NovelToon NovelToon
Stains Of The Past

Stains Of The Past

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Romansa-Tata susila / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:99.1k
Nilai: 5
Nama Author: snjan

Adelia Putri seorang wanita berusia 31 tahun dengan segala kemelut hidup yang ia hadapi karena tragedi di masa lalu. Adelia Putri menjadi sosok ibu tunggal untuk putranya yang ia lahirkan seorang diri. Tragedi dimasa lalu yang masih sangat melekat dalam dirinya membuat Adelia tak mudah berdamai dengan masa lalu. Ia seperti terpenjara dalam sebuah konpirasi masa lalu.

Jadi apakah Adelia dapat keluar dari noda masa lalunya? Atau justru akan tetap jalan di tempat seperti itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon snjan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Hari ini Adelia tidak kemana-mana karena hari minggu.

Duduk di kursi yang terdapat di belakang Rumah, Adelia membaca Novel karya dari bunda Asma Nadia yang berjudul catatan hati seorang gadis. Kisah yang mungkin mengingatkannya pada masa lalu. Tapi setidaknya Adelia butuh referensi untuk kehidupannya. Meski yang paling tepat kita mencontoh kehidupan Rosulullah, tapi tak apakan jika kita membaca kisah yang di tulis manusia? Setidaknya Adelia punya gambaran.

"fokus banget baca bukunya." Adelia menoleh pada sumber suara. Matanya membulat saat melihat siapa yang tengah berdiri di sampingnya.

"Kenapa Pagi-pagi dia sudah ada di sini," fikirnya.

Abizard tersenyum melihat Adelia yang menatapnya dengan manik yang membulat sempurna.

" Saya jadi takut di pelototin kaya gitu." Adelia dengan cepat menguasai dirinya sendiri, Ia tersenyum kaku pada Abizard.

"Boleh saya duduk di sini?" tanya Abizard.

"Silakan, Pak." Adelia bergeser duduknya agar ia tidak terlalu dekat dengan Abizard.

Abizard duduk di ujung kursi, begitupun dengan Adelia. mereka sama-sama duduk di ujung kursi.

"Bapak dari mana?" tanya Adelia basa-basi.

Padahal ia tau kalo Abizard habis olahraga, karena terlihat dari bajunya Abizard menggunakan baju olahraga.

"Saya habis lari keliling komplek, terus ketemu Om Lio, ayah kamu. Jadi saya di ajak mampir kesini," seru Abizard.

Adelia mengerutkan keningnya mendengar jawaban Abizard.

"jika dia di ajak mampir sama ayah, terus kenapa Pak Abi ini malah menemui ku di sini?" Adelia membatin heran.

Lamunan Adelia buyar karena kedatangan Aska.

"Mah, Aska izin keluar yah," ucap Aska tanpa melihat ke arah Abizard yang sedang melihat ke arah Aska.

"Mau kemana?" tanya Adelia.

"Mau ketemu temen," ucap Aska. Adelia tersenyum bahagia mendengarnya. Jarang sekali sebelumnya Aska keluar bersama temannya.

"jauh?"

"Dekat, Mah. Di blok B rumahnya."

"Yaudah, tapi kamu hati-hati, ya. Jam 12 siang harus udah ada di rumah," ucap Adelia.

"Iya mah," jawab Aska dengan senyumnya. Ia sangat senang bisa bermain dengan teman barunya. Meskipun Adelia hanya mengizinkannya bermain sampai jam 12 siang. Aska mencium tangan Adelia dan Abizard dengan khidmat sebelum ia pergi meninggalkan Adelia dan Abizard berdua.

"Cuman sampe jam 12 siang kamu kasih izinkan anak kamu main, padahal dia udah besar," ucap Abizard yang heran dengan pemikiran kolot Adelia karena mengizinkan anaknya keluar hanya sampai jam dua belas siang.

"Bukan masalah udah besarnya. Tapi, dia harus di siplin saat waktu zuhur bukan waktunya bermain. Lagian dia boleh main lagi kok, kalo dia udah makan siang udah sholat zuhur," ucap Adelia.

"Tapikan dia bisa sholat di rumah temennya."

"Laki-laki itu sholatnya di mesjid buka di rumah."

Abizard merasa tertampar dengan ucapan Adelia, karena ia jarang sholat di mesjid, sholatnya di rumah saja masih bolong-bolong.

"Lagian gak enak juga sama yang punya rumah. Jam segitu 'kan waktunya makan siang, masa Aska harus ikut makan di keluarga temen barunya, kan gak enak," lanjut Adelia.

Abizard mengangguk mengerti. Ia salut dengan sosok Adelia yang menurutnya wanita kuat, setelah di lecehkan laki-laki brengsek itu, Adelia harus hidup sendiri karena di usir orang tuanya. Menghidupi dirinya sendiri dan juga anaknya, Adelia juga mendidik anaknya dengan baik.

Sungguh beruntung kelak laki-laki yang menjadi suami Adelia, dan Abizard berharap laki-laki beruntung itu adalah dirinya. Abizard tersenyum sendiri membayangkan ia yang akan mempersunting wanita yang ada di sampingnya kini. Dan hal itu tak luput dari perhatian Adelia yang heran sendiri dengan Abizard yang tersenyum sendiri sembari menatap ke arah langit.

1
Alya Yuni
Adel kmu salah ngapa gk crita dng kluarga dri awal biar si Rio tanggung jwab
Alya Yuni
Itlah kvodohnmu Adel
Alya Yuni
Itlah kebodohn ibu dah tau anknya di buly buat ap msih ttp skolah
Ayomi Hartinta
ceritanya menarik...
hanya saja alurnya terlalu cepat sj..
tpi masih mudah dipahami
Moertini
dilanjutin yaaa penasarn niiii bagaimana pernikahan Abizard dan Adel bahagiakah dan apakah Rio bisa menerima pernikahan Adel dan Abizard semangat thor
Dep queen
jempolnya duluan bacanya belakangan 😂
Reo Ruari Onsiwasi
konfliknya menarik
Reo Ruari Onsiwasi: tapi bagus idenya. yang susah itu cari ide😷😷😷
total 2 replies
Reo Ruari Onsiwasi
mampir ulang
Nanik Normaidah
kok belum ada kelanjutannya?
Iin Rahayu Ny Prasetyo
kok menurut sy ceritanya nanggung bgni ya, terkesan gantung.
Iin Rahayu Ny Prasetyo
maaf Thor msh banyak yg typo tp tetep semangat yaaa Thor
Iin Rahayu Ny Prasetyo
💖
Iin Rahayu Ny Prasetyo
barjuang Rio buat Azka dan adelia
Iin Rahayu Ny Prasetyo
👏👏👏buat ceritanya thor
Iin Rahayu Ny Prasetyo
👍💖
Iin Rahayu Ny Prasetyo
💖
Iin Rahayu Ny Prasetyo
kok nyesek ya bacanya 😥
Iin Rahayu Ny Prasetyo
mampir ya Thor dan tertarik buat baca lanjutannya 👍
Ainisha_Shanti
anak yang berbakti kepada orang tua
Ryta Maya
sedihhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!