NovelToon NovelToon
Menikah Muda Denganmu 2

Menikah Muda Denganmu 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Duda / Tamat
Popularitas:9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Azra ziya

Sekuel dari 'Menikah Muda Denganmu' sebelumnya. Klik profil jika ingin membaca cerita yang pertama!

Sofia Putri Anggara, gadis berisik yang penuh ide gila di kepalanya. Gadis muda berusia 19 tahun ini harus extra keras meluluhkan hati seorang
duda tampan dan kaya raya bernama Dilan Danuarta.
Duda yang memiliki sikap dingin, tegas dan tak suka dibantah.

Karena sebuah surat peninggalan adik kesayangannya, Dilan terpaksa harus menikah dengan Sofia gadis pilihan sang adik yang sudah meninggal.

Bagaimana kehidupan pernikahan antara gadis sembilan belas tahun dan pria beranak satu ini?
Usia yang terpaut dua belas tahun dan sikap yang bertolak belakang.

Sofia
"Abang akan jatuh cinta sama Sofi!"

Dilan
"Dalam mimpi!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azra ziya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Setelah Pernikahan

Setelah menyelesaikan acara pernikahan. Dilan dan Sofia beserta keluarganya masuk kedalam hotel. Mereka menuju kamar hotel masing-masing. Melepas penat dan lelah selama seharian.

Lano juga sudah sadar dan sedang berisitirahat.

Dilan dan Sofia menuju kamar khusus pengantin. Kamar yang memang sudah disiapkan pihak hotel dengan nuansa kamar romantis ala-ala pengantin baru. Tentu saja Boy yang menyiapkan semuanya.

Dilan membuka pintu. Aroma wangi bunga mawar langsung menusuk di indera penciumannya.

Haruskah kamu melakukan ini Boy? Ini benar-benar menggelikan.

Dilan menggeleng kepala melihat suasana di dalam kamar yang terasa menggelikan untuknya. Tempat tidur dengan kelopak mawar berserakan membentuk simbol hati. Lilin aromaterapi di tiap sudut ruangan, serta lampu yang nampak redup di pasang di dalam kamar.

"Kamu masuk dulu Sofia! Saya mau keluar sebentar!" suruh Dilan.

"Abang mau kemana?"

"Saya mau menyuruh orang membersihkan kamar ini, saya tidak suka kamar yang seram seperti ini."

"Seram? Ini bagus kok Abang, Sofia suka."

"Bagus? Bagus, kamu bilang?"

"Udahlah abang, biarin aja! Mending Abang bantuin Sofia buka baju."

"Buka baju? Maksud kamu?" Dilan melotot.

"Abang gak liat baju Sofi ribet gini? Mana bisa Sofia buka sendiri Abang." Menunjuk gaun pengantin yang ia pakai.

Dilan mendengkus. Pikirannya sudah melayang kemana-mana. Dilan tak jadi keluar dari kamar, setelah masuk Dilan menutup pintu kembali. Ia membuka jas dan sepatu lalu meletakkannya di atas sofa.

Sementara Sofia duduk di depan cermin kaca rias. Ia membersihkan bekas make up nya terlebih dahulu.

"Abang ... tolong bukain yang ini!" Menunjuk kancing bagian belakang gaunnya.

Dilan yang tadinya hendak ke kamar mandi mengurunkan niatnya kembali. Dia melangkah menuju ke arah Sofia. Melakukan apa yang gadis itu suruh.

Dengan pelan Dilan menurunkan resleting gaun di punggung Sofia. Terpampang lah punggung putih dan mulus Sofia.

Gleg ... Dilan menelan ludah.

Jangan terpancing Dilan! Dia masih terlalu polos dan kecil untuk melakukan itu. Anggap saja dia seorang adik. Jangan sampai kamu tergoda Dilan, ayolah kamu sudah lama bertahan. Mana mungkin hanya melihat punggung ini kamu menurunkan harga dirimu.

Dilan mengerjap mata, ia segera ke kamar mandi setelah membantu Sofia.

Dilan kembali menjernihkan pikirannya di bawah siraman air yang keluar dari shower. Membasahi tubuhnya yang terasa sangat lelah karena kegiatan hari ini yang sangat melelahkan.

Sofia membuka gaun dan semua benang yang melekat di tubuhnya, ia lalu melilitkan handuk di tubuhnya. Gadis itu duduk di pinggir tempat tidur sambil memainkan ponselnya.

