NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Pendekar Naga

Reinkarnasi Pendekar Naga

Status: tamat
Genre:Action / Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:17.1k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Jian Yi dan para rekannya gugur setelah menantang kekuatan besar Kekaisaran Pusat. Pertempuran itu seharusnya menjadi akhir dari segalanya bagi mereka.

Namun saat kesadaran Jian Yi memudar, sebuah keajaiban terjadi. Berkat campur tangan Raja Naga, mereka diberi kesempatan kedua—sebuah reinkarnasi yang mengubah takdir mereka.

Terlahir kembali di dunia yang sama namun dengan kehidupan baru, Jian Yi menyimpan satu janji dalam hatinya: membalas kehancuran yang dialaminya dan melampaui semua batas kekuatan.

Kali ini, dia tidak akan jatuh lagi.
Tapi di dunia yang dipenuhi kultivator kuat, sekte kuno, dan kekaisaran yang menguasai segalanya …

Mampukah Jian Yi benar-benar bangkit, menuntut balas, dan mencapai puncak kekuatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22: Awal dari sebuah perjalanan

Setelah fajar yang memalukan di tumpukan sampah, Mereka pulang, mandi dan berniat berlatih.

​Halaman belakang kediaman Jian menjadi saksi bisu latihan gila-gilaan selama satu bulan penuh.

Lu Feng, yang kini sudah berada di Ranah Grand Master, bertindak sebagai batu asah sekaligus pelindung bagi Jian Yi.

​Jian Yi duduk bersila di atas batu besar, sementara Lu Feng berdiri lima meter di depannya, melepaskan tekanan Qi merahnya secara perlahan namun konsisten. I

ni adalah metode ekstrem: memaksa tubuh Jian Yi yang berada di Ranah ke-2 untuk beradaptasi dengan tekanan Ranah ke-5.

​"Yi, kalau kau merasa paru-parumu mau meledak, bilang ya! Aku tidak mau ayahmu memenggal kepalaku karena membuatmu koma lagi," seru Lu Feng sambil berkeringat dingin menahan kontrol energinya.

​Jian Yi tidak menjawab. Di dalam pusat kesadarannya, bola emas peninggalan Raja Naga berputar liar.

Partikel cahaya emas merembes ke tulang, otot, dan meridiannya, memperbaiki fondasi yang sempat rapuh selama tujuh tahun.

​ZHUASSS!

​Udara di sekitar Jian Yi mendadak berputar membentuk pusaran kecil. Suara gemuruh rendah—seperti geraman naga dari kejauhan—terdengar dari dalam dadanya. Lapisan demi lapisan hambatan energi di tubuhnya hancur.

​Ranah ke-3: Pendekar Ahli Tahap Awal.

​Jian Yi membuka mata. Kilatan emas menyambar sesaat. Ia berdiri, merasakan tubuhnya kini seringan bulu namun sepadat baja. "Terima kasih, Lu Feng. Tekananmu tadi sangat membantu mempercepat prosesnya."

​Lu Feng mengusap keringat di dahinya dan menyeringai. "Tinggal dua tingkat lagi dan kau bisa mengejarku. Tapi jangan harap aku akan menunggumu santai-santai."

​Malam itu, sebuah perjamuan besar diadakan. Keluarga Jian dan Keluarga Lu berkumpul di satu meja panjang.

Suasananya hangat, namun ada ketegangan yang menggantung di udara. Jian Yi dan Lu Feng saling melirik sebelum akhirnya Jian Yi meletakkan sumpitnya dan berdiri.

​"Ayah, Ibu ... Paman Lu, Bibi Mei," suara Jian Yi tenang namun berwibawa. "Setelah berdiskusi dengan Lu Feng, kami telah memutuskan. Kami akan pergi mengembara. Kami ingin melihat dunia luar dan mengasah kemampuan kami lebih jauh lagi."

​Suasana mendadak sunyi. Denting sumpit yang jatuh ke lantai terdengar sangat keras.

