Alisha Inara gadis cantik yang berusia 20 tahun, dia biasa di panggil Nara. Nara seorang gadis lugu, sederhana dan suka membantu Ibunya.
Suatu hari Nara di pertemukan laki-laki yang suka padanya, laki-laki itu bernama Adit Irawan yang satu tempat kerja dengannya dan berteman pula di Facebook.
Di hari yang bersamaan setelah berada di rumah Nara berkenalan dengan Veri Firmansyah melalui media sosial Facebook dari pesan Messenger.
Kisah Percintaan mereka seperti roller coaster penuh dengan lika liku.Siapakah yang akan mendapatkan Nara.
Buat yang penasaran dengan ceritanya, langsung saja ya baca ceritanya..
Terimakasih banyak 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windye Indie Prakoso, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. Keromantisan Adit
Di pagi hari yang cerah Nara berangkat kerja dengan wajah yang ceria dan penuh rasa semangat.
Sesampainya Nara di tempat biasa Rangga mengantarnya,Adit sudah lebih dulu datang menunggu kedatangan Nara.
Nara pun berjalan menuju ke arah Adit sambil tersenyum menatap wajah Adit.
Visual Nara
Adit pun sontak memetik setangkai Daun kecil yang berada di tempat dia menunggu Nara lalu Adit segera memberikan setangkai daun kecil yang ia petik itu dan diberikan kepada Nara.
"Ini buat kamu sayang.." Gombal Adit yang menyambut kedatangan Nara kekasihnya.
Tanpa menjawab yang di katakan Adit, Nara menerima setangkai Daun kecil yang di berikan oleh Adit sambil tersenyum dan menatap wajah Adit dengan wajah penuh Sumeringah.
"Sini sayang, aku pakai kan di rambut kamu.. Agar kamu terlihat tambah lebih cantik lagi.." Ucap Adit merayu Nara sambil tersenyum.
Adit segera memakaikan setangkai Daun kecil yang ia petik tersebut ke Rambut Nara.
Visual Nara dan Adit
Nara dan Adit saling bertatapan wajah dan tersenyum sambil tangan Adit meletakkan setangkai daun kecil yang baru saja ia petik itu ke Rambut Nara.
"Terimakasih ya sayang".Sahut Nara sambil menatap wajah Adit dengan wajah ceria dan tersenyum.
"Sama-sama sayang" Jawab Adit membalas senyum Nara.
Melihat keromantisan dan perhatian Adit untuknya, Nara terus menatap wajah Adit dengan senyum tipisnya.
"Kamu kok menatap Aku seperti itu sayang?" Tanya Adit menatap balik Nara.
"Hmm..Ternyata seperti ini ya rasanya punya seseorang yang perhatian dan sayang sama kita, terimakasih ya Kak." Ucap Nara sambil tersenyum menatap mata Adit.
"Iya sayang, Aku yang beruntung sekali punya kamu." Jawab Adit sambil mengusap lembut rambut Nara.
Nara yang mendengar ucapan Adit seperti terbang di atas awan dengan wajah Sumeringahnya.
"Ayo kita berangkat sayang nanti terlambat, takut di jalan macet hari ini kan hari jum'at biasanya lebih macet dari hari biasanya" Ucap Nara.
"Ok siap nyonya Adit Irawan.." Ledek Adit sambil tersenyum.
Melihat ulah kekasihnya Nara hanya bisa tersenyum bahagia.
Adit memegang erat tangan Nara sambil bergegas membukakan pintu mobilnya untuk Nara.
"Silahkan masuk nyonya Adit Irawan." Ucap Adit sambil tersenyum melihat Nara.
"Ada-ada saja kamu mah sayang". Jawab Nara sambil tersenyum melihat ulah Adit.
Adit dan Nara berjalan menuju tempat kerja mereka berdua.
Di perjalanan menuju tempat kerjanya, Nara dan Adit asik mengobrol.
"Tau tidak Kak semalam pas aku sampai Rumah, aku habis-habisan di ledekin Adikku Rangga." Ucap Nara bercerita soal Rangga yang meledeknya.
"Memangnya Rangga ngeledek kamu apa si sayang?". Tanya Adit.
"Karena kemarin aku bawa bunga dari kamu pulang kerja,Sesampainya di rumah jadi langsung di aduin sama mamah Aku deh. Memang Rangga itu anaknya jail banget sayang." Jawab Nara sambil tersenyum menatap wajah Adit.
"Hehe.. Kasian kamu di ledekin ya, terus Mamah kamu pasti tanya bunga itu dari siapa ya?" Tanya Adit dengan begitu keponya.
"Hmmm..Iya Mamah aku tanya sayang, terus mamah aku bilang lain waktu buat ngenalin kamu ke Mamah dan Bapak aku." Ucap Nara sambil menundukkan kepalanya karena malu.
"Pasti dong aku pasti kerumah kamu, aku kan juga mau dekat sama keluarga kamu sayang". Sahut Adit sambil mengusap lembut tangan Nara.
"Beneran kamu mau ke rumah aku sayang? ". Tanya Nara kaget mendengarkan ucapan Adit.
"Beneran dong, masa aku bohong sama kamu". Sahut Adit.
