NovelToon NovelToon
MY EX

MY EX

Status: tamat
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Single Mom / Anak Genius / Anak Kembar / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:219.7k
Nilai: 4.5
Nama Author: Tu es belle

follow IG : loneliest.7

DALAM TAHAP REVISI!!

"Bu, dia Daddy kami?"

"bu-"

"Yes, I am your Dad. Kemari lah"

kedua anak kecil itu melangkah mendekati lelaki dewasa berperawakan bak dewa kegelapan di depan sana. Lelaki itu menyambut dengan hangat pelukan anak anak nya. Dia tersenyum iblis saat melihat wajah pias wanita masa lalu nya yang begitu handal melarikan diri

Bantu kasi bintang penilaian di pojok atas episode ,like dan Vote ya 🙏🙏 terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tu es belle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Ex-part 23

Hamparan bukit hijau di depan wanita bergelar Ibu muda itu menyilaukan mata ,sinar sang surya begitu menyengat kulit. Lyn berlari ke bawah pohon besar untuk berlindung, wanita berambut coklat itu memandang sekitar nya. Mata kucing itu semakin menyipit ketika yang dia lihat hanyalah keheningan lapangan seluas stadion bola ini

"Aku dimana?" gumam Lyn bertanya

Tidak ada seorang pun disana ,tiba-tiba wanita itu mendengar suara minta tolong dari arah belakang. Dia berbalik mencari asal suara,ternyata suara itu berasal dari dalam hutan lebat di belakang Lyn. Ketika dia akan melangkah masuk kaki putih itu tertarik mundur kembali, dia bertanya pada diri sendiri sambil menatap kearah depan "Sejak kapan ada hutan ,bukankah tadi hanya padang rumput yang sangat luas?"

Dia tidak jadi melangkah tapi suara itu kembali terdengar,jelas sekali itu adalah suara manusia.

"Tapi bagaimana jika dia tengah di kejar binatang buas?"

"Bagaimana jika dia terluka?"

Setelah berpikir beberapa saat, Lyn memutuskan melangkah masuk. Semakin lama suara itu semakin tercekat pelan dia mempercepat langkah kaki nya. Dari sebelah kanan suara itu terdengar jelas,Lyn menoleh ia melihat punggung seorang anak lelaki kecil di sana. Lyn mengernyit tapi dia memanggil anak itu "Halo, apa kau terluka?"

Tidak ada jawaban, anak itu meringkuk seperti menahan sakit. Lyn segera mendekat dan berjongkok menyentuh bahu anak kecil itu. Ketika anak itu membalik badannya Lyn terjingkat kebelakang. Wajah itu mirip sekali dengan wajah anak nya, itu benar Evan tapi kenapa mata anak nya berbeda? Warna bola mata itu persis seperti mata harimau dan juga..

Lyn baru menyadari ternyata suara Evan yang juga seperti menggeram, dengan takut-takut Lyn mendekat. Tangan nya terulur dengan gemetar,dia berusaha memanggil nama anak nya

"E-Evan. Kamu kenapa?"

"Grrrr..... Sa-sakit" ujar Evan terbata-bata

Lyn memeriksa suhu tubuh anak nya ,sangat panas. Dia pun tidak lagi memperdulikan warna bola mata anak nya yang tampak berbeda. Sebagai seorang ibu rasa khawatir lebih besar dari rasa takut Lyn. Dia memeluk Evan sesekali menepuk pipi anak kecil itu bibir nya terus berkata agar anak nya sadar. Lyn menjerit minta tolong tapi tidak satupun yang datang hingga tenggorokan wanita itu kering. Air mata Lyn jatuh dan tepat masuk ke dalam mulut Evan

Anak nya yang tadi sempat tidak sadar terdengar mengecap ketika merasakan air yang masuk. Lyn menunduk "Evan ,Evan. Kamu bangun nak!"

Lyn menjerit ketika melihat darah segar keluar dari hidung dan telinga Evan

"TOLONG.... ANAKKU TERLUKA!"

"SIAPAPUN TOLONG.. TOLONG..TOLONG AKU!"

Masih tidak ada jawaban ,entah sejak kapan tiba-tiba seekor ular datang mendekat. Lyn merasa takut dia mencari ranting kayu di sekitar dan melempar asal kearah ular besar itu. Mungkin dia datang karena penciuman bau darah,tak hanya itu seekor harimau berbadan setinggi satu meter juga muncul di sebelah Lyn. Ibu Evan itu mulai putus asa ,dia meminta pertolongan pada manusia tapi kenapa binatang yang datang?

