NovelToon NovelToon
Dimana Waktuku?

Dimana Waktuku?

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Fantasi Wanita
Popularitas:43
Nilai: 5
Nama Author: Nayla

tidak ada yang terlahir lemah, namun juga tidak ada yang terlahir kuat, semua di bentuk oleh kerja keras.

buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang berbakat sebelum menjadi yang terkuat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Athena memandangi hamparan luas di hadapan nya, ia merasa sangat nyaman berada di sini.

"hei Athena!!! teriak Valeo berlari menghampiri gadis itu.

" apa yang kau lakukan di sini?

"ayah menyuruh ku mencari pendamping ku"

"pendamping?

" bukan kah aku sudah bisa di sebut sebagai pendamping mu?

"aku tidak tahu" gadis itu menggelengkan kepala.

"tapi jika kau bilang pendamping bukan kah itu mereka? tunjuk Valeo.

Athena mengikuti arah jari Valeo.

di sana,,,di atas air yang mengalir, tiga orang sedang berdiri, mereka terlihat sedang menikmati sejuk nya berada di bawah air terjun.

" aku tidak yakin tapi seperti nya benar"

"apa kau mengenal mereka? tanya Athena menatap Valeo.

" aku tidak mengenal mereka" pemuda itu men geleng-geleng kan kepala.

"bukan kah kalian berada di tempat yang sama?

" kenapa kau tidak mengenal nya?

"bisa di bilang aku ini susah bergaul"

Athena menatap datar Valeo, entah kenapa ia merasa bahwa Arwah di hadapan nya ini sama dengan nya.

gadis itu lalu berjalan menghampiri tiga orang yang sedang menikmati sejuk ny air terjun.

salah satu dari mereka menatap Athena, ia tersenyum.

"apa kau yang akan menjadi tuan kami? tanya nya tersenyum manis, ia lalu bangkit dan menjabat tangan Athena.

" (dia terlalu ramah)" batin Athena.

"Aku Athena"

"aku Keeta"

"mereka berdua adalah Keisha dan Keiya,,,

" kami saudara" ucap nya tersenyum manis memperkenalkan saudara nya.

"apa kita sungguh akan membuat kontrak? tanya seorang pemuda di belakang Keeta, Keiya kakak pemuda itu.

" benar"

"aku harap kalian semua tidak keberatan mengikat kontrak dengan anak kecil seperti ku" ucap Athena menundukkan kepala.

"tidak apa apa"

"lagi pula ini adalah pertama kali nya kami mengikat kontrak"

"pertama kali?

" kami adalah Arwah tingkat 12 yang baru saja terlahir sekitar 200 tahun"

"jadi kami masih terhitung sangat muda"

"tingkat 12?!! Valeo menutup mulut nya terkejut, mereka 5 tingkat di atas nya.

jika ia tidak mendapat evaluasi di saat Athena melepaskan segel nya ia akan tertinggal 6 tingkat dari mereka.

" mohon kerja sama nya! Athena membungkuk kan badan.

"mohon kerja sama nya" ketiga saudara itu ikut membungkuk.

"srekh!

" srekh!

"srekh!

" srekh!

mereka menyayat tangan mereka sendiri dan meneteskan darah yang mengalir keluar ke dalam sebuah gelas berwarna emas.

satu persatu dari mereka lalu mengambil gelas kecil dan meminum darah yang berada di dalam gelas itu.

mereka lalu mulai mengikat kontrak.

dengan rapalan mantra panjang dari Athena, ketiga arwah tingkat 12 itu memuntahkan sebuah cairan hitam.

gadis itu lalu mengambil cairan itu dan mengoleskan nya ke tangan kiri dan kening nya.

sesaat area sekitar mereka berubah menjadi bercahaya, penampilan ketiga saudara itu berubah, mereka menjadi sedikit lebih tinggi dan jauh berbeda dari sebelum nya.

mengikat kontrak dengan mereka sedikit berbeda dari Valeo, karena mereka Arwah tingkat 12, otomatis status mereka bukan lagi seorang Arwah melainkan Roh.

dan Roh apa mereka Athena tidak mengetahui nya, di dunia ini roh di bagi menjadi 3, Roh suci Roh pendendam dan Roh pengembara.

