NovelToon NovelToon
Sistem Eror : Aku Adalah Antagonis

Sistem Eror : Aku Adalah Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Antagonis / Perjodohan
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pratiwi

Seorang mahasiswi yang marah dengan akhir cerita novel yang baru dibelinya. Dalam novel diceritakan tokoh antagonis di novel, disalahpahami tunangan dan keluarganya sendiri gara-gara hasutan dan trik licik tokoh utama wanita, Audrey Hepburn.
Tapi sungguh sial saat sedang menancapkan charger laptop ke stop kontak, dirinya malah tersetrum dan bertransmigrasi menjadi Eleanor Sinclair. Dengan tekad bulat, ia memilih menjadi antagonis yang sesungguhnya, ia memilih target meningkatkan rasa kebencian semua tokoh hingga 100%. Hadiah dari pencapaian target misi dari sistem ini adalah uang senilai 100 juta dollar dan izin kembali ke dunia nyata. Namun, semuanya malah jadi kacau, tingkat kebencian tokoh utama pria dan keluarganya justru berkurang. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ia bisa menyelesaikan misi, mendapatkan hadiah, dan kembali ke dunia nyata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 Rencana Audrey dan Poppy

Poppy menyipitkan mata, memandang Audrey dari atas ke bawah dengan penuh kecurigaan. "Heh! Kenapa aku harus mendengarkanmu? Seluruh sekolah juga tahu kamu membenci Eleanor setengah mati. Apalagi aku lihat sekarang hubungan Eleanor dan Liam menjadi semakin dekat. Aku khawatir idemu malah akan membuat hubungan kami hancur permanen bukannya membaik."

"Jangan pura-pura tulus ingin berteman dengannya di depanku, Poppy," desis Audrey. "Aku tahu kamu hanya ingin memanfaatkan Eleanor. Kamu ingin dia kembali menjadi ATM berjalanmu, memenuhi kebutuhan hidup mewahmu. Tapi dengarkan dulu ideku! Ini gratis untuk didengarkan! Jika ini berhasil, Eleanor akan sangat berterima kasih padamu dan rela memberikan apa pun yang kamu minta sebagai tanda balas budi, jadi kamu bisa kembali ikut menikmati kekayaan keluarga Sinclair."

Poppy terdiam sejenak, ego dan keserakahannya mulai bertarung di dalam kepala. "Aku tidak percaya. Tidak ada yang gratis di dunia ini. Apa maumu sebenarnya jika rencana ini berhasil?"

"Tidak ada," jawab Audrey. "Aku benar-benar hanya ingin kalian berdua berbaikan kembali."

"Heh! Kau pikir aku bodoh?" Poppy mencibir.

"Kau tidak percaya?" tanya Audrey sambil menaikkan alisnya. "Terserah kau mau memakai ide ini atau tidak, itu bukan urusanku. Aku benar-benar tidak meminta imbalan apa pun darimu."

Audrey kemudian membisikkan rencananya dengan suara rendah. "Kita buat drama penculikan. Kau bayar beberapa preman untuk menculik Eleanor lalu bawa dia ke sebuah gudang terbengkalai. Suruh para preman itu membuatnya ketakutan, suruh saja mereka akting ingin melecehkan Eleanor. Kemudian, kau akan muncul sebagai pahlawan. Kau berakting seolah-olah tidak sengaja melihatnya saat diculik dan mengikutinya secara diam-diam untuk menyelamatkannya. Dengan begitu, Eleanor pasti akan merasa berhutang nyawa padamu. Dia akan menyerahkan segalanya untukmu lagi."

Poppy tertegun, namun kemudian ia menggelengkan kepala. "Apa kau bodoh? Memangnya semudah itu menculik Eleanor? Jason dan empat temannya saja babak belur dihajar olehnya yang seorang diri. Dia punya kemampuan bela diri yang hebat."

Audrey memutar bola matanya. "Jason dan teman-temannya itu cuma atlet sekolah yang bodoh. Carilah penjahat bayaran yang profesional, orang-orang yang memang biasa melakukan pekerjaan kotor. Mereka pasti punya cara untuk melumpuhkan Eleanor."

"Bayaran mereka pasti sangat mahal," Poppy mengeluh. "Aku tidak punya uang sebanyak itu untuk menyewa orang-orang semacam itu."

"Aku bisa meminjamkan uangnya padamu," tawar Audrey sambil tersenyum lebar.

Mata Poppy seketika berbinar. "Benarkah?"

"Aku hanya meminjamkan uang, kau harus mengembalikannya setelah kau berhasil memeras... maksudku, mendapatkan kembali kepercayaan Eleanor," kata Audrey dengan penekanan pada kata 'meminjamkan'.

"Soal itu akan sangat mudah jika berhasil," ucap Poppy, kini mulai merasa antusias.

"Bagus," Audrey menepuk bahu Poppy dengan pelan. "Tapi ingat, soal bagaimana, di mana, dan kapan penculikan itu terjadi, serta siapa preman yang kau sewa, kau sendiri yang harus mengurusnya. Aku hanya memberikan ide dan meminjamkan uang. Segala eksekusi dan tanggung jawab ada di tanganmu. Jangan pernah sebut namaku jika sesuatu berjalan tidak sesuai rencana."

Poppy mengangguk mantap. Baginya, ini adalah jalan pintas menuju kemewahan yang selama ini ia dambakan. Sementara bagi Audrey, ini adalah langkah pertama untuk menyingkirkan Eleanor selamanya dari kehidupan Liam tanpa harus mengotori tangannya sendiri. Audrey bahkan berpikir jika para preman itu benar-benar menodai Eleanor pasti akan lebih baik lagi. Jika hal ini sampai terdengar ke keluarga Parker, Audrey yakin nenek tua Margot itu pasti akan setuju untuk membatalkan pertunangan Eleanor dan Liam.

1
est
lanjut thor suka 👍
Yuyun Suprapti
crazy up kk💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!