"Pergi... Pergi.. Jangan sentuh anakku"

Suara tangisan Lyn terdengar menyakitkan dia tidak akan membiarkan anak nya menjadi makanan hewan buas ini. Dia terus memeluk Evan ,harimau di sebelah nya melompat. Lyn terkejut dia menunduk pasrah dengan mendekap erat Evan yang terus saja mengeluarkan darah

Sekian menit Lyn tidak merasakan apapun,dia membuka mata dan perlahan mulai mengangkat kepala. Ternyata harimau itu menggigit ular besar tadi bukan memakan mereka. Setelah itu harimau berbalik ke arah Lyn dia maju semakin mendekat. Kaki harimau besar itu terjulur ingin menyentuh kulit Evan. Lyn tanpa rasa takut menghempas kaki hewan besar itu, seperti nya itu membuat harimau marah. Dia mengaum sangat kuat hingga anak rambut Lyn berantakan tersapu napas hewan buas di depannya.

Evan,tangan anak itu bergerak. Dia membuka mata dan menoleh ke atas,suara nya tercekat ketika memanggil sang Ibu "Mo-mommy" membuat Lyn menunduk dia tidak sadar sang predator semakin melangkah maju ke arah keduanya. Harimau yang mendengar suara Evan semakin mendekat ,ketika Lyn melihat jemari hewan tepat di depan mata nya dia ingin mendongak tapi tiba-tiba semua gelap

Di dalam rumah sakit lantai atas di mana ruang perawatan Lyn berada, mesin jantung berbunyi memekakkan telinga. Kedua anak kembar Lyn bangkit dari sofa mereka terkejut dan lekas menjerit meminta bantuan

"Nek, NENEKK"

Sang nenek yang berada di luar membuka pintu dengan keras dia terkejut ketika jeritan kedua cucu nya terdengar sampai luar ,sang nenek bertanya "Ada apa nak? Kalian kena-"

Tit...tit......nit.....

Nenek melotot mata nya melihat garis pada mesin jantung yang tampak tidak stabil lekas dia maju menekan nurse call pada dinding yang ada di atas kepala tempat tidur Lyn. Karena dia adalah salah satu istri orang penting di negara Centero ,maka suara alarm darurat dalam ruangan nya berbeda, hingga membuat para dokter tergopoh-gopoh datang bersama perawat yang mendorong troli obat. Mereka masuk "Nyonya besar, ada apa dengan Nona Muda?"

Dokter bertanya dengan tangan yang mulai bekerja, sang Nyonya besar berkata dengan suara panik "Direktur Choi saya juga tidak tahu. Tiba-tiba mesin itu berbunyi kuat"

"Nyonya ,saya mohon dengan sangat keluar lah sebentar. Tuan dan Nona Kecil ikut lah pada Nenek, kami berjanji Ibu kalian akan membaik"

Ev sudah menangis ,ing*snya bahkan sudah berkali kali dia tarik dia mengangguk atas ucapan Dokter. Ketiga nya keluar, mereka nampak cemas menunggu di kursi luar. Evan bahkan tidak bisa duduk bocah itu sangat khawatir. Hati nya benar-benar marah,dia menganggap ini adalah akibat dari pertemuan dengan Daddy mereka

Setengah jam berlalu para Dokter mulai keluar , keringat di dahi mereka tampak jelas. Ada rasa takut jika sampai mereka melakukan kesalahan,tidak ada yang berani berucap pada Nyonya besar kecuali Direktur Rumah sakit

"Bagaimana, apa anakku dalam bahaya?"

Senyap.. Sang Nyonya besar nampak marah

"Kalian bisu? Jangan membuat ku takut!"

Direktur Choi yang muncul paling belakang segera maju dan berkata "Nyonya, Nona Muda yang Agung sudah sadarkan diri. Kemungkinan Nona Muda beberapa waktu lalu mengalami kejut dari alam bawah sadar hingga jantung nya berdetak kencang"

Mendengar itu sang Nyonya terkejut beberapa detik kemudian dia tersenyum cerah dan berkata "terimakasih Direktur Choi, syukurlah anakku bangun. Ini hari kelima sejak dia tertidur"

"Iya Nyonya ,selamat. Semoga Nona Muda lekas segera lebih membaik lagi, kami permisi Nyonya"

"Tuan Muda kecil ,Nona Muda Kecil Ibu kalian telah sadar"

Ev langsung melompat berdiri

"Benarkah? Paman dokter nggak bohong kan?"

