Berkali-kali gagal membina rumah tangga membuat Rosiana menjadi wanita yang kuat dan ambisius. Apalagi, saat Rosiana mendapati sang suami di pernikahan ketiganya berselingkuh.
Wanita itu kemudian bertemu dengan seorang pria yang lebih muda darinya dan membuatnya jatuh cinta. Namun, apa jadinya, jika pria yang menjadi selingkuhannya itu justru mencintai anak gadisnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAUKAH KAMU MENIKAH DENGANKU?
Sepertinya pesona Rosiana memang benar-benar memikat Raka. Setelah pertemuannya dengan wanita yang ternyata adalah janda muda beranak satu itu, Raka didera rasa gelisah.
Pria itu bahkan tidak bisa tidur semalaman karena terus terbayang wajah Rosiana. Raka merasa kesal sendiri karena lupa untuk meminta nomor telepon perempuan itu.
Padahal, mereka lumayan lama berbincang saat sama-sama menunggu anak-anak di arena bermain. Namun, entah kenapa Raka malah lupa untuk meminta nomor telepon Rosiana.
Pagi harinya, Raka berangkat bekerja dengan wajah tidak bersemangat. Selain kurang tidur, pikirannya juga selalu terbayang wajah cantik Rosiana. Semalaman, Raka berpikir, apa dia jatuh cinta dengan Rosiana pada pandangan pertama?
Saat jam makan siang, Raka nekad mendatangi Rosiana. Dengan alasan ingin potong rambut, lelaki itu datang ke salon Rosiana yang berdempetan dengan tempat tinggal perempuan itu.
Rosiana merasa terkejut saat Raka datang ke salon. Ternyata bukan hanya Raka, Rosiana pun dari semalam tidak berhenti memikirkan Raka. Dia seperti ABG yang baru jatuh cinta. Rasanya sama seperti saat dirinya jatuh cinta pada Rian.
Rosiana juga tidak bisa tidur semalaman karena terbayang wajah tampan Raka.
"Kamu datang, Mas?" Rosiana tersenyum canggung. Hatinya berdebar saat menatap Raka.
"Aku mau potong rambut."
"Tapi aku pengennya kamu yang potong rambut aku," lanjut Raka sambil tersenyum.
"Boleh. Kebetulan aku lagi nganggur." Rosiana membalas senyuman Raka.
Mereka kemudian masuk ke dalam salon milik Rosiana. Di dalam salon ada dua orang pegawai Rosiana. Mereka berdua adalah rekomendasi dari Susi. Wanita transgender itu yang membawa Mira dan Maya untuk bekerja di salon Rosiana.
Mira dan Maya tadinya bekerja di salon Susi. Saat Rosiana membutuhkan pegawai, Susi memberikan kedua pegawainya itu pada Rosiana. Dengan catatan, mereka akan digaji dengan nominal yang sama seperti saat bekerja di salon Susi karena mereka sudah profesional.
Hanya saja, Mira terlebih dahulu bekerja di salon Rosiana dibandingkan Maya.
Rosiana kemudian menyuruh Raka duduk di kursi. Memasang kain untuk menutupi tubuh bagian atas Raka kemudian mulai memotong rambut Raka sesuai dengan keinginan pria itu.
Mira dan Maya menatap kagum pada Raka yang terlihat begitu tampan. Raka adalah lelaki sempurna yang mereka lihat. Tampilan pria itu seperti model-model yang sering mereka lihat di televisi.
Sungguh sangat mempesona, membuat jiwa jomblo mereka meronta-ronta.
"Sudah." Rosiana menatap puas hasil kerjaannya pada rambut Raka.
Wanita itu tersenyum melihat tampilan Raka di depan cermin.
"Kamu sangat cocok dengan potongan rambut model begini, Mas. Terlihat sangat tampan," ucap Rosiana penuh kekaguman.
"Benarkah?"
Rosiana mengangguk.
"Setelah ini, pasti akan banyak gadis-gadis yang mengejarmu." Rosiana tersenyum menatap wajah tampan Raka yang kini menoleh ke arahnya.
"Tapi aku hanya ingin kamu yang mengejarku, bukan gadis lain," ucap Raka pelan, tetapi, masih terdengar di telinga Rosiana."
"Tapi sayangnya aku bukan gadis, Mas. Aku janda anak satu," sahut Rosiana tertawa kecil untuk mengurangi kegugupannya saat Raka menatapnya dengan tatapan memuja. Entah! Apakah dirinya yang kegeeran atau apa, yang jelas, Rosiana merasa tatapan Raka sangat berbeda.
"Aku sangat puas dengan hasil kerjamu, Ros. Aku akan rekomedasiin salon kamu nanti sama teman-temanku di kantor." Raka bangkit dari duduknya.
"Apa Mas Raka mau coba treatment lainnya?" tawar Rosiana.
"Biasanya, pelanggan kami akan melakukan creambath setelah potong rambut. Apa Mas Raka juga mau mencobanya?" Rosiana menatap Raka dengan senyum mengembang pada wajah cantiknya.
"Tentu saja aku mau. Siapa tahu bisa menghilangkan pusing di kepalaku," jawab Raka tidak menolak tawaran Rosiana.
Lelaki itu sedang ingin mendekatkan diri pada Rosiana, mana mungkin dia melepaskan kesempatan untuk berlama-lama dengan wanita yang semalam tidak bisa membuatnya tidur nyenyak.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Raka, Rosiana kemudian membawa Raka ke ruangan sebelah. Rosiana akan mencuci rambut Raka sebelum melakukan creambath.
Siang itu, Raka benar-benar menikmati perawatan rambut di salon Rosiana.
***
Beberapa bulan kemudian ....
Semenjak pertemuan di salon waktu itu, hubungan Raka dan Rosiana semakin dekat. Mereka berdua terlihat akrab dan cocok satu sama lain.
Semakin hari perasaan Raka terhadap Rosiana semakin besar. Lelaki itu benar-benar jatuh cinta pada Rosiana. Begitupun dengan Rosiana yang juga menyimpan perasaan yang sama.
Namun, di antara mereka tidak ada yang memulai lebih dahulu hingga akhirnya Raka merasa tidak tahan. Pria itu mengajak Rosiana ke restoran yang cukup mewah. Dia mengajak Rosiana makan malam romantis.
Saat makan malam berakhir, Raka kemudian memberikan sebuah kejutan pada Rosiana. Lelaki itu mengeluarkan sebuah cincin dari saku kemejanya.
"Ros, aku tahu, ini mungkin terlalu cepat bagimu. Tapi, aku sungguh-sungguh tidak bisa menahan perasaanku. Aku mencintaimu, Ros. Aku jatuh cinta padamu dari pertama kali aku melihatmu." Raka menatap Rosiana yang tampak terkejut mendengar ucapannya.
"Rosiana, maukah kamu menikah denganku?"
BERSAMBUNG ....
seperti nya nggak rela deh klo Rosiana nya berubah seperti ja**ng begitu 😒😒
Raka lelaki yng tidak bisa bertanggung jawab , kasihan Kiara jatuh ke tangan papa nya 😠😠
lawan terus Ros dan jangan takut dngn ancaman nya si Rita gelooo
adik anda yng baji- ngan yng nggak setia sm Ros 😡😡
begitu yg kutahu hehehe.
Jadii ya mbaaak Rita ,walaupun niat kamu g ngasih gono-giniii,tp tetep g bisa kalo pengadilan memutuskan .
perkara kan sajah suami biadab mu itu Ros