NovelToon NovelToon
Ranjang Panas Pamanku

Ranjang Panas Pamanku

Status: tamat
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / Beda Usia / Tamat
Popularitas:608.5k
Nilai: 5
Nama Author: patrickgansuwu

[Spin-off Tawanan Ceo Liar]

Ciara harus menerima kenyataan bahwa hidupnya kini berada dibawah pengaruh Davin alias pamannya, sejak kejadian di apartemen kala itu Ciara sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain menuruti perkataan pamannya.

Davin memang berhasil menjebak Ciara, ia menikmati tubuh gadis itu dan merekam kegiatan panas mereka sehingga dirinya bisa mengancam Ciara.

Awalnya Ciara merasa marah dan emosi pada Davin, tapi lambat laun sentuhan yang diberikan Davin padanya berhasil membuat Ciara luluh. Hingga suatu hari Davin juga berhasil memiliki Ciara seutuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Ke sekolah

Akhirnya Nindi pamit dengan mencium tangan Tiara dan mengambil tasnya, ia pun melangkah ke luar rumah bermaksud pergi ke sekolahnya. Nindi juga mengambil ponsel untuk memesan ojek online agar ia bisa sampai lebih cepat di sekolah tanpa harus menunggu lama angkot yang jarang muncul.

Akan tetapi, tanpa disangka saat ia membuka pintu dan hendak melangkah, ia justru bertemu dengan Leon yang sudah berdiri di depannya sambil tersenyum ramah. Sontak saja Nindi terkejut, pasalnya sebelum ini Leon tak memberi kabar lebih dulu bahwa dia ingin datang ke rumahnya.

"Kak Leon, kok kamu bisa ada di rumah aku? Lagi ngapain kak?" tanya Nindi keheranan.

"Ahaha, selamat pagi Nindi yang cantik! Saya kesini cuma mau ketemu kamu kok, dan kebetulan kamu juga lagi pengen berangkat sekolah kan? Jadi, kita bareng aja perginya biar cepat," jawab Leon.

"Ih pake bertele-tele segala, bilang aja kali kalo kamu tuh kesini mau jemput aku dan antar aku ke sekolah!" goda Nindi.

"Ya deh, saya ngaku kalau saya emang niat pengen jemput kamu. Soalnya saya tuh gak bisa walau sehari aja gak ketemu kamu Nindi," ucap Leon sembari mencubit pipi gadisnya.

"Aw kamu nakal ya main cubit-cubit pipi aku? Gak boleh gitu tau kak!" cibir Nindi.

"Apa salahnya? Toh saya juga udah sering pegang pipi kamu, ya kan? Lagian kamu pasti suka kan digituin?" goda Leon.

"Ih apa sih kak? Udah yuk kita berangkat aja sebelum kak Tiara tahu kamu disini!" ajak Nindi.

"Loh emangnya kenapa kalau mbak Tiara tau saya disini? Apa dia gak suka ya saya dekati adiknya yang cantik ini?" heran Leon.

"Bukan gitu, ya aku cuma—"

Belum sempat Nindi selesai bicara, Tiara sudah lebih dulu muncul dan meledeknya saat melihat adiknya itu berdua bersama Leon di halaman depan dan tampak mesra.

"Cie cie, ihiy makin dekat aja nih kalian dilihat-lihat!" goda Tiara sambil terkekeh kecil.

"Apaan sih kak? Ngagetin aja deh!" kesal Nindi sambil reflek menjauh dari Leon.

"Hahaha, udah gapapa kali gausah malu-malu gitu. Aku dah lihat kok tadi kalian deketan terus, kalian tuh cocok tau," ujar Tiara.

"Kak, aku sama kak Leon tuh gak ada apa-apa. Kita cuma sekedar teman," ucap Nindi.

"Ah masa? Kasihan loh pak Leon nanti gak dianggap sama kamu, padahal mah kalau mau lebih dari teman juga gapapa," ucap Tiara.

"Jangan aneh-aneh deh kak! Diantara kita gak ada apa-apa, stop bilang gitu!" ucap Nindi.

Tiara kembali terkekeh dan merangkul pundak adiknya, sedangkan Leon hanya diam mengamati perbincangan sepasang kakak adik itu disana sambil sesekali tersenyum. Jujur Leon juga tak tahu harus berkata apa, ia merasa canggung saat Tiara mengatakan hal seperti tadi.

"Yaudah, terserah kalian aja deh mau kayak gimana. Mending sekarang kamu berangkat sekolah sana keburu telat loh!" ucap Tiara.

"Iya kak, ini juga aku dah mau berangkat. Kalo gitu aku sama kak Leon pamit dulu ya kak?" ucap Nindi pamit dan kembali mencium tangan kakaknya.

"Ya Nindi, kamu hati-hati! Oh ya pak Leon, saya titip adik saya ya?" ucap Tiara.

"Siap mbak, saya pasti jaga Nindi dengan baik karena saya pun tidak mau Nindi kenapa-napa!" ucap Leon dengan tegas.

"Aw so sweet nya!" ujar Tiara sambil tersenyum.

Nindi tampak tersipu dan memalingkan wajahnya yang sudah memerah, sedangkan Tiara terus-terusan menggoda adiknya dengan cara mencolek dagu gadis itu.

Disisi lain, Ciara sampai ke sekolah bersama Gavin yang mengantar. Gadis itu menatap wajah papanya dan mencium tangan sang papa untuk pamit turun dari mobil, Ciara terlihat senang sebab pagi ini ia bisa berangkat sekolah bersama Gavin yang jarang sekali terjadi.

"Pa, aku sekolah dulu ya? Makasih udah antar aku sampai kesini," ucap Ciara.

