Devina Stefani Germanotta, wanita yang tengah hamil tua berusia 25 tahun berjalan masuk ke dalam rumah setelah memeriksa kandungannya ke rumah sakit Sejahtera Harapan Bunda.
Wanita itu menyeret dirinya ke rumah sakit, karena suaminya tidak punya waktu untuk mengantar dirinya dengan alasan sibuk mengurus perusahan yang sedang berkembang pesat.
Devina berjalan menuju kamar, karena tubuhnya terasa pegal sekali. Dan ia ingin segera mandi, agar tubuh pegalnya bisa kembali segar.
Baru separuh pintu di buka, Devina malah mendengar suara des*h*n seorang wanita tepat di dalam kamarnya. Ketika ia menghidupkan lampu kamarnya, sontak saja matanya menangkap dua orang berlawanan jenis, sedang bergumul di atas tempat tidur yang biasa ia gunakan untuk berhubungan dengan suaminya.
Namun, kini suaminya menggunakan tempat tidur itu untuk bergumul dengan wanita yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri, yaitu Vindy Bernadette Claudia.
Tapi... untuk mengetahui lebih lanjut, ikutin terus dong alur cer
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syahriana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 26.
Sinopsis–26.
Februari pada tanggal 17 tahun 2024. Inilah awal pembalasan dendam akan di mulai. Kesabaran Verlyn dalam menunggu masa pemulihan, kini akan terbayar lunas. Karna dua bulan terakhir ini, saat melewati masa-masa pemulihan. Verlyn memanfaatkan waktu, untuk berlatih kebugaran dan memperdalam ilmu bela dirinya. Seperti ; Karate, Taekwondo dan Judo.
Karate, bisa di katakan seni bela diri asal Jepang yang memasukkan berbagai gerakan tangan dan kaki yang di rancang untuk menyerang dan membela diri.
Karate juga salah satu seni bela diri paling populer di seluruh dunia dengan jutaan pemain dari segala usia. Teknik-teknik karate meliputi pukulan, tendangan, dan blokade yang dapat di gunakan untuk pertahanan diri dalam segala kondisi apapun seperti kompetisi.
Sedangkan Taekwondo adalah seni bela diri tradisional asal Korea Selatan yang menekankan tendangan. Seni bela diri ini paling dikenal akan teknik tendangannya yang tinggi dan beragam.
Taekwondo selain populer, dia juga sangat di kenal dengan pakaian khas dan sabuk warna-warni yang menandakan tingkatan status dan keterampilan seseorang.
Sementara seni bela diri Judo terkenal akan tekniknya yang suka melempar dan membanting. Seni bela diri Judo di kenal paling efektif karena memungkinkan pesilat untuk mengatasi lawan yang jauh lebih besar dan kuat agar bisa mempertahankan diri.
Wanita itu melakukan bukan untuk bergaya dan pamer, tapi untuk melindungi diri dari segala kemungkinan yang akan terjadi bila sewaktu-waktu, ia sudah membutuhkan ilmu bela diri tersebut. Dan itu tidak luput dari permintaan Alexa, ia khawatir lalu meminta temannya untuk memperdalam ilmu bela diri. Meskipun mereka pernah, ikut kompetisi bela diri waktu SMP dan SMA. Namun mungkin inilah saatnya, mereka menambah pengalaman untuk sekedar berjaga-jaga.
Dua bulan terakhir, Verlyn sempat mengalami kesulitan. Karna jahitan perutnya masih saja terasa nyeri, meskipun sudah mengering dan sembuh. Namun berkat kegigihan, wanita itu berhasil melewati masa sulit itu. Saat ini bukan hanya fisiknya yang sudah cantik dan seksi, tapi mental wanita itupun sudah siap secara lahir dan batin untuk memulai pembalasan dendam.
"Wow... Verl, kamu benar-benar menakjubkan?" puji Alexa pada temannya.
"Kenapa, udah tertarik sekarang??" ucap Verlyn menaikkan satu alisnya sambil berkacak pinggang di depan temannya.
"Bayangan... aku ya Verl, kalau untuk deretan pria-pria normal? Bisa... ku tebak, mereka pasti akan berlomba-lomba untuk mendapatkanmu? Tapi... sialnya, aku bukan pria itu. Menyebalkan??" ujar Alexa panjang lebar sambil memanyunkan bibirnya ke depan, lantaran merutuki kuadrannya yang sebagai perempuan.
"Hehehe... sabar-sabar, dan aku doakan semoga kamu cepat dapat jodoh?!" ucap Verlyn cengengesan.
"Amiiiiiinn?" sarkas Alexa sembari mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
"Ya udah... buruan antar aku ke David, udah gak sabar bertemu dengan pria satu itu?!" sambung Verlyn meminta, dengan ekspresi penuh percaya diri.
"Okey... the Queen, siap mengantarkan anda ke alamat tujuan dan silahkan masuk ke dalam mobil??" timpal Alexa membungkuk seraya membuka pintu mobil untuk temannya. Jika Verlyn pernah melakukan hal serupa, kini gantian perempuan itu yang memperlakukan temannya layaknya seorang ratu yang harus di hormati.
"Thank you " Sama halnya dengan Verlyn. Ucapan yang dulu sulit ia ungkapkan, kini sudah menjadi kebiasaannya. Wanita itu sekarang, sudah lantang mengucapkan kata-kata itu, baik dalam bahasa inggris maupun bahasa indonesia.
Guys, mereka itu memang sefrekuensi banget ya? Karna apapun yang mereka lakukan pasti selalu di jadikan candaan. Buktinya sekarang Alexa melakukan hal serupa. Bahkan tak segan-segan memperlakukan temannya bak seorang ratu, ya kan guys. Dan andai mereka benar-benar saudara kembar, pasti mereka sudah bertukar karakter untuk saling membantu.
Verlyn memang pernah menjadi wanita pelakor, tapi Alexa tetap menjalin pertemanan dengan wanita itu. Dan tidak pernah sekalipun mempermasalahkan status sosial wanita itu, hingga saat ini.
Hmmm... mereka memang sefrekuensi banget deh kayaknya, dan semoga saja hubungan pertemanan mereka bisa langgeng sampai nenek-nenek. Amiiiiiiiiiiiiiiiinnn👌👌
See you again thanks for watching 🙏🙏🙏
Bersambung.