Salwa Abidhar, seorang gadis berhijab yang manis nan cantik berusia 20 tahun yang ditinggalkan oleh calon suaminya setelah menjalani lima tahun berpacaran tepat 2 minggu sebelum pernikahanya dilangsungkan dan lebih mirisnya yang dinikahi oleh hanum kekasihnya itu adalah sahabat Salwa sejak masa SMA dahulu
Setelah melewati masa masa terendah dalam hidupnya, sampai pada akhirnya ia dipertemukan dengan seorang presdir muda, kaya raya yang dianugrahi wajah tampan yang nyaris sempurna
Arsanatha Abrisam Dirgantara, generasi penerus ketiga perusahaan Maharsya grub sebuah perusahaan besar yang terkenal di wilayah Asia bahkan dunia, lelaki yang dikenal karna kepemimpinanya yang tegas dan memiliki sifat yang dingin jarang tersenyum ataupun bercanda namun sangat bertolak belakang dengan sikap aslinya
Sampai pada akhirnya mereka menikah, Akankah Salwa dapat melupakan mantanya dan mulai mencintai Arsa? Atau malah sebaliknya ia tak pernah bisa melupakan Hanum kekasihnya dulu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ilmafit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rindu
..."Diatas nyamanya sajadah, Di balik setiap munajad doa, Ada rindu tertautkan indah menyebut namamu disana Semoga Allah pertemukan secepatnya"...
...♡♡♡...
Rindu, iyah rindu. aku rindu senyumanmu itu, aku rindu suara mu, aku rindu renyahnya tawamu, entahlah segala hal yang kau miliki detik ini kurindui.
Mungkin aku terlalu berlebihan, baru beberapa hari ditinggal rasanya setengah mati merindu. tapi itulah yang aku rasakan sekarang.
Arsanatha, lelaki itulah alasan mengapa aku bermunajad setiap saat agar dipertemukan secepatnya. kini aku dapat merasakan beratnya menjalin hubungan yang terpisahkan oleh batas waktu dan jarak, Long distance relationship.
Ditemani merdunya suara hembusan angin dan gelapnya malam, ditemani sang rintik hujan bersama secangkir kopi. lengkap sudah keheningan dan kesunyian malam ini.
Drrtt Drrt
Deringan itu berhasil memecah lamunanku, 'MY HUBBY' tertera dengan jelas siapa yang menelfonku, dengan semangat kugeser layar smartphone itu memperlihatkan seseorang yang selama ini kurindui yang tengah tersenyum manis ke arahku
"Hubby aku rindu!" Ujarku tiba tiba membuat orang itu terkekeh menampilkan deretan gigi putih bersih nya
"I Miss You Too humairah" "Apa kabar hmm?" Tanyanya lembut
"Alhamdulillah baik By, kamu apa kabar? kapan pulang?" Tanyaku beruntun tanpa jeda
"Baik Allhamdulillah, untuk pulang aku ga yakin akan sesuai jadwal, seperti nya akan diperpanjang sampai dua minggu kedepan, gpp kan Sya? " Jleb hatiku seakaan terhantam oleh anak panah 'Rasanya nyesek' Fix aku bakalan jadi penikmat rindu.
"Yah padahal aku rindu banget... " Kata ku sambil menunjukan raut wajah kecewa
"Rindu sama suami nih ceritanya?" Jawabnya menggoda sambil menaik turunkan alisnya
"Ikh Hubby!" Benar benar membuat moodku berantakan apalagi terdengar dengan jelas ia tekekeh keras disana "Tapi benarkan? udah ga perlu sok malu malu gitu Sya biasanya juga malu maluin kamu" Timpalnya lagi.
"Aku seriusan nih By kalau kamu nyeselin lagi aku tutup panggilan vidio nya yah!" Ancamku "Ah kamu baperan, untung sayang " Candanya
"Kalau engga sayang gimana?" Sekarang aku balik menggodanya membuat dia menyeryitkan keningnya berfikir "Emm... kalau ga sayang... yah ga bakalan aku jadiin istri lah" Benar juga sih.
