NovelToon NovelToon
Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Konglomerat berpura-pura miskin / Tamat
Popularitas:767.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Desire pooh

Terima kasih tuan, kau baik dan tampan.
Maukah kau menikahi ku??? tolong nikahi aku.
Pleaseeeee.
aku akan baik dan menurut padamu kelak" ucap Sandra dengan wajah memohon, lalu tiba-tiba Sandra menangis , ia memeluk pria itu erat,

di khianati oleh orang yang paling ia cintai membuat Sandra gelap mata dan meminta seseorang yang ia temui secara tak sengaja untuk menikahinya
Rasa sakit hati dan balas dendam membuatnya nekad menikah tanpa cinta.
Akankah Sandra menemukan kebahagiaanya diatas pernikahan palsunya??? ataukah ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desire pooh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sandra Pulang

Mata Rizky terus fokus memandang tangan Sandra, tepatnya jari manis gadis cantik itu, ia ingin memastikan sesuatu,

walau design nya simple, namun Rizky yang memiliki bisnis berlian bisa menilai jika cincin yang di kenakan Sandra merupakan cincin berlian edisi terbatas yang di design khusus.

Dari mana Sandra mendapatkan cincin itu???

Melihat harganya yang fantastis, Rizky sangat yakin Sandra tidak mempunyai uang sebesar itu, apalagi Sandra bukan tipe wanita yang suka kehidupan glamor, itulah yang membedakan Sandra dari wanita lainya.

Rizky merasa sesak, ia masih sangat menyesali kebodohannya melepaskan wanita yang seperti berlian untuk bersama dengan perhiasan sepuhan.

"Lihat sayang, mantanmu yang murahan itu" ucap Sarah cekikikan mengejek Sandra, berharap Rizky akan membelanya

"Sarah, jika kau tak punya ucapan yang baik, lebih baik tutup mulutmu" ucap Rizky menghela nafas.

"Kau membela wanita murahan ini?????"

"Hahaha cukup aku tak perlu kau bela, bela saja wanita ****** mu" cibir Sandra

"Kau....

kekasih model apa yang malah membela mantannya.

dengar Rizky, aku mengandung anakmu, apa kau mau mengingkari itu???"

"Ah susah lah, aku malas berdebat" ucap Rizky lirih

Sandra segera masuk, ia muak melihat sandiwara picisan yang Sarah suguhkan.

tujuan Sandra adalah menemui Bu Merry.

Ia sudah memutuskan akan membawa Bu Mery ke apartemennya untuk sementara.

"Hei Sandra, Sandra .

mau kemana kau????

Aku belum selesai bicara" teriak sarah kesal karena diabaikan Sandra

"Sarah, jaga emosimu, itu tidak baik untuk kandunganmu"ucap Rizky sambil memegang tangan Sarah

"Peduli setan, awas" Sarah mendorong Rizky hingga pria itu terbentur dinding.

ia mengejar Sandra masuk ke dalam rumah, sementara Rizky mengepal tangannya menahan emosi, jika saja Sarah tidak hamil, ia akan menendang wanita arogan itu, hanya karena di dalam rahim Sarah terdapat darah dagingnya, Rizky berusaha mentolerir kelakuan minus Sarah, tapi sampai kapan???

Kelakuan Sarah makin hari makin tidak masuk akal.

"Ya Allah, wanita ini benar-benar menguras batas kesabaran ku, ampuni aku ya Allah, aku benar-benar tersesat." gumam Rizky mengusap wajahnya kasar.

Ia memilih balik badan dan menuju kendaraannya meninggalkan kediaman Haris

Rizky malas berlama-lama berada di dekat Sarah, walau sebenarnya ia ingin sedikit lama berada disana karena rindu Sandra.

Namun keberadaanya malah seperti obat pemicu dimana Sarah menjadi semakin terobsesi menyakiti Sandra.

