NovelToon NovelToon
Duda Dingin Jatuh Cinta Lagi

Duda Dingin Jatuh Cinta Lagi

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Tamat
Popularitas:466k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rahma AR

Setelah Umayra meninggal dunia, Kaysar menjadi sangat dingin. Waktunya habis untuk bekerja dan menemani putri kecilnya yang terpaksa jadi piatu saat dia dilahirkan.

Lima tahun dia habiskan tanpa pernah terusik oleh satu perempuan pun.

Hingga dia bertemu lagi dengan seorang gadis yabg dulu pernah berniat merayu sahabatnya, Gista Aulia.

Semoga suka ya🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu lagi

Sesaat Gista terpaku. Pertemuan ini sangat mengejutkannya. Lagi pula perasaannya belum stabil. Deru jantungnya malah semakin cepat.

"Ziza?" sapanya sambil mengalihkan tatapnya pada gadis kecil itu. Tatapan Kaysar masih belum berpindah dari dirinya. Gista agak menggigil juga ditatap sebegitu tajamnya.

"Tante tadi makan di sini juga? Kok, Ziza ngga lihat, ya," senyumnya sumringah. Terlihat senang karena sudah bertenu dengan Gista.

Gista tersenyum. Agak kaku tangannya dia gerakkan untuk mengusap puncak kepala gadis itu karena tatapan Kaysar seperti mengintimidasinya.

"Untung kita ketemu di sini, ya," ucapnya lembut. Tp dalam hati menyesalinya.

Untung?

"Iya, tante." Senyum Ziza berubah jadi tawa.

Gista pun tertawa lepas melihatnya. Kekesalannya tadi langsung menguap.

Baru kali ini Kaysar melihat Ziza sangat senang bertemu orang lain selain keluarganya dan sahabat sahabatnya.

Ziza terlalu pendiam dan minim ekspresi. Tapi saat bertemu Ziza, senyum dan tawanya sangat mudah terkembang.

"Tante punya studio lukis, ya? Aku boleh lihat?"

Gista melirik Kaysar yang kini sedang menatap putrinya. Tapi dalam hati Gista merasa heran karena Ziza tau soal studio lukisnya.

"Kamu tau dari mana?" Kaysar keceplosan bertanya. Ngga disangkanya anaknya tau lebih banyak darinya tentang Gista.

Ternyata informasi Seno nggak complete.

"Dari Ruby, dad."

Gista yang juga ingin bertanya, jadi maklum, setelah mendengar jawaban Ziza.

Memangnya siapa.lagi yang tau selain keluarga terdekatnya.

Ternyata dua bocil ini saling ngasih informasi.

"Kamu ngga ngadain pameran?" Kaysar kembali menatap tajam Gista.

"Engga. Hanya lukisan biasa." Gista masih ngga percaya seorang Andres mau memakai lukisannya untuk pameran.

Dasar Nichol

"Oooh."

"Tante, aku boleh lihat, ya," desak Ziza ngga sabar.

"Boleh, sih. Tapi minta ijin dulu, ya, sama Daddy Ziza."

"Boleh, ya, Dad,," pinta Ziza setengah memaksa.

"Tentu kalo tante Gista ngga keberatan." Kembali Kaysar melemparkan tatapan tajamnya membuat Gista jadi kikuk.

"Horee......, Makasih, ya, dad," seru Ziza tampak sangat bahagia.

"Ya, sayang." Kysar pun tersenyum agak lebar.

Kenapa Ziza senang banget, ya? Padahal bukan liburan ke luar negeri. Hanya melihat studio lukis saja. Batinnya ngga ngerti.

"Kapan, tante?'

"Sabtu atau minggu besok, tante bisa."

"Sab---.'

"Memangnya kamu ngga jalan jalan sama pacar kalo weekend?" potong Kaysar saat putrinya sudah membuka mulutnya. Dia hanya ngga mau membuat Ziza kecewa karena Gista terpaksa berjanji manis tapi palsu.

"Tante di rumah aja, kok," sahutnya membuat senyum Ziza yang menyurut kini mengembang lagi. Dia sengaja ngga menatap Kaysar. Fokusnya pada malaikat kecil yang manis ini saja. Bukan pada daddynya yang sombong dan kaku.

Jadi bener dia ngga punya pacar?

Tanpa kasar bibir Kaysar berkedut.

'Oke, tante. Sabtu sore besok, ya, Tante. Ruby juga mau ikut."

"Oke."

Gista tersenyum melihat Ziza mengulurkan jari kelingkingnya. Dia pun melakukan hal yang sama. kedua jari kelingking mereka pun bertaut.

Lagi lagi bibir Kaysar berkedut melihatnya.

Mereka pun berjalan beriringan hingga tiba lebih dulu di depan mobil Kaysar.

"Sebentar," pinta Gista ketika Kaysar sedang membukakan pintu mobil untuk putrinya

Gista setengah berlari ke arah mobilnya yang hanya berjarak dua mobil saja dari mobil Kaysar.

