NovelToon NovelToon
CENAYANG PALSU

CENAYANG PALSU

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Misteri / Iblis
Popularitas:38.8k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Damon terbangun dari mimpi buruknya.
Ia seperti mendapatkan ilham.
Ibaratnya, Damon bisa melihat makhluk-makhluk tak kasat mata dalam mimpinya.

Semua terjadi setelah ia tak sengaja menabrak batu nisan kuno di area Sungai Qinghe.

Apakah benar Damon bisa melihat sesuatu?
Mari ikuti kisah Damon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 Aku adalah Dalang nya

Senyum Juang Liang mengembang di sudut bibir nya, ia menatap teduh kepada Damon.

"Ini rumah ku dan aku tidak akan pernah ikut bersamamu." tegasnya.

Kesadaran Damon terjaga seratus persen, ia terhenyak untuk kesekian kalinya lalu ia berjalan mendekati Juang Liang.

"Kita pulang ke rumah ya, Juang Liang. Aku akan mengantarkanmu kembali ke rumah mu." ajak Damon.

Juang Liang menepis tangan Damon seraya berjalan mundur lalu teriak.

"Aku bosan di perintah ! Aku benci belajar itu sangat menjenuhkan ! Aku muak berpura-pura penurut ! Ibu tidak pernah perhatikan aku sedikit pun !"

Seiring teriakan Juang Liang, The Dream Nibbler turun tangan, ia menghadang Damon serta menyerang nya.

Terpaksa Damon bertindak, ia lawan boneka rusak itu.

"DUAK... !" Tubuh boneka rusak itu jatuh terhempas ke bawah dengan sebagian tubuhnya hancur.

"Kawan... !!!" teriak Juang Liang, ia berlari ke arah The Dream Nibbler.

Tatapan anak laki-laki itu murung seketika ketika ia menyaksikan boneka rusak itu hancur.

Juang Liang menoleh ke arah Damon, menatapnya tajam.

"Kau Jahat sekali !!! Kenapa kau hancurkan satu-satunya kawanku, hanya dia kawan yang aku punya !!! teriaknya marah.

Damon lagi-lagi terhenyak, kali ini dia tak berkutik bahkan merasa bersalah.

" Jahaaat... !!!" teriak Juang Liang berang.

"Tu-tunggu... Juang Liang... Bukan aku yang duluan memulainya, tapi boneka kambing maksudku iblis laknat itu yang dulu menyerang ku..." kata Damon membela diri.

"Diam kataku !!!" teriak Juang Liang semakin kesal.

"Ta-tapi... Ini bukan salahku, sungguh, dan aku mengatakan yang sejujurnya." kata Damon panik.

"Kamu buat masalah saja, kukira kedatangan mu kemari karena kamu ingin berteman dengan ku." kata Juang Liang. "Rupanya kamu musuh tersembunyi yang tidak suka aku bahagia."

"Bu-bukan begitu maksudnya..." sahut Damon canggung.

"Kenapa selalu aku kesepian ???" teriak Juang Liang emosi.

"Tu-tunggu, Juang Liang... Jangan bersikap seperti itu !!!" kata Damon mencoba meredakan amarah Juang Liang.

"Kau... Terkutuk lah kau... !!!" sorot mata Juang Liang nanar, berubah merah menyala, air matanya mengalir pelan dari kedua matanya yang berapi.

Seluruh rambut Juang Liang berdiri tegak tertimpa cahaya api kuat, tubuh nya menyala terang oleh kobaran api yang muncul dari dalam tubuh Juang Liang.

Gerakan Juang Liang patah-patah, langkahnya tertatih-tatih kalau berjalan kepalanya setengah menunduk, dan tatapannya kosong.

Damon tersentak kaget, lagi-lagi ia tercengang dengan semua keanehan ini. Perubahan sikap Juang Liang sungguh di luar dugaannya, sedangkan Damon cuma berdiri mematung.

Saat Damon sadar, ia langsung mendongak ke atas lalu menghela nafas panjang.

"Ya, ampun... Merepotkan sekali. Kenapa dia justru kerasukan juga, bukankah ini semakin menyusahkan saja ?!" ucapnya mulai tak sabaran.