"Mas Rizky, kau mau kemana???" teriak Sarah ketika mendengar mobil Rizky menjauh

"Aaaaarrggghh sial, sial.

kenapa pria itu masih memikirkan si ****** itu???

apa hebatnya dia?? aku mengandung anakmu Rizky!!!" teriak Sarah tambah emosi, ia lah berlari masuk mengejar sandra

"Sandra berhenti loe" teriak Sarah membuat kedua orangtuanya yang sedang duduk di ruang keluarga menoleh

"Sandra???

akhirnya kamu pulang juga, om senang" ucap Fadly dengan senyum lebar, entah beneran senang atau om nya itu memasang wajah munafik, yang jelas Sandra tidak perduli dengan perasaanya om nya, mau senang atau benci sekalipun

"Tahu pulang kamu???

udah puas kelayapan di luar seperti wanita ******???" cibir Anya tak menutupi ketidaksukaannya

"Maaaa....." bentak Fadly melotot pada Anya

"Kenapa???

mas mau bela ponakan tersayang mas???

emang kenyataanya sih, belum menikah tapi tidur sembarangan di luar sana, siapa yang tahu dimana dia tinggal??

atau jangan-jangan jadi pelihara om-om"

"Anyaaaaaa!!!!!" kali ini Fadly beneran emosi, ia sampai menatap nyalang ke arah istrinya

"Mama benar, kenapa papa sewot???

apa tak terima keponakan papa di panggil jalan??" ledek Sarah menimpali

"Ckckck, kalian ibu dan anak kompak tak tahu malunya,

apa kalian enggak punya kaca di rumah ini???

Aku ******???? apa tak salah????

yang hamil sebelum nikah siapa????

aku atau Sarah?????

jadi siapa yang ******?????"

"Plaaaakkk"

Sebuah tamparan keras mendarat di wajah cantik Sandra membuat Fadly tersentak dan balas menampar Anya

"Kau berani menampar Sandra di depan ku Anya????

teriak Fadly melotot tak percaya

ia masih marah prihal dokumen palsu yang Anya lakukan, kini nyata di depannya, Anya berani menganiaya keponakanya, sekalipun Fadly tidak menyayangi Sandra, tapi tetap saja Sandra anak kakaknya!!!!

"Kau berani menamparku demi si ****** ini???" tanya Anya tak percaya, Selama pernikahan mereka, Fadly tak pernah sekalipun kasar.

Namun kini demi Sandra, Fadly berani menjatuhkan tangan padanya

"kau menguji batas kesabaran ku Anya,

aku sudah pernah mengatakan berapa kali padamu, tapi kau tak pernah mendengarkan ku"

"Kau....

huhuhu" Anya berlari ke kamarnya, ia merasa malu, sedih dan sakit hati menjadi satu.

"Paaaa....

papa sangat keterlaluan" bentak Sandra menyusul mamanya, sebelum pergi Sarah melirik ke arah Sandra dengan tatapan membunuh, ia sangat membenci Sandra hingga ke tulang sumsumnya

"Maafkan kelakuan mereka Sandra" ucap Fadly lirih

Sandra hanya melirik sekilas tak mengatakan apapun lalu meneruskan langkahnya menuju dapur, ia yakin Bu Mery pada jam ini sedang di dapur

"Nak Sandra" panggil Mery yang melihat Sandra datang,, ia memang mendengar keributan di ruang keluarga, namun Mery hany bisa mengurus anak buahnya memeriksa, ia tak berani melihat sendiri sebab Anya sudah menabuh genderang perang, bahkan terkahir kali Mery pernah di sekap tanpa makan dan minum seharian membuat tubuh tuanya jatuh sakit

Namun bukan itu yang akan Mery sampaikan pada Sandra, ini lebih penting dari penderitaannya sekalipun.

"Ibu, Sandra kangen" ucap Sandra memeluk Mery, di kejauhan Fadly urung meneruskan langkahnya, hatinya terenyuh melihat Sandra yang begitu peduli dengan Mery. ia sadar Sandra tumbuh tanpa kasih sayang kedua orangtuanya, dan Fadly bahkan tak pernah perduli pada keponakanya itu.

Fadly membalikkan badan, ia memilih menuju ruang kerjanya,

"Ibu juga kangen kamu nak, kamu apa kabar???

mengapa terlihat kurusan??? apa anak Aidan tak memberi makan kmu????"

"Hahaha ibu mana mungkin?