"Ck iyah juga sih" Kesal namun membenarkan perkataanya "Honey aku mau nyanyi lagu yang pas sama kita mau ga?" Tawarnya langsung aku angguki semangat
Ia terlihat sedang sibuk menaruh handphonenya agar aku bisa melihat dia bernyanyi, tak lama Setelah itu ia mengambil gitar yang entah dapat dari mana, memainkanya kemuadian berbernyanyi. Dan kalian tahu dengan posisi seperti itu dia terlihat sangat tampan
"𝑲𝒂𝒖 𝒋𝒂𝒈𝒂 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒉𝒂𝒕𝒊𝒎𝒖
𝑺𝒂𝒂𝒕 𝒋𝒂𝒖𝒉 𝒅𝒂𝒓𝒊𝒌𝒖 𝒕𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖 𝒂𝒌𝒖 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊
𝑲𝒖 𝒎𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒎𝒖 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖
𝑴𝒆𝒏𝒚𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈𝒊𝒎𝒖 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒎𝒆𝒏𝒖𝒕𝒖𝒑 𝒎𝒂𝒕𝒂
𝑲𝒂𝒖 𝒎𝒂𝒎𝒑𝒖 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒖𝒂𝒕𝒌𝒖 𝒕𝒆𝒓𝒔𝒆𝒏𝒚𝒖𝒎
𝑫𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒖 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒏𝒂𝒇𝒂𝒔𝒌𝒖 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒃𝒆𝒓𝒂𝒓𝒕𝒊
𝑲𝒂𝒖 𝒋𝒂𝒈𝒂 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒉𝒂𝒕𝒊𝒎𝒖
𝑺𝒂𝒂𝒕 𝒋𝒂𝒖𝒉 𝒅𝒂𝒓𝒊𝒌𝒖 𝒕𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖 𝒂𝒌𝒖 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊
𝑲𝒖 𝒎𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒎𝒖 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖
𝑴𝒆𝒏𝒚𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈𝒊𝒎𝒖 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒎𝒆𝒏𝒖𝒕𝒖𝒑 𝒎𝒂𝒕𝒂
𝑲𝒂𝒖 𝒉𝒂𝒕𝒊𝒎𝒖 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝒋𝒂𝒖𝒉 𝒅𝒂𝒓𝒊𝒌𝒖 𝒕𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖 𝒂𝒌𝒖 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊 𝑲𝒖 𝒎𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒎𝒖 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖
𝑴𝒆𝒏𝒚𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈𝒊𝒎𝒖 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒎𝒆𝒏𝒖𝒕𝒖𝒑 𝒎𝒂𝒕𝒂
𝑲𝒂𝒖 𝒌𝒂𝒖 𝒋𝒂𝒈𝒂 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒉𝒂𝒕𝒊𝒎𝒖"
Setelah dia bernyanyi aku tepuk tangan dengan kencang namun tiba tiba"Sya" Panggilanya diujung sana
"Iyah By?" Sahutku "jaga diri baik baik yah disana" Ucapanya terhenti sebentar kemudian menggambil nafas dalam "Selama aku ga ada, tetap jalani hidup dengan semestinya karna kita ga pernah tahu takdirnya" Pikiranku meracau kemana mana
"Jangan ngomong kaya gitu By" Aku adalah type seorang yang mudah terbawa perasaan buktinya kini buliran bening itu lolos dari pelupuk mata.
"Eh ko kamu nangis Sya. benerkan kita memang ga tau rencana Allah siapa tahu aku suka sama cewe cewe Singapur" langsung tertawa terpingkal pingkal disana
"Awas ajah kalau berani macam macam. baku hantam sama aku nanti" Hahaha belum tahu siapa istinya ternyata
"Canda Sya, lagi pula mana mungkin aku menyia nyiakan bidadari cantik yang aku cinta bertahun tahun lamanya" Lucu banget bercandanya sampe pengen jambak.
"Tuh kamu mah nyeselin lagi ah males" Geramku "Fix aku tutup vidio call nya" Tertawa jahat dan dengan cepat mematikan telfonnya
Setelah itu aku memejamkan untuk tidur dan untuk soal Arsa nanti pagi juga telfonan lagi Hehe.
♡♡♡
Aku terbangun dari tidurku saat melihat jam dinding masih menunjukan waktu tengah malam, kadang aku memang sering begini biasanya hanya untuk minun kemudian tidur lagi.
Mataku mengerjab berkali kali berusaha menguasai nyawa. namun aku merasai ada tangan besar memeluk erat pinggangku dari harum tubuhnya aku dapat mengenalnya. tapi mana mungkin.
