NovelToon NovelToon
Impoten Sang Singa Madrid

Impoten Sang Singa Madrid

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Mafia / Action
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Leonardo De Luca adalah penguasa Madrid yang memiliki segalanya, kecuali masa depan. Di balik kemegahan tahtanya, ia menyimpan rahasia kelam tentang infertilitas yang membuatnya merasa seperti tanah gersang tanpa harapan akan pewaris. Baginya, garis keturunan De Luca telah menemui jalan buntu.
Hingga ia bertemu Olivia, seorang gadis penjual bunga yang hidup di antara harum kelopak dan ketabahan akar. Di mata Olivia, Leonardo bukanlah singa yang menakutkan, melainkan jiwa yang haus akan kehidupan. Pertemuan ini adalah awal dari sebuah keajaiban; tentang bagaimana cinta seorang penjual bunga mampu menumbuhkan benih kehidupan di celah batu karang yang paling keras sekalipun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Antara hidup dan mati

Sembilan bulan telah berlalu dalam sangkar emas yang kini menjadi benteng paling tangguh di Madrid. Pintu baja setebal sepuluh sentimeter itu kini telah tertutup oleh wallpaper motif mawar Inggris, menyembunyikan kekuatan militer di balik estetika yang lembut.

Malam itu, badai mengguyur Madrid dengan guntur yang saling bersahutan. Leonardo sedang berada di ruang kerjanya, menatap layar monitor yang memantau setiap sudut perimeter mansion, ketika suara jeritan Olivia membelah kesunyian lorong.

"LEONARDO!"

Pria itu melompat dari kursinya seolah terkena sengatan listrik. Ia berlari menuju kamar utama, jantungnya berdegup lebih kencang daripada saat ia berada di tengah baku tembak. Ia menemukan Olivia terduduk di tepi ranjang, mencengkeram sprei sutranya hingga buku jarinya memutih. Cairan ketuban telah membasahi lantai marmer.

"Protokol Satu! Sekarang!" raung Leonardo melalui interkom.

Seketika, mansion itu berubah menjadi markas perang. Lampu sorot di luar berputar, tim medis yang sudah siaga selama tiga bulan terakhir berlari menuju kamar utama, dan Marco segera mengunci gerbang utama dengan barikade baja.

Musuh di Balik Bayang

Namun, di saat Olivia sedang berjuang melawan kontraksi yang semakin hebat, Marco masuk ke dalam kamar dengan wajah yang lebih pucat dari biasanya. Ia mendekat dan membisikkan sesuatu di telinga Leonardo.

"Tuan... sistem radar luar kita lumpuh. Seseorang memutus kabel optik bawah tanah. Dan ini bukan klan Navarro."

Leonardo membeku. Ia menatap Olivia yang sedang mengerang kesakitan, lalu menatap Marco. "Siapa?"

"Victor Volkov. Dia sudah berada di Madrid sejak dua hari lalu. Dia mengirimkan pesan ini ke frekuensi radio kita," Marco menyerahkan sebuah perangkat genggam.

Suara dingin dengan aksen Rusia yang kental terdengar di tengah deru badai. "Leonardo... kau membunuh adikku di London sepuluh tahun lalu. Sekarang, aku datang untuk mengambil pewarismu sebagai gantinya. Selamat menikmati malam persalinan yang berdarah."

Victor Volkov. Musuh sesungguhnya yang selama ini bersembunyi di balik bayang-bayang klan lain. Pria yang jauh lebih kejam dan memiliki sumber daya yang setara dengan De Luca.

Persalinan di Tengah Hujan Peluru

"Leo... sakit sekali..." tangis Olivia pecah. Dokter Sanchez sudah berada di antara kaki Olivia, mempersiapkan persalinan darurat di dalam kamar yang sudah menjadi bunker itu.

"Jangan tinggalkan aku," mohon Olivia, mencengkeram tangan Leonardo dengan kekuatan yang luar biasa.

Leonardo berada di persimpangan neraka. Di luar, suara tembakan mulai terdengar. Volkov menyerang dengan tim tentara bayaran profesional. Granat meledak di gerbang depan, menggetarkan dinding mansion yang kokoh.

"Aku tidak akan pergi, Olivia. Aku di sini," bisik Leonardo, mencium kening istrinya yang penuh keringat. Ia menoleh ke arah Marco dengan tatapan yang bisa membunuh. "Aktifkan sistem pertahanan otomatis. Perintahkan semua orang untuk mati di depan pintu ini jika perlu. Jangan biarkan satu peluru pun menyentuh kamar ini!"

Leonardo tetap duduk di samping Olivia, memegang tangannya, sementara tangan kirinya memegang pistol yang sudah terisi penuh. Di luar pintu baja itu, suara dentuman dan teriakan kematian bersahutan dengan jeritan kesakitan Olivia.

Siksaan dari sang pewaris mencapai puncaknya. Anak itu seolah memilih waktu yang paling berbahaya untuk lahir, memaksa ayahnya membuktikan bahwa ia bisa menjadi pelindung sekaligus algojo dalam waktu yang bersamaan.

"Mengejan, Nyonya! Sedikit lagi!" teriak Dokter Sanchez di tengah suara rentetan senapan mesin yang meredam dari balik dinding baja.

Leonardo menatap pintu bajunya yang mulai bergetar karena hantaman ledakan di koridor luar. Victor Volkov sudah berada di dalam rumahnya. Namun, Leonardo tidak bergerak satu inci pun dari sisi Olivia.

"Kau dan anak ini adalah duniaku," desis Leonardo di tengah kegilaan malam itu. "Siapa pun yang ingin mengambilnya, harus melewati mayatku lebih dulu."

Tepat saat pintu baja itu dihantam oleh ledakan besar yang membuat debu berjatuhan dari langit-langit, suara tangisan bayi yang melengking pecah, mengalahkan suara peperangan di luar sana. Sang pewaris De Luca telah lahir ke dunia yang sedang terbakar.

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
Ani Jumadi
terlalu berlebihan sih bisa ga jangan terlalu mengekang
chiara azmi fauziah
aku kasih gift ya thor😍
Isti Mariella Ahmad: makasih😍
total 1 replies
chiara azmi fauziah
mantap thor ceritanya mau dong di cintai ugal-ugalan 🤣🤣🤣
falea sezi
lanjut q ksih bunga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!