Dokter Choi terkekeh pelan

"Saya tidak mempunyai kuasa untuk berbohong Nona Muda" ujar sang Dokter

"Terimakasih Paman, Ev janji bakalan beliin Paman Dokter candy setelah pulang"

Dokter yang mendengar hanya tersenyum kemudian pamit. Kedua anak kembar dan sang nenek masuk ke ruangan Lyn mereka mendekati brankar di sana Lyn nampak menggerakkan mata. Ev dengan ceria bersuara "Mommy!"

Anak itu naik ke atas kursi , sang abang berdiri di sebelah tempat tidur Lyn. Tidak ada yang sadar sejak tadi dia mengusap pipi nya berkali kali,ada airmata bahagia yang jatuh saat mendengar sang Ibu telah bangun

"Nak" ujar sang Ibu

Bahu Lyn masih sedikit nyeri, Nyonya besar menaikkan sedikit posisi kepala tempat tidur Lyn agar dia melihat kedua anak kembar yang sudah berhari-hari menunggu sang Ibu bangun

Lyn tersenyum dia menoleh ke arah Ibu nya "Ma-" Ibu nya Lyn itu tersenyum bahagia mata tua itu nampak berkaca-kaca

"Mommy" ujar Ev keras

"Hei tengik suaramu itu kecilkan"

"Kau bahkan bisa membuat seluruh serangga yang tidur, bangun seketika"

Ev cemberut ,Evan terkejut karena sang adik berteriak di dekat telinga. Lyn tertawa pelan

"Kalian ini" Lyn merentangkan tangan kanan kemudian berucap

" sini mommy rindu"

Kedua nya maju mereka memeluk secara pelan sang Ibu, sementara nenek mengecup kepala Lyn. Dia sungguh bersyukur perjuangan dirinya sejauh ini berhasil.

1
Mu Shofihin
🤨
Suhadhanie Nur Ezah
cte nie dri awl bertele2...bkn si lyn suka arna tp arnab ske alya....mne alya skrg???knp die bnci pd lyn
Tusisusanti Ussy
sepertinya yg dia Arya atau arna kakak adik ank nya alena
LENY
MASIH BINGUNG KENAPA LYN TERUS LARI DARI ARYA PADAHAL ARYA DAN KEDUA ORANG TUANYA SANGAT MENYAYANGI LYN
LENY
ASLAN KEJAM BENER YA NYIKSA ANAK KANDUNG DUH BISA MATI TUH ARYA BENAR2 KEL MAFIA KEJAM KL MARAH🙈
LENY
INI KANJUTAN CERITA SANG PEWARIS ALENA & ASLAN PUNYA ANAK KEMBAR ARNA & ARYA
LENY
BAPAK NYA ANAK2 INI SIAPA YA KOK GAK NGEH AKU
Sapna Anah
salah sendiri kabur
djerrih leni
bagus karyanya thanks
djerrih leni
Lyn sabar ya kamu kalah cepat sama Arya, karena tuan muda juga ingin memberikan kasih sayangnya sama anaknya juga Lyn
djerrih leni
Tuan Muda Aryana mengalir darah Benedict, sifatnya n karakter nya sama dgn daddy n grandpa nya, kelemahannya pd wanitanya 🤭
Anonim
Aku ngga paham dgn alur cerita yang kurang consistent 🙈
Jana
why Arya???
Sativa Kyu
👍
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Yuni Susanti
Kecewa
La belle: semua cerita lue komen buruk, dasar ati loe aja yg busuk... kotor mulut loe, sm kayak otak loe.. sana pergi dr sini jgn di baca
total 1 replies
Yuni Susanti
Buruk
Ande Pesik
maaf thor ga mau lanjut bacanya...ga ngerti ceritanya
Ande Pesik
thor kok flash back nya bkn saat dia ketemu sm mantan suaminya, malah bikin ribet nih ceritanya
Ande Pesik
sampai bab ini msh blm jelas ceritanya gmn, krn alurnya lompat2
LENY: YA SAMA BINGUNG KENAPA LYN LARI DAN KETAKUTAN 🙈🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!