"Iya Ciara, sekolah yang bener dan jangan bandel ya!" ucap Gavin sembari mengusap puncak kepala putrinya itu.

Ciara tersenyum sambil mengernyitkan dahi, "Emang sejak kapan aku bandel? Perasaan selama ini aku baik-baik aja di sekolah," ucapnya.

"Ya iya papa tahu, maksudnya kan kamu tuh ya jangan sampai berniat buat jadi anak nakal! Paham kan kata-kata papa?" ujar Gavin.

"Ohh, iya pa paham. Yaudah aku duluan ya pa? Takut telat nih soalnya udah mau bunyi bel juga," ucap Ciara.

"Gak bakal telat lah, kan kamu udah sampe nih tinggal masuk doang," ucap Gavin menggelengkan kepala sambil menatap putrinya.

Ciara hanya merengut sambil memalingkan wajahnya, tiba-tiba Gavin menarik wajah sang putri sampai kembali menghadap ke arahnya. Entah kenapa suasana di dalam mobil itu berubah tegang, apalagi saat Gavin menunjukkan wajah datarnya pada Ciara.

"Umm papa kenapa sih? Kok tiba-tiba mukanya serius gitu? Jangan bikin aku takut dong pa!" ucap Ciara keheranan.

"Hahaha, papa cuma pengen tanya sesuatu sama kamu. Ini soal Davin, pasti kamu belakangan ini dekat dengan paman kamu yang playboy dan gak bener itu kan?" ucap Gavin.

"Loh kenapa papa malah jadi bahas soal om Davin? Aku gak ada waktu pa, aku harus sekolah," ucap Ciara.

Saat Ciara hendak turun dari mobil, Gavin kembali menahan lengan gadis itu dan seolah tak membiarkan ia pergi begitu saja. Gavin memang masih ingin tahu apa sebenarnya yang sudah dilakukan Davin pada putrinya, pasalnya ia sangat curiga jika terjadi sesuatu diantara mereka.

"Ciara, kamu jawab dulu pertanyaan papa! Kamu ngapain aja selama ini kalau sama om Davin? Apa dia pernah macam-macam sama kamu? Jujur aja sama papa, sayang!" ucap Gavin tegas.

"Pa, om Davin itu baik. Dia gak pernah kok nyakitin aku atau apalah itu," bohong Ciara.

"Masa sih? Papa kok gak percaya ya sama kamu?" ucap Gavin curiga.

"Terserah papa deh, udah ah aku mau turun dulu!" Ciara kesal dan melepas paksa tangannya dari cengkraman sang papa.

"Iya iya, kamu sekolah yang benar ya sayang?" ucap Gavin mengalah dan membiarkan Ciara pergi.

Ciara hanya mengangguk, kemudian turun dari mobil papanya dan bergegas melangkah menuju ke dalam sekolah. Akan tetapi, langkahnya terhenti karena namanya dipanggil dari belakang oleh seorang pria. Ciara sontak menoleh, matanya menemukan sosok Davin yang berdiri di depan sana menatap ke arahnya.

"Ciara!" panggil Davin dengan suara lantang, berharap Ciara dapat mendengar dan menghampirinya.

"Om Davin?" lirih Ciara merasa cemas, pasalnya Gavin alias papanya masih ada di dekat sana.

Davin dengan nekat mendekati Ciara, ia tak sadar jika dari dalam mobil Gavin sudah memantau dengan tatapan tajam dan tangan terkepal ketika melihat adiknya datang kesana menemui putrinya.

...~Bersambung~...

...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

1
Haikal motor
biadap tapi sukaaa
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Iryani levana khrisna Khrisna
mudah mudahan tidak di gantung akhir ceritanya ya thor
Apyoris Imanuel Yopi Keris
slm knl....
agak riweh aku baca.. soalnya bnyk bngt nm tokohnya...
Thor pokus aja ke tokoh utama nya aja...
Nana Niez
ciara nya jg menikmati
Nana Niez
masa kakak jahat banget sm adeknya,, g banget ini
Nana Niez
ciara ciara ngapain bela pamannya juga ruwet banget jdi cewek,, ah terserah
Nana Niez
ciara ruwet
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
he? trus Ciara anak siapa ? Galen dan Ciara gak saudara dong
pat_pat: bacanya dri novel 'dinikahi ceo kejam' ya ka
total 1 replies
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
Albert? bukannya nama papanya Gavin ya?
safna
awas gak bisa balik lagi🙈🙈🙈🙈
Hania
Luar biasa
|•n͜͡k͜͡`
ngulangnya setengah bab sendiri terus lompat² ceritanya... mungkin bab selanjutnya tdk perlu d ulang
pat_pat: klo kecewa ya kecewa aj, gosah ksh bintang kck
total 1 replies
beby uchie
ini mau ceritain ciara ma om apa yg lain ya kebanyakan muter2 dan diulang2
pat_pat: campur2 ini kak
total 1 replies
Asphia fia
udah tau biadab msh aja nurut
pat_pat: namanya anak lugu😅
total 1 replies
Andariya 💖
ya Ciara.. seharusnya kamu jujur saja 🤗
Nana Niez: ciara ruwet banget emang dasar cewek blg enggak tapi menikmati,, hrsnya kan crt sm org rmh, biar dibantu bkn malah takut takut tpi mau
total 1 replies
Andariya 💖
om...om kamu ini ya🤣🤣🤣
Wijayanti Yanti
mana GK ketemu
pat_pat: ada di profilku ya kak, cari sesuai judul
total 1 replies
Andariya 💖
Ciara masih ada rasa dengan pak Terry 🤗🤣
Andariya 💖
Nico..mantanya Tiara..mau apa ya dia😅
Andariya 💖: oh...gitu ..🤗🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!