NovelToon NovelToon
The Return Of The Mighty Mother

The Return Of The Mighty Mother

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Reinkarnasi
Popularitas:36k
Nilai: 5
Nama Author: aisy hilyah

Rania Anandira, mati mengenaskan di tangan sahabatnya sendiri yang cemburu pada kehidupannya. Tak ada yang tahu tentang kematiannya itu, suami dan anaknya hanya tahu Rania menghilang tiba-tiba.
Shakira, sahabatnya itu kemudian tinggal di rumah Raina dengan alasan menggantikan Raina sebagai ibu pengasuh untuk anaknya. Namun, perlakuannya terhadap Rasya, tidaklah manusiawi. Bersama paman dan bibinya, mereka menekan Rasya yang masih berusia tujuh tahun.
Karena tangisan anak itu, jiwa Rania tak tenang. Dia kembali menggantikan jiwa seorang gadis nelayan yang hidup di bawah garis kemiskinan, jauh dari tempatnya tinggal dulu. Rania harus mencari cara untuk bisa kembali ke sisi sang anak.
Bagaimana caranya dia kembali untuk membalas dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisy hilyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Di kantornya, Hadrian memanggil Riko ke hadapannya. Ia menatap sang asisten yang berdiri gugup. Hatinya gelisah, Hadrian sudah pasti akan menanyakan kinerjanya selama tujuh tahun ini.

Hadrian menatap lurus pada wajah laki-laki di hadapannya. Baru saja ia memeriksa rekaman cctv di rumah yang tersambung dengan laptop di kantornya. Tak ada yang aneh, semuanya terlihat normal. Para pelayan bekerja sebagaimana mestinya. Sayang, rekaman semalam tak ada. Alasannya cctv rusak entah kenapa.

"Bagaimana penyelidikanmu selama tujuh tahun ini? Apakah kau sudah menemukan jejak istriku?" tanya Hadrian membuat sang asisten semakin gugup.

Pertanyaan itu lagi, sepanjang tahun di setiap bulannya, Hadrian akan selalu menanyakan perkembangan penyelidikan yang dilakukan asisten dan orang-orangnya.

"Sampai saat ini, orang-orang kita belum juga menemukan jejak nyonya, Tuan. Nyonya seperti hilang ditelan bumi. Tapi, Tuan, kami menemukan laki-laki itu," jawabnya membuat Hadrian menegang.

Ia mendekatkan tubuh pada meja, menatap lebih tajam pada tangan kanannya itu.

"Katakan!" Tak sabar ingin mendengar kabar tentang laki-laki yang membawa istrinya pergi.

"Sekarang laki-laki itu adalah seorang dokter di kota terpencil. Kota Pakis. Orang-orang kita sudah mendatangi tempatnya, tapi dari informasi yang diterima dia tinggal sendiri di rumah dinas tak jauh dari klinik tempatnya bekerja. Semua orang di sana mengatakan tak ada wanita yang menemaninya," papar Riko sesuai dengan hasil investigasi yang ia dapatkan dari orang-orang yang dikirimnya.

Hadrian menekuk tangan di atas meja, menautkan jemarinya. Ia meletakkan dagu si atas tangan, tercenung sendiri.

"Tapi, Tuan, dokter itu sudah meninggalkan kota Pakis. Kabarnya dia datang ke kota Anggrek membawa seorang gadis muda. Mungkin saat ini dia sudah berada di kota ini," lanjut sang asisten.

Hadrian mengangkat pandangan, tersirat harapan akan pertemuan dengan sang istri kembali. Ia melepaskan tautan tangannya, mengetuk-ngetuk meja dengan irama pelan.

"Temukan dia dan bawa ke hadapanku dengan cara apapun!" titahnya tegas dan tak terbantahkan.

"Baik, Tuan!" Riko menyahut tak kalah tegas.

"Kirim orang untuk memeriksa cctv di rumah. Aku ingin tahu kejadian tadi malam." Perintah berikutnya menyusul sebelum ia mengusir Riko dari ruangan dengan isyarat singkat tangannya.

"Baik, Tuan!" Riko undur diri, bergegas menjalankan perintah sang tuan untuk mencari keberadaan dokter Pri.

Hadrian membuka laci, mengeluarkan secarik kertas yang telah ia simpan selama tujuh tahun. Sebuah surat yang ditemukan di atas ranjang saat ia kembali ke rumah sembari membawa bayi Rasya.

