NovelToon NovelToon
Setelah Menikah, Aku Jadi Ratu Gosip!

Setelah Menikah, Aku Jadi Ratu Gosip!

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Live/Variety Show
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ly-Ra?

Setelah menikah dengan Silas Crane, Nara Aeris mulai merasakan kebosanan. Hidupnya hanya dipenuhi dengan berbaring, makan, dan menghabiskan uang suaminya.

Tapi ternyata itu cuman bertahan beberapa hari.

Sejak sebuah sistem informasi harian yang bernama Lyra, tiba-tiba muncul di atas kepalanya dan memberikan satu informasi setiap hari. Hidupnya tidak jadi membosankan!

Hari-hari dipenuhi gosip menyenangkan.

【 Ketua Cabang Grup Ardent diam-diam memindahkan tiga puluh miliar sebelum menandatangani surat perceraian. 】

【 Pewaris keluarga Rothwell menikahi sekretarisnya secara diam-diam. 】

Mata Nara berbinar.

"Bukankah gosip seperti ini terlalu menyenangkan?"

Karena Nara Aeris suka berbagi, ia akan selalu melakukan siaran langsung untuk berbagi kepada para penggemarnya. Tentu saja! Gosip bagus harus dibagikan.

Internet mulai macet akibat tingkah laku Nara, dan dia dijuluki Ratu Gosip.

Let's Start The Story!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ly-Ra?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Tiga Skandal Ethan Hale

Berita penangkapan Ethan Hale memenuhi berbagai platform berita di Lyrantara sejak pagi.

Pria yang sebelumnya menjadi bahan pembicaraan karena perselingkuhannya dengan Vivian Monet kini menghadapi perkara yang jauh lebih serius. Pihak berwenang telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penangkapannya, termasuk dugaan keterlibatannya dalam kontrak pembunuhan Nara Aeris, penggelapan dana sebesar tiga puluh miliar Lyr milik Lydia Ardent, serta kekerasan seksual terhadap Vivian Monet.

Namun, ada satu bagian dari pengumuman tersebut yang membuat perhatian publik semakin besar.

Uang tiga puluh miliar Lyr itu belum ditemukan.

Penyidik telah mengumpulkan bukti yang menunjukkan adanya penggelapan dana milik Lydia Ardent. Akan tetapi, ketika menelusuri kekayaan Ethan, mereka justru menemukan keadaan yang tidak masuk akal. Rekening dan aset yang seharusnya berkaitan dengan pria itu tidak menyisakan dana yang bisa menjelaskan keberadaan uang tersebut.

Sebagian aset yang pernah tercatat atas nama Ethan juga tidak lagi dapat ditemukan melalui penelusuran awal. Pihak berwenang belum bisa memastikan apakah semuanya telah dialihkan, disembunyikan, atau dipindahkan melalui perantara.

Kemungkinan adanya pemindahan dana ke rekening luar negeri pun mulai diperiksa. Sayangnya, hingga saat ini, penyidik belum menemukan jalur transaksi yang bisa memastikan ke mana uang itu pergi.

Dengan kata lain, bukti penggelapan telah ditemukan, tetapi uangnya sendiri seolah menghilang tanpa jejak yang jelas.

Di ruang keluarga Astoria Hills, Nara Aeris duduk di sofa sambil membaca beberapa laporan berita dari ponselnya. Semakin banyak artikel yang dibuka, semakin serius pula ekspresinya.

"Jadi, uangnya benar-benar tidak ditemukan?" gumamnya.

Dia membuka artikel lain untuk memastikan informasi tersebut bukan sekadar judul sensasional. Beberapa media mengutip pernyataan resmi pihak berwenang, sementara yang lain membahas kemungkinan adanya pihak ketiga yang membantu memindahkan kekayaan Ethan ke luar negeri.

Namun, tidak ada satu pun laporan yang bisa memastikan siapa pihak tersebut atau ke mana tepatnya uang itu dibawa.

Nara menggulir layar ke bagian komentar.

( Bukti Ethan menggelapkan tiga puluh miliar Lyr sudah ada, tetapi uangnya malah hilang. Bagaimana bisa begitu? )

( Jangan-jangan dia punya kaki tangan yang sudah memindahkan semua kekayaannya sebelum ditangkap. )

( Kalau memang ada rekening luar negeri, semoga penyidik bisa menemukan jalurnya. Itu uang Lydia Ardent, bukan uang yang muncul begitu saja. )

( Belum lagi kontrak pembunuhan Nara. Orang ini benar-benar membuat masalah di mana-mana. )

( Aku penasaran siapa yang membantu Ethan menyembunyikan uangnya. Masa semua asetnya bisa kosong begitu saja? )

Nara berhenti pada komentar terakhir.

Dia sendiri tidak tahu ke mana uang itu pergi. Namun, berita mengenai kekayaan Ethan yang mendadak tidak terlacak membuatnya teringat pada kejadian tengah malam sebelumnya.

Lyssandra Celestine Vale.

