NovelToon NovelToon
Unexpected Marriage

Unexpected Marriage

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Action / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: chiechi

Cerita berlatarkan negara luar

Meira seorang gadis berusia 21 tahun, ia tinggal bersama seorang ayahnya yang hanya tinggal sendiri karena kedua orangtuanya telah berpisah saat Meira masih berusia 7 tahun. Ibu Meira menikah lagi dengan seorang aktor terkenal, sementara Meira menjalani kehidupan seperti biasa bersama ayah nya yang hanya memiliki satu perusahaan kecil.

"Meira.. tolong teruskan perusahaan itu demi papa." ucap papa Meira, dan menjadi pesan terakhirnya sebelum ia meninggalkan putrinya untuk selamanya.

*
Suatu saat perusahaan mengalami penurunan drastis hingga Meira harus meminta pertolongan pada perusahaan besar yang di pimpin oleh pria dingin.

"Permohonan mu saya terima dengan satu syarat." ucap si pria itu.

"A-apa?"

"Menikahlah dengan ku."

Ucapan itu membuat Meira terkejut bagaikan di sambar petir di siang bolong. Namun rencananya terhalang oleh seseorang.

Simak yuk 👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chiechi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Keesokan harinya.. Hari itu pun tiba, dimana Meira mengenakan sebuah gaun pengantin yang terlihat simpel namun elegan saat di pakainya. Dengan balutan gaun berwarna putih serta riasan make up yang tidak terlalu mencolok membuatnya begitu terlihat cantik dan sempurna, bukan hanya di mata Alexi yang selaku calon suaminya, namun juga di mata para tamu undangan yang terpesona melihat Meira berjalan di sebuah altar pernikahan dengan membawa sebuah bunga.

janji suci yang mengikat mereka dalam sebuah pernikahan pun terucap di antara keduanya. sorak sorai dan tepuk tangan dari para tamu undangan pun bergemuruh setelah mereka mengucapkan janji suci pernikahan. Hingga kini saat nya Meira melemparkan bunga yang ia genggam, dalam hitungan ketiga ia melemparkan bunga itu ke kerumunan tamu undangan dengan cara membelakanginya.

"punya ku, lepaskan" ucap seorang wanita yang mendapatkan bunga itu.

"aku duluan yang mendapatkan nya." saut seorang pria yang berada di samping gadis itu.

Hingga terjadi percekcokan diantara seorang pria dan wanita hanya demi memperebutkan sebuah bunga yang akhirnya terbelah menjadi dua bagian. Konon katanya siapa yang mendapatkan bunga dari seorang pengantin maka ia akan segera menyusul mereka ke sebuah pelaminan, maka dari itulah kedua orang itu terus berebutan.Ya, kedua orang itu tak lain dan tak bukan adalah Ayumi dan Nino. Sahabat dari mempelai wanita dan asisten dari mempelai pria.

"aahhh... akhirnya kamu telah sah menjadi menantu mama dan jadi sebagian keluarga besar Monarch. ucap Hana dengan kehebohannya sendiri.

"selamat ya sayang, buatkan mama cucu yang banyak oke?" sambung Hana sambil memeluk Meira.

Meira hanya tersenyum tipis untuk menutupi semuanya, agar Hana tidak tau kalau ia menikah dengan Alexi hanya untuk maksud lain bukan semata-mata karena cinta. Setelah sah manjadi pasangan suami istri kini saatnya para tamu undangan menikmati jamuan yang telah di sediakan, dan di saat itu juga seorang pria bertubuh tegap yang tidak lagi muda dan juga tidak tua datang berjalan menghampiri mereka.

"wah wah wah. . . ternyata pilihan mu benar-benar sebuah berlian." ucap pria itu yang yang masih berjalan.

Sontak saja suara itu membuat Alexi, Meira dan Hana menoleh ke arahnya, dan ya, pria itu adalah Aidan Monarch papa dari Alexi yang sedang bertugas di luar negeri dan terpaksa pulang demi menghadiri pernikahan putra tunggalnya.

