Naisya adalah perempuan yang di jodohkan dengan anak sahabat orang tuanya itu Naisya mulai kecil berteman dengan Adit yaitu laki laki yang akan di
jodohkan dengan dirinya dan Naisya adalah anak satu satunya dari Herman Widiyanto dan Wulandari Nasution
padahal Adit dan Naisya sudah mengenal satu sama lain karena mereka berteman sejak kecil tapi apakah perjalanan cinta Mereka berjalan mulus atau banyak Lika likunya?
Author update nya setiap hari jadi mohon dukungannya ya supaya author makin semangat ngelanjutin ceritanya 🥰
Bagaimana kisah cinta mereka apakah bahagia atau tidak kalau ingin tahu baca ya jangan lupa vote dan komen yaa ❤️
Hallo semuanya kakak ☺️ di sini Season 1 udah tamat, Jadi aku ngelanjutin nya di sini kisah Cinta Luna yang seorang desainer, kini usianya 24 tahun tapi belum menikah, Boro boro nikah punya pacar saja tidak ujarnya. Tetapi karena desakan mama nya apakah Luna mau berkencan buta dengan laki laki pilihan mama nya? Penasaran ayo simak terus ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurhalimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24
Sudah jam 05.00 pagi Naisya bangun mandi setelah itu membangunkan Adit
" Mas bangun Udah subuh nih " sambil menggoyang kan tubuh Adit
" Hmmm " Suara serak khas. bangun tidur
Di saat Adit sudah terbangun tiba tiba Naisya mendapatkan morning kiss dari Adit Sontak membuat Naisya terkejut tidak biasanya Adit keberlakuan seperti ini
" Mandi dulu sana " ucap Naisya
" Iya sayang "
Adit yang beranjak dari tempat tidur ke kamar mandi Naisya pun keluar dari kamar menuju dapur memasak untuk sarapan pagi di saat menuruni tangga ia melihat mama nya di dapur
" Pagi mah "
" Pagi juga sayang "
Mereka berdua pun masak masak setelah selesai memasak makanan pun di hidangkan
" Mah aku panggil mas Adit dulu "
" Baiklah Nak "
Naisya yang menaiki tangga menuju kamar nya
di saat membuka handle pintu Adit pun keluar kamar
" Eh mas ayo makan sudah siap makanan di bawah"
Lalu Adit menarik Naisya kedalam kamar
" Kenapa masuk lagi sih mas "
Adit hanya tersenyum sambil memandangi wajah Naisya lalu memeluk pinggang Naisya Adit pun mencium kening dan mencium bibir Naisya , Naisya pun membalas ciuman itu hingga berakhir nya lumatan Naisya mengalungkan tangannya ke leher Adit tidak beberapa lama kemudian Naisya melepaskan nya
" Makan dulu mas mama papah sudah menunggu di meja makan "
" baiklah sayang "
Adit dan Naisya menuruni tangga mama nya pun tersenyum melihat anak nya itu
" Syukurlah nak kamu bahagia bersama nya mama ikut bahagia " batin mama
sesampainya di meja makan mereka pun memulai sarapan pagi ini suasana hening hanya suara gelentingan sendok dan garpu
15 menit kemudian makan pagi pun selesai
" Naisya Adit kita keruangan tengah dulu " Ucap papa
Mama hanya tersenyum
Adit dan Naisya saling bertatapan ada apa papah nya menyuruh keruangan tengah
lalu Naisya dan Adit keruangan tengah mereka berempat yang ada di ruangan tengah itu
" Kapan kalian bikinin Papah cucu " ucap papa
" Iya Sya mamah pengen menimang cucu " ucap mama
Naisya dan Adit terdiam sejenak
" Aku belum siap " batin Naisya
"Aku hanya baru sekali melakukan itu " batin Adit
Naisya dan Adit bertatapan
" Jangan berpikir untuk menundanya " ucap papa lagi
" Naisya belum siap pah mah punya anak usia Naisya baru 23 "
" Papah dan mamah sudah tua nak , mamah dan papah sangat menginginkan cucu hanya dari kalian mama harap hanya kamu anak satu-satunya " ucap mamah
" Benar itu apa kata mamah kamu "
" Teman teman Arisan mama sudah menceritakan tentang cucunya masing-masing sedangkan mama belum "
" Baiklah mah aku akan bikin cucu untuk mama dan papah" ucap Adit tersenyum
Naisya yang mendengar Adit meng iyakan pembicaraan kedua orang tua nya itu mata Naisya menatap sinis , kedua mertuanya pun tersenyum akhirnya Adit mengiyakan permintaan papa dan mama nya itu
" Mah pah kita pulang dulu ya mas Adit mau ke perusahaan "
"baiklah nak hati hati" ucap mama dan papa
lalu mereka berdua pun mencium tangan mama dan papa setelah itu masuk mobil orang tua nya pun mengantarkan sampai halaman rumah di saat mobil nya Sudah menghilang dari pandangan nya mereka berdua pun masuk
" Syukur lah pah mereka mengiyakan permintaan kita " ucap mama
" Iya mah " tersenyum
Terimakasih atas yang sudah membaca novel aku jangan lupa vote dan komen yaa
Di Balik Layar selalu kasih like ya
salam Strong💪💆