NovelToon NovelToon
I Copy Your Job

I Copy Your Job

Status: tamat
Genre:Time Travel / Harem / Penyeberangan Dunia Lain / Budidaya dan Peningkatan / Transmigrasi / Fantasi / Tamat
Popularitas:352.6k
Nilai: 4.5
Nama Author: Aro McCoy

Arthur di panggil ke dunia misterius bersama teman-teman sekelasnya.

Di dunia misterius Job adalah segalanya.

Dan Arthur memiliki Skill yang dapat mencopy semua Job milik teman-teman sekelasnya.

Ikuti petualangan Arthur dan teman-teman sekelasnya di dunia misterius

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aro McCoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Eva

Beberapa menit kemudian Arthur telah berada di dalam hutan. "Kyuuu." Arthur melihat jelly bewarna biru. "Kamu tidak membawa pedang. Bagaimana caranya kamu membunuh slime itu." Kata Cecilia melihat Arthur. Arthur memegang slime kemudian merobek slime menjadi dua.

"Exp + 2."

"Level Up"

"Anda mendapatkan 5 poin." Notifikasi muncul di depan Arthur.

"Begini caraku membunuhnya." Kata Arthur melihat Cecilia. Cecilia terdiam saat melihat cara Arthur membunuh slime.

Beberapa menit telah berlalu saat ini Arthur sedang memegang slime dan merobek slime menjadi dua.

"Exp + 2."

"Level Up."

"Anda mendapatkan 5 poin." Notifikasi muncul di depan Arthur.

"Apa ini pertama kali kamu membunuh slime." Cecilia melihat Arthur.

"Ini adalah pertama kali aku membunuh slime. Memangnya kenapa." Kata Arthur melihat Cecilia.

"Kamu terlihat sudah terbiasa membunuh slime." Balas Cecilia. Arthur mengabaikan Cecilia dan masuk ke dalam hutan.

Malam Hari. Saat ini Arthur dan Cecilia masih berada di dalam hutan. "Arthur ayo kita kembali ke asrama." Cecilia melihat Arthur.

"Baiklah, ayo kita kembali ke asrama." Arthur mengangguk. Arthur dan Cecilia kemudian meninggalkan hutan.

Beberapa menit kemudian Arthur dan Cecilia telah meninggalkan hutan. "Apa kamu juga tinggal di asrama akademi." Arthur melihat Cecilia.

"Tidak, aku memiliki tempat tinggal sendiri yang terletak di dekat akademi." Balas Cecilia.

Beberapa menit kemudian Arthur dan Cecilia telah kembali ke kota. "Ini adalah rumahku." Kata Cecilia berhenti di depan rumahnya.

"Rumahmu bagus." Kata Arthur melihat rumah Cecilia.

Cecilia tersenyum dan berkata. "Baiklah, cepat kembali ke asrama."

Arthur mengangguk dan berkata. "Terimakasih sudah menemaniku berburu." Arthur kemudian berjalan ke lokasi akademi.

Tidak lama kemudian Arthur kembali ke asrama. Arthur masuk ke dalam kamarnya dan berbaring di kasur. "Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.

Nama : Arthur Benedict

Usia : 18 tahun

Level : 10 Next Level Membutuhkan 11 Exp

Job : Hero

Ras : Manusia

Strength : 7

Agility : 7

Vitality : 8

Stamina : 8

Magic : 0

Poin : 50

Poin Skill : 1

Skill : Observation (S) Copy (S) Double Exp (S) Sihir Air (C) Sihir Api (C) Sihir Angin (C) Sihir Tanah (C) Sihir Penyembuh (C) Tehnik Pedang (C)

"Sebelumnya aku level up 15 kali saat berburu slime." Kata Arthur mengingat masa lalunya saat berburu slime dengan Erika.

"Jika aku berburu sedikit lebih lama. Seharusnya aku bisa level up 15 kali bahkan lebih." Kata Arthur.

"Baiklah, aku akan menambahkan 20 poin Pada Magic, 8 poin pada Strength, 8 poin pada Agilty, 7 poin pada Vitality, dan 7 poin pada stamina." Kata Arthur meningkatkan statusnya.

"Siiing!!" Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.

"Aku akan menyimpan poin skill untuk saat ini." Kata Arthur berbaring di kasur dan memejamkan matanya.

