Perjodohan membuat Tommie dan Aisyah harus bersama.
Bagaimana jika suamimu adalah orang yang paling sering membullymu dulu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Secarik rindu di senja hari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Istri lugu
Suamiku Membenciku?
Author:Linda Mardiana
Tommie lagi-lagi masuk begitu saja ke dalam kamar mandi tanpa mengetuk pintu. Aisyah bahkan
sampai cemberut kesal karena ulah usil dari pria itu.
"Ini salahmu, mengapa kau tidak mengunci pintunya? Aku yakin, gadis bodohku sengaja ingin menggoda diriku," ucap Tommie, memberi alasan.
Aisyah yang malas meladeni pria itu, lebih memilih diam dan terus mengabaikannya. Tommie bahkan kesal karena terus di abaikan.
"Aish, lepaskan Aisyah! Aisyah masih marah," ucap Aisyah sembari menekankan nada bicaranya kepada sang suami, saat pria itu merangkul pinggulnya.
Bukannya melepaskan rangkulannya, pria itu malah semakin mempereratnya. Hingga membuat gadis itu menjadi semakin malu, karena mereka masih dalam ke adaan polos.
"Kau mau kemana? Mengapa masih malu kepadaku, aku juga sudah melihat semuanya," goda Tommie sembari menarik tangan Aisyah yang hendak pergi, dan kembali mendekap wanita itu.
"Jangan ingatkan Aisyah lagi, aisyah malu," ucap Aisyah lembut, menurunkan nada bicaranya. Wajahnya bahkan bersemu karena malu.
Tommie hanya tersenyum simpul, dan kembali melingkarkan tangannya di pinggang Aisyah yang kecil. Tangannya sesekali mengelus rambut panjang istri tercintanya itu.
"sayang?" Ucap Tommie sembari mengeratkan rangkulan tangannya di pinggang Aisyah.
Aisyah menoleh dan membalikkan tubuhnya ke hadapan suaminya, mata mereka saling beradu pandang beberapa detik.
"Mau melakukannya lagi?" Ucap Tommie pelan. Pria itu menunduk malu setelah mengajukan permintaannya, ia hanya takut barangkali Aisyah masih malu dan menolaknya.
Aisyah bersemu, tidak menggubris perkataan sang suami. Hanya sebuah anggukan kecil tanda persetujuan di selingi senyum manis tersirat di atas bibirnya.
Senyum Tommie merekah, ia merasa sangat senang akhirnya tidak ada kecangguangan lagi di antara mereka berdua.
Tommie mengecup lembut puncak kepala sang istri, dan mengelus rambut panjang gadis itu.
20 menit kemudian
"Mas Tommie, Aisyah? Ada orang yang mencari kalian, katanya ia adalah papa Kak Tommie," ucap Della dari balik pintu, Tommie tidak menghiraukan jeritan suara yang terus saja memanggilnya dan sang istri.
"Kak Tommie, hentikan! Papa mencari kita," ucap Aisyah setengah berbisik, Tommie hanya meletakkan jari telunjuknya di bibir Aisyah sembari tersenyum simpul dan mengedipkan matanya beberapa kali.
"Mas Tommie, Aisyah? Kalian ada di dalam? Aku masuk ya," ucap Della, ketika mendengar tidak ada yang menjawabnya.
"Ja-jangan! To-tolong minta papa menunggu sebentar," pekik Aisyah.
"Tidak bisakah kau mengerti situasi? Kami sedang menikmati waktu kami!" Sambung Tommie, seketika Della kembali menurunkan tangannya yang sudah berada di daun pintu. Gadis itu juga segera merapatkan pintu itu kembali.
"Maaf," ucapnya lirih. Gadis itu segera pergi dan menjauh dari pintu kamar Aisyah, tampak sesekali ia menyeka kasar air matanya, seolah ia tahu apa yang sedang terjadi di dalam kamar itu.
Sementara Tommie hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal saat di tatap dengan tatapan tajam oleh sang istri.
"Jangan marah padaku, bukankah salahnya yang terus saja mengganggu kita?" ucap Tommie sembari kembali melanjutkan aksinya.
Beberapa saat kemudian
Tommie sengaja mengambil cuti hari ini, entah mengapa pria itu sepertinya sangat ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan istri.
Sebenarnya ada alasan lain juga. Papa Tommie hari ini akan datang untuk berkunjung, katanya pria itu sangat merindukan sang menantu.
Namun, Tommie yakin papanya hanya ingin mengganggu Aisyah dan menghasut istri lugunya itu untuk segera memberikan cucu untuk papanya.
"Astaga, kalian darimana saja? Aku sudah hampir 2 jam menunggu kalian di sini," ucap Vano menggeleng-gelengkan kepalanya, setelah melihat Aisyah dan Tommie baru saja menuruni tangga
Aisyah terlihat tampak sangat grogi mendapat pertanyaan tersebut dari sang papa mertua.
Ia ingin menjawab jujur tetapi ia merasa malu, ia juga ingin berbohong tetapi ia ingat pesan ayahnya untuk selalu berkata jujur walau di situasi apapun.
"Anu, tadi Kak Tommie dan Aisyah abis-" Kalimat Aisyah terpotong saat Tommie mendekatinya dan langsung menutup mulut wanita itu.
"Tommie dan Aisyah abis nonton film," jawab Tommie asal-asalan.
Aisyah hanya menatap heran seakan penuh tanya ke arah Tommie.
Sementara pria itu tampak sangat panik dan langsung mengedipkan matanya beberapa kali sebagai isyarat Aisyah harus diam.
"Ah, begitu rupanya." Vano hanya mengangguk-anggukan kepalanya. Ia percaya begitu saja kepada ucapan putranya.
Bersambung....
Astoge Aisyah, untung ga keceplosan😅
Jangan lupa like, Komen dan Vote jika suka😘
aku setia nunggu up terbaru
Maylea selalu mendukung Aisyah...
Salam hangat dari MAYLEA SI GADIS MASA DEPAN