Dilan keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah lengkap. Kaos putih tipis dan celana pendek selutut. Lagi-lagi ia di buat kaget oleh ulah Sofia.

Posisi gadis ini sungguh membuat ia kembali bergairah.

Sofia dengan santainya berbaring telungkup hanya dengan handuk berwarna putih yang hanya menutup dari dada sampai bokongnya.

Gadis itu masih asik memainkan ponselnya. Melihat Dilan yang diam mematung Sofia pun menoleh.

"Abang udah selesai? Sofia nunggu Abang," ucapnya.

"Nunggu saya? Mau apa nunggu saya?" Dilan mulai merasa sesuatu yang mulai sesak di bawah sana.

"Nunggu Abang selesai mandi lah, Sofia mau mandi kalo Abang udah selesai," ujar Sofia santai.

Dilan menggaruk kepalanya yang tak gatal. Sekali lagi pikiran Dilan sudah melayang jauh entah kemana.

Sofia membenarkan posisinya, ia meletakkan ponsel di atas tempat tidur dan berjalan malas ke kamar mandi. Tak menghirukan Dilan yang terdiam mematung melihatnya.

Gadis ini memang tak punya malu. Geram Dilan dalam hati.

Dilan keluar dari kamar setelah Sofia masuk kedalam kamar mandi. Ia berjalan menuju kamar Boy.

Sampai di depan pintu, Dilan langsung masuk ke kamar yang tidak di kunci.

Dilan menuju tempat tidur di kamar Boy, dan menghempaskan tubuhnya di tempat pembaringan.

"Kenapa Anda malah kesini, Tuan? Ini sudah malam, seharusnya Anda bersenang-senang dengan istri Anda." Boy yang baru keluar dari kamar mandi menghampiri Dilan.

"Jangan ganggu saya Boy, saya butuh tidur dan malam ini saya akan tidur di sini denganmu." Dilan menjawab dengan malas.

Boy mendengkus pelan. Ia duduk di sofa dan menyalakan televisi.

"Baiklah bila Anda ingin tidur di sini, jangan salahkan saya kalau ada seorang pria masuk ke dalam kamar nona Sofia nanti malam."

Dilan membuka matanya menoleh Boy di sofa. "Maksudmu Boy?" tanya Dilan.

"Lelaki yang kita lihat beberapa kali bersama nona dan sekampus dengan nona ternyata juga sempat datang ke acara pernikahan kalian. Nama pria itu Lucas, dan ternyata dia putra satu-satunya Tuan Ar." Boy menyampaikan informasi tentang Lucas.

"Apa?!"

"Anda yakin akan tidur di sini malam ini? Tidak kah Anda percaya pada lelaki itu? Jika saya jadi dia, saya yang akan menggantikan suaminya untuk menemani wanita yang saya cintai di malam pertamanya." Boy tersenyum licik. Sangat paham watak Dilan yang pencemburu.

Dilan beranjak dari tempat tidur. Mendekati Boy yang duduk di sofa.

"Itu tidak akan terjadi Boy, dan sebagai gantinya malam ini kamu tidak bisa tidur Boy, saya ingin kamu berjaga-jaga di depan pintu kamar saya sampai pagi, saya tidak ingin diganggu!" titah Dilan.

Boy menatap Dilan bingung. "Itu tidak perlu Tuan, Lucas tidak akan berani jika Anda di dalam kamar dengan nona. Lagipula Anda kan mengunci pintu?"

"Itu hukumanmu karena sudah berani membuatku kesal malam ini!" Dilan melangkah keluar dari kamar tapi sebelum ia benar-benar keluar, Dilan menoleh kembali pada Boy. "Ingat Boy! awas kalau saya lihat kamu tidak ada di depan kamar saya!" Dilan menutup pintu dengan keras.

Anda memang menyebalkan tuan. Padahal maksud saya baik, hanya lelaki bodoh yang tidak senang melakukan malam pertama bersama istrinya. Apalagi istri muda dan cantik seperti Nona. Apa jangan- jangan Tuan? Ah ... itu tidak mungkin.

Boy akhirnya pasrah. Ia bersiap menuju kamar Dilan. Menjadi penjaga seperti apa yang Dilan mau.

