Dunia Kayra Hana Nur Pramudya dalam satu malam membuat hidupnya jungkir balik. ketika dirinya mendapat pelecehan seksual di malam reuni sekolahnya oleh seorang pria merupankan cinta dalam diam Kayra yang tak lain mantan sahabatnya.
Karena trauma dan sakit hati yang di alami oleh Kayra, Setelah kejadian naas tersebut membuat kedua orang tua nya memutuskan membawa Kayra kembali ke Amerika.
Tiga tahun berlalu Kayra kembali di pertemukan dengan Arjuna mantan sahabat sewaktu SMA dulu. Arjuna sangat terkejut melihat seorang bocah kecil yang sangat begitu mirip dengan wajahnya, bersama dengan Kayra.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amillea24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25 Pergi Ke Mall
" Toyong toyong, Ava ke encet nih " pekik bocah gembul itu sambil memukul - mukul badan neneknya yang sedang berpelukan.
Kebetukan saat ini Dhava sedang di gendong oleh Mama Rika. Membuat bocah lucu berbadan endut itu terjepit di antara nenek dan kakeknya.
Mama Rika langsung melapaskan pelukan pada sang suami lalu menjauh. Melihat Dhava protes membuat mereka bertiga tertawa terbahak - bahak di buatnya.
" Sorry sayang, Uti lupa kalo ada cucu Uti di gendongan " ucap Mama Rika merasa bersalah pada cucu semata wayangnya.
" Badan Ava cakit tau tadi " kelu bocah endut itu dengan wajah cemberut marah.
" Sorry deh sorry. Nanti Uti beliin Dhava coklat, mau ngga ? "
" Mau dong, ciapa yang enda mau kokat " Dhava langsung menjawabnya dengan cepat. Kalo sudah mendengar nama coklat bocah endut itu akan cepat luluh.
" Oke nanti Uti sama Akung akan berikan coklat. Mending kita masuk dulu ke dalam, panas banget nih " ucap Ayah Rama sambil menggiring kedua wanita yang ia sayangi, masuk ke dalam rumah baru mereka.
🌹🌹🌹
Seminggu Kemudian....
Tak terasa sudah seminggu keluarga Rama pindah ke Indonesia. Selama seminggu itu juga Kayra maupun Mama Rika belum ada yang mau pergi jalan - jalan ke luar.
Mereka lebih suka berada di dalam rumah. Belum lagi Dhava sempat sakit malam kepindahan mereka ke sini. Karena perbedaan cuaca membuat tubuh anak lucu nan gembul itu kaget. Menjadiakan dia sakit selama beberapa hari ini.
" Kay, temenin Mama ke mall yuk ? " ajak Mama Rika secara tiba - tiba yang baru saja menjatuhkan bobotnya di samping Kayra yang sedang menonton Televisi.
" Mau ngapain emang nya Mah mau ke Mall ? "
" Mama mau beli sendal, Key. Sendal Mama sudah rusak ini " jawab Mama Rika sambil menunjukan sendal rumah yang sedang ia kenakan pada Kayra.
Kayra langsung menatap ke arah sendal yang sedang di kenakan Mama Rika saat ini.
" Huft sendal sudah jelek begitu kenapa masih di pake terus sih, Mah. Pas kemarin masih di sana kan, Kay bisa beliin lagi buat Mama " ucap Kayra dengan nada kesal, melihat sendal usang yang Mama Rika kenakan sekarang.
" Kamu kaya ngga tahu Mama saja. Di sana mahak, Kay harganya. Mending beli di sini aja. Apa lagi Ini kan barang pertama yang kamu berikan pada Mama dari hasil Youtube mu. Kalo ngga mama pake sampe rusak kaya sayang aja gitu."
Kayra mengehala nafas kasar mendengar jawaban sang Mama. Padahal ia selalu bilang ke Mamanya kalo ingin sesuatu langsung sampaikan saja, jangan tunggu barang itu rusak baru minta padanya.
" Baik lah, ayo kita ke Mall. Aku ganti baju dulu sekalian gantiin baju Dhava. Mama juga gantu baju sana " Kayra bangkit dari duduknya lalu mengajak Dhava ke kamarnya untuk menggantikan pakeannya.
Di ikuti Mama Rika masuk ke kamarnya sendiri, untuk mengganti pakeannya.
Mama Rika yang baru saja keluar kamar setelah menggantikan pakeannya. Melihat anak dan cucunya sudah rapih dan menunggu dirinya di ruang tengah. Membuat Mama Rika langsung mengajaknya untuk barangkat.
Karena Kayra belum sempat untuk membeli mobil kembali. Membuat dirinya memasan Taxi online untuk mengantar mereka ke mall tujuan.
Tak lama Taxi pesan pun tiba tepat di depan rumah mereka. Kayra dan Mama Rika langsung masuk ke dalam mobil Taxi sambil menggendong Dhava di gendongan nya.
🌹🌹🌹
Tok
Tok
" Masuk " teriak Arjuna dari dalam ruangannya.
Pintu terbuka menampilkan sosok seorang pria berpenampilan rapih dengan kaca mata yang bertengger di hidung mancungnya.