Damon menatap kembali Juang Liang yang menghampirinya lalu berkata pada bocah laki-laki itu.

"Hentikan kebodohan mu itu, Juang Liang !"

Bukannya mendapat respon positif dari Juang Liang malah bocah itu menyerang Damon, ia menukik tajam seraya mengarahkan kuku jari-jarinya yang berubah lancip layaknya senjata.

Juang Liang mengibaskan tangannya seperti serangan ke arah Damon. Ia menggeram lirih dengan pandangan tajam.

"Hiyaaaa... !!!" teriak Juang Liang sembari menyerang Damon.

"Astaga... Anak ini tidak bisa dinasehati baik-baik... Suruh pulang ke rumah dan belajar malah kerasukan setan kayu rusak. Dasar anak tidak tahu diri, perlu dikasih pelajaran berharga."

Damon menggerutu kesal, usahanya sia-sia mengajak Juang Liang bicara dari hati ke hati.

"Jangan banyak omong kau, penjahat !!!" terdengar sahutan Juang Liang yang suaranya berubah sumbang serta parau.

Ia melesat cepat ke arah Damon serta membabi buta menyerang nya.

Damon tidak melawan serangan bocah laki-laki itu, cuma menggeser pelan posisi kakinya untuk menghindar.

Kibasan tangan Juang Liang hanya Damon hadapi dengan ringan tanpa perlawanan keras.

Berkali-kali serangan Juang Liang lolos mengenai Damon, Dan Damon berhasil menghindari setiap serangan tersebut. Ia berdecak keras seraya tersenyum tipis kepada Juang Liang.

Merasa disepelekan oleh Damon, bocah itu bertambah marah, ia kesal seperti dipermainkan. Serangannya ditambah, Juang Liang melesat cepat, gerakannya lincah dengan mengubah gaya serangannya yang bervariasi serta kecepatan nya yang semakin tinggi.

"Duak... !" Serangan Juang Liang berhasil mengenai bagian perut Damon hingga ia terhempas kuat.

Juang Liang tidak melewatkan kesempatan baik ini, ia tingkat kan kekuatan nya untuk menyerang lagi. Ia melompat tinggi ke atas Damon yang terlempar keras.

"Rasakan ini pecundang usil !!!" teriaknya marah, sembari mengayunkan dua tangannya yang terkepal kuat kepada Damon.

Seketika suara dentuman keras hadir di sekeliling mereka.

"BOOM... !!!" Asap tebal memenuhi ruangan disekitar mereka. Kemudian kobaran api menyusul mengikuti suara dentuman keras itu.

"BRUKKK..." Damon terjatuh ke bawah dan berbaring diam di sana, matanya terpejam rapat.

Terdengar suara tawa keras menggema di tempat itu. Dari kepulan asap tebal, tampak bayangan Juang Liang hadir di sana.

Di belakang Juang Liang membayang sosok The Dream Nibbler.

Rupanya tubuh boneka rusak yang terlupakan itu kembali utuh usai dihajar habis Damon, ia berdiri tepat di belakang Juang Liang. Dengan kedua lengan seperti memeluk bocah laki-laki itu.

"Klek..." Terdengar suara berisik dari gerakan boneka rusak itu, tatapannya seperti tersenyum.

Lebih menakutkan lagi, gerakan The Dream Nibbler seakan ingin menguasai Juang Liang seutuhnya, memilikinya dan ingin mengambil tubuh anak laki-laki itu.

Boneka rusak itu mendekap Juang Liang yang kesadarannya telah lenyap, seperti nya ia telah dikendalikan oleh boneka tersebut.

Damon yang terbaring diam serta merasakan sakit pada bagian punggungnya, terdiam menatap langit-langit di atasnya yang berubah merah menyala.

Warna-warni permen yang tadi nya membuat suasana ceria di tempat ini telah berganti dengan warna menyeramkan, merah darah.

Damon menghela nafas pelan, pandangan nya tertuju lurus.

"Huft... Aku sangat lelah, ternyata misi tugas di alam tidur Juang Liang menguras habis tenaga, kupikir mudah, hanya membawa pulang Juang Liang kembali ke alam nyata maka tugasku selesai." ucapnya lirih.

