NovelToon NovelToon
Ryeana

Ryeana

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:105.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hertati

Sebelum membaca jangan lupa di Favoritin ❤️ dulu ya kakak.

"Maaf aku hanya mampu menjadi pengagum rahasia mu dan seseorang yang senantiasa melangitkan namamu" Ryeana.

Ryeana Allura Clarabelle adalah remaja SMA yang sangat mencintai sahabat laki-lakinya sejak SMP. Ryeana adalah tipe gadis yang sangat sulit dimengerti, dia akan terlihat dingin dan cuek didepan orang baru. Dan akan terlihat hangat di depan orang terdekatnya.

Ryeana bukanlah tipe gadis yang mau menunjukkan perasaannya secara frontal, gadis itu lebih memilih memendam dan menyalurkan rasa cinta dan sukanya lewat cara rahasia dia sendiri.

Jadi, mungkinkah bagi seorang gadis remaja seperti Ryeana berhasil mendapatkan cinta yang sangat diinginkannya dari sahabat laki-lakinya itu ?

Ikuti dan baca terus novel "Cinta Ryeana" dan jangan lupa kasih komentar mu di setiap Bab.

Happy Reading 🌻

Follow Instagram : @nona_rie

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hertati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ryeana-24

"Nonaaa!!!"

"Sayang!!!"

"Ryeana!!!"

"Anaaa!!!"

"Nonaaa!!!"

Di pagi hari Mama Anya sudah dibuat konser oleh anak gadisnya yang belum bangun juga. Ditambah lagi kamarnya terkunci, tidak biasanya anak gadisnya itu mengunci pintu kamar saat tidur. Mama Anya dibuat khawatir karena Ryeana bukan tipe anak yang sulit bangun di pagi hari. Tapi lihatlah sudah jam 7.10 tapi Ryeana belum ada tanda-tanda keluar dari kamar.

Tidak ada respon dari dalam, Mama Anya turun ke ruang keluarga menekan tombol-tombol telpon rumah, sepertinya akan menghubungi seseorang.

"Halo! Papa kamar Ryeana terkunci, Nona belum keluar juga padahal dia sudah mau terlambat ke sekolah, ini gimana Pa. Mama udah gedor-gedor dari tadi gak ada respon juga. " adu Mama Anya panik sambil menelpon Papa Gading yang sudah tiba di kantornya.

"Mama jangan panik dulu ya. Sekarang Mama panggil Mang Dirman (tukang kebun) buat dobrak kamar Nona. Papa usahain cepat pulang ya Ma. " ucap Papa Gading dari seberang telepon.

Setelah panggilan terputus. Mama Anya langsung manggil Mang Dirman buat dobrak pintu kamar Ryeana.

Dubrakkkkk

Setelah beberapa kali tendangan pintu terbuka lebar dengan sedikit lecet di daun pintu. Kamar bernuansa Biru putih dengan wallpaper Doraemon menampilkan gadis berusia 15 tahun tertidur lemas sambil meremas perutnya sangat kuat.

"Sayang,,, Kenapa hmm, mana yang sakit sayang. " cecar Mama Anya kalut melihat putrinya yang sedang menahan sakit di bagian perutnya. Peluh sudah membanjiri tubuhnya. Mata yang terpejam itu kelihatan basah dan bibir yang memucat.

"Mang tolong bantu saya angkat Nona ke mobil, kita ke rumah sakit sekarang. " perintah Mama Anya pada Mang Dirman.

Ryeana bergumam lemah "Ma-ma, Sa-sakit" tidak terlalu keras suaranya, tapi Mama Anya masih mampu mendengar. "Sabar ya Nona, kamu kuat, tenang ya sayang." Mama Anya berusaha menenangkan anaknya, padahal dirinya sendiri sudah sangat ketakutan.

Ryeana, putri semata wayangnya. Buah cinta dengan suaminya. Melihat putrinya kesakitan seperti itu, membuat jantungnya berdetak sangat kencang, ia ketakutan, belum pernah ia melihat putrinya menahan sesakit ini. Beberapa kali air matanya menetes, itupun langsung ditepisnya kasar. Mama Anya tak ingin Ryeana semakin sedih melihat dirinya menangis.