Keesokan harinya Arthur sedang berada di dalam kelas. "Hari ini kita akan belajar tehnik berpedang." Kata pria botak berotot melihat Arthur dan semua murid di dalam kelas.

"Kalian semua ikuti aku ke lapangan." Kata pria berotot keluar dari kelas.

"Baik." Jawab semua murid kemudian keluar dari kelas. Arthur menghela nafas dan mengikuti semua murid.

Tidak lama kemudian Arthur, pria botak berotot dan semua murid berada di lapangan akademi. "Kalian semua ambil pedang kayu." Kata pria berotot melihat Arthur dan semua murid.

"Baik." Semua murid kemudian mengambil pedang kayu yang sudah disediakan. Begitu juga dengan Arthur yang ikut mengambil pedang kayu.

"Baiklah, kalian semua ikuti gerakanku." Kata pria botak berotot mulai mengayunkan pedangnya.

"Baik." Jawab semua murid kemudian mengikuti gerakan pria botak berotot. Begitu juga dengan Arthur yang mengikuti gerakan pria berotot.

Siang Hari. Saat ini Arthur masih berada di lapangan bersama semua murid. "Baiklah, hari ini sudah cukup sampai disini." Kata pria berotot meninggalkan lapangan akademi.

"Arthur ayo kita makan bersama." Kata perempuan berkulit putih berambut coklat.

"Baik, makan setelah beraktivitas bukanlah hal yang buruk." Kata Arthur. Arthur dan perempuan berambut coklat meninggalkan lapangan akademi dan pergi ke cafetaria.

Tidak lama kemudian Arthur dan perempuan berambut coklat berada di cafetaria. "Aku ingin makan daging ayam." Kata Arthur melihat penjaga cafetaria.

"Aku juga sama dengannya." Kata perempuan berambut coklat melihat penjaga cafetaria.

Penjaga cafetaria kemudian memberikan 2 porsi ayam kepada Arthur dan perempuan berambut coklat. Arthur dan perempuan berambut coklat kemudian duduk di meja kosong.

"Ayo kita makan." Kata Arthur melihat perempuan berambut coklat.

"Baik." Balas perempuan berambut coklat. Arthur dan perempuan berambut coklat kemudian mulai makan.

Beberapa menit kemudian Arthur dan perempuan berambut coklat telah selesai makan. "Arthur ceritakan seperti apa dunia tempatmu berasal." Perempuan berambut coklat menatap Arthur. Arthur kemudian mulai menceritakan sedikit tentang dunianya kepada perempuan berambut coklat.

"Aku tidak menyangka di dunia tempatmu berasal. Hanya ada ras manusia." Perempuan berambut coklat terkejut saat mendengar cerita Arthur.

"Arthur apa hari ini kamu sibuk." Perempuan berambut coklat melihat Arthur.

"Memangnya kenapa." Arthur bertanya kepada perempuan berambut coklat.

"Ayo ikut denganku ke suatu tempat." Kata perempuan berambut coklat.

"Oke." Balas Arthur.

"Bagus." Perempuan berambut coklat tersenyum saat Arthur setuju ikut dengannya.

Beberapa menit kemudian Arthur dan perempuan berambut coklat meninggalkan akademi. "Kita akan kemana." Kata Arthur melihat perempuan berambut coklat.

"Gereja." Balas perempuan. Arthur terkejut saat perempuan berambut coklat mengajaknya ke gereja.

Tidak lama kemudian Arthur dan perempuan berambut coklat tiba di gereja. "Ayo masuk." Kata perempuan berambut coklat melihat Arthur. Arthur mengangguk kemudian masuk ke dalam gereja mengikuti perempuan berambut coklat.

"Kak Elvie." Kata perempuan berambut coklat melihat wanita berkulit putih berusia sekitar 30an yang memakai kerudung putih.

"Eva." Kata wanita berkerudung putih yang di panggil Elvie.

"Arthur dia adalah kakakku Elvie." Kata Eva mengenalkan Arthur kepada Elvie.

"Aku tidak menyangka Eva adalah adik Elvie teman Lily." Gumam Arthur.

"Kak Elvie Arthur adalah manusia dari dunia lain." Kata Eva melihat Elvie.

"Aahhh." Elvie terkejut dengan kata Eva. Eva kemudian menceritakan tentang Arthur yang tidak memiliki job.

