NovelToon NovelToon
PERJUANGAN ALI

PERJUANGAN ALI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Anak Genius / Action
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Hidup dalam kemiskinan memang membuat kita sering kali terjebak dan tak bisa berkutik. setiap kali ingin bangkit, ada saja badai yang menghalangi.

ini adalah seorang anak yang berjuang membantu perekonomian keluarga nya menjadi lebih baik. tak henti henti nya Ali bangkit dari badai yang menerpa nya.
bagaimana kisah nya, apakah Ali akan berhasil membawa keluarga nya terbebas dari kemiskinan tersebut..... ikuti kisah Ali disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.24

 Setelah jam 12 malam, akhirnya Ali selesai membantu pemilik warung kopi itu. Dan akhirnya dia bisa pulang, dia mengambil upah harian, sehingga uang nya bisa dia berikan kepada sang ibu yang masih menunggu di rumah sakit depan.

 Ternyata ayah nya sudah sadar, dan sudah dipindahkan ke kamar rawat oleh suster yang bertugas. Ali langsung menghampiri ibu nya itu. terlihat ibu nya lagi memberikan ayah nya minum.

"Assalamu'alaikum Bu."

 "Walaikumsalam, Ali kamu dari mana saja nak?" tanya Ratna yang begitu cemas.

 "Bu, ini uang untuk tambahan biaya rumah sakit ayah. Besok Ali harus bekerja lagi di warung depan rumah sakit ini."

"Deg.....bekerja, jadi putra nya bekerja dengan pemilik warung di depan. Bagaimana bisa anak sekecil ali harus bekerja demi membantu biaya perawatan rumah sakit ayah nya itu. hatinya benar benar cemas memikirkan Ali yang begitu dewasa dalam hal tersebut.

"Nak, kenapa harus berkorban seperti ini. Ibu masih bisa mencari pinjaman ke orang lain dulu." ucap Ratna dengan tatapan sendu nya.

"Ali ga mau ibu di hina lagi, setidaknya dengan cara seperti ini, kita ga akan di hina dan di rendahkan orang lain Bu. Ali yang akan mencari nafkah mulai sekarang. Jangan khawatir tentang pelajaran Ali, karena Ali masih bisa mengatur nya nanti. Jadi ibu jangan cemaskan soal biaya rumah sakit ayah ya bu." ucap Ali dengan tegas nya. Dia masih bisa bekerja demi keluarga nya. walapun usia nya masih tergolong muda, tapi semangat nya tak akan pernah pudar.

"Tapi nak.."

"maafkan ayah nak, maaf telah menyusahkan kalian seperti ini." ucap dewa yang masih terbata sambil meneteskan air mata nya.

"Ayah ingin pulang saja nak, ayah bisa di rawat di rumah saja. Ayah ga ingin membuat kalian kesusahan lagi."

"Tidak ayah, biarkan ayah disini dan di rawat dengan baik. Ali masih bisa mencari uang dan ayah ga usah khawatir lagi. Ali ga mau ayah menahan sakit, dan ayah harus benar benar sembuh."

Tak lama kemudian, dewa langsung tertidur pulas, karena efek obat yang diberikan oleh suster. Sedangkan Ali dan Ratna masih mengobrol berdua dengan memikirkan biaya rumah sakit.

Tadi pemilik warung kopi memberikan upah sekitar 100.000 RB untuk nya. Karena Ali benar benar bertanggung jawab dalam pekerjaan nya. bahkan anak itu begitu cekatan, dan membuat pemilik warung merasa puas dengan kerja keras Ali di sana.

Ali juga memberikan semua upah nya kepada ibu nya saat ini, hanya beberapa sisa uang lagi, yang masih kurang membayar upah rumah sakit tersebut. Ratna memiliki tabungan sekitar dua juta lima ratus ribu rupiah, sebenarnya itu uang untuk pendidikan Ali dan juga dinda. Tapi karena keadaan yang memaksa nya seperti ini, jadinya uang itu digunakan untuk membayar biaya rumah sakit suami nya. Uang masih bisa dicari bersama sama, sedangkan keluarga tak bisa dicari dengan apapun.

"Nak, sebenarnya ibu sudah membayar uang di administrasi nya tadi, sebelum ayah mu dipindahkan. Hanya kurang sekitar lima ratus ribu lagi. dan uang itu adalah uang tabungan untuk pendidikan kalian. maafkan ibu ya nak,uang itu ibu pake dulu buat ayah mu." kata ratna dengan sendu nya.

"Gpp Bu, Alhamdulillah. Kekurangan nya biar Ali yang mikirin ya Bu, ibu jangan khawatir lagi. semoga ayah cepat sembuh dan bisa berkumpul bersama lagi dengan kita semua."

"Oh ya Bu, Ali pulang dulu ya Bu. Dinda pasti khawatir menunggu di rumah."

"Tapi nak, ini sudah larut malam. ibu ga mau kamu kenapa kenapa. Soal Dinda besok kamu bisa pulang pagi pagi, jadi ibu ga akan ngerasa khawatir lagi."

Mendengar ucapan ibunya, Ali terpaksa mengangguk setuju. Dia tak ingin ibunya mencemaskan diri nya. jadinya Ali langsung beristirahat di bawah lantai dengan alas tikar seadanya. sedangkan Ratna masih duduk di sebelah ranjang suami nya sambil berzikir.

1
Dinda Putri
yah di gantung lanjut thooorrrrr semangat 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪semangat
Dinda Putri
semangat terus up nya thoorrr
Soraya
hadir thor lanjut
macha late: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!