NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Ghayana

Takdir Cinta Ghayana

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Triyani

Sakit hati karena merasa dibohongi oleh semua orang, membuat gadis cantik bernama Ghayana Lestari Herlambang atau biasa dipanggil Ana memutuskan hidup seorang diri dinegara yang begitu asing.

Ana memutuskan untuk hidup seorang diri dinegara sakura, Jepang. Namun tanpa diduga duga, disana Ana bertemu dengan seorang pemuda bernama Reynaldi.

Seorang pria yang jauh lebih muda dari Ana, yang selalu saja bersikap konyol saat bersama dengannya namun hal itu membuat hati Ana kembali menghangat setelah sekian lama membeku karena sakit hati oleh pria bernama Revan.

Namun disaat Ana ingin mulai membuka hatinya kembali, Ana malah dipertemukan kembali dengan Revan yang saat ini sudah menyandang status duda tanpa anak.

Lalu, apakah Ana akan memilih untuk bersama kembali dengan Revan setelah pria itu kembali sendiri dan menyatakan perasaan cintanya??


Atau memilih bersama dengan Reynaldi yang sudah jelas jelas menyembuhkan luka hatinya??

Yukk ikuti kisah mereka disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.26

***

Melihat bagaimana reaksi Ghafin membuat Ana tertawa lepas lalu segera bangkit dan mengambil posisi duduk dengan menghadap ke arah sang kakak yang masih sibuk menghapus air matanya.

"Maaf, Ana hanya bercanda kok. Lagi pula, Ana sudah melupakan hal itu."

"Lalu, apa yang kamu pikirkan? Sampai tidak bisa tidur, hhmm? Cerita sama Abang,"

"Mama,"

"Mama? Kenapa dengan Mama?"

"Mama, tadi telpon dan minta Ana untuk pulang,"

"Ya sudah, tinggal pulang. Apa susahnya?"

"Masalahnya, Mama nyuruh aku pulang permanen Bang. Tapi aku masih nyaman disini," lirih Ana.

Ghafin yang mendengar ungkapan lirih adiknya itu pun akhirnya membalik badannya menjadi menghadap ke arah Ana.

Kini keduanya pun sudah saling berhadapan dan saling menatap satu sama lain. Ghafin meraih tangan Ana yang saling bertautan di atas pangkuan gadis itu.

Lalu menggenggam erat tangan mungil itu, sebelum akhirnya melanjutkan ucapan nya.

"Dengar Dek, Abang tahu kalau kehidupan kamu disini itu sudah sangat nyaman dan bahagia. Tapi, jika bole egois, bisakah kamu bagi kenyamanan dan kebahagiaan ini bersama kami dengan kamu kembali pulang dan berkumpul kembali bersama dengan kami. Abang tahu, kamu pasti masih kecewa dengan Abang dan juga Revan. Tapi sekarang, Abang janji, tidak akan ada lagi rahasia di antara kita. Abang akan pastikan itu, jadi, pulang ya? Abang mohon. Bukan cuma Mama dan Papa yang rindu kehadiran kamu di rumah, tapi Abang juga,"

Ana terlihat merenungi semua nya, benar apa kata Ghafin. Mungkin ini sudah waktunya untuk Ana kembali ke rumah. Dan menghindar dari semuanya.

*

*

"Apa kamu bilang? kamu mau resign dan pulang ke tanah air?"

Pertanyaan itu kompak dilayangkan olek Kiyoko dan juga Rey yang saat ini tengah makan siang bersama disebuah cafe dekat dengan kantor mereka.

Keduanya tampak shock saat Ana mengatakan jika setelah proyek nya yang tengah menangani gedung kantor cabang milik Ghafin dan juga Revan.

Ana akan resign dan kembali ke tanah air bersama dengan sang kakak yang juga akan kembali ke tanah air setelah peresmian kantor itu selesai dilakukan.

"Tapi kenapa An? Jangan bilang kamu akan kembali karena laki laki itu?"

Seketika Ana dibuat tersedak oleh pertanyaan yang dilayangkan oleh Kiyoko padanya. Sungguh, Ana tidak pernah berpikir akan pulang hanya karena Revan.

Uhuukkkk

Uhuukkkk

Ana terbatuk batuk setelah tersedak makanan yang baru saja masuk kedalam mulutnya. Ana begitu kaget saat Kiyoko menyinggung Revan.

"Ini, minum dulu. Pelan pelan makan nya," ucap Rey menyodorkan satu gelas air mineral untuk Ana minum.

"Terima kasih, Rey. Dan kamu, dari mana kamu punya pikiran seperti itu? Aku pulang karena permintaan Mama, bukan karena orang lain," jawab Ana menatap kesal pada sahabatnya itu.

