NovelToon NovelToon
Mencari Tuan Muda [DROP]

Mencari Tuan Muda [DROP]

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: cloud_white

Harya Aditya Mura, seorang pemuda yang hidup dalam kesederhanaan di desa ternyata bukan sekedar pemuda desa biasa.

Satu persatu orang datang padanya dan menyuruh nya untuk pulang ke rumah. tetapi bukannya rumah nya di Desa?

Rahasia apa yang selama ini disembunyikan darinya? tidak, rahasia apa yang tidak diketahuinya selama ini.

Kisah perjalanan seorang pemuda Desa yang ingin mencari tahu siapa dirinya setelah ditimpa kemalangan saat masih kecil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cloud_white, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25

Harya memasuki kelas dengan tenang dan tentu saja kelas pasti sepi karna Mahasiswa lainnya pergi nongkrong entah itu dimana sehingga hanya ada Harya, Rama, dan Arsyi.

"OHH HARYA SUDAH DATANG!" heboh Arsyi pagi-pagi

Harya hanya geleng-geleng kepala saja melihat tingkah temannya itu, semakin lama mereka ini semakin menggila dan sulit dimengerti.

"Ada apa, kalian kesulitan belajar lagi?" tanya Harya pada keduanya setelah meletakkan tas nya di meja

"Bukan begitu...ini si Rama-"

Belum selesai Arsyi berbicara, Rama malah langsung menutup mulutnya dan tertawa canggung kearah Harya seperti mencoba menutupi sesuatu.

"Kalian ini...apa kalian tidak tahu kalau aku sudah sadar kalau kalian menyembunyikan sesuatu" ucap Harya menatap mereka dengan tatapan introgasi

"Hehe jadi begini Harya, aku mau ngajak kalian ke Rumah ku pulangan nanti...Ibu ku mau bertemu kalian" ucap Rama menggaruk bagian kepala nya yang tidak gatal

Harya memikirkan hal tersebut, mengapa waktunya harus bertabrakan dengan waktu untuk menjemput Lala.

Harya memutuskan untuk menolak tetapi ia masih memikirkan alasannya.

TING...

Handphone Harya berbunyi menandakan adanya pesan masuk membuat Harya bergegas mengambil HP nya dan membaca pesan itu.

"Selamat Pagi, kami utusan dari Tuan Muda Hanfi ingin mengatakan sesuatu kepada Harya.

Anda diundang ke Kediaman Rayendra sepulang Kuliah nanti oleh Nyonya Grisha" begitulah isi pesan nya

Harya mengerutkan alisnya tak percaya bahwa ia dikirimi pesan oleh utusan Hanfi tetapi ia sedikit senang juga karna memiliki kesempatan untuk mengambil kembali barangnya.

Harya memperlihatkan isi pesan itu dari jauh pada Rama dan berkata, "Tidak bisa datang karna ada urusan"

Rama merengut dan mengatakan bahwa ia Cancel saja sampai mereka bertiga punya waktu untuk ngopi bareng.

"Umm Rama kalau kita ngumpul jangan minum kopi ya" pinta Arsyi mali-malu

"Lah kenapa? kopi kan enak dan bikin seger" tanya Rama yang heran akan perkataan Arsyi

"Aku...aku nggak bisa minum kopi soalnya" ucap Arsyi lagi-lagi dengan sikap malu-malu

"Jadi kau biasanya minum apa kalau lagi senggang?"

"Su- susu coklat"

Harya dan Rama langsung tertawa terbahak-bahak hingga mengeluh sakit perut pada Arsyi, karna sudah malu ditertawakan..Arsyi memilih duduk diam di tpat duduk nya.

Pintu terbuka dan menampilkan pak Edy yang masuk dan diikuti seluruh Mahasiswa yang ada di kelas A, saking banyaknya bisa saja jadi pasukan Demo.

"Masuk dan duduk, kita mulai pelajarannya di hari yang cerah ini" ucap pak Edy dan disahut dengan sahutan malas seluruh Mahasiswa kaya itu.

Sekali lagi Hari yang indah dan dilalui dengan tenang tanpa hambatan, pergi dengan selamat dan pulang dengan selamat juga.

Rama memasui mobil Porsche nya dan membuka kaca mobil mewah tersebut.

"Kalau ada masalah bilang aja Harya, mana tahu bisa kami bantu" ucap Rama pada Harya yang saat itu tepat berada di dekat kaca

"Nggak ada masalah, bisa aku selesaikan sendiri juga kok" jawab Harya dan pamitan dengan Rama untuk pulang

Ia berjalan menuju sepedanya dan bergegas menjemput Lala yang sudah menunggu di TK nya, Harya mengayuh sepedanya sedikit lebih cepat karna waktu sudah menunjukan pukul 03:56, tepat sudah 56 menit Lala menunggu.

Harya hampir tiba di TK Lala dan melihat anak kecil imut itu sedang mengemut permen dengan seorang wanita muda yang menemani dirinya di depan gerbang.

"LALA! huft...huft" ucap Harya kelelahan dan segera menarik nafas nya lagi

"Bunda, Lala sudah dijemput sama kakak...Lala pamit ya dadah" ucap Lala pada wanita itu dan melambaikan tangannya

Harya menaikan Lala kesepedanya dan segera mengambil arah yang berlawanan untuk menuju Kediaman Rayendra, Harya pikir ia hanya akan mengambil kalung nya jadi tak masalah membawa Lala.

