NovelToon NovelToon
CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:23M
Nilai: 4.8
Nama Author: laksmi 93

Anelia maharani adalah gadis cantik dan juga tangguh,mempunyai sahabat yng bernama cinta amelia,mereka berasahabat sejak kecil karna rumah mereka saling berdekatan,mereka tumbuh besar bersama sampai di bangku kuliah yang sama,dan jurusan yang sama,sampai suatu hari amel mendapkan cinta dari seorang CEO muda bernama Jonathan sanjaya.bagai mana ya jika Amel menyerahkan cintanya ke pada Anel.apa yang terjadi dengan Amel🤔

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laksmi 93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab25

"Jangan pernah kau berani menyentuh ISTRIKU dengan tangan kotormu itu lagi." ucap Nathan dengan rahang mengeras. Jika bukan ini kantor, dan oranh di depannya ini wanita. Mungkin Nathan sudah menghajarnya hingga babak belur.

semua karyawan menatap tidak percaya, atau mungkin pendengaran mereka yang salah. Tapi itu tidak mungkin, Bosanya itu benar- benar menyebut Anel sebagai istrinya.

Wanita yang menjambak rambut Anel menatap takut ke arah Nathan. Dia tidak percaya apa yang sudah ia dengar barusan.

Aldo yang baru tiba pun bergegas masuk ke dalam ruangan yang penuh dengan orang itu.

"Maafkan saya pak." ucap wanita itu.

Plakkkkkkk

Satu tanparan keras mendarat di pipi wanita yang menyakiti Anel. Membuat semua orang terkaget melihat kejadian itu.

"Siapa yang mengijinkan mu menyakiti istri ku hahhhh,l." ucap Nathan emosi.

Desi masih memegangi pipinya yang panas akibat tamparan Nathan.

"Tapi pak, wanita ini hanya sedang merayu bapak,dia tidak pantas untuk bapak." ucap Desi masih tak kenal takut.

Nathan geram mendengar ucapan Desi, dia ingin menampar wajah Desi lagi, tapi tangan Anel sudah mengalangi nya.

"Jangan lakukan itu lagi pak, bapak seorang pria, dan bapak juga seorang CEO. Tidak pantas hal itu bapak lakukan." ucap Anel menenangkan suami sekaligus atasan nya itu.

Nathan menghela nafasny, dia heran dengan sikap istrinua yang begitu pemaaf.

"Baiklah." Mengusap rambut Anel yang terlihat acak-acakan. Merapikannya dengan belaian lembut." Sekarang ikut denganku."

Nathan hendak pergi membawa Anel, tapi sebelum pergi Nathan menatap Aldo.

"Bereskan kekacauan ini, dan aku tidak ingin melihat wanita itu berada di kantor ini lagi." ucap Nathan tegas.

"Baik pak." ucap Aldo cepat.

Nathan kembali melangkahkan kakinya, menarik tangan Anel tanpa perduli pandangan setiap mata yang ada disana.

Desi yang kesal karna tidak di hiraukan mencoba kembali meraih Anel. Tapi Aldo segera menghalaunya.

"Kenpa kau lebih memilih melindungi wanita murahan itu Nathan, selama ini aku selalu mencoba mendekati mu, tapi kau tidak pernah melirik ku sama sekali. Hanya karna wanita rendahan itu, kau sampai memecat ku." triak Desi tak terima.

Aldo dengan sigap menyeret Desi keluar ruangan dan memanggil pengaman kantor untuk membawa Desi keluar dari gedung Sanjaya group.

*****

Ruangan CEO

"Apa kepala mu sakit?" tanya Nathan membelai lembut kepala Anel

"Tidak, sudah tidak apa-apa." jawab Anel cepat.

"Benar?"

"Hmmmm, benar. Tidak usah khawatir."

"Baiklah, aku akan menyuruh Aldo memindahkan ruanganmu ke lantia ini. Agar tidak ada lagi yang bisa mengganggumu."

"Tidak, aku lebih nyaman disana. Jadi jangan di pindahkan."

"Jangan membantah, sekarang turun dan kemasi barangmu."

Anel menghela nafasnya. Dia beranjak dari sofa ruangan Nathan dan turun ke ruangannya. Sesampainya di bawah, tiga pasang mata itu menatap Anel dengan serius.

"Nel, bisa lo jelasin ini !" ucap Mela sambil menatap Anel tajam

"Ehhhh kuntil, mata lo bisa di colok jika pak Nathan tau lo ngeliat istrinya dengan tatapan kek gitu." ucap Gio mengingatkan kejadian barusan.

"Gue gak perduli, yang gue mau penjelasan dari Anel." ucap Mela ketus

"Sory ya, aku belum bisa jelasin sekarang, tapi nanti aku janji bakalan jelasin semua ke kalian." ucap Anel cepat.

"Ok, tapi lo harus janji, secepatnya jelasin ke kita." ucap Mela.

