NovelToon NovelToon
Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Status: tamat
Genre:Contest / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tri Ani

ig : tri.ani.5249

Hidup ini berjalan sering kali tak sesuai dengan harapan dan keinginan kita, Allah lah yang paling tahu tentang kita dan akhir cerita kita. Aisyah Ratna, seorang agdis belia yang memimpikan bisa menikah dengan seorang pria yang sholeh yang akn membimbingnya, tapi sebuah takdir malah mempertemukan dengan pria arrogant yang jauh dari mengenal agama.
Hatinya begitu hancur saat seseorang yang bernama Kevin Alexander tiba-tiba hadir dalam hidupnya dan meminangnya. Apakah hidupnya akan bahagia setelah menjadi istri seorang Kevin Alexsander? Bisakah ia melupakan cintanya pada seorang pria anak ustad bernama Fahmi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa haknya?

Alex segera masuk ke dalam mobilnya, ia duduk di belakang dengan sopir yang duduk di

balik kemudi, sopir yang dengan setia menunggunya tadi.  Mobil mulai melaju, memecah keheningan tengah

malam. Ini adalah hari berat untuk pria itu, rasanya separuh nyawanya telah

hilang, segala pencapaiannya seakan tak berarti lagi.

Banyak pertanyaan sedang melayang-layang di benaknya, ia berpikir jika kebahagiaan itu

ada, di mana dan dengan siapa?

Cittttttt

Tiba-tiba mobil mengerem mendadak membuat tubuhnya terpental, Alex tersadar dari

lamunannya. Ia begitu kesal pada sopirnya.

“Ada apa?” hardik Alex pada sopirnya dengan wajah kesalnya.

“Maaf tuan, tapi gadis itu menyeberang mendadak!” ucap sopir itu dnegan wajah

takutnya.

Seorang gadis berhijab sedang berdiri di depan mobilnya dengan menutup wajahnya. Alex

hanya bisa mendengus kesal, ia pun segera membuka pintu mobilnya saat melihat

gadis itu tak juga beranjak dari depan mobilnya, sepertinya dia begitu

ketakutan.

Alex menarik lengan gadis itu, hingga membuat wajahnya terlihat, pemilik wajah teduh

dan mata sendu itu menatapnya dengan penuh rasa ragu.

“Apa kau sudah tidak ingin hidup lagi dengan menabrakkan tubuhmu ke mobilku!” teriak

Alex geram sambil menarik tangan yang menutupi wajahnya. Matanya menajam

sempurna.

“Tu-tuan Alex!”ucap gadis itu setelah melihat siapa yang marah-marah padanya dan menarik

tangannya.

“Aisyah!”

Walaupun tidak terlalu mengenali wajah gadis itu tapi ia begitu mengenali suaranya. Dia

adalah gadis yang beberapa kali ia temui bersama Nadin dan baby El.

“kenapa malam-malam berkeliaran di jalan?” tanya Alex sambil melepaskan genggaman

tangannya, mengingat beberapa kesempatan gadis itu selalu tidak suka tangannya

di pegang seperti itu.

“Tadi hanya …, aku pulang kerja!” jawab gadis itu dengan terus menunduk.

Alex masih dengan nada tingginya, “Semalam ini?”

“Saya dapat sift malam!”

Lagian pulang ku juga selalu malam

….

“Ikutlah denganku, aku akan mengantarmu pulang!” ucap Alex lagi.

“Tidak usah, terimakasih …, biar saya pulang sendiri!”

“Aku tidak suka di tolak! Masuk sendiri atau aku akan memaksamu masuk!”

Akhirnya Aisyah tidak punya pilihan lain selain mengikuti kemauan pria arogan itu. Alex

membukakan pintu mobil untuk Aisyah, dan ia pun berniat untuk ikut masuk duduk

di samping gadis itu, tapi sepertinya gadis itu keberatan.

“Tuan!”

ucap Aisyah membuta langkah alex untuk masuk terhenti.

“Iya?”

“Bisakah tuan duduk di depan saja?”

Mendengar permintaan gadis itu, Alex hanya bisa mendengus tapi ia juga tak mampu menolak, sepertinya duduk berdekatan dengan Alex membuatnya tidak nyaman. Akhirnya alex

mengurungkan niatnya untuk duduk di samping Aisyah, ia kembali keluar dan masuk

dan duduk di depan di samping kemudi.

Setelah semuanya masuk, sang sopir pun segera menjalankan mobilnya tanpa menunggu

perintah. Tidak ada pembicaraan lagi selama dalam mobil hingga mobil berhenti

lagi saat lampu lalu lintas itu menyala merah.

“Kita ke mana dulu tuan?” tanya sopir pribadi alex.

“Antar dia dulu!” ucap Alex sambil mengamati gadis yang sedari tadi tertunduk melalui

kaca depan.

Gadis yang aneh …..

“Hemmm….!” Alex berusaha mencuri perhatian gadis yang sedari tadi tertunduk dan

memilin hijabnya yang menjuntai panjang hingga ke perut. Tapi sepertinya dehemannya

tidak berpengaruh pada gadis itu.

“Kau!”

panggil Alex, ternyata hal itu berhasil membuat gadis itu mendongakkan

kepalanya.

“Iya?”

“Lebih baik kamu berhenti kerja saja!”

“Hah?”

