NovelToon NovelToon
Tajuk Rindu

Tajuk Rindu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:782.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rahayu Avilia

Tajuk Hendrawan adalah seorang CEO muda yang terkenal akan keuletannya, tapi saat dia jatuh cinta kembali dengan seseorang yang tiga tahun lalu pernah hadir dalam hidupnya, membuat semuanya berubah, bahkan Tajuk yang belum merelakan cinta lamanya memilih untuk mengejarnya kembali, apa lagi perpisahannya dahulu karena ulah orang yang tidak bertanggung jawab, membuat Tajuk tidak bisa menerima kenyataan perpisahan mereka.

sedangkan Rindu adalah seorang wanita biasa, sebagai karyawan biasa tidak ada hal yang menonjol darinya. sampai saat kisah cintanya yang rumit terulang kembali. Kini cinta segitiga yang di alaminya begitu membuat Rindu serba salah.

Alfian orang yang paling peduli akan Rindu, mencintai Rindu dengan setulus hati. Bahkan Alfian dengan sabar menanti kesiapan Rindu menerima cintanya.

Lantas bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Bagaimana kisah asmara mereka???
Silahkan di baca ya!!

PERINGATAN!!!
BANYAK TYPO DIMANA MANA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahayu Avilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Babak baru

Sore ini adalah jam pulang kantor, Tajuk mengajak Rindu untuk pulang bareng, namun lagi-lagi Rindu menolak, karena pekerjaan dia masih banyak, akhirnya Tajuk memutuskan untuk menemani Rindu lembur.

Seminggu sudah Rindu menjadi asisten pribadi Tajuk, namun tidak ada yang mencurigainya sebagai istri Tajuk sang pemilik perusahaan, dan itu berkat mulut rapat Nia.

Bahkan Rindu dan Tajuk bekerja profesional, walau kadang Tajuk selalu menggodanya. Bahkan jika tidak ada pekerjaan di luar, Tajuk selalu ingin bermanja dengan Rindu.

"Aahhh, akhirnya selesai juga." Kata Rindu sambil meregangkan otot-ototnya yang tegang akibat capek bekerja seharian. Lalu Rindu membereskan meja kerjanya.

Tajuk menoleh ke arah Rindu ketika mendengar suara Rindu, dia tersenyum ketika melihat Rindu sudah bersiap untuk pergi dari kursinya.

"Sayang, kenapa di telepon tidak di angkat." Tiba-tiba suara seseorang masuk, tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu.

Rindu terkejut mendengar hal itu, dia pun menoleh ke arah sumber suara, Rindu terpaku di tempatnya saat ini, seorang wanita dengan anggun memasuki ruangan tersebut, dari penampilannya terlihat jelas jika dia adalah wanita kaya dan sederajat dengan Tajuk.

Tajuk yang tadinya tersenyum, kini senyum itu memudar entah kemana, dia juga tidak kalah terkejut melihat kehadiran wanita tersebut, dia sekilas melihat bagaimana reaksi Rindu.

'Aku harap kamu tidak salah paham dengan ini sweetheart.' Batin Tajuk.

"Loh, kamu siapa?" Tanyanya menunjuk ke arah Rindu.

"Saya sekretaris Pak Tajuk." Kata Rindu sopan lalu dia menganggukkan badannya memberi hormat.

"Oh begitu, ya sudah kerjakan saja pekerjaanmu." Kata Wanita itu.

Dia melenggang menuju ke kursi Tajuk, bahkan tidak segan dia mencium pipi Tajuk. Bahkan tangannya membelai pipi Tajuk. Walau pun Tajuk berusaha menghindar.

"Sebelum aku pulang, jangan harap kamu bisa pulang, duduk diam di kursimu, jangan kemana-mana." Kata Tajuk setengah berteriak ketika melihat Rindu yang akan meninggalkan meja kerjanya.

Deg..

Seketika Rindu membeku di tempatnya, ketika mendengar perintah Tajuk.

'Apa-apaan mas Tajuk, dia melarangku pergi dari ruangan terkutuk ini hanya demi melihatnya dengan wanita lain? Aku tidak sepenurut itu.' Batin Rindu.

"Saya akan buatkan minuman untuk tamu bapak." Kata Rindu.