"Ya maaf, aku kira karena dia,"

"Apa kamu yakin akan pulang sekarang?" tanya Rey dengan nada sendu.

Entahlah, rasanya masih belum rela melepaskan Ana untuk kembali. Secara di sana, banyak kemungkinan yang akan membuat Ana kembali dekat dengan Revan.

Sedangkan Rey sendiri belum bisa ikut kembali karena memang harus menyelesaikan dulu magang dan kuliahnya di sana.

"Iya Rey, mungkin ini sudah waktunya aku kembali. Aku sudah terlalu lama meninggalkan Mama dan Papa. Jujur, aku juga sangat merindukan rumah dan berkumpul bersama dengan keluargaku,"

"Baiklah, jika itu sudah menjadi keputusan mu, aku akan mendukung. Jangan lupakan aku ya, tetap hubungi aku meski kami sangat sibuk di sana nanti," ujar Rey yang akhirnya merelakan wanita idaman nya untuk kembali pulang.

Melihat binar bahagia dimata sang wanita, membuat Rey tidak kuasa untuk mencegah kepergian Ana. Meski berat, namun dia harus merelakan dulu.

Semoga takdir masih berpihak padanya, apalagi setelah semua kerja keras dan usahanya selama bertahun tahun agar bisa berdiri disamping Ana.

Wanita yang diam diam Rey kagumi sedari usia remaja dulu. Namun dia tidak berani mengungkapkan perasaan itu karena wanita yang dia sukai jauh lebih tua darinya dan wanita itu juga sangat menyukai kakaknya.

Dan saat Revan membuka hubungan nya dengan Kaila, Rey pun langsung berusaha keras memantaskan diri untuk bisa berdiri disamping Ana dengan penuh percaya diri dan tentu saja dibanggakan. Segala usaha pun dilakukan pria muda itu demi dekat dengan Ana.

*

***

1
Uba Muhammad Al-varo
bagus👍👍👌
Uba Muhammad Al-varo
Anna........ ternyata nasib cintamu sungguh menyakitkan dan menyedihkan
Mira Hastati
bagus
Lala Al Fadholi
dulu aja ana di kalahkan oleh sahabatnya sekarang baru tahu kan rasanya cinta d kalahkan org dekat
hallo assalamualaikum, maaf sebelumnya kak, sepertinya author nya tidak terlalu salah akan hal ini, ini menurut pendapat ku, tor lain kali kalo buat cerita jangan di tunda tunda, lasung saja ke inti dari apa yang ingin kamu buat dalam novel, dari bab bab ini kamu seperti memancing perasaan pembaca
🌸 Triyani 🌸: waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. terima kasih kak, karena sudah mampir dan baca karya aku. sebelumnya, mohon maaf jika ceritanya buat nggak nyaman, hanya saja. mengenai alur cerita, ini semua atas saran editor pada saat itu. jadi, mohon maaf sekali lagi kalau alurnya bikin penasaran dan terima kasih karena sudah mampir 🙏🤗
total 1 replies
Sri Ariyanti
thor untuk visualnya knp gak disini aja, soalnya gak punya ig.
Sri Ariyanti
ok
Fano Jawakonora
tinggalkan sj dia, tendangkontolnya sdh duda itu kmu masih prawan masa mau kasi prawan mu sma duda bau
Fano Jawakonora
kelahi sj kalian berdua, habis itu ana dapat laki"yg syg sama dia
Fano Jawakonora
sok dewasa sok keren lagi dasar tengiik
Fano Jawakonora
yg satu ingusan sok ngatur yg satu duda suka cemburu, jadi tendang mereka berdua semoga ana dpt laki"yg brnar syg dn peduli sama dia biar bikn hti revan sakit sesakitnya yg ana rasakn dulu
Fano Jawakonora
sdhlah revan apa yg kmu lskukan juga sangat menyakitkn buat ana dan ana juga hny senyum sebagai sebagai seorg kk buat rey bau kentut itu
Fano Jawakonora
Rey kentut bau konyol juga bau sok tbtb dok akrab sok ngatur sok tau bau paling jengkel
Fano Jawakonora
krnapa ada org yg sok tau sok akrab gitu ya rasanya trllu lebay cerita terkait seorang rai yg hny pegawai magang, heran aj org seperti itu yg suka mksa kehendak org lain bikin gatal tangn ini bila ada di dunia nyata sdh aku hajar sampai pingsan
Ami Juwita
sangat menarik
echa purin
👍🏻
Uniie Gentra
kenapa juga abangnya nyembunyiin status revan sama kaila??aneh ni kakak koq lebih bela sahabat drpd adik sendiri
Nency Neny
rey aj lebih baik
Ema
bagus
Ray
selalu begitu, gimana kalo Kaila baik, pasti gak inget sang cadangan 😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!