NovelToon NovelToon
Pembantu Pribadi Tuan Muda

Pembantu Pribadi Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:58.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: tml_8TR

Nayla Putri, anak sederhana yang tinggal didesa. Karena kebutuhan ekonomi yang meningkat, Nayla memutuskan untuk ikut dengan tetangga kenalan keluarganya.

Bi Sih merupakan teman sang Ibu yang kini bekerja sebagai pembantu rumah tangga dikeluarga Margatha. Kedatangan Bi Sih memberikan penawaran kepada Nayla untuk bekerja bersamanya. Menjadi pelayan seorang Tuan Muda yang merupakan anak tunggal keluarga Margatha.

Nayla yang perlu uang menyetujui pekerjaan itu. Hingga ia tiba di rumah besar yang begitu megah.

Kehidupannya semakin berbeda setelah ia melayani Tuan Muda yang ramah bahkan sangat perhatian. menghadirkan cinta kepada dirinya.

Kehadiran cinta itulah yang menjadi tantangan Nayla, karena ia harus menghadapi Ibu dari Tuannya yang menolak mentah hubungan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tml_8TR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 : Tidak boleh di tunda

"Dia bertemu tuan muda dari keluarga Zi. Ada beberapa pengawal yang mengejarnya, tapi...."

Raga mengambil ponsel pintar dan menampilkan sebuah gambar. "Wanita itu tangguh, dia mampu menjatuhkan empat pengawal keluarga Zi. Jadi, aku tidak menolongnya saat itu. Dia segera pergi setelah menghajar mereka." lanjutnya.

Nayla menatap tidak percaya dengan gambar yang tampak di depan mata. Gambar itu menampilkan Laisa yang berlari meninggalkan empat pria. Yang membuat Nayla terdiam, empat pria itu mendapatkan memar di seluruh wajahnya.

"Laisa, sejak kapan kamu bisa beladiri?" benak Nayla.

Raga meletakkan ponselnya ke samping piring. Dia menatap dua orang yang ada di depannya, "Seperti itulah kejadian yang dialami wanita itu. Dia sangat hebat, keluarga Zi merupakan keluarga yang suka dengan kekerasan. Penerus keluarga itu dikenal sebagai ketua geng motor yang ada di Kota mereka."

"Ketua geng motor?" Nayla menatap Raga dengan wajah terkejut. Dia tidak menduga kalau Laisa, sahabatnya akan bermasalah dengan orang seperti ini.

Tinggal di desa, Nayla sering mendengar kalau anak-anak motor itu tidak baik. Mereka selalu melakukan kejahatan hingga merugikan semua orang. Mengingat hal itu, membuat dirinya khawatir dengan sahabatnya sendiri.

Kekhawatiran Nayla menarik perhatian Vinlo. Dia menatap wajah Nayla yang semakin gelisah. Tanpa di duga, garis yang cantik hadir di bibirnya. "Apa kamu akan khawatir juga kepadaku, jika suatu saat nanti, aku yang terluka?" benak Vinlo.

Sebuah usapkan lembut hadir di kepala Nayla, dia melihat kearah Vinlo yang tersenyum. "Tenanglah, Setelah makan bersama ini. Kamu hubungi dia dan tanya kabarnya." ucap Vinlo.

Nayla mengangguk, "Hm ... baiklah, mari kita makan bersama."

Raga dan Vinlo akhirnya menikmati masakkan sederhana yang di buat oleh Nayla. Makan bersama itu terasa seperti keluarga yang bahagia.

...-*-...

"Hallo, Nay!"

Nayla bahagia mendengar suara tenang sahabatnya. Diwaktu istirahat ini, sebelum makan malam, Nayla memutuskan untuk menelpon Sahabatnya.

"Laisa, bagaimana keadaanmu?" tanya Nayla.

"Tentu saja baik, aku selalu sehat di setiap saat, waktu, dan hari."

"Hehe, kamu tidak akan pernah sakit ya Laisa. Sudahlah, aku hanya ingin memastikan keadaanmu. Kamu tidak di kejar-kejar orang aneh kan? Kamu juga tidak diganggu dan diikuti orang asing?" Nayla bertanya dengan rasa khawatir yang harus ditenangkan. Dia berharap jawaban Laisa bisa memberinya kelegaan.

"Hm, sebenarnya, saat keluar dari pusat perbelanjaan, Aku dikejar orang aneh. Dia mengenakan kacamata hitam dengan kos yang sama. Aku sudah menebak kalau mereka pasti orang suruhan,"

"Tapi tenang saja, aku sudah menghancurkan masa depan mereka dan wajah tampan yang mereka punya. Harapanku, jangan sampai bertemu mereka lagi."