Anel mengangguk, dia menatap Beni yang sejak tadi menundukan kepalanya. Anel tau jika Beni pasti sangat kecewa, dia sudah sangat keras mendekati Anel. Tapi memang jodoh tidak bisa di ketahui siapapun.

Mereka melanjutkan pekerjaan mereka yang tertunda karna ulah wanita gila itu. Anel masih belum mengemasi barangnya karna dia masih ingin berada di satu ruanhan itu bersama teman-temannya.

****

Tanpa terasa jam makan sing pun tiba, semua karyawan Sanjaya group berhamburan keluar untuk mengisi perut meraka yang sudah sangat keroncongan. Anel dan tim divisi nya kelaur menuju ke arah lobay, mereka sepakat makan di luar kantor.

"Ehhhh kita makan di mana ya." ucap Gio

"Kalo lo cocoknya makan di kali deket jembatan sono." ucap Mela sewot.

"Yeeee kok lo nyolot sih, dasar kuntil anak lo." ucap Gio tidak kalah nyolot.

Anel dn Beni hnya bisa geleng geleng kepala melihat tingkah Mela dan Gio. Tapi itu juga bisa jadi hiburan untuk keduanya.

Saat merek hendak melangkah kan kakinya keluar dari gedung itu, Anel di kejutkan dengan panggilan laki laki yang sangat ia kenal.

"Anel tunggu." Panggil Nathan sambil berjalan menghampiri Anel.

"Ada yang bisa saya bantu pak?" tanya Anel saat Nathan sudah berada di depan nya.

"Apa kalian akan keluar untuk makan siang?" tanya Nathan cepat

"I_ya pak, kami ingin makan di cafe depan sana." jawab Beni

"Baiklah, jaga istri saya. Dan jangan sampai kembali dengan lecet sedikitpun." ucap Nathan penuh dengan penekanan.

Anel menatap heran dengan sikap Nathan kali ini,sedangkan Gio dan Mela menatap takut melihat wajah Nathan yang begitu serius.

"Baik pak, kami akan menjaga Anel dengan baik." ucap Beni tak kalah tegas.

"Apa pak Nathan tidak makan siang?" tanya Anel

"Saya ada pertemuan dengan clien, mungkin saya akan makan siang setelah itu, jaga diri baik-baik, dan ingat ucapan saya tadi." ucap Nathan cepat.

Anel mengangguk lalu berpamitan kepada Nathan,karna waktu makan siang tidak begitu lama.

Setelah memastikan istrinya benar-benar selamat sampai tujuan. Nathan pun sudah masuk ke dalam mobil yang di kendarai Aldo.

Aldo melajukan mobilnya ke arah resto yang sudah di pesan clien nya. Saat mobil Aldo berhenti di persimpangan lampu merah, Nathan melihat seseorang yang amat sangat ia kenal sedang berdiri di depan sebuah toko. Orang yang sudah membuatnya terluka.

"Amel."

.

.

[Bersambung]

1
Angelica James
sudah jadi Ayah kali...
Puryani
Lebih baik kaya gini gak terlalu panjang.
dari pada panjang dan nunggu"
Milasari
dari awal nama tokoh ceweknya udah ketuker, jd bingung,
tp msh pnasaran
arfan
up
Berlian Sihombing
cocok ya visual danu yg jd Nathan 😀😀
Devia Ratna
mampir
putri gemini
hmmmmmn kyk nya dr sini emng ada yg ketuker buodta nya, pemeran utama nya Amel apa anel thor?
Pratiwi Khairin
mantap ceritanya makin asyik aja jadi ga mauberhenti bacanya
Zoana
mampir Thor
Dewi Kijang
lanjut
Dewi Kijang
bagus
Dewi Kijang
masih nyimak dulu ya
Dewi Kijang
lanjut
Laksmi93
Terimakasih untuk ya sudah berkenan Hadir. Mohon permakluman jika masih banyak kekurangan dalam penulisan maupun alur cerita.

Jangan lupa mampir di cerita baru Author yang berjudul BATAS RASA, disana tidak menghadirkan satu permeran saja tetapi ada dua pemerean yang pastinya bakalan bikin Baper kalian😊
cica
yang ketabrak awalnya amel
tapi yang marah" si Anel
,baru siamel datang nengok keadaaanya si Amel?
maksudnya apasih , bingung,yang ketabrak Amel atau Anel nih?
Indra utama Indra
.
Sundary Selle
om
Shine Yoon
ceritanya bagus, tapi ada kurangnya. seharusnya disetiap konflik diksih penjelsan yg lbih detail, agar lbih jelas, dan soal penulisan contoh : kata " brow" lbih baik gak ditambahi w, lbih enak "bro"... dan juga kata " kau" lbih enak pake "kamu" atau "lo" aja... semangat thor, klau bisa semoga ceritanya bisa direvisi agar lbih baik lagi thor.... tapi keseluruhan cerita bagus kok thor
Masye Tambajong
mantap
Nalendra Bagus
aku nangis thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!