Mas Aidan perhatian padaku," ucap Sandra berusaha terlihat bahagia

"Apa ku kesini dengan nak Aidan???,

dimana dia??"

"Bu, mas Aidan sibuk

dia sedang sedang dinas keluar, jadi ..

aku akan menginap disini malam ini" ucap Sandra sumringah,

" Tapi ku harus izin suami mu,"

"Itu beres Bu.

tunggu, Bu kenapa tanganmu lebam begin???" tanya Sandra melihat lengan baju Mery yang terungkap karena memeluknya

"Ah ini jatuh, ya kan mba??" ucap Mery pada anak buahnya

"Bu....."

"Apa ibu keliatan berbohong???

namanya sudah sepuh ya begini, jatuh sedikit lebam

kaki sudah lemah, mata sudah rabun hahaha" tawa Bu Mery sumbang

Walau Andra Tan percaya, ia memilih diam.

Sandra yakin luka lebab di tubuh Bu Mery ada kaitannya dengan Anya dan Sarah, Sandra sangat yakin itu.

Sandra dan Bu Mery memilih makan malam di taman belakang rumah, ia tak ingin bertemu dengan Fadly dan keluarganya

"Ibu, kenapa ibu meminta Sandra datang?

Apa ada sesuatu yang penting???"

"Sandra, ini mengenai.....

1
Lucy Halim
extra part ya...... masih berasa ada yang blom kelar
Biva Nurhuda
semua bahagia pada akhirnya
Biva Nurhuda
keluarga aneh
Nor Azlin
aku pikir Andy gila kali yah rupanya orang tuanya Andy lagi gila deh ...sanggup membuat menantunya mendapatkan anak dari cucu yang merupakan keponakan Andy sendiri deh ck ck ck benar2 gila ini keluarga pantas aja si Andy enggak betul deh...lanjut kan thor
Entang Sukmawati
kejuttan di akhir bab akhinya bahagiya semuanya
Entang Sukmawati
ternyata anaknya andy adalah anak keponakannya andy,
Martha Amelia Susanti
Tamat juga deh, Selamat dan sukses selalu untuk Author 🙏🏼
Tinny Kecil
next Thor, belum rela tamat kasih extra part-nya yg banyak thor
Rina D'belle
wahhh happy ending. dan sikembar sama sekali tidak muncul, semoga novel nyaa wis
Hera Imoet
happy ending... semoga ada season ke 2 nya yaa... hehehehe.... semangat berkarya author... love you .. 😘
Titi lestari Tari
owalah keluarga gila bener ini ya ampuuunnn, klo didunia nyata ada gk ya 🤓
Erpina Syamsudin
ada lanjutannya gak, season 2 nya ttg anak2 mereka.
Metta R'za
akhirnya bahagia semuanya
Nor Azlin
hanya orang gila aja yang seperti Andy udah bisa menikah sama sekina malah dia sia2kan...malah mencari wanita yang tidak bisa berbuat apa cuman bisa menghabiskan uwang nya aja ...keegoan Andy membuat nya jadi seperti ini ...Anak nya yang sakit juga tidak pernah dia tau sampai dia mati sungguh miris nasib mu Andy ck ck ck...isteri yang tulus mencintai mu kamu buat bagai hewan yah aku rasa kalau anak nya tidak sakit parah dia pun tidak mau menjualkan rumah tempat mereka berteduh yah ...sungguh nasib itu tida siapa yang tau kamu menganiaya Jordan malah anak mu sendiri sakit yang membawa maut & tambahan lagi anak mu sendiri yang bah kan menghabiskan nyawa mu sendiri ...lanjut kan thor
Entang Sukmawati
ditunggu kk novel barunya kalau bisa lanjut juga kisa dafa dn dafi
Hera Imoet
tragis banget... ambisi dan ego nya Andi dipelihara... gitu deh akibatnya... hehehehe love you thorr
Hera Imoet
sehat jg sukses selalu yupzz..
Biva Nurhuda
kasihan kamu Andy
Biva Nurhuda
semoga sukses dapurnya
nana
tx up nya thor...sehat selalu tetap semangat terus berkarya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!