Perempuan itu adalah pembunuh bayaran yang telah menyusup ke rumahnya. Nara mengetahui identitas dan profesinya, tetapi belum memahami alasan sebenarnya di balik kedatangannya.

Saat itu, Lyssandra muncul dengan pakaian serba hitam dan membawa pisau lipat. Nara masih kesal jika mengingat cara perempuan tersebut masuk ke rumahnya tanpa peringatan.

Kalau memang ada sesuatu yang ingin disampaikan, kenapa tidak menghubunginya secara normal? Atau setidaknya, berpakaian dengan normal dan tidak membawa senjata.

Nara mengembuskan napas panjang. Dia sudah cukup ketakutan malam itu, dan sekarang berita mengenai Ethan membuat pikirannya kembali dipenuhi pertanyaan.

Apakah Lyssandra datang karena mengetahui sesuatu tentang kontrak pembunuhan terhadap dirinya? Apakah perempuan itu memiliki informasi mengenai pihak yang berada di belakang Ethan? Atau justru kedatangannya berhubungan langsung dengan perkara tersebut?

Nara belum bisa memastikan.

Dia juga tidak tahu apakah Lyssandra terlibat dalam penangkapan Ethan. Jarak waktu antara penyusupan dan penangkapan memang mencurigakan, tetapi itu saja tidak cukup untuk membuktikan adanya hubungan.

Satu-satunya hal yang Nara ketahui adalah Lyssandra bukan orang biasa. Dengan profesinya, perempuan itu mungkin memiliki akses pada informasi yang tidak mudah diperoleh orang lain. Namun, kemungkinan tersebut tidak berarti Nara boleh menganggap setiap kejadian sebagai bagian dari rencana yang sama.

Terlebih lagi, uang Ethan yang menghilang menimbulkan pertanyaan baru.

Jika benar ada pihak ketiga yang memindahkan seluruh kekayaan pria itu, siapa orang tersebut? Apakah orang itu sedang melindungi Ethan, mengambil keuntungan dari kehancurannya, atau memiliki tujuan lain?

Nara mengusap wajahnya.

"Kenapa masalahnya jadi sebanyak ini?"

"Masalah apa?"

Suara Silas membuat Nara menoleh. Suaminya baru saja memasuki ruang keluarga dengan tablet di tangan. Meski kondisi tulang rusuknya belum pulih sepenuhnya, pria itu masih berusaha memeriksa pekerjaan dari rumah.

Nara langsung menunjuk sofa di sebelahnya. "Duduk dulu. Jangan berjalan terlalu banyak."

Silas mengikuti permintaannya, lalu duduk dengan hati-hati. "Sekarang, jawab pertanyaanku."

Nara memperlihatkan layar ponselnya. "Berita Ethan. Ternyata uang tiga puluh miliar Lyr milik Lydia belum ditemukan. Polisi punya bukti penggelapannya, tetapi tidak tahu ke mana uang dan aset Ethan pergi."

Silas membaca laporan tersebut dengan tenang. "Kalau memang ada pemindahan dana ke luar negeri, penyidik harus menemukan bukti transaksi dan pihak yang menerimanya. Dugaan saja belum cukup."

"Menurutmu, ada orang lain yang membantunya?"

"Itu salah satu kemungkinan." Silas mengembalikan ponsel Nara. "Kemungkinan lainnya, dana tersebut sudah dialihkan sebelum penyelidikan mencapai tahap sekarang. Kita belum mengetahui keseluruhan jalurnya."

Nara mengangguk. Jawaban Silas masuk akal, tetapi tetap tidak menghilangkan kegelisahannya.

"Yang membuatku heran, semuanya terjadi begitu cepat. Ethan ditangkap, tiga perkara langsung diumumkan, tetapi uangnya tidak ditemukan."

"Penangkapan yang cepat tidak berarti penyelidikan sudah selesai." Silas meletakkan tabletnya di meja. "Polisi masih harus menelusuri aliran dana dan mengungkap apakah ada pihak lain yang terlibat."

Nara menatap suaminya. "Kamu sudah meminta Leo memeriksanya?"

"Ya. Dia sedang mengumpulkan informasi yang bisa diperoleh secara sah, terutama mengenai perkembangan kasus dan kemungkinan hubungan antara kontrak pembunuhan terhadapmu dengan pihak lain."

Nara hampir mengatakan sesuatu tentang Lyssandra, tetapi akhirnya mengurungkan niatnya. Lagipula, hubungannya dengan Lyssandra adalah rahasia pribadi yang sangat dirahasiakan.

Bukannya dia tidak percaya kepada suaminya, tapi semakin sedikit yang tahu semakin baik. Kehidupan Lyssandra di Negara Lyrantara tidak mudah, sebaiknya dia diam saja.

Dia bahkan belum tahu apakah perempuan itu berkaitan dengan penangkapan Ethan, apalagi dengan menghilangnya uang tersebut. Menyampaikan dugaan tanpa bukti hanya akan memperluas masalah.

"Kalau begitu, tunggu hasil pemeriksaan Leo saja," katanya.

