NovelToon NovelToon
Cintaku Nyangkut Di Surat Kontrak

Cintaku Nyangkut Di Surat Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

"aku terima syaratmu, tapi terima juga syaratku, kael.."
mahiya melotot kesal,pria dingin itu hanya mengangguk datar.
"okeyyy..deal"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

"mahi..."

Ketukan di pintu kamarnya dan panggilan kael, tak membuat mahiya bergeming, gadis itu masih kesal. Harga dirinya serasa di injak-injak kuda, nggak berbentuk lagi.

"mahi..buka pintu, aku pengen ngomong sesuatu"

"maaf kak aku udah tidur" sahut mahiya asal, padahal dia sedang tiduran sambil scroll-scroll platform belanja.

Kael nggak menyerah, dia masih setia mengetuk pintu kamar mahiya.

"hhhhhh.." desahan kasar keluar dari mulut mahiya, malas-malasan dia menyeret langkah kakinya, membuka pintu kamar dan menunjukkan wajah juteknya.

"mau ngomong apaan sih?"

"aku minta maaf!"

"apa?, aku nggak dengar?" tanya mahiya, tangannya di letakkan di telinga, wajahnya masih kesal.

"aku minta maaf, mahi. Aku sudah kasar tadi" ujar kael lembut, dia menatap mahiya yang memandanginya juga.

Mahiya beringsut dari kamarnya, sambil ngedumel tangannya menarik pintu menutup.

"kak kael harusnya tanya dulu, kenapa kak gerard ngajak ketemuan?bukan malah mikir yang nggak-nggak"

"iya, maaf" pinta pria itu lagi, mengikuti langkah mahiya menuju sofa, dia berjalan di belakang mahiya.

"kak gerard curiga kalau pernikahan kita bohongan kak, dia mendengar pembicaraan kita tempo hari"

Mata kael membelalak lebar, mulutnya sampai terperangah.

"trus kamu jawab apa?"

Mahiya menggeleng, wajah cantiknya dengan rambut yang di cepol tinggi terkesan berantakan tapi cantik banget, kael sampai terpesona menatap 'istrinya' itu.

"aku mengelak sebisaku, aku bersikeras kalau kita memang menikah karena cinta dan kita pacaran sebelumnya"

"gadis pintar..!" puji kael tersenyum, dia tak berhenti mengamati wajah lelah mahiya.

Mahiya menggeleng cepat, matanya terlihat risau dan nggak yakin.

"tapi kak gerard keknya nggak percaya kak"

"jangan khawatir, besok aku akan bicara dengannya"

Mahiya menatap lekat kael yang sudah rapi ternyata, sepertinya kael mau pergi ke suatu tempat, mata mahiya sampai memicing. Hidungnya mengendus-endus, aroma parfum dan sabun yang samar, keknya kael sudah mandi juga.

"kak kael, mau kemana?sore-sore gini udah rapi aja"

"aku mau ajak kamu makan malam di luar, habis tuh kita singgah ke rumah orangtuaku"

Kening mahiya mengernyit heran, matanya memicing.

"kok mendadak?"

"nggak juga.." geleng kael cepat,

"tadi siang oma dan mama minta kita ke rumah, karena ada yang ingin mereka bicarakan"

Mahiya ngangguk-ngangguk sambil memonyongkan bibirnya, kael tersenyum tipis melihat tingkah mahiya, ia mengakui istri bocilnya itu memang cantik.

"kak.." panggil mahiya tiba-tiba, menyentakkan kael yang sedang terpesona. Kael menaikkan alisnya sebelah,

"aku boleh nanya nggak tentang clarissa?"

Nada suara mahiya terdengar hati-hati, dia takut kael tersinggung. Kael tak menjawab, cukup lama dia terdiam dengan tanpa mengalihkan perhatiannya dari mahiya.

"kalau nggak boleh yah nggak apa-apa kak, tapi aku bingung kalau nanti kak gerard bertanya tentang mantanmu itu"

"nggak akan, kamu nggak akan bertemu gerard lagi, aku pastikan itu" jawaban kael terdengar percaya diri.

Mahiya seperti biasa, cuman manggut-manggut doang.

"yah sudah kalau begitu" sahutnya santai sambil mengedikkan bahu,

"aku mandi dulu yah" pamitnya tanpa menunggu jawaban kael, gadis itu berlari ke kamarnya.

*******

Mahiya langsung dipeluk oma nurmala begitu sampai, wanita sepuh itu menggandeng lengan mahiya.

"oma udah kangen aja ama kalian!, padahal baru 3 harian nggak ketemu"

Mahiya nyengir, senyuman malu-malu kucingnya membuat oma nurmala gemas. Mahiya masih jalan dengan memeluk omanya kael itu, saat gerard menatapnya dari ruang keluarga. Pria tampan dingin itu tak berkedip, semakin hari mahiya semakin cantik saja. Entah mengapa setiap dia melihat mahiya, hatinya selalu menghangat dengan degub jantung yang berpacu lebih cepat.

