Bagaimana perasaanmu ...apabila kau memiliki kekasih , namun pria itu malah lebih mementingkan teman masa kecilnya di bandingkan dengan dirimu..
" Apa - apa Cleo..apa - apa Cleo . Yang pacarmu itu aku apa Cleo sih Gas..." teriak Clara ketika mendapati kekasihnya hanya memiliki waktu bersama teman masa kecilnya daripada dirinya yang notabene adalah kekasih Bagas
" Kamu memang pacar aku Clara ... tapi kamu harus ngertiin bahwa saat ini Cleo lebih membutuhkan aku dari pada kamu . please Clar...jangan bersikap egois seperti ini "
" Kamu bilang aku egois ! mana egoisan aku yang minta kamu buat nemenin ulang tahun aku ,dengan kamu yang menemani Cleo hanya buat beli kado buat mamanya . Tolong Bas , jangan anggap aku egois . jika nyatanya kalianlah yang lebih egois daripada aku "
Akankah Clara melanjutkan hubungan miliknya bersama Bagas yang telah selama tiga tahun mereka jalani . Atau Clara akan lebih memilih membuka hati yang baru untuk sosok pria lain yang lebih bisa menghargai dirinya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INNA PUTU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
" Clara..."
" Persiapkan semuanya ma . Jika hal itu bisa membuatmu bahagia , maka aku pun juga ikut bahagia "
Air mata Denaya tampak luruh tanpa ia inginkan
Meninggalkan Clara adalah hal terberat yang harus ia lakukan dalam perpisahannya bersama Rashad
Dan Clara tahu akan hal itu
Sebenarnya ia pun berat hidup berjauhan dengan Denaya
Apalagi dengan hubungan mereka yang baru berangsur membaik seperti ibu dan anak pada umumnya
Tapi apa boleh buat ...
Clara sudah tak sanggup lagi melihat Denaya yang selalu berjuang dan bertahan sendiri tanpa Rashad yang mau ikut berubah demi keluarga kecil mereka
Dan disini Clara lah lagi - lagi yang harus mengalah dan menjadi korban diantara hubungan kedua orang itu yang sudah tampak pecah dan tak bisa di satukan kembali
" Apa kau yakin akan ucapanmu nak ? "
" Hmmm..aku yakin ma...jadi mama tak usah khawatir . Aku sudah besar ma , aku bukan anak kecil lagi yang tak tahu benar dan salah " Clara terlihat melirik ke arah Rashad sejenak
Pria itu terlihat mematung karena syok dengan ucapan Clara yang tengah menyindirnya
" Karena sepertinya keluarga harmonis yang selama ini aku inginkan hanya akan terbentuk di dalam mimpi belaka "
____
Malam itu menjadi malam kesedihan bagi Clara .
Padahal baru siang tadi dia merasakan bahagia karena Bagas . Tapi malamnya harus ia hadapi dengan sebuah kesedihan kembali .
" Sepertinya para malaikat tak mengijinkanku untuk bahagia terlalu lama " gumam Clara yang saat ini tengah duduk di atas balkon
Taburan bintang dan bulan tampak menghiasi langit . Namun sayang .. hal itu bukan menghibur Clara , malah justru membuatnya semakin merasa sedih
" Apa jika aku terjun dari atas sini , aku akan bisa menjadi bintang seperti langit indah di atas sana ." Clara terkekeh sendiri
Semua orang menganggap dirinya memiliki segalanya
Wajah cantik
Harta
Kepintaran
Namun sayang ..banyak hal yang tidak mereka ketahui tentang Clara
Gadis itu merasa kesepian
Sedari dulu ia selalu di landa kesunyian
Nyatanya harta dan juga kecantikan tak selalu mampu membuat semua orang jadi berubah bahagia
Justru harta dan kecantikan yang gadis itu miliki membuat ia tak memiliki teman tulus sama sekali dalam hidupnya
Semua membencinya
Semua iri padanya
Terutama para gadis . Yang merasa tersaingi akan kecantikan Clara
Begitu pula dengan para pria yang seringkali mengincarnya karena hanya kecantikan dan juga kekayaan yang ia miliki
Untung saja ada Bagas dan Vigo . Hingga membuat dunia gadis itu jadi berubah dan seakan langsung mendapat sebuah perlindungan seketika
****
" Bagas !! " bentak Belinda kepada putranya
Seperti biasa wanita itu akan berseteru dengan Bagas jika putranya itu tak mau mengikuti keinginannya
" Apa sih ma ? " jawab Bagas malas
Pemuda itu ingin langsung tidur menuju kamar . Matanya ngantuk , tubuhnya juga terasa lelah . Sampai rumah bukannya di suruh istirahat malah harus kena omel dulu dari sang ibunda ratu
" Kamu masih bisa bertanya apa ? jangan pura - pura tak tahu Bagas ...cepat jelaskan kepada mama . Kenapa kamu bisa pergi kepantai mengajak Clara " Belinda bersidekap garang
Dan hal itu malah di tanggapi santai oleh Bagas
Wajah menyeramkan Belinda sepertinya sudah tak mempan lagi bagi pemuda itu
Ia sudah kebal , apalagi mendengar ocehan cerewet mercon pedas dari Belinda
" Lah..emang salah ma . Dia kan pacar Bagas "
" Ya..salah lah Bagas . Mama kan suruh kamu pergi dengan Cleo bukan malah mengajak Clara juga . Kamu gimana sih ! " protes Belinda tak terima
Sudah capek - capek bikin rencana malah terancam gagal total karena ulah Bagas yang curang dan membelot menurut Belinda
" Bagas gak salah ma . Lagian mama kan gak bilang gak boleh bawa teman main kepantainya . Sedangkan Bagas juga udah nurutin perintah mama buat ngajakin Cleo liburan kepantai . Jadi gak masalah kan ma " ujar Bagas yang bukan menenangkan . Malah semakin membuat Belinda jadi berubah naik pitam
" Bagas !! Kamu itu ya..di kasi tahu orang tua malah ngelawan aja . Ini pasti karena efek kamu bergaul sama anak tukang selingkuh itu "
" Ma !! " Bagas tak sengaja membentak
Mendengar Clara yang selalu direndahkan oleh Belinda , entah kenapa membuat Bagas jadi
langsung terasa naik pitam seketika
Bagi Bagas ibu kandungnya itu sungguh sudah sangat keterlaluan
Entah karena alasan apa hingga membuat wanita paruh baya itu sangat membenci keluarga Clara
Bagas sungguh tak tahu
Bahkan pria itu juga tak mengetahui masa lalu yang terjadi antara Andre , Belinda dan juga Denaya dulunya . Begitupula dengan Clara...
" Ma..please...tolong sukai Clara . Keluarga Clara tak seburuk apa yang mama pikirkan "