Satu-satunya yang ditinggalkan Rania sebelum menghilang. Sebuah pengakuan bahwa dia terpaksa menikah dengannya. Di dalam surat itu, Rania mengatakan bahwa dia pergi menemui laki-laki yang dicintainya. Sahabat masa kecil yang telah meninggalkan kota kelahiran mereka.

Di sana juga tertulis permintaan Rania kepada Hadrian untuk tidak mencarinya dan merelakan dia pergi. Entah siapa yang menulisnya? Meski tulisan tangan serupa dengan milik Rania, tapi hati Hadrian ragu untuk percaya bahwa Rania sendiri yang menulisnya.

"Tulisan tangan bisa ditiru, tapi sampai saat ini aku belum menemukan petunjuk apapun. Sampai saat ini aku masih menolak untuk percaya bahwa surat ini kau yang menulisnya, Rania. Saat kau kembali nanti, kuharap kau memberiku penjelasan," gumamnya seraya meremas surat tersebut sebelum menyimpannya ke dalam laci.

Sudah tujuh tahun ia mencari jejak Rania, sudah selama itu juga dia mencari tahu tentang kebenaran surat itu, tapi tak satu pun petunjuk dia dapatkan. Hadrian mengusap wajah, lelah sudah, tapi ia sadar harus kuat. Ada Rasya yang masih menunggu kedua orang tuanya.

1
Nyonya Gunawan
Nach gtu ru bnar,,cabut semua fasilitas jgan biarkan mereka hidup enak pke uangmu sementara anakmu disiksa bahkan makan az nunggu pemberian dri pak tua ma myra yg di berikan secara sembunyi",,Ibunya hadrian bsa g' sich mulutnya di kasih salam 5 jari..
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Langsung jantungan ga tuh 🤣
Dwi Setyaningrum
duh aku ikut komat Kamit nih pengen nampol ibunya Hardian sayangnya kok ya org tua tp kok ya ga bisa jd panutan..nah loh trus kepiye ikih..
kymlove...
biarkan wanita tuan gak tau diri itu MATI!! JANGAN HIRAUKAN hardian!!! anggap dia cuma pura2!!! 7
vj'z tri
🤧🤧🤧🤧🤧🤧 kurang apa hardian untuk kalian semua di kasih .... memastikan yang kalian terima itu yang terbaik tapi kalian yang mengaku saudara sedarah ternyata 😔😔😔 kurang di hajar 😔😔
kaylla salsabella
si ibu benar-benar kesakitan atau cuman pura"🤔🤔🤔
Dwi Setyaningrum
nah gt Hardian jd org yg tegas tanpa tendeng aling2 sodara salah ya ttp libas lah
Aisy Hilyah: bener banget kalo salah ya salah
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Jangan2 Hadrian bukan anak anak kandung lagi 🤔 🤣 Ayo miskinkan mereka. jangan kasih ampun tuman /Scream/
Aisy Hilyah: bisa jadi 🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Emang bener Hadrian ini onengna kebangetan /Facepalm/
Aisy Hilyah: iya Oneng aja udah gak Oneng
total 1 replies
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣 nah rasain
Aisy Hilyah: asin apa asem rasanya
total 1 replies
kymlove...
tunjukkan kekuatan mu hardian, karena selama part awal cuma kebodohan, kelemahan dan keterlambatan dalam bertindak yang kau tunjukkan!!!
Aisy Hilyah: tenang saja
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Wow,,anaknya ziyan mo di siksa ma hadrian y boleh lach..😄😄😄
Aisy Hilyah: dipecat mungkin ya
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman mang enak 😏
Aisy Hilyah: iya tuman sekali
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Ayo siksa juga anakna 🤣
Aisy Hilyah: iyaaaaa
total 3 replies
kaylla salsabella
Hadrian datang🤣🤣🤣
Aisy Hilyah: kira-kira bakal jadi apa prok-prok-prok!
total 1 replies
kymlove...
kalau sampai hardian masih mau ngalah. dan mau aja di tindas orang tua gilanya, emang udah dech.... jangan jadi cs utama cowoknya, sumpah lemah banget ini hardian...
Aisy Hilyah: 😄😄😄😄😄 Iya ih bener
total 3 replies
Nyonya Gunawan
Ko'bisa y ada orang tua sprti itu,,
Aisy Hilyah: banyak. serius!
total 1 replies
kaylla salsabella
wah Hadrian kamu kok lelet banget sih
Aisy Hilyah: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Si kere g' terima anaknya di siksa tpi nyiksa anaknya orang..
Aisy Hilyah: iya bener bener
total 1 replies
Teten Suryani
semangat outhor
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!