"Arthur jangan patah semangat meski kamu tidak memiliki job. Jika kamu terus berlatih tehnik pedang dan sihir. Suatu saat kamu akan mendapatkan job swordsman atau mage." Elvie menyemangati Arthur.

"Tenang saja, aku bukan pria yang mudah patah semangat." Arthur tersenyum. Arthur, Elvie dan Eva kemudian mulai mengobrol.

"Eva aku akan kembali ke akademi." Kata Arthur melihat Eva.

"Kak Elvie aku akan pergi." Kata Eva melihat Elvie.

"Baik." Elvie mengangguk. Arthur dan Eva kemudian meninggalkan gereja.

"Arthur terimakasih sudah mau menemaniku bertemu kakakku." Eva tersenyum.

"Apa kamu hanya berterimakasih." Balas Arthur.

"Ahh, apa kamu ingin suatu imbalan." Eva terkejut.

"Tentu saja, aku sudah meluangkan waktuku untuk menemanimu. Jadi kamu harus memberiku imbalan." Balas Arthur.

"Aku tidak menyangka sifatmu seperti ini." Eva tersenyum kecut.

"Imbalan apa yang kamu mau." Eva melihat Arthur

"Cium aku." Arthur tersenyum.

"Aahhh." Eva terkejut dengan kata Arthur.

"Arthur apa kamu serius." Eva melihat Arthur.

"Aku serius. Imbalan yang aku inginkan adalah kamu memberiku ciuman." Arthur tersenyum. Wajah Eva menjadi merah saat mendengar kata Arthur.

"Baiklah, jika itu kemauanmu." Eva tersipu malu kemudian mencium pipi Arthur.

"Arthur aku akan kembali ke akademi terlebih dulu." Kata Eva berlari ke arah akademi.

"Dia sungguh lucu." Arthur tersenyum dan berjalan ke arah akademi.

Saat ini Eva telah kembali ke asrama dan berada di kamarnya. "Aku mencium seorang pria." Kata Eva dengan wajah merah.

"Arthur ingin aku mencium dirinya. Apakah Arthur menyukaiku." Kata Eva dengan wajah merah.

Saat ini Arthur telah kembali ke asrama dan berada di dalam kamarnya. "Aku akan istirahat sebentar. Setelah itu aku akan pergi ke hutan dan berburu slime.' Kata Arthur berbaring di kasur dan memejamkan matanya.

~ Beri Like jika kalian menyukai cerita ini ~

1
carat28
Hai kak, saya masih belum bisa kirim pesan ke inbox kakak. Atau kakak ada sosmed/kontak yang bisa dihubungi?
Nazrul
👍👍
Nazrul
👍👍👍
Nazrul
👍👍
Nazrul
👍
Nazrul
mantap
Nazrul
👍
Nazrul
👍👍
carat28
hai kak, apa boleh bantu follback? Saya mau kirim inbox terkait penawaran kepenulisan. Terima kasih
Nazrul
👍👍
Nazrul
mantap
Nazrul
💪💪
Nazrul
👍👍👍
Nazrul
mantap
Iqbal deti
healer hilang
Septi Utami: halo kak, salam kenal
aku Septi Utami dan mau rekomendasiin ceritaku nih
judulnya Rasa Diujung Senja
semoga berkenan mampir dan betah berlama-lama bacanya ya...
salam santun dan terimakasih 🙏🏼💫
total 1 replies
Candra Fadillah
okey, ini MC kesekian yang telah aku lihat, mirip MC rata rata dengan skill OP
nilai plus-nya dia bisa di bilang sat set dalam hal lain
😀😀😀
Luken
not bad
𝙕𝙞𝙭𝙪𝙖𝙣
Di summon lg donk wkwk/Facepalm/
YANTO BIRAHI 🅥
lah???

bukannya MC yang membuat kesalahan 🗿 malah orang lain yg minta maaf
Lintang: mirip kek author nya kak, kan biasanya kalau orang menulis sebuah cerita, pasti karakternya dia ngikutin sifat penulisnya. Jadi jangan heran aja kak. Lagian ini juga ceritanya terlalu monoton sih.
total 1 replies
YANTO BIRAHI 🅥
ngk gitu juga kali 🗿

gw penasaran sama sifat Thor ni novel apa sama dengan sifat si MC
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!