NovelToon NovelToon
Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mata Batin / Hantu
Popularitas:491
Nilai: 5
Nama Author: Widianti dia

Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.

kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26.

Arun hatinya terasa hancur dan kosong. dia tidak ingat bagaimana dia sampai di sini. Ingatannya terakhir kali hanyalah rasa sakit yang hebat di dadanya, pandangan yang mengabur, dan kegelapan yang menyelimuti segalanya. Sejak saat itu, semuanya berubah. Ia tidak tahu apakah dirinya masih bernapas, apakah jantungnya masih berdetak, atau apakah ia sudah beralih ke alam lain yang tak diketahui manusia.

"Apakah aku mati? Atau aku masih hidup?" batinnya bertanya berulang kali, pertanyaan yang sama yang sudah ia tanyakan berjam-jam lamanya tanpa pernah menemukan jawaban. "Kalau aku masih hidup, kenapa tempat ini begitu asing? Kenapa udaranya tak bisa ku serap dengan lega? Kenapa rasanya... aku tidak nyata lagi?"

Leo...kamu dimana? Aku bener-bener takut..

Sosok-sosok yang berjalan di sekitarnya mulai mendekat. Arun menahan napas, mundur selangkah sambil memeluk tubuhnya sendiri ketat-ketat. Orang-orang itu atau apa pun makhluk itu berjalan perlahan, tatapan mereka kosong, lurus ke depan tanpa ekspresi sedikit pun. Wajah mereka semua sama, pucat pasi, seputih kain kafan, tanpa rona darah sedikit pun di pipi atau bibir. Mata mereka kelabu, redup, tak ada kilatan kehidupan di sana.

Ada yang berjalan biasa saja, diam dan sunyi seperti patung yang bergerak. Namun semakin lama, semakin banyak sosok yang lewat di dekatnya, dan Arun harus menutup mulutnya rapat-rapat agar tidak berteriak ketakutan.

Beberapa dari mereka memiliki wajah yang sangat menyeramkan. Ada yang kulitnya terkelupas, ada yang wajahnya bengkok tak wajar, ada yang matanya melotot keluar, atau mulutnya sobek hingga ke telinga. Mereka bergerak senyap, tak bersuara, namun aura mengerikan memancar dari tubuh mereka, membuat Arun gemetar hebat. Ini bukan dunia manusia. Ini bukan tempat tinggal orang hidup. Tapi ini juga bukan surga atau neraka yang pernah ia dengar. Ini dunia yang berbeda, dunia yang kelabu, sunyi, dan penuh ketakutan.

"leo... seandainya aku sudah mati aku gak apa-apa hidup disini tapi aku mau sama kamu? Aku takut Leo..aku takut..

"Hiks.. hiks..

Tangisan Arun terasa menyayat hati dan pilu..

dia memegangi lututnya di benamkan wajah nya diantara kedua lututnya supaya tidak ketahuan makhluk -makhluk yang mondar-mandir disekitarnya.

"Kalau aku sudah mati... Leo, kamu di mana? Kenapa kamu nggak jemput aku...?" rintihnya, air matanya membasahi tanah kelabu di bawahnya. "Kalau aku masih hidup... kenapa aku ada di sini? Kenapa aku melihat semua ini? Leo... Leo... Datanglah... Tolong aku... Aku nggak kuat sendirian..."

Tidak ada jawaban.

Hanya keheningan yang panjang dan suara angin yang membawa suara-suara bisikan tak jelas disekitarnya.

Sedangkan hantu Leo yang sudah terdampar didunia roh jahat, karena emosi yang tak terkendali telinganya terasa mendengar sayup-sayup namanya dengan lembut, dan Leo mengenali suara itu, dia adalah Arun. Langsung Leo bergegas terbang dan mencari sumber suara itu.

Ditengah keputusasaannya Arun tiba-tiba merasa berhembus angin yang lembut yang terasa sejuk ditubuhnya, bersamaan dengan suara lembut di telinganya.

"Arun... buka matanya..?"

"Leo,!" Dengan terkejut Arun teriak nama Leo.

"Sssstt... langsung Leo menutup mulut Arun karena Leo takut, Arun terlihat oleh makhluk-makhluk lain disekitarnya, Leo menyembunyikan tubuh Arun dibelakang tubunya.

"Leo, kenapa..?" Tanya Arun gak mengerti kenapa Leo menyembunyikan dirinya dibelakang tubuh nya.

"Sudah nanti aku jelas kan ayok.."

Leo dengan menggandeng Arun berjalan pergi dari lorong gelap itu.

Leo terus berjalan dengan waspada dan sebentar-sebentar bersembunyi di balik barang-barang yang ada disekitar tempat itu.

Sambil mengingat-ingat tempat yang dilaluinya, Arun terus mengikuti Leo dan Leo pun menggegam erat tangan Arun seakan-akan takut lepas.

Sampai akhirnya berhenti disebuah bangunan tua didepan Leo dan Arun, langsung Leo pun bergegas menarik tangan Arun.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!