NovelToon NovelToon
Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:17.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ding-dong

Kisah seorang Angel yang tidur dengan seorang pria di dalam kamar hotel. Pria itu adalah Devan seorang pengusaha sukses namun sudah memiliki istri dan sangat mencintai istrinya.

Ayah Devan menyuruh untuk Devan agar mempertanggung jawabkan perbuatannya, dia harus menikahi Angel karena sudah tidur bersama Angel.

Karena berita itu Angel di cap sebagai wanita pelakor dan penggoda suami orang padahal dia tidak ada sedikitpun niat untuk menjadi wanita pelakor dan wanita penggoda.

Bagaimana kisah mereka?

Mengapa Angel bisa tidur dengan Devan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ding-dong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mungkin beda dengan lidah orang kaya

Clara benar-benar terkejut mendengar ucapan Devan.

"Ke tempat Angel?" tanya ulang Clara.

"Iya sayang" jawab Devan enteng.

"Ngapain ke tempat wanita itu?" tanya Clara kesal.

Devan yang sedang bercermin sambil menyisir rambutnya langsung menghentikan aktivitasnya dan berpikir setelah mendengar pertanyaan Clara.

Iya yah ngapain aku ke tempat wanita itu batin Devan.

"Cuma mau memastikan saja sayang dia masih hidup atau nggak" ucap Devan.

"Dia masih hidupkan sayang, kamu sudah lihat sendiri tadi dan kamu juga bisa melihat melalui ponselmu seperti tadi" ucap Clara sambil memeluk Devan dari belakang.

"Sayang dia keenakan dong kalau aku nggak kesana, dia bisa dengan enaknya bersantai-santai, nggak ada orang yang membuatnya susah, disanakan dia tinggal sendiri" ucap Devan sambil melanjutkan menyisir rambutnya.

"Tapi kenapa kamu sangat keren begini sayang, pakai bercermin segala, kamu juga memakai pakaian yang nggak seperti biasanya" ucap Clara masih memeluk Devan dari belakang.

"Sayang aku bercermin untuk menyisir rambutku masa aku ketemu dia nggak menyisir rambutku, nanti dia menghinaku di dalam hatinya" ucap Devan.

"Udah kamu nggak usah mikir macam-macam sayang" ucap Devan lagi.

"Gimana mau nggak mikir macam-macam, malam ini seharusnya kamu disini bersamaku, tapi kamu malah membagi waktumu dengan mau pergi menemui Angel" ucap Clara.

"Kan sejak tadi aku tidak menemui dia sayang, aku sibuk di kantor" ucap Devan.

"Kan nggak penting juga untuk bertemu dengannya, kalau mau menyiksanya lagi kan bisa besok saja kamu lakukan" ucap Clara.

"Dan sayang kalau di pikir-pikir aku juga sejak tadi tidak bertemu dengan kamu, kamu kok gini sekarang, kamu sudah berubah" ucap Clara lagi.

"Sayang kamu jangan berbicara seperti itu, aku nggak berubah, aku hanya ingin menyiksanya saja nggak lebih" ucap Devan.

"Oh iya sayang pijitin aku bentar dong, aku capek terus mau menyetir mobil lagi nih" perintah Devan.

"Sayang aku nggak mau ahh masa kamu nyuruh-nyuruh aku sih sekarang, aku capek dan nggak tahu mijit juga, aku panggilin pelayan yah biar dia mijitin kamu atau sekalian aku nyuruh dia nyariin tukang pijit yang profesional" ucap Clara.

"Nggak usah sayang kelamaan, aku ke tempat Angel sekarang kalau gitu, kamu jangan tidur larut-larut yah" ucap Devan.

"Serius nih sayang nggak usah?" tanya Clara.

"Iya sayang nggak usah" jawab Devan.

"Kamu nggak marahkan sayang sama aku?" tanya Clara.

"Nggak dong sayang, masa gara-gara itu saja aku mau marah sama kamu, lagian kapan sih aku marah sama kamu istriku" ucap Devan gemas.

"Yah siapa tahu ajah sayang kamu marah" ucap Clara lagi.

"Nggak kok sayang, ya udah aku pergi sekarang yah" pamit Devan.

"Sayang aku ikut dong, kan aku belum pernah bertemu lagi dengan Angel, aku jugakan ingin menyiksa dia" ucap Clara.

