Ini karya pertama ku, yang berjudul GARIS TAKDIR semoga kalian semua menyukainya, ambil kesimpulan yang baik nya jangan sampai menyesal di akhir.
Ini tentang siapa dia dan akhir kematian dia mana seorang gadis yang sangat merindukan dan menginginkan sentuhan seorang ayah, dan bagaimana rasa memiliki seorang ayah.
hanya dengan kesalah pahaman, dia pergi, Tanpa harus tau kebenaran nya yang akan merugikan diri nya sendiri dan kehilangan dua bidadari yang sangat berarti dalam hidup nya.
gadis yang tak henti-henti nya menjalani ujian yang seakan-akan dunia ini membenci diri nya, di mana masalah seakan enggan untuk pergi, hingga ketenangan abadi yang menyelimuti nya dan cinta sampai akhir kematian.
Bantu baca ya ini karya pertama author jadi maaf kalau banyak salah, kalau udah episode 20 besok di revisi kok, jangan sungkan untuk berkomentar jika salah makasih ❤️🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andriani Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
Gio dan Manda bergegas ke rumah sakit, mendengar kabar bahwa Kania masuk rumah sakit.
Gio melajukan motor nya, dengan kecepatan tinggi dan langsung masuk ke rumah sakit, Sungguh pikiran gio sangat kacau, " Bun, Kania kenapa Bun, kenapa? tanya gio cemas.
" Hiks hiks , Kania nak Kania" Bunda Kania pun terjatuh lemas.
Manda pun telah datang dan langsung, membantu bunda Kania untuk duduk di kursi di ruangan Kania.
"Bun !" lirih gio pelan.
"Kania sakit gagal ginjal nak " hiks hiks tangis Tania pun pecah, Sungguh dia merasa menjadi ibu yang gak berguna, melihat anak nya terbaring lemah tak berdaya.
Gio pun langsung terjatuh, terdiam begitu pun dengan Manda, Sungguh Mereka tak menyangka.
Gio pun terdiam kaku, seakan dunia nya terhenti.
Gio pun langsung keluar dari ruangan Kania, tak mengeluarkan sepatah kata pun.
seketika " aghhh "gio memukul, dinding rumah sakit, Manda pun ikut menyusul gio , Manda langsung menelpon sang kekasih untuk menyusul ke rumah sakit, karna takut gio akan mengamuk.
Gio pun mengeluarkan air mata nya, " Gue gak berguna, aghhh gak berguna " teriak gio kencang.
" Kan lo kenapa nyakitin gue kayak gini, kenapa Lo gak bilang, *******...." umpat gio kesal.
Galang dan Dion pun langsung bergegas dan menemui gio, Manda pun menceritakan, sambil mengeluarkan air mata.
Galang dan Dion pun terdiam, sungguh mereka sangat terkejut.
Galang pun merangkul Manda " Yang kuat sayang, aku gak mau liat kamu nangis, nanti gio, Kania , bunda makin sedih" tutur Galang .
Manda pun menggangguk dan memeluk galang.
Dion pun langsung mendekati gio " Udah GI Lo jangan kayak gini, nanti bunda makin sedih'" ujar Dion.
" Lo gak tau perasaan gue Yon, Lo gak tau, hiks hiks hidup gue hancur, gue pacar nya sendiri gak tau kalau dia sakit Yon," lirih gio lemah.
Dion pun merangkul pundak gio, "Lo pasti bisa, kita berdoa semoga Kania selamat, kalau Lo kayak gini, gak akan mengubah apapun, lo harus kuat " ujar Dion semangat.
" Tapi yon, gue gak berguna , gue gak berguna" teriak gio.
" Jangan pernah nyalahin diri Lo sendiri, Mungkin Kania gak memberitahu Lo tentang penyakitnya, karna dia gak mau lihat Lo sedih apa lagi nyalahin diri Lo sendiri, hargai perjuangan Kania GI" tutur Dion .
Gio pun terdiam mencerna, semua ucapan Dion.
Gio pun tersenyum " makasih Yon" ucap gio langsung masuk ke ruang Kania dan bertepa terkejut nya gio melihat Tania bunda Kania telah tak sadar kan diri.
