NovelToon NovelToon
BISSMILLAH WITH YOU

BISSMILLAH WITH YOU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Maria_azis

"Maaf Tuan, saya tidak sengaja mendorong Anda, karena tadi ada sepeda motor yang melaju kencang", ucap gadis bermata hitam dan bercadar biru tosca sambil membantunya berdiri.

"Apa Tuan tidak apa-apa? Apakah ada yang luka Tuan? ", sambungnya sambil melihat laki-laki yang ditolongnya dari atas kebawah.

"........... ",

Karena tidak ada tanggapan malah diam saja dan menatapnya tanpa berkedip gadis bercadar tersebut akhirnya pamitan untuk pergi.

"Kalau begitu saya permisi ya Tuan, Assalamu'alaikum", ucap gadis bercadar.

Karena masih terpesona dengan mata hitam legam gadis tersebut laki-laki tadi hanya mampu menjawab salam didalam hatinya.

Setelah beberapa saat dia baru tersadar karena mengabaikan gadis bercadar yang menolongnya.

"Oh... Shitt", umpat laki-laki yang bernama Raffasya Qiyas Irawan.

*Siapakah gadis bercadar tersebut kenapa bisa membikin CEO yang terkenal sholehnya tidak bisa menundukan pandangannya seperti biasanya.*

Yuk simak😊😊
Dan maaf jika banyak Typo.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maria_azis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 24

Dihari yang sama disaat Keluarga Ibrahim sedang sarapan, pesawat yang Qiyas naiki baru saja landing sempurna diBandara Internasional Soekarno-Hatta, karena Qiyas mengambil perjalanan yang malam sekitar jam 11 malam. Jarak perjalanan antara Dubai-Indonesia, Indonesia-Dubai memakan waktu sekitar 7 jam 55 menit, kurang lebih hampir 8 jam.

Qiyas pulang bersama Asisstennya Zidan. Tanpa memberitahu orang rumah Qiyas langsung saja pulang kerumah orang tuanya menggunakan taksi.

Qiyas sudah menyuruh Zidan untuk langsung pulang keApartemennya, tetapi Zidan tetap kekeh mau mengantar Bossnya pulang dengan selamat kerumah.

Taksi yang mereka naiki sudah sampai dikomplek perumahan elite tepatnya didepan rumah mewah yang ada dikomplek Cahaya Damai.

Satpam yang bernama Diman mendengar suara klakson dan mengetahui ada taksi yang ingin masuk, langsung saja dia keluar dan berniat menghampiri taksi, sontak Qiyas yang melihat Diman akan menghampiri taksinya langsung saja membuka kaca pintu penumpang.

"Ini saya mang, tolong bukain gerbangnya dan jangan ribut, nanti ketahuan", kata Qiyas sambil membuka kaca mata hitamnya.

"Den Qiyas ya Allah, iya-iya baik-baik Den siaaap mamang bukain dulu gerbangnya", kata mang Diman langsung berlalu membukakan pintu gerbang.

Taksi langsung saja masuk setelah pintu gerbangnya dibuka. Qiyas langsung saja masuk karena Zidan yang ingin menurunkan sendiri koper-kopernya.

"Tuan langsung masuk saja, biar koper dan barang bawaan Tuan saya yang ngurus", kata Zidan ketika melihat Qiyas ingin menurunkan kopernya.

"Baiklah, terimaksih Zidan", kata Qiyas sambil menepuk pundak Zidan.

Qiyas langsung saja masuk tanpa memecet bel pintu dan mengucapkan salam, dia sengaja melakukan itu karena dia tahu jam segitu pasti keluarganya pada sarapan.

Ternyata dirumah kedua orang tuanya ada Kakaknya dan suaminya serta kedua ponakaannya. Terlihat tadi didepan ada mobil Kakak iparnya. Pasti seru jika mereka semua pada terkejut, fikir Qiyas.

Terlihat semua keluarga Qiyas sedang sarapan diselingi canda tawa karena celotehan anak Kakaknya yang bernama Alifa dan Nela.

Qiyas bersandar dipintu dekat ruang makan, jangan lupakan tangan yang bersidekap didepan dada, Qiyas hanya melihat dan menikmati interaksi keluarganya tanpa ada niatan mengganggu.

Ternyata Bunda Lili merasa ada yang memperhatikan mereka, sontak Bunda Lili mengalihkan pandangannya keseluruh ruangan, betapa kagetnya Bunda Lili ketika melihat siapa yang sedang memperhatikan mereka dan bersandar dipintu. Sontak Bunda Lili berteriak.

"Iyaaaaaaaas......... ", teriak Bunda Lili langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri Qiyas.

Sontak teriakan Bunda mengalihkan pandangan yang ada dimeja makan ke arah pintu ruang makan. Mereka semua sontak mengikuti gerakan seperti yang Bunda Lili lakukan. Langsung berdiri dan menghampiri Qiyas.