"Aku pikir kamu tidak berani buat ketemu sama kedua orang tuaku." Ucap Nara sambil tersenyum.
"Aku kan pingin serius sama kamu sayang, jadi tidak ada di dalam pikiran aku buat mainin kamu sayang". Jawab Adit sambil memegang erat tangan Nara.
Nara hanya bisa tersenyum melihat genggaman tangan Adit yang sedang memegang tangannya.
Satu jam berlalu Nara dan Adit sampai juga di tempat mereka bekerja.
Sesampainya di depan gerbang PT Nara melihat Amanda yang baru saja sampai di antar cowoknya.
"Sayang berhenti dulu sebentar." Ucap Nara.
"Kenapa sayang?". Tanya Adit.
"Itu ada Kak Manda, kita ajak bareng ya ke dalamnya".Pinta Nara.
"Iya boleh Kok,Apa sih yang tidak boleh buat pacarku tersayang."Gombal Adit sambil tersenyum melihat Nara.
"Terimakasih ya sayang." Sahut Nara membalas senyum Adit.
"Tiitt.. Tiitt.." Bunyi klakson Mobil Adit yang mengagetkan Amanda.
Amanda yang sedang berjalan menyebrang ke jalan khusus untuk pejalan kaki kaget mendengar suara klakson mobil Adit.
Nara membuka kaca mobil Adit dan langsung memanggil Amanda.
"Kak Manda ayo bareng kita ke dalamnya". Ucap Nara sambil tersenyum melihat wajah kaget Amanda.
"Waahhh.. Ni bocah berdua kebangetan banget ngagetin orang lebih tua, bisa kualat lu pada". Ucap Amanda kesal.
"Hehe.. Maaf Man". Teriak Adit dari dalam mobil.
"Hehe..Maaf Kak Manda sayang, Ayo masuk kak bareng kita ke dalamnya.." Ucap Nara mengajak Amanda.
"Waahh.. Boleh juga ni, pagi-pagi dapet tumpangan gratis.." Jawab Amanda sambil masuk kedalam mobil Adit.
"Tumben Kak Manda jam segini sudah datang". Tanya Nara.
"Iya biasa cowok gue Alise dia masuk Pagi, jadi gue harus ikutin jamnya dia deh". Jawab Amanda.
"Bagus lah Man biar lu berangkat pagi". Ledek Adit.
"Lu ajah biasanya juga sukanya mepet kalau dateng Dit.. Tumben juga lu dateng pagi?" Tanya Amanda.
"Gue kan harus jemput kekasih gue Man, takut kekasih gue ada yang ngelirik nanti." Jawab Adit dengan gombalnya sambil melirik Nara.
"Alamat jadi obat nyamuk gue mah ini pagi-pagi".Sahut Amanda sambil tersenyum.
Nara dan Adit saling bertatapan wajah sambil tersenyum mendengar ucapan Amanda.
Nara, Amanda dan Adit akhirnya sampai juga di parkiran mobil.
Ketika mereka bertiga turun dari mobil,Tiba-tiba Dini datang dan bergelendot di tangan Adit dengan begitu manjanya.
"Akhirnya kamu sampai juga dari tadi aku sudah nunggu kamu Dit". Ucap Dini.
Adit kaget melihat tingkah Dini yang begitu berani di depan Nara.
Nara cemburu melihat kekasihnya bersama mantannya di depan matanya mesra.
Nara yang melihat Adit bersama Dini spontan mengajak Amanda untuk pergi lebih dulu meninggalkan Adit dan Dini.
"Ayo Kak Manda kita masuk". Ucap Nara sambil menarik paksa tangan Amanda.
Nara dan Amanda pergi meninggalkan Adit bersama Dini.
Adit yang melihat Nara pergi begitu saja meninggalkannya,mencoba melepaskan tangannya yang di pegang Dini untuk segera mengejar Nara.
"Apa-apaan si kamu Din, lepasin tangan aku". Ucap Adit yang mencoba melepaskan tangannya dari Dini.
"Aku kan masih sayang sama kamu Dit, kita balikan lagi ya sayang.kita lupain masa lalu pahit kita dulu ya Dit, kita jalanin hidup baru bersama lagi sayang". Pinta Dini sambil memohon kepada Adit.
"Ngomong apa si kamu Din, aku itu sudah tidak sayang lagi sama kamu. Sekarang di hati aku cuma ada Nara seorang". Jawab Adit dengan tegas.
"Apa si bagusnya cewek kampung itu, kan lebih modis aku dari pada cewek itu." Sahut Dini kesal.
"Kesederhanaan dia itu nilai plus buat aku.. Kamu jangan pernah sentuh Nara, kalau sampai kamu nyakitin Nara kamu berurusan sama aku". Ucap Adit tegas sambil melihat wajah Dini.
🌸BERSAMBUNG 🌸
Maaf ya teman-teman jika ada kesalahan dalam penulisan.. Jangan lupa tinggalkan jejak yaa.. 😉 😊
Jangan lupa Like, Komen, Vote dan Rate ya
Terimakasih banyak sudah mampir 🤗 🙏
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas
Semangat Up kak, lanjut 🌸🌸🌸
salam dari -ZEVANAYA-
salam hangat dari Zahra Anak Yang Tak Berdosa