"Kakak kita ini mau kemana?" tanya Lala mendongakkan kepalanya menatap Harya yang sibuk dengan jalan

"Mau ke rumah teman Kakak dulu, mau ngambil barang sama dia" jawab Harya dan mengelus kepala Lala dengan tangan kirinya

"Hmm okeh, tapi pulang nanti belikan Ice Cream Vanilla ya yang besar" ucap Lala menawarkan

Harya menghela nafas kasar dan merengut kepada Lala, "Bisa kosong nih dompet kak Harya"

Harya masih mengingat jalanan yang ia lalui bersama Hanfi untuk menuju Kediaman Rayendra, otak anak pintar memang beda.

Kini ia tiba di depan gerbang besar Kediaman Rayendra yang tak pernah berhenti membuatnya takjub padahal sudah dua kali kemari, Lala juga tak kalah takjub hingga mulutnya terbuka.

"Siapa kalian, apa ada urusan kemari?" tanya Security di sana

Harya mengambil HP nya dan menunjukkan pesan yang ia terima, saat melihat pesan tersebut sang Security langsung membuka gerbang untuk sepeda kecil itu.

"Parkiran ada di sebelah kiri pada petak ke 3, jangan menaruh sepedamu sembarangan jika tidak ingin di lindas" ucap Security itu mengingatkan Harya membuat ia menggaruk kepala belakang nya yang tidak gatal

Ia dan Lala masuk dengan mengayuh sepeda dan memarkirkan sepedanya tepat di tempat yang dikatakan Security tadi.

"Kak Harya, teman kakak ini Tuan Muda Keluarga mana?" tanya Lala yang sudah turun dan menunggu Harya

"Hmm kalau kakak bilang Keluarga Rayendra bagaimana?" jawab Harya membuat Lala membulatkan matanya

"KELUARGA RAYENDRA?! Kak Harya cepat tangkap Lala! Lala mau pingsan" ucap kejut Lala dan menarik bagian bawah baju Harya sebelum ia menjatuhkan dirinya ke belakang

"Ada-ada saja Tuan Putri satu ini, bilang aja kalau mau di gendong" jawab Harya dan diikuti tawa canggung Lala

Harya menggendong Lala di tangannya dan berjalan mendekati pintu besar itu, saat mendekat Harya melihat seorang pelayan pria yang sedang berjaga.

"Permisi mas, saya Harya...bilang nya diundang kesini ya" sapa Harya

Pelayan pria itu mengangguk paham dan masuk kedalam untuk memberitahu sang majikan, pintu besar itu terbuka dengan lebar dan menampilkan semua anggota Keluarga Rayendra yang ada disana.

Harya bingung lantaran harus bersikap takjub atau canggung, ia hanya masuk dengan menggendong Lala dan memberi salam pada sang pemilik rumah.

"Kami sudah menunggu dari 14 tahun yang lalu" ucap si tua Rayendra atau Tuan Arsenal

"Maaf?"

"Ah maksud saya, kami sudah menunggu dari tadi ternyata baru tiba sekarang" ucap nya lagi meralat perkataan nya barusan

"Tidak masalah, Kakek yang kemarin sama kek Hannes di Rumah Sakit kan?" ucap Harya pada Tuan Arsenal

"Wah ternyata masih diingat ya bagus deh, ayo masuk kita minum teh" ajak tuan Arsenal

"Kakak, kenapa mereka semua baik sama kakak?" tanya Lala yang keheranan

"Kakak juga tidak tahu, kita masuk saja dulu"

...----------------...

1
Jabrik Keren
Biasa
Edo Masamba
gak ada sambungannya
Sabar Priatna
gak bener ending nya
Sabar Priatna
gak bener ending nya.
MrQues Ques
ceritanya kayak gak masuk akal...🤣🤣
Royal Kekelengen
pliiis...
anang sujarwo
authooor kontoooool...
udah baca dari awal endingya kaya taaaai anjiiing..
Emang Noveltoon anjiiiing
Saleh Hermanto
thor prolognya kagak jelas.... tu anak siapa.... hidup dizaman apa....hilangnya kenapa... tau. tau nongol di saluran irigasi....
Jusanto
up
Ima Diah
sekeluarga soplak...🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ima Diah
itu si kakek yg siap GK bayar...terus di pukuli sama yg punya warung kan ....🤣🤣🤣🤣
syarif bakti
kok ngga lanjut knp ngga ada bayarannnya ya
syarif bakti
knp thor tudak lanjut
Jjlynn Tudin
logo tamat ku kira suda tamat up sekalinya gini Aja😒
Jjlynn Tudin
jadila petani yg berjaya Bwa BPA mamamu mkn nasi di kg hasil tani Aja🤣
Jjlynn Tudin
orang kaya aku heran sudala kaya melaintir buat anak satu Dua Aja pastu Masih tamak banyak harta Masih rebutan 🤭🤣🤣
Irin Nizam
Lumayan
Sri Juliani
lho koq org tua bidoh,gK car masalanya knapa harya di usir,dan gak ada penyelikan thor,biar seru..tapi org berkuasa,masak bisa di obrak abrik keluarganya..
Sri Juliani
wah gregatan gue,,koq gak di bawa aja langsung si arya bu...
Sri Juliani
perjalanan yg melelahkan..bagi arya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!