Dilan masuk kembali ke dalam kamar yang tidak dikunci. "Kenapa pintunya tidak di kunci?" bertanya pada Sofia yang sedang mengeringkan rambutnya yang basah dengan pengering rambut.

"Sofia baru keluar dari kamar mandi Abang, lagian Abang keluar gak bilang-bilang sama Sofi, jadi mana Sofia tau," acuh sofia.

"Lain kali kunci pintu kalau saya tidak ada!" ketus Dilan.

"Abang kenapa sih? Jutek banget? Emang Abang dari mana?"

"Kamu tidak perlu tau."

Sofia menggeleng. "Tadi katanya capek? Sini Sofi pijitin!"

"Memangnya kamu bisa?"

"Bisa dong Abang, pijit plus-plus juga bisa." Sofia mengedipkan sebelah matanya, ia berdiri dari kursi samping tempat tidur dan menghampiri Dilan.

Sofia sangat cantik dengan gaun tidur warna hitam yang tampak seksi, aroma shampo dan sabun mandinya menusuk tajam di indera penciuman Dilan. Wangi yang lembut dan menggoda.

Blush.... jantung Dilan terpompa dengan cepat. Ia spontan memejamkan mata saat Sofia tiba-tiba mendekati wajahnya.

PLAK ... Sofia menepuk pipi Dilan setengah kuat .

"Sofia!" Dilan membuka matanya kaget.

"Ada nyamuk Abang, gede lagi," bohongnya.

Dengan kesal Dilan mengangkat tubuh Sofia dan membawa istri barunya itu ke atas tempat tidur.

Bersambung ....

* * *

Apa yang akan terjadi selanjutnya? eng ing eng ... Dimana-mana adegan MP ini selalu di nanti ya? hahahaha

Khusus dewasa dan pasangan halal!😆

othor yang nulis aja deg degan lho🤣

1
Muji Lestari
lucu thorr/Grin/
Nike
bagus
Anie Jung
👍👍👍👍👍👍👍👍😘😘
Ana Wulandari
James ayah kandung lano
Qaisaa Nazarudin
Pinter Sofia,,sekali2 dapat perhatian yg suoer hots di mampaatin aja ya Sofia,,bukannya mudah mendapatkan perhatian kek gitu dr seorg Dilan,Wkwkwkwk🤣🤣🤣👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong Dilan,,Bukan pekerjaan yg di utama kan,,Alhamdulillah Akhirnya Dilan paham tanggungjawab sebagai seorang suami bukan hanya memberi kemewahan doang,,
Qaisaa Nazarudin
#Tamak
Qaisaa Nazarudin
wkwkwk makanya jangan Tamal ular betina👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Dilan???!!Cih dia pikir Eric gak tau kalo iu bulan Dilan,,
Qaisaa Nazarudin
Itu kamu yg menjijik kan rebut istri org bekas org,Dilan mah gak mau,,,
Qaisaa Nazarudin
Hahahaaa akhirnya kamu sadar juga kamu tlah di bodohi😅😅
Qaisaa Nazarudin
Akhirnya kata2 keramat itu keluar juga dr mulut seorang Dilan,,Aku pikir dia masih jaga gengsi nya lagi🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Seharusnya Sofia peluk aja Aldi dgn alesan takut jatuh🤣🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Waaahhh Sofia hebat,pilih bodyguard yg paling cakep,dan naik motor lagi,,Sukses bikin hati seseorang lama kelamaan hare udang 👏🏻👏🏻👏🏻🤣👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Sigitu amat,,Dari awal Aku lebih suka kalo Sofia itu dgn Lucas,,Sofia nya aja yg ngenyel mau sama es kutub itu,BEGO,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Yeesssszzz💪🏻💪🏻💪🏻 bagus Boy,Tuan mu kayaknya mmg harus di cuci otak nya,,👏🏻👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan masih gak berubah sikapnya,,Kamu jgn marah dan nyalahin Sofia kalo Sofia juga selingkuh kayak Raysa🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Walau bagaimana pun James adalah ayah biologist nya Lano,James lebih berhak,,Semoga saja Lano baik2 saja..
Qaisaa Nazarudin
Aduuhh James kenapa harus sekarang sih??Kenapa gak nunggu setelah pernikahan Dilan aja sih,
Qaisaa Nazarudin
OMG itu pasti pernikahan Dilan dan Sofia…
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!