NovelToon NovelToon
Suamiku Ternyata Bos Mafia Yang Disegani Dunia

Suamiku Ternyata Bos Mafia Yang Disegani Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Romansa Fantasi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

Liora dipaksa menikah dengan Arkan demi menyelamatkan perusahaan ayahnya yang hampir bangkrut. Ia mengira Arkan hanyalah pengusaha kaya biasa yang dingin dan tertutup. Kehidupan baru Liora dimulai di kediaman megah namun penuh ketatapan. Pelan tapi pasti, Liora mulai melihat keanehan-keanehan: pengawal yang selalu berjaga, orang-orang yang menunduk takut saat melihat Arkan, dokumen rahasia, hingga pembicaraan tentang organisasi bernama Bayangan Hitam.

Liora perlahan mengetahui kenyataan pahit: suaminya bukan sekadar pengusaha, melainkan pemimpin mafia paling berkuasa yang menguasai jalur perdagangan gelap, ekonomi bawah tanah, dan memiliki koneksi hingga ke pejabat tinggi negara. Dunia Liora berantakan, rasa takut bercampur kagum. Di sisi lain, Arkan yang awalnya menganggap Liora hanya kewajiban kontrak, mulai tertarik pada ketulusan dan keberanian gadis itu yang tidak pernah lari meski sudah tahu siapa dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 : Sang Ratu Bayangan

Di balik sosok Liora yang terlihat lembut, cerdas, dan penuh kelembutan saat berada di samping Arkan, tersimpan rahasia besar yang tidak diketahui oleh siapa pun bahkan oleh suaminya sendiri selama bertahun-tahun.

Liora bukanlah sekadar istri pengusaha sukses atau wanita biasa yang hanya pandai mengelola bisnis. Sebelum ia bertemu Arkan, sebelum ia menjadi Ratu dari Arkan Group, Liora adalah Pemimpin Tertinggi Unit Falcon pasukan khusus elit tentara paling legendaris, paling ditakuti, dan paling disegani di seluruh penjuru dunia.

Unit yang konon hanya ada dalam legenda, yang namanya membuat musuh mana pun gemetar hanya dengan mendengarnya disebutkan.

Unit Falcon didirikan puluhan tahun lalu oleh leluhur keluarganya, dan sejak kecil Liora telah dilatih dengan keras, dipersiapkan menjadi pemimpin yang tidak hanya menguasai strategi perang, bela diri, penggunaan segala jenis senjata, intelijen, dan operasi rahasia, tetapi juga memiliki mental baja yang tidak akan pernah runtuh dalam situasi apa pun.

Selama bertahun-tahun, ia memimpin ribuan prajurit terbaik dari berbagai negara, menjalankan misi-misi yang paling berbahaya dan paling rahasia, di mana satu kesalahan kecil saja sudah berarti kematian.

Di bawah kepemimpinan Liora, Unit Falcon menjadi kekuatan yang tidak tertandingi. Mereka dikenal karena cara bertarung yang sangat cepat, sangat presisi, dan tanpa ampun kepada musuh.

Tidak ada misi yang dianggap mustahil bagi mereka, tidak ada benteng yang tidak bisa ditembus, dan tidak ada musuh yang bisa lolos dari jaringan mereka.

Di tangan Liora, Unit Falcon bukan sekadar pasukan tentara, melainkan kekuatan rahasia yang menjaga keseimbangan keamanan dunia.

Di samping Liora, ada dua komandan terbaik yang paling setia dan paling dipercaya: Jack, Komandan Unit 1, dan Jordan, Komandan Unit 2. Keduanya telah mendampingi Liora sejak ia masih muda, tumbuh bersama, berjuang bersama, dan rela mengorbankan nyawa demi pemimpin mereka.

Mereka adalah tangan kanan dan kiri Liora, orang yang tahu segalanya tentang kemampuan, kebijaksanaan, dan kekuatan nyata wanita itu.

Selama ini, Liora sengaja menyembunyikan identitas aslinya. Ia memutuskan untuk meninggalkan dunia tentara dan kekuatan militer setelah merasa sudah menyelesaikan tugasnya.

Ia ingin hidup biasa, ingin merasakan kebahagiaan yang sederhana, ingin menjadi istri biasa yang mencintai suaminya dan menjaga keluarganya.

Ia berpikir bahwa kehidupan baru bersama Arkan adalah akhir dari masa lalunya yang penuh darah dan pertempuran. Ia berniat mengubur nama Unit Falcon selamanya, dan menjadi Liora—wanita yang hanya butuh kedamaian dan cinta.

