NovelToon NovelToon
Ditinggal Menjelang Nikah

Ditinggal Menjelang Nikah

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Romansa / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: CovieVy

Blurb:

Seminggu menjelang pernikahaannya, Anna mendapatkan berita tidak terduga. Zico, sang tunangan menikah dengan wanita lain, di mana Anna telah siap memberikan kejutan atas kehamilannya.

Tidak menerima kenyataan ia ditinggal menikah saat hamil, Anna memilih untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, Amar hadir menyelamatkannya.

Amar dipaksa untuk menikahi Anna oleh neneknya ... Bagaimana kelanjutannya? Apakah Amar bersedia menikahi Anna, sementara ia sendiri memiliki seorang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Sarapan bersama

Anna meraba-raba keberadaan ponselnya dan segera mematikan suara yang membuat seisi rumah pusing itu.

Ia bangkit, melihat kiri kanan, tetapi tanpa mengatakan apa-apa iya turun keluar dari kamar itu.

Amar tercengang melihat reaksi Anna yang jauh di luar perkiraannya. Ia pun tertarik mengintip apa yang dilakukan oleh Anna. Ternyata Anna sudah dalam mukena melaksanakan kewajiban salat subuhnya.

Amar menghentikan aksinya yang mengintip Anna. Dia kembali dengan kepala terteleng ke kiri dan kanan.

"Jika dia sholat, harusnya dia tidak terjebak dengan perbuatannya itu dan tidak mungkin berencana bunuh diri seperti waktu itu. Jika saja dia tidak hamil, aku mungkin tidak ..." Tangannya seakan refleks bergerak meniru apa yang ia lakukan tadi.

"Astagah! Aku tidak boleh berpikir seperti itu!" Amar kembali masuk ke dalam kamarnya.

Sementara Anna bermunajat memohon ampun terhadap segala dosa masa lalunya yang terlalu gampang jatuh dalam pelukan lelaki yang membuatnya merasa menjadi wanita h*na. Usai bermunajat, Anna baru teringat bahwa ia tadi malam tidur dipeluk oleh Amar.

"Aaah, dia bangun duluan kan? Dia nggak ngapa-ngapain kan?" Anna meraba seluruh bagian tubuhnya.

"Ya Allah ... jangan jatuhkan aku lagi ke dalam dosa besar ini. Ini hanyalah pernikahan penutup aib saja. Namun, kami tidak boleh bergaul sama sekali." Anna memeriksa sekujur tubuhnya.

Seluruh pakaiannya masih terpasang utuh. Namun, ia sedikit takut ketika mengingat tingkah Amar jika mab*k. Dulu hampir saja Amar melakukan sesuatu yang menakutkan, ditambah lagi menyebut nama Luna, kekasihnya.

Anna mengintip ke arah ruang tengah. Beruntung tidak ada siapa-siapa. Ia pun melangkah ke dapur demi menyiapkan sarapan pagi untuk Amar. Kali ini ia menyiapkan menu sederhana. Roti yang diberi toping selai.

Ceklek

Suara kunci terbuka di kamar Amar pun terdengar. Anna merasa pekerjaannya sudah beres, gegas kabur masuk ke dalam kamarnya. Namun, Amar melihat gerak-geriknya dengan nyata.

"Kamu mau ke mana? Apa tidak capek main petak umpet mulu?" tanya Amar menghentikan langkah Anna yang terus mengendap-endap.

"Aku belum mandi. Tidak enak sama kamu yang sudah rapi dan wangi." ucapnya asal.

"Ayo duduk!" titah Amar kembali.

Anna masih berdiri membeku karena ia merasa aneh jika diajak sarapan bersama. "Bukan kah kita makannya terpisah?"

"Itu kalau kamu telat bangun. Ini kebetulan ada kamu. Ayo sarapan bareng!"