Damon menghela nafas berulang-ulang seraya menatap lelah.

"Ternyata misi tugas di alam tidur Juang Liang sungguh sulit serta rumit. Entah aku bisa melewatinya dengan sabar atau aku malah menyebabkan kekacauan..."

Damon mengeluh tapi ia sadar bahwa langkah nya tidak boleh berhenti sampai di sini saja, sebab ia harus terus bersemangat.

Bukan cara lari dari masalah ini melainkan bangkit menghadapi tantangan ini.

Damon menarik nafas pelan, menghembuskan nya perlahan.

"Kapan mimpi ini berakhir, jika nasib pahlawan di akhir novel akan mati, untuk apa bekerja keras ?!" ucapnya letih.

Ia masih terbaring diam, menatap sendu langit di atasnya tanpa sinar matahari.

Suara berisik dari arah depan, membuatnya teralihkan perhatian nya. Damon mencoba mencari tahu, ia menatap kembali kepada Juang Liang.

"Apa yang terjadi ?" tanyanya. Damon sedikit mengangkat kepalanya dengan pandangan tertuju lurus ke arah Juang Liang.

Alangkah terkejutnya Damon ketika ia mendapati Juang Liang yang telah dikendalikan oleh The Dream Nibbler.

"Juang Liang !" panggilnya lalu bangkit berdiri, sekejap saja, pedang Agni miliknya kembali hadir dalam genggaman tangan nya. Ia menatap tajam ke arah Juang Liang yang berada di dekapan boneka rusak itu.

Juang Liang berdiri dengan tatapan kosong, kedua tangannya terlipat di depan dada sedangkan The Dream Nibbler berdiri di belakang nya.

Terdengar suara berisik disertai tawa kecil dari boneka rusak yang terlupakan itu. Pandangan nya seperti tersenyum pada Damon.

"Menjauh lah darinya. Jangan ganggu anak itu lagi. Bukan di sini tempat mu, kau hanya boneka rusak terlupakan yang harus di buang sekarang."

Damon berkata lantang kepada The Dream Nibbler, dengan sikap waspada, ia meningkatkan kekuatan nya.

"Ting...!"

"Ting...!"

"Ting...!"

Suara asing mirip suara bunyi dua belas Liu giok milik Kaisar Muchen terdengar menggema di sekitar Damon berada saat ini.

"SISTEM ALAM MIMPI BEKERJA AKTIF. NYALAKAN NOTIFIKASI PENTING UNTUK BANTUAN."

Damon segera mengalihkan perhatiannya kepada suara asing itu, sebuah layar transparan tiba-tiba hadir di hadapan Damon.

"Lagi situasi genting-genting begini, ada saja hal aneh lainnya, apalagi ini, apa yang harus aku lakukan sekarang ???" tanyanya tak mengerti namun Damon mengarahkan ujung jarinya ke arah layar tersebut.

1
Soleha
up tor🙏
Reny Rizky Aryati, SE.
luar biasa
li
👍👍👍👍
li
😂😂😂😂
Soleha
hati hati damon
Soleha
tuh kan bener kan damon iblis tuh ya gitu nyamar pura pura mulia tapi kagak aslinya ya iblis tetap akhlaknya
Soleha
pas buka nih aplikasi yang pertama muncul bab 12 jadi kebalik balik baca babnya
Soleha
sabar damon 💪
Soleha
keren nih kampus isinya anak anak tajir melintir bawa mobil seharga rumah dan seisinya👍
Soleha
hati hati damon kayak iblis gini nih yang nyamar lemah padahal sangat bahaya
Soleha
luar biasa
Soleha
hati hati damon iblis tuh alim sebenarnya tukang nipu ya sok ahli ibadah juga jadi jangan sampai ketipu godaan di alam sana
Soleha
👍👍👍👍
Soleha
👍👍👍
Soleha
ya tolong damon kaisar lu kan setan sakti
Soleha
waduh tangki mazu jangan maksa damon jadi cenayang kan dia aslinya mahasiwa
Soleha
jangan kalah damon
Soleha
semagat aja damon
Soleha
setan gak punya akhlak
Bianca Nadia
telur ceplok aliran sesat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!