Nafasnya agak memburu saat mendekap.jas Kayssr yang masih dibungkus plastik laundry.

"Ini, terimakasih, ya...," ucap Gista sambil mengulurkan jasnya pada Kaysar.

"Sama sama."

Agak.kaget juga melihat Kaysar menerimanya. Padahal Gista sudah menyiapkan mental kalo Kaysar menolaknya. Bahkan dia sudah berpikir sangat jauh kalo jas itu bakal dibuang Kaysar di depan matanya.

Drama sekali anda, nona Gista, batinnya mencemooh.

"Studio lukismu di apartemen?'

"Ya." Gista tambah canggung karena Kaysar menyinggung apartemennya.

Gista pun masih melihat Ziza ketika Kaysar menutup pintu mobilnya.

Kemudian dia melambaikan tangannya sambil melangkah pergi. Ziza pun balas melambai dengan raut senangnya.

Dada Gista kembali berdesir ketika memgingat tanpa sengaja tangannya bersentuhan dengan tangan Kaysar tadi.

Ngga boleh suka, batinnya mengingatkan

Selain takut boroknya terlihat, Gista juga takut disakiti seperti mamanya.

Dia sangat menikmati kesendiriannya.

Lagian banyak juga teman temannya yang belum menikah. Bahkan ada yang usianya lebih tua beberapa tahun darinya. Tapi mereka happy2 aja

*

*

*

Kaysar menimang lagi jasnya yang dibungkus plastik bening dengan bibir tersenyum. Dia membawanya sampai ke ruangannya.

Dasar gadis ngga sopan. Harusnya ngasihnya pake paper bag.

Sepanjang jalan menuju ruangannya, dia mendekap bungkusan itu di dadanya.

Terlihat norak, tapi Kaysar ngga terlalu memikirkan apa reaksi bawahannya yang melihatnya.

Dia langsung melihat jadwal kerjanya di hari Sabtu.

Aarrrghh.... Kenapa malah penuh, batinnya mengomel.

Dia ngga pernah liburan selama.weekend?

Kasian sekali putrinya.

Kaysar baru tersadar kalo selama ini dia terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bekerja. Sedangkan untuk Ziza setelah mami dan daddynya yang memaksanya agar mengambil cuti.

Dasar Daddy ngga bertanggungjawab!

"Maafkan, daddy, ya, Ziza," gumamnya sedih.

Kaysar memejamkan mata dengan perasaan bersalah. Mengingat selama ini Ziza ngga pernah protes.

Putrinya terlalu baik, sama seperti uminya, Umay.

Umay, terimakasih sudah menghadirkan Ziza ke dunia ini.

Matanya memanas. Dia menarik nafas perlahan dan juga menghembuskannya juga perlahan. Untuk menenangkan perasaannya..

Kemudian mengirimkan pesan teks untuk Seno.

Batalkan semua jadwalku di hari Sabtu!!

Sementara Seno yang sudah membaca pesannya langsung pengen salto sambil menangis.

Dia bakal diomelin klien bosnya kalo begini.

1
Risma Surullah
cerita yg menyenangkan
Endang Sulistia
yg pengen banget Yasmin apa mamanya..🤣🤣🤣
Endang Sulistia
Allah sayang bnget Ama Umay...
Novano Asih
cerita sebagus ini yg nglike kok cuma sedikit y apa karna blm pd nemu seperti aku yv yang baru nemu hehehe
Novano Asih
😭😭😭😭aku jadi teringat suamiku yang udah nggak ada di ruang ICU juga😭😭😭
Rahma AR: maaf yaa.....
total 1 replies
Novano Asih
selesai baca kisahnya Quin Cs lgsg cus cari pendahulunya nemu kisahnya Kaysar yg lain judulnya apa y ??baru tak baca sinopsis nya tp masih bingung 🤔🤔
winda
cerita papi kenan judulnya apa thor?
Rahma AR: afrer the
heartbreak
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
kampret...😁😁

kenapa harus beralasan ya laki2 setelahnya padahal cukup kata 'maaf'
Erna M Jen
pada kepo teman temannya kaysar
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Sri Muryati
Luar biasa
Rasti Si Cw Imuet
apa kabar Brian SM Agni y
Rasti Si Cw Imuet
quin tuh cowo y ko ak msh j GGL fokus..Krn nyebut Ziza perempuan satu2 ny...quin cowo p cewe ko nm ny Quin mohon maaf KK author ak kepo
Khairul Azam
meski pun itu bpk klo aku diposisi giska gak mau baikin bapaknya, krn meurutky perselingkuhan itu menjijikan
Khairul Azam
meski pun itu bpk klo aku diposisi giska gak mau baikin bapaknya, krn meurutky perselingkuhan itu menjijikan
Khoerun Nisa
tor knpsemua novelmu cm ape pernikahan aja lngsung tamat GK ada bonus Ampe hamil punya anak atu malam pertama juga
Rabiah Windi
bagus karyamu thor aku suka sekli
Rahma AR: makasih ya....
total 1 replies
like
Kecewa
like
Biasa
myscleoo
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!