Ryeana dan Mama Anya tiba di rumah sakit terdekat. Ryeana langsung dibawa oleh perawat untuk diperiksa. Sedangkan Mama Anya mengurus administrasi sebentar lalu menelpon suami dan keluarganya tentang keadaan Ryeana.

Setelah semuanya selesai, Mama Anya langsung menyusul Ryeana masih diperiksa oleh dokter.

Setelah beberapa menit menunggu, Mama Anya menghampiri dokter yang baru saja memeriksa Ryeana.

"Dokter bagaimana anak saya?" tanya Mama Anya panik.

"Begini buk, anak ibu menderita asam lambung bersifat kronis. Ini sangat membahayakan tubuhnya kalau kesehatannya tidak dijaga. Terdengar sepele memang, tapi asam lambung yang bersifat kronis ini bisa merenggut nyawa seseorang tiba-tiba. " ujar Dokter laki-laki itu jelas.

Ibu mana yang akan baik-baik saja, ketika anak satu-satunya menderita penyakit kronis. Terlebih lagi nyawa akan jadi taruhannya. Sesak, dada Mama Anya begitu sesak. Mendapatkan Ryeana hadir di dunia ini adalah sebuah mujizat, ia dan suaminya begitu lama menunggu kehadiran putrinya dan sekarang putrinya jatuh sakit, lalu bagaimana sekarang jika hal terburuk itu terjadi?

Mama Anya terduduk lemas di brankas depan ruang Ryeana di rawat. Dalam keadaan menunduk, pandangan kosong, bahu bergetar Mama Anya berujar " Lalu apa yang bisa saya lakukan agar anak saya sembuh dokter?"

Dokter itu menjelaskan panjang kali lebar tentang kondisi Ryeana. Penyebab dan pencegahannya juga dijabarkan begitu detail. Mama Anya bernafas lega setelah mendengar penjelasan dokter itu. Tak berapa lama Papa Gading datang, mereka berdua masuk ke dalam ruangan Ryeana setelah dokter itu pamit pergi.

🐸🐸🐸

Bel masuk sebentar lagi akan berbunyi. Tapi Nicholas belum juga beranjak dari depan kelas X-1. Cowok itu masih setia berdiri di depan kelas X-1 untuk menunggu Ryeana. Ditengah Nicholas menunggu, seseorang datang menepuk bahunya.

"Bro cari siapa?" katanya. Nicholas melirik orang itu dan membaca bed namanya.

"William" batin Nicholas.

"Lo anak X-1 ? Lihat Ryeana gak? Dia udah datang belum ?" cecar Nicholas.

William memandangi Nicholas dengan wajah datarnya.

"Belum datang" ucapnya lalu masuk kembali dan mengabaikan Nicholas yang ingin bertanya lagi.

Nicholas ingin masuk untuk bertanya lebih lagi tapi terhalang karena seseorang menarik lengannya. Nicholas menoleh dan menghela nafas kasar.

"Kenapa La?"

"Ngapain disini. Udah mau masuk juga, ayok" ajak Lala sambil menarik lengannya.

"Iya tapi lepasin dulu ini, udah kayak kambing aja ditarik-tarik" gerutunya.

Nicholas menarik lengannya yang digenggam oleh Lala, lalu berjalan lebih dulu meninggalkan gadis itu. Sedangkan Lala menatap bingung punggung pacarnya itu yang terlihat sedang bad mood.

Selama jam pelajaran dimulai Nicholas sama sekali tidak fokus. Pikirannya melayang-layang pada satu nama 'Ryeana'. Banyak hal yang ingin ditanyakan pada gadis itu.

"Bro, Nicho kenapa ?" tanya Alex pada Zidan mereka berdua duduk dibelakang bangku Nicholas. Zidan hanya menggedikan bahunya tanda tidak tahu. Cowok itu sedang asyik mengisi buku TTS yang ia beli kemarin.

Alex melirik Rio, ingin bertanya tapi posisi duduk Rio sangat rawan. Takutnya dia jadi kena tegur lagi sama guru sejarah yang cukup galak itu. Alex akhirnya menahan rasa penasaran hingga nanti jam istirahat.

Jam istirahat pun tiba. Lala bangkit dari duduknya dan menghampiri meja Nicholas.