"Besok saja kamu ikut sayang," ucap Devan.

"Kok besok sih, tapi kamu pulangkan malam ini sayang?" tanya Clara memastikan.

"Iya dong" jawab Devan.

"Baiklah besok saja aku bertemu dengannya" ucap Clara.

"Gitu dong sayang," ucap Devan lalu mencium bibir Clara dan segera pamit untuk ke tempat Angel.

#####

"Kak Angel kasian banget sekarang" ucap Mila tiba-tiba yang lagi belajar bersama Miko dan Andre di rumahnya.

Miko langsung menghentikan menulisnya dan sebenarnya dia juga sejak pulang dari rumah Devan terus saja memikirkan nasib kakaknya, namun Miko berusaha mengalihkannya dengan belajar agar Mila dan Andre bisa konsentrasi belajar juga.

"Kita mesti membawa kak Angel keluar dari tempat itu" ucap Miko.

"Miko loe jangan gegabah seperti tadi, pokoknya loe harus pikir baik-baik sebelum bertindak sekarang, karena jangan sampai tindakan loe membahayakan kak Angel," ucap Mila mengingatkan.

"Iya kok gue tahu, gue juga kan nggak mau buat kak Angel bertambah menderita" ucap Miko.

"Bagus, loe nggak kenapa-kenapakan tadi, loe nggak di apa-apain kan?" tanya Mila sambil memeriksa tubuh adiknya itu.

"Nggak kenapa-kenapa kok" jawab Miko.

"Gue benar-benar nggak nyangka kalau kakak kalian mengalami nasib seperti ini, dan di luar orang menganggapnya wanita tidak baik padahal dia sangat baik dan ternyata dia sangat menderita sekarang" ucap Andre karena dia juga sudah pernah bertemu dengan Angel ketika belajar bersama Mila dan Miko, dan Angel sangat baik kepada Andre, Angel selalu menegur Andre ketika melihatnya.

Itulah Andre sempat terkejut ketika melihat pemberitaan tentang Angel, namun dia juga tidak mempercayai gosip-gosip itu.

"Iya kakak gue itu hanya di fitnah" ucap Mila sedih.

"Gue harus menambah besar gue dulu kalau mau melawan dan menolong kak Angel, gue bakalan lebih sering latihan lagi" ucap Miko.

"Apaan sih loe Miko pokoknya loe nggak boleh seperti tadi, nggak boleh gegabah," ucap Mila kesal.

"Iya cerewet" ucap Miko.

#######

"Heem santai banget yah kamu" ucap Devan yang melihat Angel sedang tengkurap sambil membaca buku.

Buku-buku itu memang ada di rumah ini karena Devan yang sudah menyuruh orang untuk menyiapkan, rencananya selama Devan disini dia akan menyiksa Angel sambil sesekali membaca buku.

Angel terkesiap seketika begitu mendengar suara Devan, dia pun langsung duduk sambil menyiapkan dirinya lagi untuk menerima siksaan.

Angel benar-benar merinding seketika begitu Devan duduk di sampingnya.

Angel langsung membukakan sepatu dan kaos kaki Devan cepat tanpa Devan menyuruhnya, dan dia pun menaruh sepatu dan kaos kaki itu pada tempatnya.

Devan terus memperhatikan Angel yang jalan pincang dan juga badannya yang masih kemerahan.

Mau disiksa apalagi wanita ini, tadinya aku mau menyiksanya karena lupa tugasnya, tapi dia malah mengingatnya dan dengan cepat melakukannya batin Devan.

"Kak Devan sudah makan malam?" tanya Angel yang menganggap Devan seperti kakak buatnya, walaupun Devan selalu menyiksanya tapi dia tidak bisa benci kepada orang lain, dan dia juga akan sabar menerima semuanya serta melakukan tugasnya dengan baik sambil berharap siapa tahu suatu saat nanti Devan akan melepaskannya.

"Memang kenapa, aku sudah makan atau belum itu urusanku" jawab Devan.

"Maaf kak, aku bertanya supaya kalau kakak belum makan aku akan masakan buat kakak" ucap Angel lembut karena memang Angel orangnya lembut.

"Pergi sana masak" perintah Devan.

"Baik kak" ucap Angel dan segera ke dapur untuk memasak buat Devan makan.