"kyaaaaa... sayang ku." teriak Hana berlari ke arah Aidan dan langsung memeluknya untuk melepas rasa rindunya. Aidan pun melanjutkan langkahnya yang sempat terhalang oleh istri nya dan mengucapkan selamat untuk Alexi juga Meira.

"selamat datang di keluarga Monarch." ucap Aidan memberi ucapan selamat untuk Meira.

Gadis itu membungkuk untuk menghormati papa mertuanya, dan dan mengeluarkan senyumnya. Sementara itu di sudut lain, seorang wanita hanya bisa menatap mereka dari jarak yang cukup jauh karena tidak berani untuk menemui nya dan takut mengacaukan semuanya. Saat wanita itu hendak pergi, Meira tertegun ketika ia melihat sekilas wajah wanita itu.

"mama." gumam Meira yang ingin sekali mengejarnya namun terasa begitu berat untuk ia melangkah.

Alexi yang begitu peka terhadap istrinya itu, segera menyuruh Nino dan beberapa petugas lainnya untuk menghentikan langkah Yoona dan membawanya ke suatu tempat.

"ikut aku" bisik Alexi pada Meira.

"hm?" Meira langsung menoleh dengan kebingungan.

Tanpa sebuah kata lagi, Alexi menarik tangan Meira dan membawanya pergi ke tempat dimana Yoona berada. Di sebuah ruangan yang tak lain adalah ruang rias disana lah Yoona menunggu.

Langkah Meira terhenti ketika ia melihat punggung seorang wanita yang tak asing baginya. Yoona pun menoleh ke belakangnya dan menatap putrinya dengan dengan tatapan yang begitu lekat dan mata yang telah berkaca-kaca.

"putri ku." ucap Yoona dengan suara yang begitu lirih.

Meira mengalihkan pandangannya untuk menghindari tatapan ibunya itu.

"untuk apa kamu datang kesini?" tanya gadis itu tanpa melihat Yoona.

"maafkan mama sayang, mama kesini untuk menyaksikan pernikahan putri mama yang telah menjadi milik orang lain."

"apa masih pantas untuk aku menyebut kamu dengan sebutan mama? setelah 14 tahun kamu pergi tanpa sebuah kabar dan meninggalkan papa hanya demi pria lain!"

"bahkan di saat papa meninggal, kamu gak datang untuk penghormatan yang terakhir kalinya." sambung Meira yang terlihat begitu marah dan mengeluarkan air matanya.

"Ra.. mama benar-benar minta maaf sayang, mama tau apa yang mama lakukan sangat menyakiti kalian, kamu pantas membenci mama, tapi satu hal yang perlu kamu tau mama selalu menyayangi meski mama gak berada di samping kamu, mama selalu merindukan mu."

"aku juga merindukan mama, tapi hati aku masih begitu sakit mengingat semuanya." batin Meira.

"pergilah, jangan pernah temui aku lagi." ucap Meira yang membalikkan badannya.

Yoona melangkah menghampiri Meira, ia memeluknya dari belakang untuk yang terakhir kalinya. Gadis itu pun berontak karena tidak ingin di sentuh oleh mamanya. "lepaskan aku! jangan pernah sentuh aku!" ucao Meira yang terisak dalam tangisnya.

"mam mohon Ra.. maafin mama."

"Meira benci mama.. Meira benci....!!" teriak Meira yang histeris.

Melihat semua itu, Alexi segera mengambil tindakan ia membawa Meira dan memeluknya untuk membuatnya lebih tenang. Sementara Yoona di bawa pergi oleh Nino keluar dari ruangan itu.

"menangis lah sepuas mu, jika itu akan membuat mu lega." ucap Alexi yang masih memeluk istrinya dan mengelus lembut punggung nya.