"Sayang yok kantin" ajaknya sambil menyentuh pundak Nicholas. Nicholas mendorong tangan Lala dengan pelan.

"Lagi gak mood Lo sama yang lain dulu ya" ucapnya lesu sambil menelungkupkan wajahnya dibawah lengan kekarnya itu.

"Tapi kan aku mau nya sama kamu Nich. " ucap Lala manja.

Nicholas hanya diam tidak menggubris sama sekali.

"Sayang ayokkk" Lala menarik lengan Nicholas paksa hingga membuat sang pemilik tersulut emosi.

"Lo tuh paham bahasa Indonesia gak sih! Gue kan uda bilang gue lagi gak mood! Kalo mau pergi ya udah pergi sana! " sentak Nicholas sambil berdiri menatap tajam Lala. Lala terdiam, untuk pertama kalinya ia dibentak. Lala menatap seisi kelas mereka yang memperhatikan dirinya. Merasa malu, Lala pergi meninggalkan Nicholas dengan rasa jengkelnya.

"Brengsek! Lo berani bentak gue didepan banyak orang." Lala terkekeh hambar " Lihat aja nanti, Lo bakalan dapet balesannya. " gumam Lala sambil menahan emosinya.

"Nich. Lo apa-apaan sih! Itu cewek Lo bego, gak kasihan emang Lo bentak dia depan kita semua." ucap Zidan merasa heran.

"Lo kalo ada masalah jangan lempar sama orang yang gak tau apa-apa" cetus Riko sambil beranjak dari tempat duduknya Nicholas, ia berjalan menuju pintu keluar tanpa melirik orang yang diajak bicara sambil merangkul Zidan menuju kantin.

Nicholas mengepalkan kedua tangannya dan meletakkan di atas meja sebagai tumpu menopang tubuhnya. Setelah kepergian Riko dan Zidan ke kantin. Alex dan Rio masih terdiam memperhatikan sahabat mereka itu.

"Lo ada masalah apa Nich? Gue perhatiin dari tadi Lo banyak melamun" ucap Alex pindah tempat duduk menjadi disebelah Nicholas.

Nicholas menggelengkan kepalanya sambil mengatur emosinya.

"Ryeana ya?" tebak Rio sambil duduk tepat didepan meja Nicholas. Nicholas langsung mengangkat kepalanya menatap wajah Rio dengan sedikit terkejut namun langsung dirubah senormal mungkin.

Rio terkekeh, perubahan wajah Nicholas bisa ditangkapnya walau sekilas.

"Nich, sebagai sahabat yang lebih lama kenal Lo, gue tahu siapa Lo, sebaiknya Lo pikirin baik-baik deh. Jangan mainin perasaan keduanya. Kasihan Nich. " ujar Rio bijak.

"Nich, kalo benar tentang Ryeana Lo bisa kok ceritain ke kita berdua. Mana tahu kita bisa bantu. " sambung Alex

"Gue juga gak tahu Lex, dari tadi malam pikiran gue Ryeana mulu, gue ngerasa gelisah terus, tadi pagi gue juga nungguin dia didepan kelasnya, sampe mau bel masuk orangnya juga gak kelihatan, gue makin gelisah aja. " ucapnya lesu sambil mendudukkan tubuhnya kembali.

"Lo kan bisa telpon dia" ucap Rio

"Yo, Ryeana tuh pegang hp seperlunya doang. Ke sekolah aja kadang ingat kadang lupa bawa hp"

"Oke gini aja deh, pulang sekolah kita kerumahnya aja gimana ?" usul Alex.

"Sorry Lex, gue gak bisa bawa sembarang orang ke rumah dia. Kita dari SMP dulu kalo kerumahnya suka izin, kalo gak dia bakalan marah. "

"Ribet juga ya. " ucap Alex sambil menggaruk tengkuknya yang tiba-tiba gatal. Nicholas semakin dibuat frustasi dengan isi kepalanya sedangkan Rio hanya bisa menatap iba pada sahabatnya itu.

"Eh Nich, Lo tahu rumah Andira? Gimana kalo kita mampir, kan mereka dekat tuh" ucap Rio tiba-tiba teringat pada sahabat Ryeana itu.

Nicholas membenarkan posisi duduknya dan menatap Rio penuh harap. "Lo benar Yo, temani gue yuk ke X-3" ajaknya semangat menarik tangan Rio sambil berdiri.

