Fu Ningshuang adalah putri bungsu Perdana Menteri Fu yang dimanjakan oleh seluruh keluarga.
Bibinya adalah seorang Permaisuri dinasty ini dengan kakek dari pihak ibu sebagai Jenderal penjaga yang dihormati oleh seluruh rakyat Kerajaan Da Zhao.
Fu Ningshuang memiliki sifat yang ceria dan sedikit keras kepala. Hingga dikalangan bangsawan Da Zhao, Fu Ningshuan terkenal mendominasi dan arogan.
Tapi Fu Ningshuan tidak peduli. Lagipula latar belakangnya yang baik ada disana sebagai pendukungnya.
Banyak orang yang salah paham pada Fu Ningshuang.
Hingga akhirnya dia melihat tunangannya yang dicintainya bersama sahabatnya sendiri.
Fu Ningshuang memilih pergi untuk memulai pernikahan politik untuk menjaga kedamaian seluruh Da Zhao.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BenGõngZhû __, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Permaisuri Fu tidak tahu harus menjawab apa. Dia hanya menatap Fu Ningshuang dengan tatapan bersalah. "Shuang'er, akulah yang mencelakaimu. "
Fu Ningshuang mengusap lembut tangan permaisuri Fu. "Bibi, bagaimana bisa kau mencelakai Shuang'er. Shuang'er tahu bahwa kaulah yang paling memanjakan Shuang'er. Saat Bibi dan Man'er berada dalam kesulitan, bagaimana Shuang'er bisa berpangku tangan dan menolak untuk membantu. Jadi Bibi, jangan salahkan dirimu sendiri. "
Kedua Bibi dan Ponakan itu menangis bersama. Kasim disamping Kaisar Da Zhao datang menyapa Pengasuh.
"Pengasuh, Yang Mulia ingin Qingping Junzhu pergi keruang belajar kekaisaran. " Sapanya ramah.
Pengasuh itu menatap kearah ruang dalam dan ragu sejenak. "Kasim, tunggu sebentar. "
Pengasuh masuk dengan hati-hati, Permaisuri Fu melihatnya berdiri disamping pintu dengan kepala tertunduk dan menyudahi tangisannya bersama Fu Ningshuang.
"Pengasuh, ada apa? " Tanyanya.
Pengasuh mendekat dan berkata "Yang Mulia, Kasim disamping Kaisar berkata untuk mengundang Nona Fu keruang belajar Kaisar. "
Permaisuri Fu dan Fu Ningshuang saling memandang. Dan Fu Ningshuang berkata. "Pengasuh, tolong katakan pada Kasim, aku akan segera kesana. Aku akan membersihkan wajahku terlebih dahulu. "
Pengasuh itu mengangguk dan mengundurkan diri. Pengasuh meminta pelayan kecil untuk membawakan Fu Ningshuang air hangat untuk mencuci wajahnya.
Diruangan hanya tertinggal Permaisuri Fu dan Fu Ningshuang. Permaisuri Fu menggenggam tangan Fu Ningshuang dan berkata "Shuang'er apakah kau yakin? "
Fu Ningshuang menepuk tangan permaisuri Fu seolah menenangkan. "Bibi, keputusanku sudah jelas. Jadi jangan terlalu khawatir. Bibi tahu bahwa aku sangat pintar. Dimanapun aku hidup, aku akan baik-baik saja. "
Fu Ningshuang seolah mengingat sesuatu. "Bibi, tolong jangan katakan apapun pada Man'er. Aku tidak mau dia menjadi impulsif dan mengacaukan pernikahan ini. Jangan biarkan dia tahu. Dan untuk ayah dan ibuku, aku akan menjelaskan dengan baik pada mereka. "
Setelah diyakinkan beberapa kali, Akhirnya Permaisuri Fu mengangguk dengan pasrah. "Shuang'er.... "
"Bibi, aku akan membersihkan diri terlebih dahulu. Jangan sampai Paman menunggu terlalu lama. " Fu Ningshuang berjalan pergi keruang samping untuk membersihkan diri.
Tak lama kemudian, dia keluar dengan wajah segar. Dia berpamitan pada Permaisuri Fu dan mengikuti Kasim yang sedang menunggu keruang belajar Kaisar.
Setelah beberapa belokan, Akhirnya Fu Ningshuang sampai diruang belajar Kaisar. Kasim dengan hormat menunggu Fu Ningshuang memberi perintah untuk mengumumkan kedatangannya.
Fu Ningshuang menghela nafas beberapa kali dan akhirnya mengangguk pada kasim. Kasim membungkuk dan mengumumkan kedatangan Fu Ningshuang pada Kaisar dan Fu Qingyan.
"Qingping Junzhu datang.... "
Semua pandangan menuju kearah pintu masuk. Fu Ningshuang yang menggunakan pakaian kasual berjalan masuk. Wajahnya yang cantik tanpa ekspresi. Meskipun dia tidak menggunakan pakaian resminya, tapi perilakunya tetap memancarkan keanggunan dan kemegahan seorang bangsawan.
Kaisar Da Zhao mengangguk setuju. Dia berpikir, sepertinya tidak sia-sia dia menyayangi Fu Ningshuang selama ini. Terbukti dari sikapnya yang anggun. Berbeda jauh dengan putri kandungnya.