Namun makin lama ia making nyata, ku usap kasar mataku mencoba meyakinkan apakah dia orang atau bukan. Entah ide cemerlang dari mana aku mencubit dengan keras pipi orang itu membuat dia mengaduh keras
"Ko dicubit sih honey" Ujarnya sambil membuka mata
"Arsa ini beneran Arsa suamiku" Masih berfikir ini hanya mimpi padahal jelas jelas tadi ia mencubit seseorang.
"Iyahlah kamu pikir siapa hmm?" Menepelkan kepalanya dileherku bahkan semerbak nafasnya terasa hangat dipipi membuat kegelian tercipta ditubuhku
"Kamu kapan pulang nya By? katanya minggu depan baru pulang" Tanyaku kesal
"Tadi malam" "Kan biar surprise sayang" Menjawab pertanyaan namun tangan nya sudah meraba kemana mana
"Aku rindu" Mendongkakan kepala, kini mata kami saling bertemu dengan jarak sangat dekat sukses membuat jantungku marathon di tengah malam
Ia masih menatapku lekat dalam diamnya namun dalam sekejab dia benar benar menepis jarak yang tercipta diantara kami, bibir yang sekarang menjadi candu untuku kini menempel dengan bibirku. Mendaratkan kecupan hangat disana namun tak lama ia ******* nya membuatku otomatis mengalungkan tangan di lehernya
Beralih ke leherku memberikan beberapa tanda disana, dan tangannya digunakan untuk melepas helaian kain ditubuhku
Malam hangat menyalurkan segala kerinduan baru saja dimulai
♡♡♡
Salah satu rindu Salwa telah Allah pertemukan kini ada satu rindu lagi dibenaknya, Iyah ketiga teman somplak yang saat bertemu adu debat tapi rindu ketika dipisahkan oleh jarak.
Akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi mereka. namun di dahului oleh Aisyah yang mengajak Salwa bergabung untuk vidio call dengan kedua temanya yang lainnya.
...[Hari ini]...
||Sandra : "Ada apa Syah pagi pagi vidcall?" Seperti nya anak itu baru bangun
||Nesa : "Gua yakin lo baru bangun kan? dasar kebo lo!"
||Sandra : "Mau gua baru bangunya kek mau gua udah bangun kek, urusanya sama lo apa Jamilah!"
||Sandra : "Halah kaya lo ga baru bangun ajah!" Terdengar decihan keras dari mulut Sandra. dasar emang kodratnya sinting nih temen gua padahal si Aisyah belum ngasih alasan kenapa dia vidio call pagi pagi begini.
||Nesa : "Wah ngeremehin gua lo yah! nih gua kasih bukti valid" Terlihat layar Nesa terjeda entah apa yang dilakukan nya.
Tring
Tendengar bunyi notifikasi whatsapp langsung aku beralih ke grub chat Sister Sinting ◐.̃◐ diikuti kedua temanku
||Nesa : @Sandra_Stfany "Percayakan lo San? gua udah bangun dari jam 4 subuh buat olahraga emangnya elo hoby rebahan!"
^^^||Salwa : "Eh gua ikut kesinggung nih kalau ngomongin rebahan!"^^^
||Nesa : " Ets gua lupa kalau disini ada dua mahkluk mageran" Menyindir dengan keras
||Sandra : @Nesaeuy😎 "Ga percaya gua!"
||Sandra : "Wah sindir keras tuh Sal, labrak ae skuy"
||Nesa : @Sandra_Stfany "Sumpah San gemes banget gua ama lo jadi pengen cubit deh"
||Salwa : "Stt berisik lo pada! btw Syah ada apa ko Tumben tadi vidcall pagi pagi?" Kemudian kembali ke panggilan vidio diikuti Sandra dan Vanessa
||Aisyah : Ia terlihat tersenyum sumringah "Aku sudah dikhitbah dan dua hari lagi nikah."
♡♡♡
• Style Aisyah saat dikhitbah
Assalamu'alaikum readers ini adalah novel pertama author jika terdapat kesalahan dalam penulisan mohon kritik dan sarannya jangan lupa like coment and vote karna dukungan kalian sangat berarti untuk author dan membuat author semangat up hehe😍
ceritanya bagus kok😊