NovelToon NovelToon
Penyesalan Evelyn

Penyesalan Evelyn

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Enni

Andai bisa mengulang waktu, Evelyn ingin kembali pada masa ia bersama Noah. Ia ingin menjadi wanita terbaik dari laki-laki itu dan tak akan pernah menyia-nyiakan cintanya. Meskipun cinta Noah membuat ia terpasung.

Noah mencintainya begitu besar. Cinta yang kuat dan mengikat, hingga Eve merasa kehilangan ruang untuk bergerak. Suatu waktu ia menginginkan kebebasan tanpa kungkungan cinta Noah.

Menyadari wanitanya tersiksa dengan caranya mencintai, Noah akhirnya mewujudkan keinginan Eve, melepaskan wanita itu meski rasanya bagaikan melepaskan nyawa pada raganya.

Kebebasan yang Eve impikan nyatanya tidak membuatnya bahagia, ia merindukan genggaman erat Noah. Eve menyadari bahwa dirinya membutuhkan Noah mencintai pria itu seluas dunia. Namun semua terlambat, Noah yang telah kecewa menghilang.

Hingga bertahun-tahun telah berlalu Evelyn mengetahui bahwa Noah telah melabuhkan cintanya pada wanita lain. Meninggalkan Evelyn yang masih terpenjara pada cinta milik pria itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Empat

"Hari ini nggak kerja nak?" Mama Eve tampak heran melihat putrinya terlihat santai dengan banyak koran yang menumpuk di hadapan nya.

"Eve izin lagi nggak enak badan ma" Jawab Eve dengan mata yang masih fokus menatap iklan lowongan pekerjaan di koran. Gadis itu melingkari lowongan pekerjaan yang ia rasa cocok dan dirinya memenuhi kriteria yang disebutkan di lowongan yang akan ia lamar.

"Cari kerja buat siapa?" Sang mama kembali terlihat heran dengan apa yang Eve kerjakan. Gadis itu mengangkat kepalanya menatap sekilas pada mamanya. Ia juga menyunggingkan senyum manis untuk wanita yang sangat ia cintai itu.

"Buat Eve ma, pengen cari suasana baru" Kening wanita itu berkerut mendengar jawaban putrinya. Pasalnya ia merasa pekerjaan Eve kali ini cukup baik dibandingkan pekerjaan gadis itu sebelumnya. Gajinya juga lumayan bahkan selama setahun bekerja di sana Eve sudah bisa membeli rumah meski sangat sederhana dan dengan cara mencicil.

"Jujur sama mama, ada apa sebenarnya?"

Eve menghentikan kegiatan nya, ia kembali menatap mamanya, wajah gadis itu berubah sendu. Mungkin lebih baik ia menceritakan pada mamanya dari pada harus memendam sendiri

"5 Bulan yang lalu Eve ketemu mama dan papanya kak Noah, mereka cerita kalau kak Noah uda menikah. 2 hari yang lalu juga Eve ketemu kak Noah bersama istrinya yang sudah hamil" Evelyn tersenyum getir sementara wanita yang telah melahirkan Evelyn itu hanya diam menunggu kelanjutan cerita putrinya. Ia mengerti perasaan gadis itu, meski tak banyak bercerita namun ia paham bahwa Eve masih sangat mencintai Noah.

"Dari situ Eve menyimpulkan bahwa mereka biasa datang ke restoran tempat Eve kerja. Kalau Eve tetap kerja di sana kemungkinan untuk bertemu mereka lagi cukup besar. dan Eve nggak mau semakin merusak hati Eve jika bertemu mereka lagi. Udah cukup bagi Eve melihat kak Noah baik-baik aja dan bahagia dengan kehidupan nya yang sekarang. Saat nya Eve mengikhlaskan dia ma"

Setitik air mata kembali menyusuri pipinya, ia menjadi lebih cengeng semenjak mengetahui bahwa Noah sudah memiliki wanita lain. Hatinya terasa kosong, ia menjadi tidak berarah seolah kehilangan semua harapan.