Tidak ada yang menyadari hal ini. Arkan mengira istrinya hanya pintar berhitung, pandai merencanakan bisnis, dan memiliki naluri kepemimpinan alami yang luar biasa.

Para pemimpin organisasi hanya mengagumi kecerdasan dan kebijaksanaan Liora, namun mereka tidak pernah membayangkan bahwa di balik senyum lembut itu tersembunyi kekuatan yang jauh lebih dahsyat daripada kekuatan militer apa pun yang pernah mereka kenal.

Bahkan Damar, tangan kanan Arkan yang paling tangguh sekalipun, tidak pernah menduga bahwa ada kekuatan lain yang jauh lebih kuat bersembunyi di dekat pemimpin mereka.

Namun saat ancaman mulai muncul lagi, saat musuh-musuh baru dan lama bersatu untuk menghancurkan Arkan Group, saat upaya sabotase dan serangan diam-diam terus terjadi tanpa bisa dilacak sumbernya, Liora tahu waktunya telah tiba.

Kehidupan damai yang ia pilih harus berakhir sebentar lagi. Orang yang ia cintai, keluarga yang ia bangun, dan kerajaan yang mereka ciptakan bersama sedang dalam bahaya. Dan tidak ada cara lain untuk melindungi mereka selain mengeluarkan kekuatan terbesar yang ia miliki.

Suatu malam, setelah semua orang sudah beristirahat dan ruang kerja di markas besar itu terasa sunyi, Liora duduk sendirian di mejanya. Ia membuka sebuah kotak besi kecil yang tersembunyi di balik tumpukan dokumen bisnis.

Di dalamnya bukanlah surat perjanjian atau angka keuangan, melainkan lencana besi berbentuk sayap elang yang berkilau tajam, dan sebuah buku kecil berisi kode rahasia yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri.

Dengan tangan yang gemetar sedikit namun tegas, Liora mengirimkan sinyal rahasia yang sudah tidak ia gunakan selama bertahun-tahun.

Sinyal itu dikirim melalui jaringan komunikasi yang sama sekali berbeda, jaringan yang tidak bisa dilacak oleh siapa pun, jaringan milik Unit Falcon yang telah mati selama bertahun-tahun.

Hanya butuh waktu kurang dari dua jam, dan dua sosok berbadan kekar dengan seragam gelap yang menyatu dengan kegelapan, masuk melalui pintu belakang yang terkunci rapat tanpa menimbulkan suara sedikit pun.

Mereka adalah Jack dan Jordan, dua komandan terkuat dari Unit Falcon yang sudah menunggu perintah tuannya di lokasi rahasia.

Mereka berhenti tepat di depan Liora, lalu berlutut dengan hormat yang sangat dalam, pandangan mata mereka yang tajam dan dingin melembut hanya saat melihat wanita yang selama ini mereka tunggu-tunggu.

"Komandan," ucap Jack dengan suara rendah dan tegas.

"Kami menerima sinyal Anda. Kami hadir secepat mungkin. Apa perintah Anda?"

Liora menatap kedua orang yang paling dipercayanya itu, dan untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, aura lembutnya hilang sepenuhnya.

Berganti menjadi aura pemimpin yang menguasai segalanya, berwibawa, dan memancarkan kekuatan yang membuat ruangan itu terasa lebih sempit sekaligus lebih berbahaya.

Ini bukan lagi Liora yang lembut, ini adalah Pemimpin Falcon.

"Bangun,"

ucap Liora dengan suara yang tenang namun bergema seperti guntur.

 "Semua unit harus bersiaga penuh. Mulai detik ini, Unit Falcon aktif kembali."

"Tidak ada lagi nama biasa, tidak ada lagi aturan damai."

"Kita bertugas melindungi Arkan Group, melindungi suamiku, dan menghancurkan siapa pun yang berani mengancam mereka—secara diam-diam, tanpa jejak, dan dengan cara yang membuat musuh tidak sadar bahwa kematian sudah berada di dekat mereka."

Jack dan Jordan saling pandang, lalu mengangguk serentak dengan semangat yang membara.

Rasa bangga dan bahagia menyelimuti hati mereka, karena mereka tahu tuannya masih sama kuatnya, masih sama tegasnya, dan masih menjadi pemimpin terbaik yang pernah ada di dunia ini.

"Siap, Komandan!" jawab mereka berdua bersamaan.

"Unit Falcon siap bertindak. Apa pun yang Anda perintahkan, kami akan laksanakan tanpa syarat."

Malam itu juga, jaringan Unit Falcon bangkit kembali dari kegelapan.

Ribuan prajurit elit yang tersebar di seluruh benua, yang selama ini hidup menyatu dengan masyarakat biasa, yang menyamar sebagai karyawan, pengusaha, atau bahkan warga sipil biasa, mulai bergerak diam-diam.