" Tuan, hari ini kita ada meeting di resotaran yang berada di Mall ABC. " ucap seorang pria dengan pake rapih, sedang memberitahu jadwal yang akan tuannya lakukan.
" Mall ABC dimana saya baru dengar ? " tanya Arjuna pada asistennya dengan heran.
" Mall nya berada di daerah Jakarta Selatan, tuan. Tuan Anggoro yang meminta meeting di adakan di restoran yang berada di Mall tersebut " Arjuna mengangguk mengerti dengan keterangan yang di berikan aspri nya.
" Baiklah. 10 menit lagi kita berangkat, saya mau menyelesakain ini dulu " ucap Arjuna lalu ia kembali sibuk dengan tumpukan berkas yang ada di atas meja nya kembali.
Sedang Marko asisten pribadi Arjuan. Langsung Undur diri keluar dari ruangan Arjuna lalu kembali ke meja nya sendiri.
🌹🌹🌹
" Mama pilih gih, mau sendal yang mana " ucap Kayra ketika mereka bertiga sudah berada di dalam toko dengan brand ternama.
" Kay, jangan beli sendal disini. Disini harganya mahal - mahal, mending di toko lain aja " bisik Mama Rika melihat isi narang yang berada di toko brandit tersebut.
" Tak masalah, mau disini atau di toko lain harganya sama aja. Mending di sini, harga mahal barang sudah di jamin oke " ucap Kayra sambil berbisik pada Mama Rika.
Melihat sang Mama mulai mau protes kembali, Kayra berjalan menuju seorang mbak - mbak untuk memintanya merekomendasikan sendal terbagus yang ada di toko ini.
Mbak - mbak tersebut dengan ramah langsung menunjukan sebuah sendal berwarna merah dan hitam dengan desain yang cantik pada Kayra.
Melihat kedua sendal tersebut membuat Kayra tersenyum senang. Ia langsung memilih dua sendal tersebut untuk di bungkusnya. Kayra juga tidak lupa membelikan sebuah sepatu pantofel berwarna hitam untuk sang Ayah bekerja.
Mama Rika melihat hal tersebut langsung membuat matanya melotot sempurna. Apa anaknya ini sudah gila langsung membeli kedua sendal itu tanpa berfikir dulu.
" Kenapa kamu beli keduanya, Kay ? Kan itu mahal banget " ucap Mama Rika sambil berbisik di telingan Kayra.
" Soalnya lucu, apa lagi sendalnya ukuran kaki Mama. Jadi Kay beli saja keduanya " jawab Kayra dengan enteng.
" Mbak apa ada sepatu untuk anak - anak umur 3 tahun ? " tanya Kayra pada pramuniaga yang melayaninya tadi.
" Ada Nano, apa anda mau melihat nya ? " ucap pramuniaga tersebut dengan sangat ramah.
" Boleh, mbak " jawab Kayra dengan cepat. Ia ingin membelikan sepatu baru buat buah hatinya.
Kayra menengok ke arah Dhava yang sedang di gendong sang Mama yang berdiri tepat di samping nya.
" Dhava mah sepatu baru ngga ? " tanya Kayra sambil iseng mencolek - colek pipi tembam sang putra dengan gemas.
" Cepatu balu ? " cicit Dhava mengulang perkataan sang bunda berusan.
" Iya sepatu baru ? Dhava mau tidak ? " Kayra mengulang pertanyaan kembali.
" Mau, Ava mau cepatu balu " ucap bocah itu dengan senang, mendnegar dirinya mau di belikan sepatu baru.
" Baik lah, Bunda akan membelikan sapatu baru buat Anak ganteng Bunda ini " ucap Kayra sambil mengecupi pipi tembam putra berulang kali.
Pramuniaga tersebut membawa kan beberapa model sepatu anak - anak dengan tiga warna berbeda.
Kayra langsung memilih sepatu berwarna hitam yang sama dengan sendal yang ia belikan untuk sang Mama barusan.
" Kay, nanti uang mu habis loh kalo untuk membeli ini semua ? " bisik Mama Rika kembali. Dia khawatir uang yang akan Kayra keluarkan nanti akan cepat habis.
" Huft, Mama tidak usah memikirkan uang ku. Uang Kay, masih banyak di rekening. Sesekali aku membelikan ini tak masalah, baru kalo setiap hari memberikan Mama sama Ayah barang brandit Kayra akan cepat jatuh miskin dengan cepat "
" Ah kamu kalo di bilangin " sungut Mama Rika kesal sambil memukul bahu sang putri dengan gemas.
Usai semua barang belanjaannya di kemas. Kayra langsung membayar semua barang tersebut menggunakan kartu ATM Indonesia yang selama ini hanya ia isi saja, tampa digunaakan sama sekali.
Selesai pembayaran Kayra berserta Mama Rika keluar dari toko tersebut lalu berjalan menuju toko mainan. Karena bocah kecil nan tampan ini sejak tadi terus merengek meminta di belikan mainan oleh sang Bunda.
Baru saja mereka ingin berbelok menuju toko mainan. Kedua mata Kayra membulat sempurna melihat sosok pria yang sangat ia kenali berada tepat di depannya.
" Kayra.... "
Bersambung....
BAB berikutnya Arjuna akan bertemu dengan Dhava.