"Maaf Eve jadi lemah ma" Eve menghapus air mata di pipinya dengan cepat dan menggantinya dengan senyum, tak ingin sang mama bersedih karena tangisan nya.

"Menangislah Eve, air mata bukan tanda bahwa kamu lemah. Putri mama adalah manusia bisa yang memiliki hati, bukan robot yang tak berperasaan. Jangan memaksakan untuk tetap kuat di saat kamu sedang rapuh nak, mama takut malah itu akan menghancurkan Eve pelan-pelan" Wanita itu menarik tubuh Evelyn ke dalam dekapan nya. Ucapan mamanya membuat tangis Eve pecah. Kali ini saja Eve ingin berkeluh kesah pada mamanya, menceritakan betapa ia bersedih saat ini.

"Mama dukung apapun keputusan Eve selama itu bisa membuat Eve nyaman" Usapan lembut di punggungnya membuat Eve merasa nyaman dan tenang.

Eve tak pernah menyangka kesalahan nya di masa lalu akan melahirkan penyesalan sedalam ini. Andai ia tak egois, andai ia bisa sedikit saja bersyukur atas cinta Noah padanya, bukan malah berkeluh kesah dan merasa menderita mungkin ia tidak akan pernah merasa sesakit. Mungkin ia dan Noah kini tengah menikmati kebahagiaan menantikan buah hati, namun faktanya berbeda bukan dirinya yang membersamai penantian Noah, melainkan wanita lain yang telah berhasil menyembuhkan luka hati yang ia buat .

****

"Mas nggak penasaran kenapa Evelyn bisa ada di sini? bukan nya alasan kamu pindah ke sini untuk melarikan diri dari dia? ini tu seolah petunjuk bahwa kamu sama dia itu ditakdirkan untuk selalu bersama mas." Ucap Syahira yang tengah meringkuk dalam dekapan hangat Noah.

"Kamu kenapa tiba-tiba bahas dia? Kalau aku dan dia ditakdirkan bersama kenapa Tuhan mempersatukan kita dalam ikatan pernikahan? Jangan mikir aneh-aneh ya" Noah mengusap rambut istrinya dengan lembut.

"Buktinya sejauh apapun kamu pergi kalian tetap dipertemukan kan? kenapa kalian bisa berada di kota yang sama? aku yakin ini bukan sekedar kebetulan." Noah terkekeh mendengar ucapan istrinya yang seolah detektif tengah memecahkan teka teki rumit.

"Mikirnya kejauhan, itu cuma kebetulan titik! Faktanya yang menjadi takdir aku itu kamu"

"Bisa jadi aku hanya persinggahan sementara kamu mas." Syahira mendongak menatap Noah dengan mengulum senyum.

"Jangan asal bicara Syahira. Aku nggak sebrengsek itu menjadikan wanita yang tengah mengandung janinku sebagai persinggahan sementara. fikiran konyol dari mana itu." Noah menatap tak suka pada Syahira yang seolah meragukan dirinya.

"Aku nggak nuduh kamu loh padahal. Aku cuma ngerasa bahwa takdir tidak akan menyatukan kita untuk selamanya. Karena aku tu tiba-tiba ngerasa kalo Evelyn tercipta untuk Noah begitupun sebaliknya" Ucapan Syahira terdengar begitu santai tanpa beban

"Aku nggak mau kamu bahas ini lagi ya, aku dan Evelyn udah selesai. Evelyn adalah masa lalu sementara masa sekarang dan masa depan aku itu kamu dan anak-anak kita" Noah mengeratkan pelukan nya pada Syahira dan menciumi puncak kepalanya berkali-kali.

Namun jujur Noah tiba-tiba merasa resah akan ucapan istrinya. Apakah Syahira diam-diam cemburu atas pertemuan tak sengaja mereka tempo hari?

"Aku cinta sama kamu Syahira. Jangan ragukan perasaan aku ke kamu ya?" Noah berfikir mungkin Syahira butuh diyakinkan bahwa dirinya berharga.