​Jian Hong dan Lu Zhao saling pandang. Sebagai pria yang tumbuh di dunia persilatan, mereka tahu bahwa elang tidak akan pernah kuat jika hanya diam di sangkar emas.

​"Seorang pria harus mengenal luasnya langit agar tahu betapa kecilnya dia di bawah bintang-bintang," ujar Jian Hong sambil mengangguk pelan. "Aku setuju. Kau sudah dewasa, Yi. Dan dengan Lu Feng di sisimu, aku sedikit lebih tenang."

​"Hahaha! Benar!" Lu Zhao tertawa lebar sambil menggebrak meja. "Lu Feng butuh melihat dunia agar tidak hanya tahu cara mencuri arakku saja! Pergilah, raih nama besar!"

​Namun, reaksi berbeda datang dari para ibu. Su Lin mendadak pucat. Ia bangkit dan menggenggam tangan Jian Yi dengan gemetar.

​"Tidak ... tidak boleh," bisik Su Lin, air matanya mulai mengalir. "Jian Yi, kau baru saja bangun. Tujuh tahun ... ibu menunggumu tujuh tahun hanya untuk melihatmu pergi lagi? Bagaimana jika kau terluka? Bagaimana jika kau tidak kembali?"

​Mei Hua juga ikut terisak, memeluk Lu Feng dengan erat. "Lu Feng, kau satu-satunya putraku. Dunia luar itu kejam. Kenapa kalian tidak bisa berlatih di sini saja?"

​Jian Yi merasakan hatinya perih. Ia memeluk ibunya dengan lembut, membiarkan air mata Su Lin membasahi jubahnya.

Sebagai jiwa tua, ia tahu rasa sakit kehilangan, namun ia juga tahu bahwa takdirnya jauh lebih besar daripada sekadar tembok kota ini.

​"Ibu ... aku berjanji akan menjaga diri," bisik Jian Yi di telinga ibunya. "Aku tidak akan membiarkan diriku tidur lagi. Aku pergi untuk menjadi lebih kuat, agar suatu saat nanti, tidak ada satu pun orang di dunia ini yang berani mengusik ketenangan keluarga kita."

​Suasana malam itu berubah menjadi haru. Su Lin terus menangis di pelukan Jian Hong, sementara Mei Hua memberikan berbagai wejangan (dan daftar panjang larangan) kepada Lu Feng.

Para ayah memberikan restu dengan wajah tegar, meski di mata mereka tersimpan kekhawatiran yang sama dalam.

​Keesokan paginya, sebelum matahari benar-benar terbit, dua pemuda dengan tas ransel sederhana berdiri di depan gerbang kota.

​Jian Yi menatap jalan panjang yang membentang di depannya.

Di sampingnya, Lu Feng sudah kembali ke gaya asalnya—mengunyah batang rumput dengan wajah sok keren, meski matanya masih sedikit sembab karena pelukan ibunya tadi fajar.

​"Siap untuk membuat dunia gempar lagi, Yi?" tanya Lu Feng.

​Jian Yi tersenyum tipis, matanya menatap ke arah utara, langkah awal dari perjalanan panjang mereka. "Dunia sudah terlalu lama tenang tanpa kita, Lu Feng. Mari kita buat sedikit keributan."

​Tanpa menoleh ke belakang, keduanya melangkah maju, memulai perjalanan legenda mereka yang kedua kali.

1
Nanik S
Lanjut terus
Agen One
UP nya santai dulu ya🙏
Agen One
😅
Agen One
🍗
Agen One
🔥🙏
Agen One
🙏
Agen One
👍🙏
Agen One
🚹🙏
Agen One
🤭🙏
Agen One
🙏
Agen One
/Smile/
Agen One
🙏
Agen One
😅
Agen One
🔥🍗
Agen One
👍🍗
Agen One
🚹🍗
Agen One
🍗
Agen One
🤭/Smile/
Agen One
😅🙏
Agen One
🔥🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!