"Wesss santai aja bro, gue ikut" ucap Alex ikut bangkit dari duduknya.

🐸🐸🐸

Mereka bertiga tiba di depan kelas X-3, Nicholas langsung menemui salah satu siswa didalam.

"Bro, Lo tahu Andira di mana ?" tanya Nicholas pada salah satu siswa.

"Oh Andira. Dia belum masuk dari 2 hari yang lalu" ucapnya.

Nicholas membuang nafas kasar, ia menatap Rio sambil geleng-geleng kepala.

Mereka bertiga keluar dari kelas X-3 berjalan menuju kantin. Namun diperjalanan mereka bertemu cowok cantik dan langsung menghalang langkahnya.

"Mau ape Lo pada" ucapnya ketus.

"Shaka, Lo tahu dimana Ryeana?" tanya Nicholas to the point.

"Orangnya gak masuk, gue gak tahu kemana, byeee" setelah mengucapkan itu Shaka berlalu.

Nicholas berdecak, perasaannya semakin gelisah. "Perasaan gue gak enak " katanya sambil mengusap wajahnya kasar.

"Nich, yaudah habis pulang Lo ke rumahnya aja langsung. " saran Alex.

"Gak usah Nich, mending sekarang aja Lo ke sana, biar gue nanti yang tanggung jawab kalo guru nanyak keberadaan Lo. Gue kasihan lihat Lo uring-uringan gini" ucap Rio

Nicholas terlihat menimang ide Rio dan tak berapa lama ia berlari menuju kelasnya dan kembali dengan kunci motornya.

"Yo, makasih sebelumnya, Lo berdua tolongin gue ya amanin tas gue. Gue cabut dulu. " ucap Nicholas sambil menepuk bahu kedua sahabatnya itu lalu berlari menuju parkiran motornya.

Setelah kepergian Nicholas Alex menatap Rio dengan tatapan mengintimidasi.

"Yo, Lo yakin tanggung jawab Nicholas cabut." tanyanya ragu.

"Yakin lah Lex, gue gak tega lihat muka kusut Nicholas. Oh ya, kalo ceweknya nanti tanyak pura-pura gak tahu aja ya. " punya Rio menatap Alex. Alex mengangguk setuju dan mereka berdua berjalan menuju kantin SMP, ke kantin SMA akan bertemu dengan teman-teman yang lain, nanti ditanyain yang aneh-aneh malah bikin pusing entar. Pikir Alex dan Rio.

1
ajiu jiu
hadehhhh.....kemana lg author ny 😤😤
Koes Tiyah
nyaris lupa thor kalo dlu sllu nungguin up, sudah lama sekali....
IG: Saya_Muchu
Salam hangat dari novel Jangan Salahkan Takdir, mari kita saking support karya satu sama lain, dengan kasih rate 5, like, komen, dan tekan favorit, semoga sukses bersama.
JW🦅MA
nexk
JW🦅MA
semangat
JW🦅MA
HADIR YA
𝕾𝖆𝖒𝖟𝖆𝖍𝖎𝖗
Lanjut thor
M⃠
like dl yg mampir zie, bacanya ngantri ya, folback balik ke karyaku jg 🤗
♕FiiStory_
hadir lagi, Jangan lupa untuk mampir di karyaku juga
ajiu jiu
koq gitu Thor , setdk ny ceritain mrka berbaikan lah, cerita andira/Alex jga smkin seru 😌😌😌
Koes Tiyah
iya thor, alex andira buat selingan aja..
fokusnya ttep ryeana & nicho
ajiu jiu
Andira/Alex lg Thor , TQ sdh up .....
Koes Tiyah
seneng deh thor kalo tiap hari up 😊
☣️✨️私 ジーチャン✨️
up up up
Koes Tiyah
lanjut thor..
Koes Tiyah
knpa ryeana g ingat alex?
trs kok alex nyalahin ryeana?
emosi sih emosi tpi g mesti nyalahin orang lain kan..
ajiu jiu
dsr kamu Thor , maen gantung aj 😑😑😑
♕FiiStory_
mampir jangan lupa mampir juga
Koes Tiyah
pertemukan alex dan andira thor,.
Luthfia Ardhana Farhan
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!