Shalwa Maharani ia harus menerima kenyataan pahit , melahirkan seorang anak tanpa sosok suami dan harus membesarkannya seorang diri, ia harus berperan menjadi ibu sekaligus ayah yang selalu mencoba memenuhi kebutuhan anaknya yang bernama Naura Ayunindya Farzana.
Aku malu jadi bahan ejekan teman temanku Karna ga punya Ayah tapi kata bunda Ayahku lagi bekerja jauh , "Ayah lihatlah aku"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Hardianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab . 24
" Lex menurut gue sepertinya ada kejanggalan " , Ujar Rey ketika sudah mendengarkan semua cerita Alex .
" Maksud lu ? " tanya Alex sambil menatap Rey .
" Kaya nya ada yang gak beres lex , bahkan gue ingat waktu lu mabok Shalwa yang ngerawat lu , Shalwa ada bersama lue dikamar " , papar Rey karna dia yang mengantarkan langsung Alex ke kamarnya .
Alex menatap Rey dan mencoba mengingat-ingat kejadian malam itu .
" Dan bisa jadi Shalwa mengandung darah daging lu Lex " Ujar Rey lagi .
" Ngga Rey ga mungkin , karna usia kandungan Shalwa sudah empat minggu , kalau memang malam itu gue bener-benar ngelakuinnya sama Shalwa usia kandungannya pasti kurang dari empat minggu Rey " bantah Alex .
" Lalu kenapa pas pagi hari Shalwa sudah tidak ada Rey ? '' tanya Alex dan Rey mengangkat kedua bahunya pertanda tak tahu .
" Kita harus selediki ini lex gue yakin ada yang gak beres dirumah ini " Saran Rey mantap .
" Maksud lue apa sii Rey ? '' tanya Alex lagi sambil mengkerutkan keningnya .
" Gue merasa aneh kenapa bisa Shalwa tiba-tiba pergi dan bertepan dengan bi Tuti yang pulang kampung " jawab Rey curiga .
" Aneh lu ya bisa aja Rey " , balas Alex karna ia mengira semua nya tidak ada hubungan dengan bi Tuti .
" Tapi kenapa sampe sakarang sudah berbulan-bulan bi Tuti belum balik lex ? " , tanya Rey dan seketika Alex langsung berpikir .
" Lex tadi gue numpang makan didapur dan gue menemukan gelagat aneh antara bi Ami dan bi Yanti , pas gue tanya keberadaan bi Tuti , Awalnya gue tidak terlalu memperdulikan itu tapi setelah denger cerita lue gue yakin bi Tuti ada hubunganna dengan Shalwa " , Tutur Rey panjang lebar .
" Ahh lu mah mengada-ngada aja tau ga Rey tambah pusing pala gue " , balas Alex seraya memijat pelipisnya .
" Lex lu percaya Shalwa pergi dengan selingkuhannya ? '' , tanya Rey lagi seraya menatap Alex .
" Percaya ga percaya sii gue tapi saksi matanya banyak Rey '' , jawab Alex apa adanya .
" Lu pernah lihat langsung Shalwa pergi dari rumah ? '' , tanya Rey kembali dan mendapat gelengan kepala dari Alex .
" Terus kenapa ga cari tahu ? " tanya Rey yang merasa gemas dengan sikap sahabatnya .
" Kan dirumah lu ada CCTV Lex , kenapa lu tidak memanfaatkan hal itu untuk lihat semuanya ? , siapa tahu ada petunjuk , lu kan ga tahu apa yang terjadi ketika lue ga ada dirumah ? '' , tanya Rey panjang lebar dan ia baru tahu ternyata bossnya itu bodoh .
" Kenapa gue gak kepikiran ke sana " , Gumam Alex pelan lalu langsung pergi meninggalkan kamar .
" Lex woy lex tungguin ", Teriak Rey sambil mengejar Alex ke ruang CCTV .
Alex tidak menghiraukan teriakan Rey , ia tetap berjalan sedikit berlari ke ruang CCTV , ia akan melihat semua rekaman dari pertama kali Shalwa pindah ke rumah ini .
Mata Alex memanas rahangnya menegeras amarahnya memburu sampai ke ubun-ubun .
Alex terus memperhatikan layar monitor yang memperlihatkan kelakuan keji mamah Sandra pada istrinya Shalwa .
Malam itu Shalwa tak benar-benar pergi dari rumah , ia dijebak dan dikurung digudang .
Kenapa bisa bi Tuti pergi dari rumah secara bersamaan dengan Shalwa pergi ? , jawabannya karna mereka diusirr oleh mamah Sandra .
" Akhhhhh..... " , teriak Alex frustasi seraya meninju dinding dirung CCTV .
" Lex sabar lex " , Ujar Rey sambil menepuk bahu Alex pelan , ia Rey sedari tadi ada disamping Alex melihat yang ditayangkan oleh rekaman CCTV .
" Gue suami brengsek Rey , gue gak guna , gue gak bisa jaga istri gue sendiri Rey " , Teriak Alex dan kini air mata Alex pecah , ia tak bisa bayangkan pedih yang Shalwa rasakan selama ini .
" Sabar lex kita bisa bicarakan semua ini baik-baik , salin semua rekaman CCTV ini sebagai bukti lex " , ujar Rey sekaligus memberi saran , Rey benar-benar tidak menyangka kalau tante Sandra begitu jahat , ia pun mengerti kemarahan dan frustasi nya Alex .
