NovelToon NovelToon
CINTA DAN OBSESI

CINTA DAN OBSESI

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: julies

Menjadi seorang model terkenal ternyata membuat Laluna Bachtiar menjadi sosok yang angkuh dan keras kepala. Luna, kembali ke Indonesia setelah lima tahun menetap dan menjadi model terkenal di Amerika, setelah memergoki sahabat dan kekasihnya berselingkuh.

Kehidupan hedonis yang terbiasa dijalani Luna selama berada di Amerika membuat Rafli Bachtiar (Ayah), marah dan cemas.

Giovanni Halim, supir pribadi kepercayaan Rafli akhirnya menugaskan Gio untuk menjaga Luna kemana pun anak gadisnya itu melangkah.

"Aku benci kamu!" Hardik Luna pada Gio setiap kali Gio berhasil menyeretnya pulang dari club malam.

Gio hanya menatap Luna dingin. Semakin hari keduanya malah semakin akrab. Hingga pada akhirnya, Luna menyadari ada yang mulai aneh dengan perasaannya pada supir pribadinya itu.

Giovanni tidak mampu menolak pesona Nona muda kesayangan Tuannya itu, sementara di kampung halaman, Gio telah bertunangan dengan Dewi.

Bagaimana akhir perjalanan cinta Gio dan Luna ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Adalah Sebuah Ilusi

Dingin.

Luna mengetatkan sweter berwarna mocca yang sedang ia kenakan saat ini. London tengah memasuki musim dingin. Salju mulai turun. Pemandangan London nampak indah dengan lampu berkilauan di setiap pinggir jalan.

Suasana sudah gelap walau waktu baru menunjukkan pukul lima sore. Waktu di london memang akan menjadi lebih cepat saat musim dingin, pada pukul empat sore, mentari telah terbenam sedangkan mentari terbit lebih lambat sekitar pukul delapan pagi.

Sudah satu bulan Luna di London. Satu bulan pula ia telah belajar menjadi pemimpin di cabang perusahaan ayahnya itu. Ia ingat saat pertama kali menjejakkan kaki di perusahaan itu. Semua orang menatap takjub dirinya.

"Is she a queen?" Tanya seorang lelaki bule yang bekerja di perusahaan itu.

"She is Laluna, daughter of Mr. Rafli." Sahut seorang perempuan berkebangsaan Indonesia.

"She is very beautiful." Lelaki bule tadi menimpali.

Laluna datang ke perusahaan di jemput oleh Zeva. Perempuan berusia 34 tahun yang selama ini menghandle perusahaan Tuan Rafli di London. Zeva sendiri telah menikah dengan Andrew, lelaki asli inggris dan mereka telah memiliki seorang anak perempuan yang cantik.

" Aku sudah lama menanti kedatangan mu, Nona Luna. Senang akhirnya bisa melihat bertemu secara langsung dengan putri Tuan Rafli." Zeva menunduk hormat. Luna mengibaskan tangannya sambil tertawa kecil.

"Panggil saja aku Luna, Kak. Kau tak perlu sungkan padaku." Sahut Luna sambil duduk di kursi kebesaran yang telah disediakan untuknya.

Luna telah mengganti warna rambutnya menjadi hitam legam. Ia tampak anggun dan cantik dengan setelan rok pendek juga kaus dalaman ketat dan di lapisi blazer berwarna hitam sepadan dengan warna roknya.

"Baiklah Luna, hari ini kita akan mulai dari berkas-berkas penting di perusahaan ini."

Sejak hari itu, Luna serius mengelola perusahaan. Ia menyibukkan diri tenggelam dengan berkas dan banyaknya pertemuan dengan para relasi bisnis. Laluna menjelma menjadi perempuan berkepribadian tegas juga anggun. Namun, sejenak pun ia tidak mampu melupakan Gio.

Saat Luna tengah menyeduh mie instan, terdengar bel apartemen nya berbunyi. Luna segera ke depan. Tampak Zeva berdiri santai dengan sweater berwarna ungu.