"Sebaiknya kamu tunggu di luar, tidak baik jika atasan sedang ada tamu, kamu berada di sini, apa lagi saya adalah tunangannya." Kata Wanita itu mempertajam pandangannya ke arah Rindu.

Degghh..

Bagai di sambar petir di siang hari, tubuh Rindu seakan lemas mendengar pengakuan dari wanita itu, namun Rindu tidak mau terlihat lemah di depan wanita itu dan juga Tajuk.

'Tunangan? Jadi wanita ini tunangan mas Tajuk? Hahaha, kenapa aku begitu bodoh sehingga mempercayai jika waktu tiga tahun tidak merubah segalanya.' Batin Rindu.

"Baik, saya sebaiknya tidak mengganggu Nona dan juga Pak Boss." Kata Rindu. Lalu dia kembali meraih tasnya dan beranjak meninggalkan ruangan.

"Rindu tunggu, jika kamu melangkahkan kakimu keluar ruangan ini, aku akan memecatmu." Kata Tajuk dengan penuh penekanan.

Karena Tajuk yakin jika Rindu sedang salah paham padanya, atau mungkin sedang sedih mendengar kata-kata Wanita yang kini sedang berdiri di sampingnya saat ini.

Lagi dan lagi Rindu tidak bisa berbuat apa-apa, sungguh ancaman Tajuk mampu membuat langkah kakinya berhenti. Kini Rindu pun kembali duduk di meja kerjanya.

'Ok baiklah, anggap saja aku sedang melihat drama romantis saat ini.' Batin Rindu.

Dia pun kembali menyalakan komputer yang ada di depannya, dia memakai headset dan memutar musik kesukaannya dari komputer tersebut. Sambil dia mengecek ulang semua berkas yang tadi sudah dia kerjakan.

Sementara Tajuk merasa kesal dengan sikap Rindu yang sama sekali tidak melihat ke arahnya yang kini sedang di goda oleh Susan. Bahkan Rindu hanya diam saja menatap komputer di depannya.

"Mau apa kamu kemari, Susan?" Kata Tajuk dingin.

"Tante yang menyuruhku untuk datang kemari, karena sudah dua minggu kamu tidak pulang ke mansion." Kata Susan yang kini duduk di kursi depan meja kerja Tajuk.

"Jadi cuma itu saja tujuanmu datang kemari? Sekarang sudah terlaksana bukan, jadi sebaiknya kamu segera pulang." Kata Tajuk dengan ekspresi datarnya, bahkan sesekali dia melirik ke meja kerja Rindu di ujung dekat rak buku.

"Kamu kenapa? Padahal aku baru saja datang dari luar negeri setelah dua tahun tidak pulang, harusnya kamu bahagia." Kata Susan.

"Kamu tahu kan kalau aku sudah menikah, jadi berhentilah untuk menggodaku, Susan." Kata Tajuk dingin.

"Itu kan dulu, sudah tiga tahun juga kan itu berlalu, jadi sebaiknya kamu buka hatimu untukku,Taj." Kata Susan

"Hahaha, sebentar lagi kamu akan tahu yang sebenarnya, dan aku harap setelah tahu, kamu tidak akan merusak persahabatan kita yang sudah lama kita bina dari waktu kita kecil." Kata Tajuk.

"Ok,ok, baiklah, sekarang katakan padaku, apa kamu sudah menemukan dia?" Tanya Susan.

Tajuk melirik ke meja Rindu, senyum tipis mengembang di saat dia melihat Rindu yang sedang duduk di meja kerjanya, bahkan Tajuk mengira bahwa Rindu mendengar semua yang dia bicarakan dengan Susan.

"Aku sudah menemukannya, bahkan itu alasannya aku tidak pulang ke mansion." Kata Tajuk yang tersirat rasa bahagia di setiap kata-katanya.

"Apa tante sudah tahu?"

"Belum, karena dia yang sudah memulai perang duluan denganku, aku tidak akan mau baik-baik lagi sama dia sekarang, dan setelah dia kembali dari jepang, akan aku selesaikan urusanku dengannya." Kata Tajuk dengan raut wajah memendam amarah.