Anna masih mematung. Dia merasa tidak bisa memutar tubuhnya berhadapan kepada Amar. "Makan sendiri kayak biasa aja! Anggap saja aku tidur seperti biasanya." elak Anna.

Amar kembali melirik tangannya tadi. Setelah itu ia menatap ke bagian dada Anna, lalu membuang muka. "Duduk lah! Ayoo, keburu aku menghabiskan semuanya!" canda sang pemilik apartemen.

Anna merasa dirinya sedang diperhatikan dengan dalam. Amar menikmati roti yang sudah diberi selai tersebut. "Ayo makan! Tunggu apa lagi?"

Anna menarik satu keping roti dan menikmatinya. "Kamu ke mana aja? Kenapa membiarkanku sendirian di klinik itu?"

Amar yang semenjak tadi memandangi Anna, mengingat apa yang sudah dilakukannya kepada Anna pun menjadi menghentikan makannya.

"Apa urusanmu nanya-nanya aku? Bukan kah kita sepakat untuk tidak saling mengganggu kehidupan dan privasi masing-masing?" Amar melempar makanan yang tadi baru sedikit dinikmatinya itu.

Ia beranjak menarik tas kerja dan pergi begitu saja tanpa mengatakan satu apa pun.

"Terima kasih sudah merusak mood-ku!"

Amar keluar meninggalkan Anna yang kebingungan. "Kenapa dia yang marah? Harusnya aku yang marah!"

1
siti salamah
typo nya ckup bnyak..di sini
siti salamah
Sedikit aneh baca kalimat "Memperluruskan''
Moertini
sudah baca Thor kalau tidak salah Arsen masih ditubuh putranya dan pergi ke luar negeri ada tugas dari sistem dilanjutin Thor bagaimana setelah jiwa Arsen keluar dari tubuh putranya apa yg dialami putranya semangat
Moertini
terimakasih Thor sudah tamat Anna dan Amar hidup bahagia bersama 2 putra putrinya mantap terus berkarya Thor semangat
Moertini
kasihan Amar selalu jadi sasaran kesalahan yang Anna perbuat karena kesalahan pahaman yang menuruti rasa egonya bikin rumah tangganya berantakan meskipun belum bercerai yang sabar ya Amar bujuklah ayah Anna biar bisa memberi restu lagi
siti rohimnah
Masya Allah sejuknya hati membacanya
siti rohimnah
Kecewa
SoVay: halo kaka siti rohimah, terima kasih sudah baca ya. tapi alangkah baiknya bintang dikasih pada angka 5 dibanding 1,2, dan 3

jika hati kaka keberatan utk memberi 5, sebaiknya tidak usah diberi bintang. terima kasih
total 1 replies
siti rohimnah
Buruk
Abdul Fatah
masalahnya selalu di buat" padahal tinggal Bilang saja dari awal hadeh🤣🤣🤣
Abdul Fatah
justru KLO tidak diceritakan sekarang akan jadi bomerang kedapan, katanya mau memulai hubang baru yg lebih baik,gmna mau jadi baik di awal aja sudah tidak jujur 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
aneh ya bgt,di ceritakan seolah olah si lelaki ny yg salah bgt,tapi lupa kelakuan wanita bagaimana 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
pantesan jadi barang barang bekas kelakuan nya begitu siapa yg salah siapa yang merasakan tersakiti,setidak KLO mau jadi barang mewah lagi harus ada proses ,Jang buru" 🤣🤣🤣🤣
Abdul Fatah
yang salah siap,yg merasa tersakiti siapa 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Abdul Fatah
ganteng kaya tapi dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Nurr Amirr🥰💞
Slam hangat... Aqu numpang hadir thorrrr🤭🥰
Jastiah Tia: sungguh disayangkan,knpa bgtu cot serahkan keperawanannya
total 1 replies
Yanti
Luar biasa
Nenk Jelita
semoga keguguran
Triyono Budi
Karyanya keren. Tata bahasanya juga sudah rapi. Semua gat thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!