"Iyas, kamu pulang nak, ya Allah Bunda kangen banget sama kamu", kata Bunda Lili sambil memeluk Qiyas.

"Maafin Iyas Bund", kata Qiyas sambil membalas pelukan Bundanya.

"Kamu pulang kenapa tidak bilang sama papah atau yang lain, kan bisa dijemput", kata Papah Ziyas gantian memeluk Qiyas setelah tadi pelukannya Bunda Lili terlepas.

"Mau ngasih kejutan Pah", jawab Qiyas sambil tertawa dan membalas pelukan Papahnya.

"Selamat datang adikku yang bandel", kata Kakak Anin juga memeluk Qiyas dan dibalas pelukan juga oleh Qiyas.

"Hay dek, senang kau kembali", kata suami Kak Anin yang bernama Asraf.

"Alifa sama Nela tidak mau meluk Om nih", kata Qiyas kepada kedua ponakannya.

Alifa langsung saja memeluk Qiyas tanpa ngomong sesuatu tidak seantusias biasanya kalau dulu ketemu Qiyas.

"Ko Alifa kayak tidak suka Om pulang, kenapa?? kata Qiyas kepada Alifa.

"Om tidak ngasih oleh-oleh dulu, tapi minta langsung dipeluk", kata Alifa polos.

Sontak mereka semua tertawa dengan kata-kata Alifa.

"Om bawa oleh-oleh banyak, tapi masih didalam koper, nanti Alifa ambil ya dikamar Om", kata Qiyas sambil mencubit pipi Alifa.

"Beneran Om", kata Alifa langsung semangat.

Qiyas hanya mengangguk sambil mengusap puncak kepala Alifa. Alifa langsung saja berlari kegirangan. Qiyas langsung mengalihkan kepalanya ke Nela yang ada digendongan Kakak Iparnya.

"Sini Nela tidak kangen sama Om", kata Qiyas sambil merentangkan tangannya seolah mau menggendong Nela.

Nela langsung menyembunyikan wajahnya dileher Papinya karena tidak mau digendong sama Qiyas.

"Hlo Nela kenapa tidak mau sama Om?? ", kata Qiyas dengan pura-pura sedih.

"Tidak enal ama om, tatut", kata Nela polos.

Qiyas langsung menepuk keningnya dan mencubit pipi Nela karena gemas dan yang lain pada tersenyum melihat interaksi Nela dan Qiyas.

"Sudah-sudah, ayo kita makan lagi, kamu juga Qiyas ayo ikutan makan", kata Papah Ziyas kepada semua keluarganya.

"Kamu sama Zidan apa sendiri Yas, kalau sama Zidan suruh dia sarapan juga disini?? ", kata Papah Ziyas lagi.

"Sama Zidan Pah, bentar biar Iyas panggilin Zidannya", kata Qiyas.

Qiyas langsung saja menghampiri Zidan yang baru saja keluar dari kamarnya karena habis menaruh koper dan barang bawaan Qiyas.

"Tidak usah Tuan, saya mau langsung pulang saja, terimakasih untuk ajakannya", kata Zidan yang ditawarin sarapan Qiyas.

Qiyas yang kembali kemeja makan tanpa Zidan, sontak Papah Ziyas langsung menanyakan Zidan kepada Qiyas.

"Sudah Iyas tawarin Pah, Zidan katanya langsung mau pulang Pah", kata Qiyas kepada Papahnya.

"Ya sudah, ayo kita makan lagi mumpung masih hangat", kata Papah Ziyas.

Sarapan mereka kali ini penuh dengan kebahagiaan karena ada Qiyas, sedangkan anak bungsu dari Papah Ziyas yang bernama Aulian sudah berangkat pagi-pagi sekali karena ada meeting penting dari luar negeri takut kejebak macet. Aulian sudah ikut terjun keperusahaan sambil kuliah.

Skip***

💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮

"Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Dan sesungguhnya akan disempurnakan pahala kalian pada hari kiamat. Barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ia benar-benar telah beruntung. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya” (QS. Al-Imran: 185).

“Tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha mengetahui dengan detail.”

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” QS An Nisa’ 78.

Penggalan Surat Al-Qur'an itulah yang selalu menjadi pedoman Kia untuk selalu melangkah dan berusaha melupakan kesedian yang dulu dia alami.

"Doorrr!!!...... ", ucap sesorang mengagetkan Kia.

"Astaghfirullah hal'adzim", Ucap Kia beristighfar sambil menengok siapa yang mengagetinnya.

"Mila, kenapa sih sering ngerjain Kakak", kata Kia sedih.

Sontak Mila yang melihat Kia bersedih langsung meminta maaf sambil menggenggam tangan Kia.

"Kakak, maafin Mila, kakak jangan marah, Mila tidak bermaksut buat kakak bersedih, Mila hanya ingin menghibur Kakak", kata Mila cepat merasa bersalah.

"Kakak tidak marah Mila, cuman teringat dengan Kak Afrin, dulu Kakak juga sering ngerjain Kak Afrin seperti kamu ngerjain Kakak", kata Kia dengan senyum kecil.

