Haii.. Para Readers.. Cerita ini adalah sambungan dari karya saya yang berjudul Terjebak Cinta Adik Kakak
Mohon untuk membaca karya saya yang sebelumnya agar tidak bingung dengan alur cerita ini
Zio yang mengetahui hubungan Lisa dan Ryo sudah berakhir,ia pun ingin kembali mengejar cinta Lisa dan harus bersaing dengan Andreas untuk mendapatkan cinta Lisa kembali
Akankah perjuangan Zio bisa membuat Lisa kembali padanya???Dan bagaimanakah nasib Andreas??siapakah yang akan dipilih Lisa??
Disimak lagi yuuk kisah mereka..
😊😊
Jangan lupa Like,vote,and komen karya saya ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bermimpi Buruk
Di suatu tempat...
Andreas terlihat bingung melihat dirinya berada di suatu tempat diatas tebing yang sangat tinggi.Ia merasa panik dan tubuhnya yang mulai gemetaran karna melihat sekelilingnya yang dikelilingi oleh tebing tebing tinggi
Sampai ia melihat seorang gadis memakai gaun berwarna hitam polos panjang dengan rambut yang tergerai kebawah berjalan perlahan melewati Andreas.Sesaat Andreas memperhatikan gadis yang melewatinya dan terkejut
Gadis itu berjalan menuju tepi tebing yang arahnya menuju kebawah yang sangat tinggi
Sesaat gadis itu menoleh kearah Andreas dan tersenyum tipis.Andreas pun sangat terkejut melihat gadis yang sangat tidak asing baginya
"Lusi.."Panggil Andreas,namun Andreas tak bisa mendekatinya karna ia memiliki phobia akan takut ketinggian
"Andreas.. Maafkan aku.. Jaga dirimu.."Lirihnya dengan pelan dan perlahan menjatuhkan dirinya kebawah jurang dari atas tebing
"Tidaaaakkk...Lusi...!!!"Teriak Andreas yang histeris tak bisa menyelamatkan gadis itu karna phobianya yang tidak bisa bergerak sama sekali
"Lusi.. jangan pergi.. Lusi..!!.."Panggilan Andreas terus menerus
Lisa yang tengah membereskan dapur langsung menghampiri Andreas yang ternyata sedang bermimpi mengingau memanggil gadis bernama Lusi
Lisa pun mencoba membangunkan Andreas sambil menepuk nepuk bahu serta wajah Andreas
"Heii.. Bangun..Heii.."Panggil Lisa yang terus mencoba membangunkan Andreas
"Tidak..!!!!!!"Teriak Andreas histeris langsung terbangun dengan wajah pucat dan tubuh penuh keringat karna ketakutan
"Kau baik baik saja??kau bermimpi??"Tanya Lisa
Andreas tak menjawab dan hanya menatap Lisa.Tanpa pikir panjang Andreas memeluk Lisa dengan sangat erat.Layaknya anak kecil yang sedang ketakutan.Lisa pun sangat terkejut dengan tindakan Andreas
Yang harusnya Lisa bisa saja marah namun ia membiarkan Andreas memeluknya.Ia bisa merasakan tubuh Andreas yang sangat gemetaran dan ketakutan.Untuk pertama kalinya ia melihat lelaki dengan ekspresi yang sangat histeris karna habis bermimpi
Kasihan sekali dia..Apa yang sudah terjadi dalam mimpinya..Bahkan menyebut nama Lusi..Batin Lisa tanda tanya
Cukup lama Andreas memeluk tubuh Lisa hingga membuat perasaannya mulai tenang.Dan Lisa masih membiarkan Andreas memeluk tubuhnya sampai ia melepasnya sendiri.Bisa dirasakan kemungkinan Andreas mengalami trauma yang berat dimasa lalunya.Tapi ntah trauma apa yang terjadi padanya masih tidak diketahui oleh siapa pun.
Tak berapa lama Andreas pun melepas pelukannya dan menatap bingung kearah Lisa
"Kau sudah merasa tenang?Sepertinya kau habis bermimpi buruk."Ujar Lisa dengan nada pelan
Andreas tak menjawab karna perasaannya yang masih sedikit syok setelah bermimpi
"Aku ambilkan air dulu."Ujar Lisa beranjak bangkit menuju dapur
Ia pun membawakan segelas air putih untuk Andreas
"Ini diminum dulu."Ucap Lisa memberikan air di gelas yang ia bawakan
Andreas pun menerimanya dan langsung meminumnya
"Antarkan aku kekamarmu."Ujar Andreas dengan datar
"Ah.. Iya..ayo."Ucap Lisa membantu Andreas memindahkan tubuhnya kekursi rodanya.Lisa merangkulkan tangan Andreas ke atas pundaknya.Jarak mereka pun sangat dekat membuat Andreas tak sengaja memperhatikan wajah Lisa dari dekat.Pandangannya pun tak bisa lepas dari Lisa.Untuk pertama kalinya ia merasakan perasaan yang berbeda saat berada didekat Lisa
Lisa pun mengantar Andreas kekamar miliknya .Ketika memasuki kamar Lisa,Andreas memperhatikan kembali suasana yang ada didalam kamarnya.Begitu rapi,simple dan wangi.Hingga sesuatu yang menjanggal dari pandangannya mengarah keatas
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...