"aku akan tetap memberi nama kalian Keiya Keisha dan Keeta"

"terimakasih" mereka bertiga membungkuk hormat.

"apa kau akan kembali? tanya Valeo dengan raut wajah lesu.

Athena tersenyum tipis, gadis itu lalu men ngacak-ngacak rambut halus Valeo.

" kita bertemu 6 tahun lagi" ucap Gadis itu.

ia lalu dengan langkah perlahan meninggalkan dimensi.

mata Valeo berkaca-kaca, ia sedih harus berpisah dari Athena selama 6 tahun, dan sekarang ia harus bisa mengakrabkan diri dengan mereka bertiga.

"sampai bertemu lagi!! teriak Valeo melambaikan tangan pada gadis itu.

Athena tersenyum, bagaimana bisa Arwah tingkat 7 itu membuat perpisahan sementara ini menjadi emosional.

namun Athena membalas lambaian tangan Valeo, ia lalu membuka pintu dimensi dan menghilang dari pandangan Arwah itu.

"hufftt" Valeo menarik nafas panjang dengan lesu.

"jangan khawatir"

"sampai dia kembali lagi tinggal lah disini bersama kami" ucap Keisha menepuk pundak Valeo.

"iya"

"apa kau sudah selesai dengan urusan mu? tanya Arthur saat Athena kembali membuka ruang.

hamparan bunga bercahaya yang luas itu menghilang, kini berganti dengan hamparan bunga mawar berapi yang menguasai.

" aku sudah selesai " balas gadis itu, rambut putih pucat bercahaya nya kembali normal menjadi hitam pekat, ia lalu menoleh ke arah Damien yang sedang di obati oleh Perez.

"apa yang terjadi pada kakak? Tanya Gadis itu merasa khawatir saat melihat keadaan Damien.

"Aura miliknya terpecah" ucap Arthur menjelaskan.

"terpecah?

" aku yakin pasti dia sudah menahan nya dari sejak kompetisi berburu"

"apa?!

" jangan Heran Athena " Arsene menimbrung.

"kakak mu itu tidak akan pernah mengungkapkan rasa sakit nya bahkan di ujung kematian sekalipun" ucap pemuda itu menatap datar Damien.

"kalian kembali lah"

"besok adalah hari terakhir Festival ujung tongkat dan bilah pedang" ucap Perez datar.

mereka bertiga mengagguk, satu-persatu dari mereka lalu berjalan pergi meninggalkan hamparan bunga mawar berapi itu.

"hei Athena" panggil Arsene.

"apa?

" mari bertaruh! ucap pemuda itu tersenyum licik.

"jika aku menang maka berikan cincin hanbi milik mu!

" lalu? jika aku juga menang?

"jika kau juga menang aku akan memberikan tongkat sihir buatan ku!

" kau mengatakan nya dengan bangga sekali ya?

"padahal hanya dengan sekali mendengar saja aku tahu kedua nya tidak setara" ucap gadis itu memutar bola mata malas.

"jika tidak seperti itu tidak bisa di sebut bertaruh kan?

" padahal tongkat sihir buatan ku itu sangat berharga,,,,bagaimana bisa kau bilang kedua nya tidak setara?

"terserah" gadis itu mempercepat langkah nya meniggalkan Arsene.

"apa kau menantangku?

" aku tidak akan kalah dari mu!! pemuda itu lalu ikut mempercepat langkah nya mencoba menyalip Athena.

Arthur hanya bisa tersenyum sambil menatap kedua nya, seperti nya ia terlalu berumur untuk ikut berpartisipasi di balapan jalan cepat mereka berdua.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!