"Mereka dari keluarga Zi, aku mengetahui itu dari tuan muda. Ku harap, kamu tidak bermasalah dengan mereka." harap Nayla.

"Keluarga Zi? Kenapa mereka ada di kota ini. Aneh, seharusnya mereka di kota lain ... sudahlah, itu bukan urusanku. lagi pula, aku lagi kesal sekarang...."

Nayla membuka pintu kamarnya, dia memperhatikan sekeliling ruangan yang tampak sepi."Tuan muda dan Raga sedang berdiskusi di ruang kerja. Hampir waktunya makan malam, aku akan menyiapkannya." benak Nayla.

"Kesal? Kenapa kamu kesal Laisa?" Nayla bertanya disela-sela kegiatannya.

"Aku kesal, kamu 'kan tahu kalau kejadian itu, itu, agh! Intinya, harta berharga ku sudah hilang. Cuma mahkota yang masih bertahta, semoga tidak hilang juga."

Nayla mengerutkan alis dengan kepala yang sedikit miring. "Harta berharga? Mahkota bertahta, apa itu?"

"Heh, kamu engak tahu ... ya, kamu masih lugu, aku tidak akan membiarkan orang jahat mengambil keluguan mu itu. Dengar Nayla, harta berharga itu adalah ciuman pertama. Kamu tidak boleh memberikannya kepada sembarangan orang. Kamu harus memberinya kepada orang yang kamu cintai. lalu,"

"Mahkota bertahta adalah keperawanan wanita. Harta ini adalah aset besar yang hanya ada 1 kali untuk, se-um-ur hi-dup. Sama seperti ciuman pertama, keperawanan ini tidak boleh diberikan kesembarangan orang. Kamu harus memberikannya kepada suamimu dimasa depan, ingat itu!"

Nayla berhenti di pintu dapur. Dia terdiam mendengar apa yang Laisa katakan. 'Berarti, Laisa sudah kehilangan harta berharganya. Yeah, dia berciuman dengan pria menakutkan itu. Tidak apa, Laisa masih bisa menjaga mahkotanya.' pikirnya.

"Nay, aku engak bisa berlama-lama. Maaf, panggilanmu ku putus ya. Aku ada pekerjaan, maaf."

"Tidak apa Laisa, kerjakanlah apa yang kamu lakukan disana. Aku juga akan membuat makan malam. Sampai jumpa."

"Bye."

Nayla menyimpan ponsel pintar di kantung rok panjangnya. Karena sudah tiba di dapur, dia tidak akan menunda pekerjaannya lagi.

"Baiklah, mari kita membuat makan malam. Karena tadi sore sudah makan makanan yang cukup berat, aku akan membuat bubur kacang hijau. Itu juga bisa mengenyangkan perut."

Senyum tipis terukir di bibir, Nayla mendekati alat-alat tempurnya. Siap untuk memulai kegiatan yang dia sukai. Memasak adalah kegiatan yang paling Nayla suka.

Berkutak dengan semua itu, Nayla akhirnya menyajikan hidangan di atas meja. Terlihat dua mangkuk bubur kacang yang masih panas, uapnya pun masih melayang-layang di depan mata.

"Aku akan memanggil tuan muda dan Raga." Nayla melangkah menuju ruang kerja yang berada di samping kamar Vinlo. Berdiri di depan pintu, tangan Nayla terulur untuk mengetuknya.

"Tidak boleh ditunda! Tuan besar sangat menanti kerjasama mu dengan keluarga itu."

"Hah, aku sangat tidak ingin menghadirinya."

"Tuan muda yang dermawan, jangan katakan kepadaku bahwa ketidakinginan mu itu karena seseorang. Tolong, ini demi masa depanmu. Memberi cinta memang perlu, tapi uang itu yang lebih utama."

"Kamu mengajariku?"

"Tidak, aku tidak berani melakukan itu. Hanya, ucapkanku ini benar. Siapa yang mau makan cinta, cinta akan membuatmu kenyang? Tentu saja tidak. Yang membuatmu kenyang itu makanan. Ah, makanan yang dibuat dengan cinta tulus."

Nayla terdiam di depan pintu. Dia tidak sengaja mendengar apa yang dibicarakan Vinlo dan Raga. Nayla tidak ingin menguping hal yang tidak seharusnya di dengar. Dia memutuskan untuk pergi dan menunggu di ruang makan.