"Bau mie instan." Ujar Zeva sambil mengendus bau yang menggoda selera itu.

"Kakak mau?" Tanya Luna sembari menuang mie instan itu ke dalam mangkuk.

"Luna, kau ini bandel sekali. Maag mu bisa kambuh kalau keseringan makan mie instan begini." Zeva berkacak pinggang. Luna hanya tertawa melihat asisten yang telah ia anggap seperti kakaknya sendiri itu.

Zeva tahu Luna ini adalah salah satu penggila mie instan. Apalagi di musim dingin seperti ini, Luna dipastikan akan sering mengkonsumi makanan cepat saji idola sejuta umat itu. Namun, dokter pernah mengingatkannya untuk tidak terlalu sering mengkonsumi junk food seperti mie instan karena akan berakibat juga pada maag nya.

"Minggu ini baru sekali ini Kak." Luna berkilah sembari meniup mie yang masih panas sebelum memasukkannya ke dalam mulut.

"Kau memang keras kepala. Aku bisa di pecat Tuan Rafli jika membiarkanmu makan mie instan terus." Ujar Zeva dengan tampang kesal.

"Aku akan merekrut mu kembali kalau papa melakukan itu." Luna terkekeh.

Zeva hanya menggeleng kepala melihat Luna. Luna itu manja. Ia tahu itu, tapi saat di perusahaan ia bisa menjadi sangat dingin apalagi pada pria yang berusaha mendekatinya.

"Lun, kau tidak mau menerima satu pun dari banyaknya pria tampan yang datang mendekati mu? Seperti George misalnya?" Tanya Zeva sambil bertopang dagu.

Mendengar nama itu Luna jadi tersenyum. George, bule tampan relasi bisnisnya itu sangat menyukai Luna. Berapa kali ia menanyakan tentang Luna pada Zeva, menandakan bahwa ia tertarik dengan gadis Indonesia itu.

"Aku sedang tidak mau dekat dengan lelaki mana pun untuk saat ini, Kak." Sahut Luna setelah ia meminum air putih.

"Kau cantik Lun, banyak sekali pria yang mendekatimu. Tapi kau dingin sekali pada mereka."

"Aku pernah mencintai seseorang dengan segenap jiwaku, Kak."

Luna menarik nafas panjang sebelum kembali bersuara.

"Seseorang yang telah membuatku berubah, seseorang yang pernah menyelamatkan hatiku yang sempat patah. Namun pada akhirnya seindah ia membawaku pada arus cinta itu, sekuat itu pula ombak menghantam cinta yang aku semai untuknya. Ia tidak bisa ku miliki." Luna menerawang.

"Lun, bukan berarti kau tidak boleh jatuh cinta lagi, bukan?" Zeva berkata dengan hati-hati.

"Ya, tapi aku memilih untuk tidak jatuh cinta lagi. Setidaknya sampai luka ini betul-betul sembuh. Cinta itu cuma ilusi, Kak." Ujar Luna yang sedang berusaha mengenyahkan bayangan Gio yang kini datang kembali.

"Cinta itu memang sebuah ilusi, itu kalau kau berusaha terus melupakannya. Sabar ya Lun, nanti pasti akan kau temukan juga kebahagiaanmu." Zeva menepuk pundak Luna pelan.

Hubungan mereka memang sudah sangat dekat. Luna sering mencurahkan isi hatinya pada Zeva.

"Apa, ini semua tentang Gio?" Tebak Zeva, membuat Luna mendongak.

"Dari mana Kak Zeva tahu?" Tanya Luna sambil mengerutkan dahinya.

"Aku pernah melihat baju lelaki di kamarmu waktu itu Lun, yang telah kau sematkan namanya di sana. Itu kalo aku gak salah tebak ya, bisa aja itu merk baju nya." Zeva tertawa lebar.

"Benar Kak, dia lah lelaki itu." Luna kembali menerawang.

"Kau sangat mencintainya, Lun?"

"Lebih dari yang kakak tebak."

