Bagaimana jadinya jika ada seorang gadis yang menyukaimu dan ternyata dia adalah anak dari seorang wanita yang pernah kau cintai bahkan hingga saat ini.
Darius Antonie Gilbert, harus berurusan kembali dengan keluarga wanita yang masih bertahta di hatinya. Bahkan setelah dia menjadi duda dia tetap mencintai wanita itu.
Winter Alexander Smith, 18 tahun tergila-gila Dengan pria yang berstatus duda dan lebih parahnya lagi ternyata pria itu pernah mencintai Mommy-nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27. Salah Strategi
"Bajingan! aku menyuruh kalian untuk membuat cucuku mabuk dan seolah-olah dia sedang tidur bersama dengan Darius, Bukan malah benar-benar tidur seperti itu. Astaga, asam urat ku langsung kambuh memikirkan hak ini!" ucap Alex dengan kesal.
Rasanya dia ingin sekali mengumpat dan memakai anak buahnya yang telah melakukan hal tidak benar seperti ini. Rencana awal dirinya tidak seperti ini karena dia hanya ingin membuat Winter dan Darius masuk ke dalam perangkapnya saja. Bukan malah sampai benar-benar melakukan hal seperti itu. Bahkan yang lebih parahnya lagi melakukannya di dalam mobil. Walau dengan harga selangit, tapi tetap saja cara pembuatan calon keturunannya tidak masuk akal menurutnya.
"Astaga, Aku benar-benar bisa gila jika memikirkan hal seperti ini terus! Apa yang harus aku lakukan?" Alex terlihat sangat panik karena dia tidak tahu harus melakukan apa. Bukan hanya Raina saja yang di takutinya, tapi ada Sky juga. Dia akan habis di tangan mereka berdua. Belum lagi dengan Brandon yang tidak pernah mengecewakannya. Entah bagaimana semesta bekerja hingga bisa membuatnya seperti ini.
Brak!
Alex hanya bisa memejamkan kedua matanya ketika mendengar ada suara pintu yang dibuka dengan keras. Dari jarak 10 meter tanpa melihat saja dia sudah tahu siapa yang datang saat ini. Itu pasti Sky, dan tebakannya benar karena memang itu putranya.
"Apa yang telah Papa lakukan?" tanya Sky yang sudah mengetahui apa rencana jahatnya.
"Apa? Aku tidak-"
"Berhenti laporan bersikap bodoh dan seolah-olah tidak mengetahui segalanya. Sky sangat yakin jika Papa dalam dibalik semuanya. Jika sampai Raina mengetahuinya, Sku tidak berjanji jika Sky bisa membela Papa!" ucapnya dengan tegas.
Sky tidak habis pikir dengan jalan pikiran laki-laki tua bangka itu. Sudah tua tapi pikirannya semakin tidak karuan.
"Aku tidak bermaksud seperti itu! Aku hanya ingin menjebak mereka saja, tapi-"
"Pa!" sentak Sky karena dia tau kemana arah jalan pikiran Papa-nya. Dia sangat mengenal laki-laki itu lebih dari saudara-saudaranya yang lain. Dia sangat yakin sekali dengan semua itu.
"Terlepas lagi apa itu rencana yang papa lakukan itu semua sia-sia dan itu juga salah. Sangat salah Pa! Tidak semua laki-laki bisa menolak hal seperti itu. Jika orang itu adalah Papa, yang bahkan tidak tertarik sama sekali dengan wanita yang full naked di depan Papa, tidak ada yang namanya kesalahan. Papa telah menjebak Winter dengan Darius, lalu mereka sudah melakukan hal itu. Apa yang akan Papa pertanggung jawabkan dengan Raina nanti? Terlebih Brandon sendiri. Apa Papa memikirkan hal ini?"
"Dulu Acher dengan Aurin, lalu sekarang Winter dengan Darius. Entahlah, Sky tidak bisa mengatakannya lagi. Intinya di sini Papa yang salah!"
Alex terdiam. Sungguh, dia tidak menyangka jika Sky bisa mengatakan hal seperti ini padanya dan itu sangat menyakitkan sekali. Tapi dia tidak marah karena memang dia bersalah.
"Maaf, Aku salah!"
"Cih, bahkan saat sedang meminta maaf pun Papa masih terlihat arogan. Tapi jika ingin minta maaf, katakan itu langsung pada Raina Pa, bukan Sky!" jelas Sky sebelum dia pergi meninggalkan Papa-nya.
Sky sudah pergi meninggalkan Papa-nya dan Alex hanya bisa diam dan merenungi kesalahannya.
"Pergi!" titah Alex saat dia tau bahwa ada orang lain lagi di ruangan ini selain Sky yang baru saja pergi meninggalkannya.
"Aku sudah mengatakan pada mu untuk tidak melakukan hal seperti ini, tapi kau tetap melakukannya. Awalnya kah menolak saran ku karena memang aku sengaja melakukan hal itu agar kau tidak mendengar suara ku, tapi kau malah melakukannya dan inilah akibat dari kesalahan mu!"
***
dugaan lu benar, ? inter emang ansk ny Ruana, hujan terindag ny kkan Alexander