Ya memang kini Tajuk sudah tahu siapa dalang di balik berpisahnya dengan Rindu. Dan siapa yang sudah memalsukan surat cerai itu. Tidak lain adalah ibu tirinya yang menginginkan harta warisan dari papanya.

Dan jika Tajuk sudah menikah, maka kesempatan untuk merebut harta sang papa akan hilang, karena sudah tertulis jelas di surat wasiat jika Tajuk mempunyai anak, maka semua warisan akan jatuh ke tangan Tajuk.

Ibu tiri Tajuk hanya kebagian sepuluh persen dari harta warisan papa kandung Tajuk. Apa lagi ibu tiri Tajuk tidak mempunyai anak setelah menikah dengan Papa Tajuk.

"Huft, baiklah, aku tidak akan menggodamu lagi, aku sadar kamu tidak akan pernah bisa mencintaiku, tapi aku bersyukur jadi orang yang selalu bisa mendengar keluh kesahmu, tapi aku akan selalu mencintaimu, Taj." Kata Susan.

"Aku yakin suatu saat nanti kamu menemukan orang yang tepat untuk menjadi pendampingmu." Kata Tajuk.

"Ya,ya, semoga saja seperti itu, ya sudah jika kamu baik-baik saja, karena biasanya jika kamu tidak pulang ke mansion kamu pasti mabuk-mabukan, makanya sengaja aku pulang untuk memastikan kondisimu, jangan sampai kejadian tiga tahun lalu terulang kembali." Kata Susan.

"Kamu tenang saja, karena saat ini aku sedang bahagia, aku tinggal dengan dia sekarang." Kata Tajuk yang lagi-lagi melirik ke meja kerja Rindu.

"Baguslah kalau begitu, tapi kamu masih punya hutang padaku, kamu belum memperkenalkan dia padaku." Kata Susan.

"Hahaha, kamu tenang saja, sebentar lagi aku akan memperkenalkan dia padamu." Kata Tajuk.

"Ternyata sia-sia kekhawatiranku padamu, ya sudahlah, sebaiknya aku pulang saja." Kata Susan

"Sudah seharusnya kamu pulang, kenapa masih saja di sini." Jawab Tajuk.

"Ck, iya iya aku pulang."

Susan pun beranjak dari duduknya, dan di ikuti oleh Tajuk di belakangnya, dia menuju pintu dan keluar dari ruangan. Setelah memastikan Susan keluar ruangan, Tajuk pun berbalik badan untuk masuk kembali ke dalam.

☆☆Bersambung☆☆

1
Agung Antarini
lanjut Thor...

semangat 💪💪
Sitti Sahra
itu juga rindu klau org mw ngomong yaa di dengar dulu
jgn main potong" ajha 😏😏😏
Sitti Sahra
itu pembantunya tajuk knpa ngga cerita Tntang surat cerainya sihh
Sitti Sahra
jangan" ulah ortunya tajuk
Sitti Sahra
tajuk bilang rindu yg kluar dri rumah
rindu bilangnya ke Alfian tajuk yg meninggalkan
Sitti Sahra
penasaran keknya ada yg tidak kamu ketahui tajuk 🤔🤔
Sitti Sahra
Bru nyimak
Erni Fitriana
mampir ngepoin thor
Lisiyani Lesmana
lanjud lagi ceritanya ya
ice lemon tea
mengikuti alur
Baya Azka
lanjut lg thor💪🌷
Azlen Haslina
suka banget dengan cerita mu, author...
aku baru terjumpa dgn novel mu
keren sungguh jalan ceritanya.
ada sambungannya tak?
Burhanuddin Burhan
lanjut thor...
Ukin Kurniawati
sukaaa
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Lis Setia
haredang2😊😊😊😊
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Indra Inin
mengapa ngga ad lagi melanjutkan ya cerita in
Nazil Alfatih
iya...jd bosan thour
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
⍣⃝ꉣꉣ 🦆͜͡ᴍᴀᴍᴀᴇʟ ᴳ𝐑​᭄ ❀∂я🌹
aq baru baca di bulan juni 2021 ada lanjutannya gk sih..kok mandeg nih say
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Nazil Alfatih
mantulll
Nazil Alfatih
iya...thour...masak pergi ampek 3th.katany CEO
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!