"Mengapa kalian berpisah?" Tanya Zeva lebih hati-hati takut Luna akan tersinggung jika ia terlalu banyak ingin tahu.

"Mas Gio akan menikah, Kak. Dan aku telah mengembalikan ia pada perempuan yang telah menjadi tunangannya." Sahut Luna dengan senyum yang terulas kecil.

Zeva mengelus puncak kepala Luna. Ia paham apa yang gadis ini rasakan. Ia hanya berharap, Luna mau membuka hatinya untuk pria lain suatu saat nanti. Memang tak mudah, tapi Luna harus mencoba.

"Kau sangat baik Lun, kau rela melepasnya."

"Aku bahagia, kalau ia juga bahagia. Tidak jodoh, Kak lebih tepatnya." Luna terkekeh lagi.

"Jalani saja semuanya dengan ikhlas Lun. Kau akan mendapat balasan yang lebih baik lagi nantinya."

"Ya, setidaknya biarkan hatiku sembuh dulu. Aku capek patah hati." Luna tersenyum simpul berusaha menahan gejolak di hati kala ia terkenang Gio.

Mas Gio, entah apa kabarnya sekarang. Bahagia kah? Luna membatin.

Kita memang telah terpisah

Oleh jarak yang entah berapa ribu kaki

Lama tak berjumpa

Ada rindu di sini

Cinta adalah sebuah ilusi

Cerita kita tak lagi berisi

Aku membiarkannya semakin kosong kian hari

Agar hati tak lagi terlalu nyeri

Aku bukan siapa-siapa

Hanya seorang Laluna,

Anak manja kesayangan papa

Yang sedang belajar dewasa

Padamu aku juga belajar rela

Melepaskan mu untuk dia.

Selamat berjuang hati

Selamat kembali ke realita

- Elegi Laluna

1
falea sezi
laki serakah mampus ketipu jalang
Dyah Ayu
💞💞💞💞💞😆😆
Safa Almira
papa sangat baik
Safa Almira
sedih
Patrish
bener bener syahdu....part ini memanjakan hati.. ikut menjadi berbunga bunga... ❤❤❤
Patrish
suer.. aku berasa melayang saat papa Rafli bilang...mas mu... berasa gimanaaa gituu
Patrish
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤
Patrish
waaaaa... buruan ke london Gio.... jangan pakai lama😳😳😳😀😀😀
Patrish
Sampai di part ini semua -Elegi. nya- sangat menyentuh hati.. ❤❤❤
Patrish
Dewi ya???
Patrish
Luna mundur dengan anggun.... kalimat yang indah❤❤❤❤
Patrish
aku merasa nggeeh ketika papa manggil "mas" pada Gio... ademmmm
Patrish
manis sekaligus perih... ❤❤❤😢😢😢😢...
Patrish
kenapa harus bertahan Dewi.. kamu akan banyak tersakiti
Nurwana
jgn mau Luna.... coba klu Dewi tdk ketahuan selingkuh, gio tetap mau menikahi Dewi.
Dafila Nurul
suka ceritanya simpel ga bertele2. bs kebawa perasaan jg..
Rica Mahdalena
bagus,
Sulaiman Efendy
TUHAN SENGAJA BERI MRK CLON ANAK STELH 6 BLN PRNIKAHAN, BIAR MRK PUAS2 PACARAN SBAGAI PEGANTI TRPISAHNYA MRK SLAMA 3 THN..
Sulaiman Efendy
FIX, INI KYKNYA LUNA HAMIL NII
Sulaiman Efendy
GIO BKN PRIA CASSANOVA SPRTI KBNYAKN CEO2 DI LUAR SANA... YG SUKA CELUP SANA SINI.. BAGI GIO LUNA ADALH SATU2NYA WANITA YG BUAT HIDUPNYA BRWARNA.. MKANYA BRBAHAGIALH BUAT WANITA YG DICINTAI, KRN DICINTAI ITU LBH INDAH DRIPADA MNCINTAI.. DN LBH INDAH LGI BILA SALING MNCINTAI DN SALING MNYAYANGI...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!