Silas memperhatikan wajah istrinya. "Kau terlihat seperti masih memikirkan sesuatu."

"Aku cuma merasa aneh. Uang sebanyak itu tidak mungkin menghilang begitu saja."

"Benar. Karena itulah penyelidikan harus dilakukan sampai jelas."

Nara mengangguk, kemudian melirik tablet yang berada di meja. "Sekarang, giliranmu berhenti bekerja."

"Aku hanya membaca laporan."

"Dan aku hanya memastikan pasien di rumah ini tidak melanggar aturan."

Silas mengangkat alis tipis. "Sejak kapan aku menjadi pasienmu?"

"Sejak tulang rusukmu belum sembuh."

Nara mengambil tablet tersebut dan memindahkannya ke meja yang lebih jauh. Silas tidak berusaha merebutnya kembali. Dia hanya mengembuskan napas pendek sebelum menyandarkan punggungnya ke sofa.

Nara lalu mengambil bantal untuk menopang tubuhnya agar tidak bergerak sembarangan.

Setelah memastikan Silas beristirahat, dia kembali memeriksa ponselnya. Berita tentang Ethan masih terus bertambah. Sebagian besar netizen membicarakan perselingkuhan dan kontrak pembunuhan, sedangkan sebagian lainnya mulai mempertanyakan keberadaan tiga puluh miliar Lyr yang belum ditemukan.

Untuk pertama kalinya, Nara merasa kasus Ethan mungkin jauh lebih rumit daripada yang terlihat di permukaan.

Pria itu memang memiliki banyak musuh setelah skandalnya terbongkar. Namun, hilangnya seluruh uang dan asetnya menimbulkan pertanyaan yang tidak bisa dijawab hanya dengan melihat kehancuran reputasinya.

Nara kembali membuka ruang percakapan Lyssandra.

Jarinya berhenti di atas layar. Dia ingin menanyakan alasan perempuan itu datang ke rumahnya, tetapi juga ingin mengetahui apakah Lyssandra memiliki informasi mengenai Ethan.

Akhirnya, Nara belum mengirim pesan.

Dia tidak ingin bertindak terburu-buru. Jika Lyssandra memang memiliki sesuatu untuk disampaikan, Nara akan mendengarkannya. Namun, perempuan itu juga harus menjelaskan mengapa dia memilih menyusup ke rumah orang pada tengah malam sambil membawa pisau lipat.

Kalau kita bertemu lagi, kau harus menjelaskan semuanya.

Nara menyimpan ponselnya dan kembali memperhatikan Silas.

Untuk sementara, dia memilih menunggu hasil pemeriksaan Leo dan perkembangan penyelidikan. Namun, satu hal tetap mengusik pikirannya: jika ada pihak lain yang memindahkan kekayaan Ethan, apakah orang itu sedang melindungi rahasia tertentu?

Dan apakah kedatangan Lyssandra malam itu berkaitan dengan rahasia yang sama?

...----------------...

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor💪💪💪💪
Ly-Ra?: Siap, terimakasih sudah mantengin hehe
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Nurlaila Hidayah
tak kira mau diambil itu uang'a🤔
Ly-Ra?: uangnya memang diambil sayang~
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
novel yg menghibur, semoga up tiap hari sampai tamat ya kak
tetap sehat dan semangat Thor
Ly-Ra?: 😍 Terimakasih sudah doain Lyra, kamu juga sehat² ya
total 1 replies
Nurlaila Hidayah
waaaah jangan sampai yah thor persahabatan mereka brantakan gra2 misi, klo bisa dibalik nanti thor
Ly-Ra?: 🤭 Kenapa gak boleh berantakan, bagus tau~
total 1 replies
Nurlaila Hidayah
jeaaaah dmna2 polisi pasti dtg klo udh beres🤦🤭
Nurlaila Hidayah: iya ka, skrg mah kya'a ngikutin polisi indo🤣🤣🤣
total 2 replies
Nurlaila Hidayah
lanjut thor
Ly-Ra?: pasti 💪
total 1 replies
Nurlaila Hidayah
tmben lama amat thor up'a🤔
Nurlaila Hidayah: oke siap, maacih /Kiss/
total 2 replies
Nurlaila Hidayah
mntap, itu baru 3 yg dsbutin nama marga yg sdah mlai menolak blom yg lain'aa yg ga dsbutin, mampus kau ethan laga'a kau bilg cinta vivian. bilg aja kau emg kata keranjang ga tau diri sx kau udh dbntu Mlah menggigit😡😡😡
Nurlaila Hidayah
Waaah habis kau klrga hale gra2 1org smua kna dmpak'a, lnjut lgi thor
Nurlaila Hidayah
mau nabung smpai end eh ga bsa krna pnasaran klnjutan'a sperti apa jdi weee dibuka dah bab slnjut'a🤭
Ly-Ra?: Hahaha, gapapa 🤭 author jadi senang kalau ada yg baca
total 1 replies
Nurlaila Hidayah
lanjut thor dtggu smpe end soalnya ga enak klo spotong2 baca'a
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!