Suara pintu terbuka bertepatan dengan Nayla yang ingin pergi. Karena sangat tiba-tiba, Nayla menatap Vinlo yang terkejut melihatnya.

"Kenapa berhenti, siapa yang ... Nayla?" Raga terteguh melihat Nayla yang tepat di depan Tuan mudanya. Jarak mereka begitu dekat hingga Raga diam seketika. "Aku tidak melihat apa-apa." benaknya.

Hembusan napas Vinlo membuat anak-anak rambut Nayla terusik. Lirikkan matanya pun, sangat tajam menatap Nayla di depannya. "Nayla, ada apa? Kenapa tidak mengetuk pintu, jika kamu ada di sini."

Nayla segera menjaga jarak, dia mundur dua langkah dan menundukkan kepala. "Maaf menganggu, makan malam sudah tiba. Maafkan juga, Nayla tidak sengaja menguping pembicaraan kalian. Tuan muda," ucapannya terhenti ketika menatap Vinlo yang masih memandang dengan tatapan teduh.

Nayla merasa, tatapan itu seperti sebuah kehangatan yang bisa menenangkannya. Sudah lama dia mengetahui hal ini. Hatinya pun merasakan kebahagiaan jika Tuan Muda menatapnya. "Nayla, berhentilah." benaknya.

"Oh, kamu mendengarnya ... kita akan memahas itu nanti. Apa yang Nayla buat untuk makan malam kali ini?" tanya Vinlo.

"Nayla membuat bubur kacang hijau tuan. Semoga tuan menyukainya." jawab Nayla.

"Aku akan menyukai, apa yang kamu hidangkan Nayla." benak Vinlo.

Vinlo mengangguk dengan tersenyum, dia pun melangkah terlebih dahulu. Langkah kaki lebarnya membuat Nayla sedikit kewalahan. Karena hal itu, Vinlo memelankan langkah kakinya.

Raga yang ada di samping Nayla hanya menghela nafas dalam diam.

1
Surati
bagus
~Ķímhwä~: terima kasih
total 1 replies
Nenieedesu
semangat terus kakak
Nenieedesu: sama sama kak
total 2 replies
Nenieedesu
jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak dinovel aq kak dear Handana
~Ķímhwä~: Baiklah, kim akan mampir⚘
total 1 replies
Nenieedesu
sudah aq like dan favoritkan kak
~Ķímhwä~: Terima kasih⚘
total 1 replies
Sugianto Ae
ceritanya bagus, aq selalu tunggu kelanjutan cerita nya....
~Ķímhwä~: Terima kasih sudah stay di sini
total 1 replies
Indah Kurniawati
kiloliter ol ol eh i ini i8i
@Dior_bna
top
@Dior_bna
menarik
~Ķímhwä~: Terima kasih kak⚘
total 1 replies
Wanda Khumairah
Lanjut Thor
anna dharta
cepetin alur nya kak, jangan kebanyakan ngelamun nayla nya hehehe, bagus kak ceritanya. ikuti juga ceritaku ya kak, JANDA MANDUL , makasiih kakak dan sukses selalu 🌹
Olive 🫒
enak ini, apalagi pake gurame goreng, Nay 😋
~Ķímhwä~: Bikin laper🤭
total 1 replies
Olive 🫒
aku muter, Nay. Tidur rapi, pagi bngun, bantal di bawah, guling kemana, selimut udah, ah sudahlah, semua kacau 🤣
~Ķímhwä~: 🤣🤣Kim pun sama
total 1 replies
Lady_MerMaD
semangat beb
~Ķímhwä~: Terima kasih kak⚘
total 1 replies
Elprida wati tarigan
ceritanya sangat bagus. semangat kak
~Ķímhwä~: Terima kasih
total 1 replies
Merpati_Manis (Hind Hastry)
bagus, rekomend 👍👍
Merpati_Manis (Hind Hastry)
awal yang menarik, semangat, Kak 👍👍
~Ķímhwä~: Siap kak
total 1 replies
Baby_Miracles
ceritanya bagus
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
karya yang luar biasa, kayaknya bakalan jatuh cinta nih Nayla, semangat kakak
~Ķímhwä~: Terima kasih semangatnya kak⚘
total 1 replies
Baby_Miracles
ceritanya bagus nih, bunga dan iklan meluncur. semangat
~Ķímhwä~: Terima kasih
total 1 replies
darakirana
Duh ikut deg2an

Seperti menghadapi Chef Juna 😅
darakirana: 🤣 🤣 🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!