Mahiya langsung salim, mencium punggung tangan ayah mertuanya yang duduk di ruang keluarga dengan gerard. Kael juga sudah duduk dengan daddynya, mahiya celingukan mencari nyonya sandrina, ibu mertuanya dan irene.

Tuan adrian yang memahami gesture tubuh menantunya itu, dengan wibawanya mengatakan kalau mommynya kael sedang keluar sebentar.

Mahiya mengangguk paham, dia pamit langsung menggandeng oma nurmala.

"kata kak kael, oma pengen ketemu mahi!, ada apa oma?"

Oma nurmala tersenyum, senyumannya sedikit misterius. Sambil menarik lengan cucu menantunya itu, oma berbisik pelan.

"kalau oma sih cuman kangen, tapi keknya mommy yang pengen ketemu mendesak begini"

Mahiya manggut-manggut, sambil tersenyum manis ngucapin terima kasih ke mbak rina yang mengantarkan minuman untuknya.

"emang mommy kemana?" tanyanya sambil nyeruput coklat hangat yang barusan di letakkan mbak rina.

Oma nurmala mengedikkan bahunya, wanita sepuh baik hati itu cuman tersenyum.

"minggu depan, sepupu kael menikah mungkin itu juga yang ingin mommy kamu bicarain"

Sambil meletakkan gelas coklatnya, mahiya menatap oma nurmala serius.

"kamu kenal martin kan?"

Mahiya mengangguk, namun tatapannya masih bingung.

"kamu tahu tentang clarissa?"

Tiba-tiba oma nurmala bertanya dengan suara sedikit dipelankan, matanya melirik ke arah ruang keluarga dimana kael sedang ngobrol dengan daddy dan gerard.

"sedikit oma" sahut mahiya ikut berbisik, dia ketularan oma nurmala, malah ikut melirik juga.

"kamu tahu kalau clarissa lari saat akad nikah mau di laksanakan?"

Mahiya sontak menoleh, menatap lekat bola mata oma nurmala, dia nggak menjawab, tapi sorot matanya penuh tanya.

"itu terjadi setahun lalu, mahi! Kami sempat berpikir kalau kael patah hati. Makanya oma bahagia sekali begitu tahu kalau kael sudah punya pacar lagi, mana lebih cantik lagi dan sholehah pula"

Mahiya masih diam mendengarkan, sedikitpun dia tak tahu apa latar belakang kael putus dengan clarissa, penjelasan oma barusan menjadi titik terang tentang sikap kael.

"clarissa itu pacarnya saat awal kuliah, saat clarissa kelas 1 sma, kalau oma nggak salah"

"apa alasan clarissa meninggalkan kael, oma?" tanya mahiya penasaran, sorot mata gadis cantik itu tak berkedip menatap sang oma.

Oma nurmala menggeleng,

"oma nggak tahu dan nggak mau tahu, dari awal oma juga nggak setuju mereka menikah. Perempuan itu terlalu egois menurut oma, belum menikah dia sudah mengikrarkan diri childfree, takut tubuh dan karirnya rusak"

Kepala mahiya manggut-manggut sok paham, padahal mah, dia juga bingung, kalau emang kael terima, kenapa juga keluarganya ikut campur.

"keluarga clarissa juga terlalu mengatur dan menguasai kael, 11 tahun mereka bersama, 11 tahun kael jauh dari keluarga ini. Dan yang paling oma nggak suka, mereka sudah hidup serumah sebelum menikah, 3 tahun lamanya"

Mahiya mengernyitkan keningnya, raut wajahnya terlihat kaget. Yah kagetlah, karena hal begituan sebenarnya mahiya lihat cuman ada di drama-drama korea kesayangannya, nggak nyangka ada di kehidupan nyata.

"makanya, sayang. Waktu kael kenalkan kamu, jujur oma tersentak kaget, tapi bahagia. Kok tumben bocah bodoh itu pandai cari pacar"

Mahiya meringis, saat oma nurmala meremas jemarinya hangat.

"oma sangat berharap padamu mahiya, jadikan cucu oma lebih baik, kembalikan dia menjadi seorang muslim yang taat, seperti kamu"

Mahiya nyengir, senyuman malunya terlihat cantik sekali. Jujur dia malu mendengar permintaan oma. Taat?, dia hanya seorang muslimah yang berusaha mengerjakan kewajibannya tanpa terlewat, dia nggak taat, hanya berusaha menjadi hamba yang tak lupa diri.

Bersambung...

1
Rina Zulkifli
maratahon 22 part. mantul n seru ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!