"Aku nggak meragukan kamu mas, aku cuma punya firasat bahwa takdir kita ke depan akan berbeda" Setiap kata yang keluar Syahira ucapkan dengan begitu tenang, seolah ia tak merasa takut jika ucapan nya menjadi nyata.

"Aku nggak masalah kalo kamu akhirnya kembali ke Eve maa. Aku lihat kemaren gadis itu masih menaruh harapan sama kamu. Aku bisa melihat bahwa Eve masih cinta sama kamu, dan terlihat begitu tulus. Tidak apa-apa kalo mas mau bertemu dia. Aku ikhlas kok." Noah kembali terkekeh, merasa ucapan Syahira sungguh tak masuk akal. ia tak perlu berlari sejauh ini dan mati-matian membunuh cinta dan harapan nya jika Eve mencintai dirinya.

"Apa istriku ini sedang cemburu? Aku janji nggak akan pernah ke restoran itu lagi kok sayang. Kamu tenang aja"

Syahira menghela nafas dan membuangnya perlahan, Ia tak mengerti kenapa ia bisa mengucapkan itu semua tanpa beban dan kesakitan. Meski jika ditanya apa ia siap di duakan maka ia akan tegas mengatakan Tidak. Ia hanya ingin Noah menyelesaikan rasa penasaran yang mungkin tidak pria itu sadari. Syahira tidak ingin menjadi hambatan bagi mereka untuk berdamai pada masa lalu.

***

Kira-kira Noah kita bikin setia atau kembali mengejar Eve? 😂😂

1
TM
sbnrnya Noah jg cemen dulu itu. di sakitin begitu sdh lari🤭 tapi yasudahlahh
TM
tapi si istri sah kan taunya Noah yg sukses dan ya yg pertama. sakit hatinya di situ. tapi hati gakan ada yg tau bukan. lagian si istri tdk di kekang sprti mengekang eve. beda ceritanya.
TM
tapi wajar sih dia ingin bebas kyk org2 lainnya. krna dri remaja dia gak dpt itu. itu haknya juga. cmn yaaa kan 1-3 bln itu gak lama. yg lama itu brtahun2 tpi eve trllu keenakan. eve sdng mrsakan euforia bebas. bljr mndewasakan diri. normal itu
biarlah jodoh mnemukan jalannya... smakin dikekang smakin sakit
TM
masa remaja jg butuh berteman. eve extvert. noah introvert. jd ya pst tegang
Daulat Pasaribu
mana thor cerita aira dan darrel...judul nya apa thor
ayu cantik
suka
pecahan_misteri
sudah kuduga Syakira bakal mati makanya minta eve menikah
Budi Anduk
kapok rasakno
Erni Handayani
Kenapa othor gak nulis lagi yaa... Smua karya ny bagus... Kangen bgt thor
Teddy Aktadi
Luar biasa
Akun Goggle
kadang pasti jenuh di fosesifin ma pasangan,,,seakan dunia kita tuh cuma dia
Siti Masitah
iih..sebel juga ama evelyn...plinpan
Suliha
Kecewa
Siti Masitah
harusnya evelyn pigi dari rmah noah...kok masih bertahan
Siti Masitah
iya..q gk rela noah dah nikah ama yg lain...tapi thor jgn buat noah balik lgi ama eve...biar eve ama pria lain
Durrotun Nasihah
cerita bagus....sampai nangis....sakit hati banget.....walaupun cuma baca...tpi kayak bisa ngerasain sendiri...hebat u thor....
Durrotun Nasihah
cemburu banget rasanya....hatiku langsung mencelos radanya....
Durrotun Nasihah
asli bagus .banget ..memang agak kecewa pas noah dah nikah tapi itu ia lakukan demi kebahagiaan orang tuanya...karna dia anak tunggal harus bisa meneruskan gris keturunan....n tahunya noahkn evelyin dah gak cinta m dia
.....noah tu tipe orang berpikiran dewasa....
Durrotun Nasihah
hebat u thor
Sinta Turnawati
masih Ditunggu Thor untuk crita aira Dan Darrel nya 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!