Apa-apaan tuan Alex ini , apa

haknya coba…, kenapa tiba-tiba nyuruh berhenti kerja …., astagfirullah …..

“Tidak baik pulang malam untuk anak perempuan!”

Gadis itu hanya terdiam, ia cukup mengerti dengan resiko bekerja pulang malam, tapi

bukan urusan Alex juga, lagi pula dia punya tanggungan membayar biaya

kuliahnya. Merasa tidak ada tanggapan dari gadis itu, Alex pun menyerah, bukan

urusannya juga.

Terserah lah bukan urusanku juga,

ngapain aku mikirin dia …., nggak penting juga ….

Akhirnya Alex menurunkan gadis yang bernama Aisyah itu tepat di depan rumahnya, tapi mata pria itu lagi-lagi fokus pada rumah yang hanya berjarak satu rumah dengan

rumah gadis itu, lampunya sudah padam, sepertinya pemilik rumah sudah tidur.

“Tuan, terimakasih atas tumpangannya!” gadis yang bernama aisyah itu turun dari mobil,

tapi sebelum menutup pintu mobil, Aisyah menghentikan langkahnya.

“Assalamualaikum!”

kata sacral yang selalu gadis itu ucapkan setiap kali bertemu atau berpisah.

Walaupun tak akan mendapatkan jawaban atas salamnya, tapi gadis itu tetap

dengan pendiriannya dengan memberikan salam.

Mobil pun kembali berjalan meninggalkan rumah Aisyah. saat melewati depan rumah Nadin rasanya pengen sekali berhenti dan menyapa mereka.

“Tuan apa perlu kita berhenti sebentar?” tanya sopir pribadinya seperti mengerti

masksud dari hati tuannya.

“Tidak perlu!” alex kembali menyandarkan punggungnya di sandaran kursi, membuang semua kenangan itu.

“Leon, kamu tahu apa arti ucapan gadis itu tadi?” tanya Alex pada Leon sopirnya.

“Yang mana tuan?”

“Yang terakhir kali ia ucapkan, salam yang terakhir kali ia ucapkan!”

“kalau tidak salah artinya mendoakan selamat pada orang yang di beri salam tuan,

seingat saya dulu waktu belajar ngaji!”

Jadi dia selalu memberikan doa

keselamatan untukku ….

 Akhirnya mobil pun berhenti tepat di depan

rumah Alex, Alex pun segera turun meninggalkan sopirnya sendiri. Kedatangannya

langsung di sambut oleh nenek Widya.

“nenek…, kenapa nenek belum tidur semalam ini?” tanya alex khawatir, ia segera

menuntun neneknya masuk ke dalam rumah. Jarang-jarang neneknya menginap di

rumahnya.

“nenek menunggumu!”

“kenapa harus menunggu? Kan bisa bicara besok pagi nek!”

“nenek menunggu jawabanmu!”

Mendengar ucapan neneknya, Alex jadi teringat sama persyaratan yang di berikan oleh

rendi untuk bisa bertemu dengan Elan.

“Alex setuju nek!” jawab Alex dengan mantap.

“benar? Nggak mau tahu nenek mau nikahin kamu sama siapa?”

“Nggak penting nek, yang penting alex bisa nikah secepatnya!”

“Alhamdulillah nenek seneng, kalau begitu lusa kita ke rumahnya untuk melamar!”

“jangan lusa nek, soalnya kalau lusa Alex harus menghadiri peresmian proyek kami!”

“baiklah nenek setuju, ya udah nenek mau istirahat sekarang!”

Alex bernafas lega, setidaknya ide nenek Widya untuk menikahkannya dnegan seseorang

akan menjadi jalan untuknya bisa tetap bertemu dengan Elan.

Bersambung

Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya

Minal aidzin wal Faizin mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏🙏🙏🙏

1
Novika Riyanti
Lumayan
Novika Riyanti
Kecewa
Marhaban ya Nur17
udh cerita panjang kali lebar, konflik g ada keluar"nya eh malah ini pake amnesia 😁 cerita basi thor
Marhaban ya Nur17
klo amnesia gw tinggalin neh lapak wkkwwkkw
Marhaban ya Nur17
kecelakaan , koma, amnesia uh males
Marhaban ya Nur17
musibah nya g kelar" thor 😁
Tri ani: sabar kak, semua akan indah pada waktunya
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
anaknya raka apa anaknya,,,
Tri ani: eng ing eng ..., tunggu kejelasannya
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
pendarahan apa ???
Marhaban ya Nur17
hamil kah tp nanti anaknya siapa ???
Marhaban ya Nur17
asna g hamil tuh thor ???
Marhaban ya Nur17
emang faling miris klo korban pelecehan itu ini yg tertinggal tuh pasti traumanya
Marhaban ya Nur17
salah target apa y asna 🤔
Marhaban ya Nur17
jujur as kau ini jan diem" bae napa
Marhaban ya Nur17
Gus fahmi kah orangnya bang alex
Marhaban ya Nur17
sabar bang wkkwkkw
Marhaban ya Nur17
ujian mau naik kelas wkwwkk
Marhaban ya Nur17
sah
Marhaban ya Nur17
makanya gw faling benci klo kasusu pelecehan
Marhaban ya Nur17
calon adik ipar wkwkw
Marhaban ya Nur17
tuh kan bener raka ama asna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!