Mood, " jawab Alana dengan ketus.
"Lo kerja 4 jam, jangan mentang mentang Lo kerja part time lalu se'enak Lo sendiri, Lo mau bikin iri yang lain, gara-gara Lo di anak emaskan. " ucap Cakrawala dengan tegas, yang membuat Alana melotot tajam. "Naik ke atas, ambil surat SP Lo, kalau Lo mau pulang, " ucap Cakrawala dengan tatapan mengintimidasi, yang membuat suasana ruangan karyawan semakin hening.
"Nggak mau, " jawab Alana karena dia takut kejadian barusan terulang kembali.
"Ya udah bilang ke mamanya Sagara buat pecat Lo, " ucap Cakrawala lalu pergi meninggalkan Alana dengan wajah emosinya.
"kenapa sih gue di kelilingi orang-orang seperti ini, " gumam Alana sambil menghembuskan nafasnya dengan berat.
"Buruan ke atas, Lo pikir mentang mentang pacar dari Sagara bakalan jadi anak emas disini, mimpi, " ucap Cici secara tiba-tiba dengan muka angkuhnya.
Saat ini Alana kembali masuk keruangan Cakrawala dengan menggunakan masker, terlihat jelas sorot matanya yang sangat kesal terhadap Cakrawala.
"Kenapa lagi? " tanya Alana dengan muka kesalnya.
"Lo lupa sama perjanjian kita, Lo nggak boleh dekat sama cowok manapun, malah di cafe bikin rumor Lo pacaran sama Sagara, " ucap Cakrawala dengan serius.
"Bukan gue yang bikin rumor, dan Gue sama Sagara hanya berteman," jawab Alana dengan jujur meskipun dengan nada penuh penekanan.
"Tapi gue nggak suka, Lo caper sama semua cowok, " protes Cakrawala dengan jujur.
"Kak, " protes Alana yang tidak jadi, dia lebih memilih untuk membuangnya barengan sama nafas yang dia hembuskan. "Oke Sorry, " jawab Alana untuk menyudahi argumen yang tidak jelas ini.
"Dan Lo tau kan apa konsekuensinya, lalu kenapa Lo yang nangis dan marah? " tanya Cakrawala memastikan.
"Emang ada hukuman ciuman? " tanya Alana balik. "Bukannya bersihkan toilet, atau Lo bebas nyuruh gue ngapain aja? " tanyanya lagi dengan muka polos, yang membuat Cakrawala langsung terkekeh.
"Lo emang sepolos ini? " tanya Cakrawala yang mulai berubah ekpresi, "Emang hukuman terserah gue, terkecuali buat Lo, setiap kesalahan Lo, Lo harus bayar dengan ciuman. " jawab Cakrawala dengan yakin, yang membuat Alana tercengang.
"Nggak bisa gitu dong Kak, Enak di Lo doang, " protes Alana dengan serius.
"Lo juga bisa merasakan enak, jika Lo menikmati, " jawab Cakrawala dengan senyuman menggoda.
"Dasar mesum," ucap Alana dengan muka jijiknya. Saat ini Cakrawala mendekati Alana, yang membuat mata Alana semakin melebar, tetapi reaksi tubuhnya malah membeku begitu saja. Saat Cakrawala mulai membuka masker Alana, tubuh Alana malah semakin tegang.
"Lo pakek masker gara gara takut gue cium lagi? " tanya Cakrawala dengan lembut, tetapi Alana sama sekali tidak mampu menjawabnya, bibirnya terlihat bergetar, saat Cakrawala mengenggam tangganya terasa dingin sekali, Cakrawala langsung tersenyum smirk, " Gue yang pertama ya buat Lo? "tanyanya lagi dengan mengangkat dagu Alana, hingga mata Cakrawala menatap bibir pink alami Alana yang terlihat sexy.
......................
Bantu Support karya ku dengan Like, komen, dan Vote 🙏.