Mila langsung saja memeluk Kia dengan sayang, memang semenjak kejadian itu Mila disuruh menetap dirumah Ayah Ibrahim karena cuman dengan Mila Kia terkadang bisa melupakan kesedihannya.

"Kakak tadi melamun yaaa, sudah Kakak harus bisa mengubur kenangan dimasa lalu itu, jika Kakak tidak bisa melupakannya, Kak Faris sudah tenang disana, jangan buat Kak Faris sedih disana melihat Kak Kia masih murung", kata Mila setelah melepaskan pelukannya.

"Kakak bingung Mila, Kakak belum bisa mencintai Ustadz Faris, tapi Kakak sangat sedih ketika tahu jika Ustadz Faris tidak tertolong waktu itu", kata Kia dengan murung.

"Menangislah Kak, jika menangis bisa melegakan bebanmu untuk saat ini, tapi janji sama Mila ya, besuk jangan perlihatkan air mata kesedihan lagi yah Kakakku yang cantik, cukup waktu 1 tahun Kakak untuk merenung dan bersedih, sekarang waktunya Kakak untuk maju dan menata ulang hidup Kakak, ada Mila juga yang akan setia menghibur dan mendampingi Kakak, dikala suka maupun duka", kata Mila bijak sambil menggenggam tangan Kia.

Kia langsung memeluk Mila. Karena apa yang dibilang Mila ada benarnya juga, sudah cukup waktu satu tahunnya. Waktunya Kia melangkah dan melihat kedepan untuk mencari kebahagian.

Mereka tidak menyadari ada sepasang mata yang melihat mereka dan mendengar semua pembicaraan mereka, siapa lagi kalau bukan Mamah Dian. Mamah Dian yang saat itu hendak menyiram bungan dan tanaman tidak sengaja melihat dan mendengar apa yang Mila dan Kia bicarakan.

"Semoga kamu selalu bahagia Nak, sudah cukup kesedihanmu, dari meninggalnya Kakakmu Afrin dan Nak Faris. Mamah selalu mendo'akan yang terbaik untukmu, dan semoga kamu mendapatkan suami yang lebih baik dari Ustadz Faris Nak", bathin Mamah Dian sambil memegang dadanya dengan diiringi air mata yang mengalir.

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

***TBC***

1
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
😍😍
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
happy ending 😭😭🥰🥰🥰
Ita Yuhana
buat cetakan yang imut kk/Facepalm//Facepalm/
Ita Yuhana
bearti tunangannya qiyas KK nya kia
Bunda SalVa
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ida Erwanti
Luar biasa
ukhty fulanah
hmm prbuatannyabsgt tdk cocok bagi lelaki ygnmengaku sholeh, aplgi bersentuhan dgn prempuan yg bkn mahram nya
ukhty fulanah
mahram thor
ukhty fulanah
ternyata aulian itu cowo ya wkwkwk
ukhty fulanah
sdh mulai ikutan aneh ni si zidan wkwkkw
ukhty fulanah
yah :(
ukhty fulanah
nah kalo ngobrol gini jadi enak hehe, langsung sama walinya
ukhty fulanah
buset wkwkwk, berani nyaa kamu milaa, bagi dikit keberaniannya wkwkwk
ukhty fulanah
dan didalam islam juga dilarang ikhtilat ya zidan. lebih baik jangan bermudah mudah an ngobrol sperti ini tanpa ada kperluan
ukhty fulanah
ana pun bingung, sebatas ilmu yg ana tau, perkara ghaib hanya Allah yang tau. ada memang beberapa orang yang mempunyai firasat yg dinamakan "firasatul mukmin" tpi itu utk org yg imannya sdh tdk diragukan lagi.

Ahsannya lebih diperjelas thor
ukhty fulanah
hmm terlalu dimudah mudahkan dalam mengobrol, lebih baik hal ini di hindari thor krn ini trmasuk ikhtilat, biarpun ini bkn khalwat tpi ini ikhtilat
ukhty fulanah
hm cukup aneh si, ini termasuk khalwat, lebih baik tadi ada 1 orang yang menemani seperti omnya
ukhty fulanah
Maa syaa Allah, afwan tapi sbnrnya tdk boleh sujud kepada manusia walaupun itu ibu kita. ada hadist nya itu
Maria_azis: terimakasih banyak Kak atas Krisannya 🤗🤗🤗😉☺️ jujur aku sudah lupa sama jalan ceritanya, ini novel pertama saya, maaf jika banyak salah 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
ukhty fulanah
baru kali baca novel yang laki lakinya sholeh, biasanya lakilakinya pasti dingin/arogan hehe

Aku suka dengan novel ini beda dgn yg lain
Maria_azis: mampir di novel terbaru saya Kak, jodoh 1 meter 🤗🤗
total 1 replies
Femy Pantow
tgu antrian ya 😀😀😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!