Setelah Angel ke dapur, Devan segera mengambil buku yang dibaca Angel tadi dan melihatnya.

Heem dia membaca buku seperti ini, lumayan juga buku bacaan yang dia pilih batin Devan.

Devan sudah berada di meja makan, di depannya sudah ada berbagai masakan rumahan karena Angel memang sudah biasa memasak di rumahnya.

Angel dengan segera mengambil sendok dan merasa terlebih dahulu semua makanannya di depan Devan.

"Nggak ada racunnya kak" ucap Angel begitu selesai dengan rasa-rasa makanannya.

Devan pun segera makan.

"Angel makanan apa ini, rasanya sangat tidak enak, kamu mau membunuhku dengan rasanya" bentak Devan sambil menyimpan kembali sendoknya.

Angel langsung pucat mendengar bentakan Devan.

"Maaf kak aku akan masak yang lain" ucap Angel sambil tertunduk.

"Sudah.. sudah aku bisa mati kelaparan kalau menunggumu lagi selesai memasak," ucap Devan lalu kembali makan.

"Aku hanya terpaksa memakan masakan tidak enakmu ini, dan aku hanya akan memakannya sedikit" ucap Devan lalu melanjutkan lagi mengunyah makanannya.

Tadi aku rasa enak kok masakanku, mungkin beda dengan lidah orang kaya batin Angel.

Angel hanya berdiri sambil tertunduk.

"Kak aku mau shalat dulu, bolehkan?" tanya Angel.

"Pergilah" ucap Devan yang masih makan.

Angel pun segera ke kamar buat shalat.

Selesai shalat Angel segera ke dapur lagi untuk membereskan semuanya, sedangkan Devan sudah duduk kembali di sofa sambil membaca buku.

Haa katanya nggak enak kok habis, apa rasa makananku tiba-tiba berubah enak di lidah kak Devan, aku belum makan lagi, apa kak Devan membuangnya, tapi nggak ada sama sekali ciri-cirinya makanan itu di buang, pantas saja tadi aku melihat kak Devan seperti kekenyangan banget..Aaa aku belum makan kalau tahu aku banyakin dikit lagi tadi masaknya batin Angel.

1
m.ria
Luar biasa
Adi Nugroho
Diki ternyata masih hidup trus yg d kubur siapa🤔🤔
Adi Nugroho
kapan terbongkarnya kebusukan nya clara thor
Enung Samsiah
ko angel lemah bngettt di tmpat teruuusss, diam lgi aah payaaah
Enung Samsiah
hadesehhh,,, main tampar terus,, kasiannnn
Enung Samsiah
iiih,,, clara sm ayh devan mmjijikan
Enung Samsiah
yg mnjebk tu clara, Clarisa, knp sm ayah devan
Tri Utari Agustina
Lanjut thor seru banget ceritanya semangat thor semoga novel tambah sukses selalu
Tri Utari Agustina
Ceritanya sangat bagus sekali thor semangat
Siti Khodijah Irawati
sangat bagus
Tri Utari Agustina
Fitnah lebih kejam dari pembunuhan semoga clarisa ketahuan selingkuh dengan bapak mertua
gisca arindra
😢😢😢nnt klu Devan udah bucin am angel...tinggallin Aza.... klu lk 2 sdh kasar gk Ada ampun😠😠
Hasrie Bakrie
Ayo donk keluarga Angel dukung Devan, ingat Angel soy sadar diri
Hasrie Bakrie
Angel koq kek gitu, udah jdi istri msh ingat cwok lain
Hasrie Bakrie
Biarin aja Angel keguguran, terlalu keras kepala sich
Hasrie Bakrie
Angel biar keguguran ato mati sj alx terlalu keras kepala sich,bikin emosi deh ma Angel
Hasrie Bakrie
Devan junior kyak siap OTW ne
Hasrie Bakrie
Heran aq ma Angel bisa"nya masih menyimpan kenangan masa lalu tentang Diki, padahal masa depannya ada bersama Devan
Hasrie Bakrie
Angel goblok banget,heran katanya rajin ibadah tpi koq gk ngerti tentang larangan yg berlaku.BiKes deh thor
Hasrie Bakrie
Angel koq gitu sich ngk menghargai suami,biarpun bilang ada cinta terhadap Devan setidaknya hargailah perasaan laki loe Angel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!