" Yon, Lang , nda" teriak gio kencang.
Mereka pun langsung masuk " Tante kenapa gi " tanya Galang.
" Gue juga gak tau , lebih baik Lo panggil dokter sekarang" ucap gio.
Galang pun langsung memanggil dokter.
" Apa lagi ini ya Allah" lirih gio dalam hati.
Dokter pun memasuki ruangan Kania bersamaan dengan suster " Sus, Bawak ke ruang UGD ucap dokter" Bunda Kania pun langsung di bawa Dion, Galang dan Manda menyusul Bunda Kania sedangkan gio menunggu Kania di ruangan nya.
Gio pun memegang tangan, kecil yang lemah itu " se andai nya gue tau, Mungkin kamu gak akan kayak gini " ucap gio mengecup tangan Kania.
" kenapa kamu menghukum aku kayak gini kan, aku rela kamu marahin aku seharian satu bulan pun tidak apa-apa asal kamu sadar"
Tak terasa air mata gio pun keluar sendiri.
mereka mendengar semua penjelasan dokter Sungguh, drama apa ini, Kenapa, begitu banyak rahasia di antara ibu dan anak ini .
Galang pun bergegas untuk berbicara dengan gio, dan menceritakan semua nya.
" Kenapa Lang, gue se akan jadi orang bodoh, yang gak tau apa-apa" ucap gio.
" Mungkin ini udah rencana Tuhan, Bunda Kania sudah sadar dan dia mau ketemu Lo GI"
" Lo tunggu Kania di sini , gue mau ketemu bunda dulu" pamit gio.
cekrek, pintu pun terbuka.
" Bunda, bunda kenapa gak pernah bilang,kalau bunda sakit" ucap gio pelan.
" Sayang ini memang udah takdir bunda, gak perlu ada yang di sesali" ucap Tania tersenyum.
" Bunda mau minta tolong nak, bagikan surat ini ke Kania dan ayah nya, jika bunda udah gak ada" ucap Tania menangis'.
" Bunda gak boleh ngomong gitu, bunda pasti sembuh, ingat bunda ingin sekali melihat Kania teman SMA dengan nilai tertinggi dan melihat Kania menjadi sarjana." ucap gio mengeluarkan air mata.
" Mungkin waktu bunda gak sampai sejauh itu nak, bunda mohon kamu jaga Kania baik-baik, jika memang kalian berjodoh, bunda merestui kalian lahir maupun batin" ucap tania memegang tangan gio.
" Bunda tolong jangan kayak gini, gio gak mau kehilangan dua orang yang gio sayang sekaligus" lirih gio pelan.
" Kania gak akan pergi nak, bunda rela memberikan nyawa bunda, asal kania sembuh dan gak merasakan sakit sedikit pun"
" Biar gio aja Bun, yang donorin bunda harus sembuh"
" Maaf nak, bunda tau kamu sering ke club' dan itu gak mungkin untuk nge donorin, ini udah jalan Allah nak, bunda hanya minta satu hal, jangan pernah sakitin Kania, dia gak punya siapa-siapa, kakek dan nenek nya jauh, jika kamu gak mau kehilangan kania, kamu harus jaga dia baik- baik, kalau gak mungkin kakek dan nenek nya akan membawa nya pergi" ucap Kania.
" pasti Bun, tapi Bun gio gak sanggup kehilangan bunda, bunda harus sembuh" gio pun mengecup tangan Kania.
" Kamu yakin kan nak, kebahagiaan itu gak selalu di sini, bunda akan bahagia di atas, di surga bunda tunggu kalian bersamaan cucu bunda" ucap Tania.
Dokter pun masuk ke dalam dan menjelaskan semua resiko dan kemungkinan untuk selamat.
Ini visual Dion yang kocak minta ampun 😁
Hy gys jangan lupa like ya, maaf kalau masih banyak kata yang salah jangan sungkan untuk berkomentar makasih ❤️
feedback kembali kk
Maaf deh lama off nya. Lanjut jadi pembaca setia yuk hehe
#agen penangkap roh
like for you
#Agen penangkap roh
#my love from the doll
Mampir balik ke karya ku
- Tarzan In Love