"kenapa kamu mempertemukan aku dengan nya? kenapa? hiks. . ." ucap Meira di sela tangisnya.

"suatu saat kamu akan mengerti arti dari seorang ibu." ucap Alexi.

\=\=

Setelah tenang, Meira dan Alexi kembali ke tempat perjamuan dan menemui beberapa tamu undangan. "Yakk.. kalian darimana aja? caranya belum selesai kenapa udah pergi gitu aja? apa kau sudah tidak bisa menahannya?" ucap Hana yang menggoda putra nya.

"hentikan celotehan mu wahai sang bunda." ucap Alexi.

"yasshhh. . dasar anak kutub, nikmatilah mama mau melepas rindu dengan tuan gunung es."

Hana pun melenggang menemui suaminya yang sedang menyapa beberapa tamu undangan. Setelah Hana pergi Meira pun pergi untuk menemui Ayumi. dan datanglah seorang pria muda yang menghampiri Alexi dengan membawa sebuah kado serta kartu ucapan untuknya.

"kakak. . ." teriak pria itu menghampiri Alexi.

Alexi hanya tersenyum melihat pria muda yang sedang berjala ke arahnya itu.

"selamat ya kak, maaf aku telat tadi ada tugas mendadak."

"ahh iya.. nih kado buat kakak." sambung pria muda itu memberikan sebuah kado.

"makasih, tuan muda." saut Alexi menggoda pria di hadapannya itu.

"dimana kakak ipar?"

Alexi menunjuk seorang wanita dari arah samping.

"dia....?" ujar pria muda di samping Alexi yang seperti tidak asing dengan wanita yang di tunjuk kakak sepupunya itu.

***

Bersambung. . .

Mohon untuk terus dukung karya author ya.. walau gak menarik 😁 boleh kasih kritik dan sarannya di kolom komentar.. 🙏

1
Jiong Fauziyah
thor apa kamu mengantuk
Jiong Fauziyah
katanya pinterrr gimana seh
Jiong Fauziyah
harusnya ayumy kan
Jiong Fauziyah
Meira Meira
katanya gadis pintar tapi kok bodoh
selalu bertindak tanpa pikiir terlebih dahulu
Jiong Fauziyah
kadang suka keuheul ka tokoh cerita anu hese di bejaana.
Jiong Fauziyah
aseek suthornya ngantuk ya harusnya Lexy thoor bukan Nino😁🙏
Jiong Fauziyah
apakah ruang Presdir bisa dengan mudah ditemukan oleh orang yang baru pertama kali memasuki kantor?
meski Meira udah 2 kali ke kantor Lexi ttp aja yang pertama kan dia hanya di bagian depanperusahaan
Ni MadeRose Kartoediharjoe
aku nangis thor...nyesek banget ya😭
Anita Kumala Sari
meira juga oon dh punya laki msu aja diajak pergi cwo, biar kt sodara jg bisa jahat ah P. A
Anita Kumala Sari
hhaahh gampang amat, apa dksh obat tidur...
fian widy
👍🏻
Marhaban ya Nur17
ih g kelar" konflik 😀 cmn muter" itu doank
Marhaban ya Nur17
y kan akting
Marhaban ya Nur17
masuk perangkap lu berdua wkwkkw
Marhaban ya Nur17
alexi lg ekting kali y 😁 pura" tuh ama yuri
Marhaban ya Nur17
lagian lakinya udh bilang supaya jangan dekat" ama devan eh malah msh mau aja diajak keluar 🤔 oon padahal kuliah huufff
Marhaban ya Nur17
apakabar Lexi tuh di bar
Marhaban ya Nur17
sukurin lu sok" an se , lembek lu g tegas sikapnya
Marhaban ya Nur17
klasik ,,, di campur sesuatu keminuman
Marhaban ya Nur17
meira sok"an tau se klo ada apa" diem bae g bilang" uh capek kaya gini mh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!