Mereka tidak muncul di depan umum, mereka tidak berteriak atau membuat kegaduhan. Mereka bekerja seperti bayangan, hadir hanya saat dibutuhkan, dan menghilang seolah tidak pernah ada setelah tugas selesai.

Sementara Arkan dan para pemimpin organisasi lainnya masih sibuk menyelidiki siapa dalang di balik serangan-serangan aneh itu, mereka sama sekali tidak menyadari bahwa musuh-musuh mereka sudah mulai mengalami kekalahan berturut-turut tanpa tahu penyebabnya.

Sebuah gudang tempat penyimpanan bukti-bukti penipuan dan sabotase tiba-tiba terbakar habis sempurna, tanpa meninggalkan satu jejak pun.

Seorang mata-mata yang menyusup masuk tiba-tiba menghilang tanpa jejak, tidak ada yang menemukan mayatnya, tidak ada yang bisa melacak ke mana ia pergi.

Rencana jahat yang dirancang dengan sangat rapi oleh musuh mereka tiba-tiba gagal sepenuhnya pada menit terakhir, seolah ada kekuatan gaib yang merusak segalanya.

Setiap kali musuh mencoba bergerak, mereka merasa seolah-olah sedang diawasi dari segala arah, namun mereka tidak bisa melihat siapa yang mengawasi mereka.

Mereka merasa seperti berjalan di dalam kabut tebal, tidak tahu arah tujuan, dan tidak tahu kapan serangan balik akan datang.

Suatu hari, saat Liora dan Arkan duduk bersama di ruang kerja, Arkan mengerutkan kening sambil membaca laporan terbaru.

"Aneh sekali," ucap Arkan dengan nada bingung.

"Semua gangguan kita tiba-tiba berhenti sepenuhnya. Tidak ada lagi sabotase, tidak ada lagi berita bohong, dan semua rencana mereka runtuh dengan sendirinya seolah-olah ada tangan raksasa yang menghancurkan mereka dari dalam."

"Siapa yang melakukannya, Liora? Kau punya tebakan?"

Liora tersenyum lembut, menyiramkan teh ke dalam cangkir untuk suaminya dengan tangan yang sangat tenang.

Di matanya ada rasa bangga dan kepuasan yang tidak bisa dijelaskan.

"Mungkin ada kekuatan yang lebih kuat dari kita yang menjaga kita, Arkan," jawab Liora pelan, sambil menatap suaminya dengan penuh cinta.

"Mungkin ada kekuatan bayangan yang bekerja diam-diam untuk melindungi apa yang paling berharga bagi kita."

"Dan kau tahu? Kekuatan itu tidak akan pernah membiarkan siapa pun menyakiti kita, selamanya."

Arkan menatap istrinya dengan rasa ingin tahu yang sedikit, namun ia merasa damai mendengar jawaban itu.

Ia percaya pada kata-kata Liora, percaya bahwa ada hal-hal besar dan misterius yang melindungi keluarga mereka. Ia tidak tahu bahwa wanita yang duduk di hadapannya itulah yang menjadi jantung dari kekuatan bayangan itu.

Ia tidak tahu bahwa tangan Liora lah yang menggerakkan ribuan prajurit terbaik di dunia, mengatur setiap langkah, dan memastikan bahwa setiap musuh akan hancur sebelum mereka sempat bergerak.

Unit Falcon kini beroperasi sepenuhnya di bawah perintah Liora, diam-diam menjaga keamanan Arkan Group dari bayang-bayang, membasmi ancaman tanpa menimbulkan kegaduhan, dan memastikan bahwa kerajaan mereka akan tetap aman, kuat, dan abadi selamanya.

Dan di balik semua itu, Liora tetap menjadi istri yang lembut, wanita yang mencintai suaminya, dan pemimpin yang bijaksana.

 Ia hidup dua kehidupan sekaligus: satu kehidupan sebagai Ratu yang dicintai dan disayang oleh semua orang, dan kehidupan lainnya sebagai Pemimpin Bayangan yang paling ditakuti di dunia.

Dan ia tahu, selama ia masih memegang kendali atas Unit Falcon, tidak ada satu pun musuh yang akan mampu menyentuh sedikit pun kebahagiaan yang telah ia bangun bersama Arkan.

1
Dhatu Lukita
aku kasih ⭐ 5 y biar semangat
Tri Wahyuni: Terimakasih
total 1 replies
Dhatu Lukita
halo thor, ceritanya menarik yaa😍.
jangan lupa mampir ya thor 💗, tinggalin jejak oke 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!