" Lu lebih baik sekarang istirahat Lex , biar besok pagi lu bisa bahas ini sama kedua orang tua lu , kasihan mereka sudah istirahat ini sudah larut malam " ,ujar Rey yang lagi-lagi memberi saran .
Alex pun menurut tanpa menjawab perkataan Rey , setelah semua rekamana disalin ke USB , Alex mulai berjalan gontai ke kamarnya .
" Rey gue butuh bantuan lu , datang lah besok pagi " Pinta Alex sebelum benar-benar menghilang dalam kamarnya .
###
Pagi hari tiba Alex sudah memakai baju kantornya , walau badannya sedikit kurus dan tidak terurus bahkan banyak rambut-rambut kecil yang tumbuh disekitar wajahnya tapi ia tetap terlihat tampan .
Alex memasang wajah sedingin mungkin lalu ia duduk dimeja makan berhadapan dengan mamah Sandra dan papah Abi .
" Selamat Pagi nak " , sapa mamah Sandra seraya tersenyum tapi sayang Alex tak menanggapinya sama sekali .
Alex langsung mengambil sehelai roti yang diolesi selai coklat dan memakannya dengan cepat , Alex sungguh tidak tahan berhadapan dengan mamahnya , semua amarahnya sudah ingin meledak begitu saja .
" Selamat pagi semua " , sapa Rey yang baru datang .
" Eh Selamat pagi Rey " , jawab papah Abi .
" Pagi Rey ayo sarapan " , ajak Mamah Sandra ramah .
" Makasih tante , tapi Rey sudah sarapan tadi " , jawab Rey sopan .
" Mah , Pah , ada hal yang ingin Alex tanyakan , Alex tunggu diruang keluarga " , Ujar Alex dingin , lalu segera keruang keluarga diikuti Rey dibelakang .
Mamah Sandra dan papah Abi saling merilik , sepertinya ada hal serius , mereka pun langsung mengahabiskan sarapannya dengan cepat dan segera berjalan keruang keluarga untuk menemui Alex .
" Ada apa lex ? '' , tanya Papah Abi sambil mendudukan badannya dihadapan Alex .
" Ini papah sama mamah bisa lihat sendiri " , Alex menyodorkan Laptopnya yang sudah tersambung ke USB yang berisi rekaman CCTV .
" Apa ini lex ? " , tanya Mamah Sandra yang mulai khwatir karna Alex menayangkan rekamnan CCTV di rumahnya .
" Harus ny Alex yang bertanya , apa maksud mamah melakukan ini ? " , tanya Alex meninggikan suaranya .
" Jaga bicara kamu Alex " , bentak papah Abi karna Alex sudah berbicara dengan suara tinggi pada ibu kandungnya .
" Om , tante , dan Alex kalian tenang dulu , untuk om sama tante lebih baik perhatikan dulu apa yang ada dilayar laptop Alez " , Ujar Rey mencoba melerai mereka .
Papah Abi dan Mamah Sandra duduk berdekatan mereka fokus melihat layar laptop Alex , Papah Abi mengerutkan dahi nya ketika muncul sosok istrinya yang marah-marah sama Shalwa , berbeda dengan Mamah Sandra yang sudah sangat gusah dan panik karna akan terbongkar semua kelakuannya pada Shalwa .
" Setop pah Setop " , teriak mamah Sandra berteriak meminta putaran videonya disetop .
" Diam mah , biarkan papah melihat semuanya " , bentak papah Abi yang sudah curiga ada yang ditutupi istrinya .
" Semua itu bohong pah , Alex mamah tidak melakukan itu " , teriak Mamah Sandra yang sudah menangis mencoba membela dirinya .
Terekam sangat jelas kelakuan keji mamah Sandra yang sudah tega memfitnah Shalwa dan mengusir bi Tuti hanya karna ingin melindungi Shalwa bahkan suara mamah Sandra pun terdengar jelas kalau mamah Sandra suka marah-marah dan berteriak pada Shalwa , bahkan sudah tega mengurung digudang dan menyeret kekamar mandi lalu diguyur sampe basah kuyup .
Dada papah Abi sangat sesak , kedua mata nya berkaca-kaca , Betapa hancur nya melihat menantunya diperlakukan sangat kejam dan itu ulah istrinya sendiri .
"Jelaskan mah ? " , lirih papah Abi yang sudah meneteskan air mata , sedangkan Mamah Sandra sudah sesegukan sambil menunduk .
" Apa maksud semua ini mah ? " , bentak papah Abi sampai membuat semua orang yang ada diruanh keluarga terkaget .
" JAWAB ! " , teriak papah Abi .
'' A akh " , papah Abi kesakitan sambil memegang dadanya , dan detik berikutnya papah Abi langsung tergeletak tak sadarkan diri .
" Papah " , teriak Alex dan Mamah Sandra yang langsung menghampiri papah Abi .
" Om " lirih Rey dan membantu Alex untuk mengangkat papah Abi .
-
-
-
Tegang ga sii kalian ? , Author ko merasa tegang ya nulisnya 😁
😘
😘
😘
Makasih buat semua yang sudah dukung , Maaf masih banyak yang harus diperbaiki🙏🙏 jangan bosan kasih saran dan dukungannya 🤗🤗
ditunggu Like komen dan Votenya yang banyak agar Autor semangat , jang lupa tambahkan ke Favorite 💙
Sehat² kalian semua🤗🤗🙏