pertemuan singkat antara Revandra seorang duda beranak 1 dengan seorang mahasiswa bernama Nada menumbuhkan cinta dihatinya.
disaat kebahagiaan mulai melengkapi kehidupan mereka, sebuah kenyataan pahit harus mereka terima, hingga membuat mereka harus memilih ..
akan ada drama menguras emosi dan penuh air mata..
mudah-mudahan pada suka ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Yang Sempurna
episode 24.
.
.
maaf buat temen-temen... berapa hari udh ngk up, soalnya authornya lagi berduka..😭😭😭
ayahku tercinta dipanggil yang maha kuasa..😭😭😭
.
.
mohon doanya buat temen-temen semua..
akan q usahakan supaya bisa up tiap harinya..
terima kasih..
.
.
.
.
sinar mentari menyapa sebuah kamar, terlihat seorang wanita terlihat mengeliat merasakan sinar mentari menerobos melewati jendela menyilaukan mata..
ia bangun dari tidurnya mengusap matanya..
" ya Ampun... kenapa q kesiangan !!!" Nada bergegas berlari keluar kamar, sedikit berlari menuruni tangga bertelanjang kaki.
bibi Yumna yang melihat terkejut, segera menghampiri Nada
" Nona .. kenapa lari-lari,, nanti kalau jatuh bagaimana ?? " ucap bibi Yumna
" maaf ya bibi, Nada kesiangan.. mestinya Nada bantuin bibi dan yang lain.." Nada menjawab lembut.
" nona bicara apa,, sudah sekarang lebih baik nona bersihkan diri dulu, bibi siapkan sarapannya." bibi yumna mengulas senyum keibu annya..
" tapi bi ??? Trus Nada kerjain apa ??"
Nada menatap bibi yumna dengan wajah memelas.
" nona kan harus kuliah to ?? kok masih tanya mau apa ??" ucap bibi yumna.
" bibi tau dari mana kalau Nada masih kuliah ??" tanya Nada.
" tuan Revandra tadi pagi menelfon, lalu bilang kalau nona hari ini ada jadwal kuliah siang." jelas bibi yumna.
Nada melongo tak percaya, pikirannya melayang memikirkan hal yang sangat-sangat mustahil baginya..
" nona ??? nona kenapa ???" tanya bibi yumna sambil menepuk pundak Nada,
Nada tersentak memandang bibi yumna.
"eh..emm... ngk bi. ya udah kalau gitu Nada mandi dulu ya " Nada berlalu, bibi yumna hanya menggeleng kepala.
.
.
.
.
dimansion Ambara..
Nurra berlari menuruni tangga, hal itu membuat seluruh orang yang sedang menikmati sarapan menatapnya.
" Nurra... kenapa kamu lari-lari sayang !!??" Mama Milla berkata.
" maaf ma, hari ini ada hal penting yang harus q pastikan ." ucap Nurra sambil menatap sang kakak.
Revandra masih.meneruskan acara sarapannya yang tk lupa memberika. senyum nya untuk putri kecilnya.
mama Milla menggelengkan kepalanya, Nurra segera berpamitan dengan kedua orang tuannya.
" Nurra berangkat dulu ya ma, pa, ??""
"loh, sayang. ngk sarapan dulu ??"tanya Mama Milla.
" nanti aja dikampus .. bye ma, pa, inces .." Nurra segera berlalu keluar sambil sedikit berlari,
Revandra melirik sang adik lalu segera berdiri.
"papa berangkat dulu sayang." ucap revandra sambil mengecup kepala putrinya.
" iya pa, papa hati-hati ya.." zakia berucap sambil tersenyum.
Revandra langsung melangkah keluar, hal itu membuat kedua orang tuanya saling pandang menghela nafas kasar.
.
.
.
.
" selamat pagi tuan .." sapa Romi dan yohan
" hmmm... ayo.." Revandra berucap demikian langsung masui kedalam mobilnya.
.
.
.
.
kriing...
kriing..
kriing...
ponsel Nurra berbunyi, nurra melihat nama panggilannya lalu tersenyum penuh arti.
" hallo.." sapa Nurra
" hallo, kau ada dimana ??" tanya suara disebrang yang tidak lain adalah Darren.
" qdijalan, mau kekampus. ada apa ??"jawab Nurra.
" oh... sama sopir ya ??"
" iya, kenapa ??"
" awalnya q ingin menjemputmu, tapi keburu kau berangkat, tapi bukannya kau kuliah siang ??" tanya Darren.
" iya, q emang masuk.siang. ini q mau mampir kerumah kakakku dulu, ada sesuatu yang mau q pastikan." jawab Nurra.
" emang ada apa kalau boleh tau ?? "
" semalam q diberi tau kak Yohan asistennya kakakku kalau Nada itu sekarang dibawa kerumah pribadi kakakku, q pengen mastiin Nada baik-baik aja atau ngk.. yah, mengingat kakakku itu orangnya dingin banget.." terang Nurra.
"oh... gitu ya,, yaudah. nanti ketemu dikampus aja, sepertinya q merindukanmu." gombal Darren.
Nurra tersenyum malu " pagi-pagi udah gombal aja kau ini ... nanti kekasihmu marah loo..."
" Nurra q ini pria lajang, bebas, kalau qpunya kekasih untuk apa q.setiap detik menghubingimu."
" jangan mengucapkan kata-kata manis.."
" terserah kalau kau tidak percaya, q akan buktikan keseriusanku."
" sudahlh... ini q udah sampai dirumah kakakku. q tutup ya ??" ucap Nurra
" hmmm.... ok, bye ."
Nurra mematikan panggilan sambil menggeleng tersenyum bahagia..
.
.
.
.
.
.
pikirannya lagi melayang...
😭😭😭
masih kebayang alm.bapakku... 😭😭😭
minta dukungannya buat teman-teman Reader semua unt like n komen dab juga vote...
.
.
.
nyimak yaa
kan ravendra juga sdh memberi tahu nada.
semangat Mayra,,,semoga cepat mendapatkan jodoh yg jauh lebih baik.