NovelToon NovelToon
Mamaku Tabib Dewa

Mamaku Tabib Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:35.6k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang wanita zaman kuno yang mati akibat di bunuh oleh kekasihnya saat ia sedang membuat pil naga suci untuk menjadi abadi.

Tapi ia malah berpindah ke tubuh seorang wanita modern, seorang istri lemah, yang setiap hari di siksa oleh suaminya seorang pemabuk, KDRT dan seorang penjudi.

Yang lebih membingungkan, ia malah sudah memiliki seorang gadis kecil cantik berusia 6 tahun.


"Dasar suami sampah! Ini saatnya aku membalas suami brengksek itu karena sudah menyakiti pemilik tubuh asli ini!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Tuan Hendra melangkah masuk ke halaman rumah dengan penuh wibawa.

Matanya langsung menangkap sosok penyelamat yang ia cari-cari itu.

"Nona Ghaizka!" sapa Tuan Hendra dengan keramahan.

Ia tersenyum, memperlihatkan wajah yang kini sudah segar dan bugar berkat pertolongan wanita itu.

Ghaizka pun berdiri dari duduknya, diikuti oleh Arga dan Gelsya.

"Tuan Hendra... Kondisi Tuan sudah membaik rupanya," ucap Ghaizka singkat.

"Berkat keahlian penyembuhan Nona, saya bisa berdiri tegak seperti ini sekarang," jawab Tuan Hendra sambil tertawa renyah.

"Saya tidak bisa menunggu lama. Begitu saya merasa sedikit lebih kuat, saya langsung menyuruh supir membawa saya ke sini. Saya tidak bisa tidur nyenyak jika belum membalas budi secara langsung," katanya tersenyum.

Tuan Hendra lalu melangkah masuk ke dalam ruangan, dan matanya langsung melihat ke arah Arga yang berdiri di samping Ghaizka.

"Oh? Tuan Arga? Anda juga ada di sini?" tanya Tuan Hendra sedikit terkejut.

Arga tersenyum dan memberi hormat. "Benar, Tuan Hendra. Saya juga sedang berkunjung ke sini untuk urusan pribadi. Ternyata kita memiliki 'tabib' yang sama hebatnya."

Tuan Hendra mengangguk-angguk paham.

"Wah, jadi kalian sudah saling kenal. Bagus, bagus. Ternyata Nona Ghaizka ini sudah menyelamatkan banyak nyawa ya," ucap pak Hendra tak menyangka itu.

Tanpa membuang waktu, Tuan Hendra memberi isyarat kepada asistennya.

Langsung saja, beberapa kotak besar dan kantong-kantong berisi barang-barang mewah diletakkan di ruang tamu.

"Nona Ghaizka, ini hanyalah sedikit tanda terima kasih dari saya. Di dalam sana ada buah-buahan, makanan bergizi, dan juga sejumlah uang untuk membantu biaya operasional praktik Nona. Tolong diterima ya, sebagai bentuk rasa hormat saya," kata Tuan Hendra serius.

Ghaizka mengerutkan kening sedikit. "Tuan, saya sudah bilang..."

"Tolong jangan menolak. Ini bukan pembayaran, tapi hadiah persahabatan. Anggap saja ini untuk bekal anak Anda juga nanti, " kata Tuan Hendra lembut namun tegas.

Mendengar untuk putrinya disebut, Ghaizka akhirnya menghela napas dan mengangguk pelan.

"Baiklah, terima kasih, Tuan. Saya terima dengan ikhlas."

"Syukurlah!" Tuan Hendra tampak sangat senang.

Ia lalu duduk di kursi yang disediakan, dan memandang Ghaizka dengan tatapan penuh minat.

"Sebenarnya, selain ingin berterima kasih, saya juga punya satu tawaran besar untuk Nona," kata Tuan Hendra memulai pembicaraan.

"Tawaran apa itu, Tuan?" tanya Ghaizka.

"Saya melihat betapa hebatnya ilmu pengobatan yang Nona miliki. Ilmu itu sangat berharga dan bisa menolong jutaan orang. Saya ingin mengajak Nona bekerja sama. Saya akan mendirikan sebuah klinik besar dan modern khusus untuk Nona. Dengan fasilitas lengkap, dan Nona akan menjadi pemimpin serta ahli utamanya di sana," jelas Tuan Hendra.

Mata Arga terbelalak, sementara Ghaizka tertegun.

Klinik besar? Itu artinya Ghaizka akan menjadi orang sukses dan terkenal!

"Di sana Nona bisa mengobati orang banyak, mengajarkan ilmunya, dan tentunya kesejahteraan Nona dan putri Anda akan terjamin sepenuhnya. Bagaimana? Apakah Nona bersedia?" tambah Tuan Hendra antusias. "

Suasana menjadi hening sejenak. Semua mata tertuju pada Ghaizka, menunggu jawaban wanita itu.

Ghaizka terdiam sejenak sambil berpikir, ia menatap tumpukan hadiah itu dan menatap wajah penuh harap Tuan Hendra, lalu ia menatap Arga sekilas.

1
Diah Susanti
cuma di cerita halu, yang ngomong gitu doang bisa langsung cerai. kalau dunia nyata ribet urusannya. apalagi kalo si 'gono gini' ikutan nongol tambah bikin puyeng
Evi 060989
up
Maria Lina
hajar aj gaiszka wwkkw
Maria Lina
💪🙏😍😍double"up trus ya thor
less22: oke siapppp
total 1 replies
Maria Lina
mksih ya thor ud doble"up nya💪💪🙏🙏
Maria Lina
cuman 1 thor hadeh
Evi 060989
up lg
Wak Ngat
lanjut thor
Evi 060989
up lg
less22: okeeeeee
total 1 replies
imelna
lanjut thor💪💪💪
less22: okeeeee
total 1 replies
Icha Arsy
next up thor💪💪
less22: okeee
total 1 replies
Dania
semangat tor
less22: makasih🥰
total 1 replies
Wak Ngat
bagus ghaiska aku dukung karna tak baik juga menerima bantuan merasa ada utang gitu
less22: betul itu
total 1 replies
Yuliana Tunru
wah bakal rame klinik x smoga byk.yg cepat sembuh 💪💪
less22: do'ain ma
total 1 replies
Dewi Habibah
bagus ceritanya
less22: makasih 🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Wak Ngat
lanjut thor
less22: okeeeeeee
total 1 replies
Chen Nadari
Dengar baik2 di up selanjutnya😄
less22: udah up banyak nih
total 2 replies
less22
udah di tambah tuh,
Chen Nadari
nambah thorr sikit amat😄
Sribundanya Gifran
thor up yg bnyakkkkk dong 😍😍😍😍💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!