"Putri Menteri ini memberi salam pada Yang Mulia. Yang Mulia panjang umur. " Sapa Fu Ningshuang dengan memberikan penghormatan yang besar pada Kaisar Da Zhao.
"Qingping berdirilah. "
Fu Housheng membantu Fu Ningshuang untuk bangun. Lalu Fu Ningshuang berdiri disamping ayahnya, menundukkan kepala dan tidak mengatakan apapun.
Xie Lingyun yang melihat Fu Ningshuang sedang menunjukan ekor meraknya hanya bisa tersenyum tanpa mengatakan apapun.
Ruang belajat Kaisar menjadi hening selama beberapa saat. Kaisar Da Zhao yang tidak tahan dengan situasinya akhirnya berdehem.
"Qingping, Raja Rui dari Xiebei ingin menikahimu sebagai Permaisurinya. Apakah kau setuju? " Tanya Kaisar Da Zhao.
Baru saat itulah Fu Ningshuang mengangkat kepalanya dan melirik Xie Lingyun yang duduk dengan posisi yang sangat tidak sopan.
Fu Ningshuang maju selangkah dan menjawab. "Yang Mulia. Shuang'er tidak akan menikahi pria yang tidak diketahui wajahnya! "
Perkataan Fu Ningshuang hampir membuat Xie Lingyun tertawa terbahak-bahak. Jadi inilah kenapa Burung merak kecil ini menghentikan rasa penasarannya tadi malam. Dia sedang menunggunya disini!
Sementara Fu Qingyan dan lainnya hanya bisa menghela nafas tak berdaya. Mereka semua tahu bahwa Fu Ningshuang menyukai kecantikan dan terobsesi dengan ketampanan. Setelah dipikirkan kembali, mereka menjadi sangat khawatir. Belum ada yang pernah melihat wajah Raja Rui dai Xiebei. Jika dia benar-benar tampan, bukankah itu sesuai dengan selera Fu Ningshuang?
Xie Lingyun berkata dengan nada bercanda. "Qingping, belum pernah ada wanita yang melihat wajah Raja ini. Kalaupun ada, ilalang dimakam mereka akan setinggi dirimu. "
Fu Ningshuang berbalik menatap Xie Lingyun. "Yang Mulia Raja Rui, jangan lupa. Kau sedang melamarku. Apakah menurutmu aku cukup bodoh untuk membeli kucing dalam karung? Jika kau tidak mempunya moral, sebaiknya kau mempunya wajah yang tampan. Agar semua orang bisa memaklumi semua perilakumu! "
"Jadi Qingping Junzhu meminta Raja ini untuk membuka topengnya? " Nada bicara Xie Lingyun menjadi berbahaya.
Fu Housheng dan Zhao Ling tanpa sadar melindungi Fu Ningshuang dibelakangnya. Tapi Fu Ningshuang menepuk punggung dua pria itu seolah berkata bahwa semuanya baik-baik saja.
Dia sekali lagi berhadapan dengan Xie Lingyun. "Apakah Yang Mulia Raja Rui keberatan? Jika kau keberatan... "
Xie Lingyun langsung motong perkataan Fu Ningshuang. "Raja ini bisa melepas topengnya. Tapi kau harus memastikan bahwa kau akan menikah dengann Raja ini! Bagaimana jika kau hanya mempermainkan Raja ini? "
Fu Ningshuang mencibir. "Bagaiman jika wajahmu sangat mengerikan? Bukankah putri ini akan terjebak selamanya didalam neraka? Atau Raja Rui lebih suka menggunakan topi hijau dan membiarkan aku mencari pria tampan untuk dimainkan? "
"Fu Ningshuang! Jangan keterlaluan! " Raungnya marah.
Fu Ningshuang menjadi sangat santai. "Oh? Apakah aku keterlaluan? Kalau begitu, lupakan saja tentang pernikahan! "
Semakin marah Xie Lingyun, semakin tenang Fu Ningshuang. Niat awal Fu Ningshuang adalah membuka topeng Xie Lingyun untuk mempermakukannya. Dan sepertiny memang benar bahwa wajah Xie Lingyun sangat rusak hingga itu menjadi titik sakit untuk seorang Raja Rui. Lagipula siapa yang memintanya untuk mengusik kedamaian Da Zhao dengan aliansi pernikahan. Tidak bolehkah Fu Ningshuang melampiaskan kemarahannya pada Xie Lingyun.
Xie Lingyun tiba-tiba terkekeh. Sikap lekas marah dan dominannya suruh seketika. "Sangat disayangkan bahwa Qingping Junzhu ditakdirkan untuk kecewa. Karena wajah Raja ini lebih tampan dari kakak keduamu! "
Xie Lingyun berdiri dan mulai melepas topengnya. Setelah terbuka, dia berlari dengan sangat cepat menuju Fu Ningshuang. Agar Fu Ningshuang menjadi yang pertama melihat wajahnya. Tapi Xie Lingyun bergerak sangat cepat bahkan semua orang yang ada diruangan itu tidak melihat kapan Xie Lingyun mendekati Fu Ningshuang.
"Shuang'er, apakah kau puas dengan wajah raja ini? "
aq padamu toooorrrr