NovelToon NovelToon
Ajari Aku Apa Itu Cinta

Ajari Aku Apa Itu Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Tamat
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jindael

Cerita bermula dari seorang gadis penulis yang mendapatkan permintaan dari pembaca untuk membuat cerita tentang percintaan. Gadis itu bernama Larasati seorang penulis amatir yang tak mendapatkan banyak pembaca. Tiba-tiba di beri permintaan untuk membuat kisah percintaan. Apa yang akan ia lakukan? Terlebih lagi ia tak pernah mempunyai kisah percintaan di masa hidupnya. Suatu ide gila muncul dari pikirannya untuk menghubungi teman laki-laki yang bisa dianggap dulu pernah ditaksirnya sewaktu di bangku SMK ia adalah Dika. Larasati sudah mengikuti akun instagramnya dari dulu dan ia pun berniat mengirim pesan bantuan lewat media tersebut. Butuh banyak keberanian untuk mengirim pesan yang terbilang baru pertama kali itu. Jawaban apa yang akan diterimanya? Akankah lelaki tersebut akan membantunya hingga sebuah cinta hadir diantara keduanya. Semua akan terjawab di dalam kisah yang ku tulis ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jindael, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memilih Menjauh

Larasati yang sadar sedang di peluk Bagas langsung melepas pelukannya. Sedangkan Dika memilih kembali setelah melihat Bagas dan Larasati berpelukan di depannya.

"Maaf Gas," ucap Larasati sambil melepaskan pelukan Bagas darinya. Ia lalu mengusap air matanya yang telanjur mengalir.

Bagas menggeleng mengerti. Ia berpikir sejenak mencari cara agar Larasati tak bersedih lagi. Larasati yang diam terkejut ketika Bagas tiba-tiba menariknya untuk pergi ke suatu tempat.

"Bagas kita mau kemana?" tanya Larasati yang sedang ditarik.

"Ikut saja ku jamin kau langsung senang," jawabnya terus menarik Larasati. Senyuman darinya terus mengambang dikala dirinya menarik Larasati ke suatu tempat.

Dika yang kesal kembali masuk menemui ibunya dan Inaya. Mereka berdua tampak senang melihat Dika yang kembali namun Dika ternyata langsung pamit untuk pulang meninggalkan mereka berdua.

"Mah aku pulang dulu, aku akan menyuruh Pak Udin menjemput kalian," pamitnya lalu pergi meninggalkan ibunya dan Inaya. Mereka berdua hanya terbengong tak mengerti.

Elang yang merasa ditinggal pun mendesah lalu beranjak pergi keluar cafe. Ia bertemu Dika diparkiran dan langsung memperingatinya.

"Dika, jika kau masih cinta pada sahabatku lepaskan mantanmu jangan membuat sahabatku menjadi sakit hati karena mu," ucapnya sambil menepuk pundak Dika lalu kembali berjalan.

Elang pergi begitu saja setelah pembicaraan singkat itu. Sementara Dika masih terdiam membisu di sana.

"Aku sudah melupakannya hanya saja sulit untuk dijelaskan," ucap Dika lirih setelah Elang pergi meninggalkannya.

Kini Larasati sudah bersama Bagas di area permainan yang ada di mall. Bagas sengaja menyewa tempat itu untuknya. Larasati tak menolaknya dan langsung bermain untuk meluapkan emosinya.

"Dika kau jahat!" Marah Larasati sambil memukul benda didepannya.

"Aku akan hajar dirimu." Larasati memasang kuda-kudanya dan langsung menghajar samsak didepannya tanpa ampun.

Bagas hanya memandangi Larasati yang melampiaskan kemarahannya pada samsak tinju didepannya. Larasati membayangkan jika itu adalah Dika yang habis dihajarnya. Bagas tersenyum karena Larasati sudah mulai ceria walau sebenarnya hatinya masih sakit.

"Laras, bagaimana perasaan mu sekarang?" tanya Bagas setelah melihat Larasati berhenti.

"Lumayan lebih baik, terima kasih kau memang teman ku," jawab Larasati mendekat sambil menepuk pundak Bagas lalu minum air yang diberikan Bagas padanya.

"Sebenarnya apa yang terjadi padamu?" tanyanya lagi karena penasaran.

Dengan nafas yang masih ngos-ngosan Larasati menjawab, "Mantan Dika kembali dan itu membuat ku berpikir dia masih menyukainya."

"Jadi apa yang harus kau lakukan sekarang? Memilih menjauh darinya itu mungkin pilihan yang bagus," saran Bagas membuat Larasati berpikir.

"Hufh aku tak tahu Gas, aku baru mengalami rasanya patah hati ternyata sakit banget lebih parah dari sakit perut ku," jawabnya menggeleng.

"Sudahlah jangan dipikirkan ayo ku antar pulang," ucapnya mengajak Larasati.

Hem. Larasati mengangguk.

...--------💔--------...

Keesokan harinya, Larasati dan Dika mulai aktif bekerja kembali di cafe Bagas. Selama bekerja Larasati selalu berusaha menjauh darinya. Tidak ada interaksi di antara keduanya membuat Dika tak tahan. Ia mencegat Larasati dengan menariknya untuk keluar, Larasati memberontak tak mau. Bagas yang hendak ke kantornya melihat itu dan langsung melepas paksa tangannya. Kedua laki-laki itu saling beradu tatap tak bersahabat.

"Dika lepaskan Laras!" Perintah Bagas padanya sambil melepas paksa tangannya.

"Ini masalah ku dengan Laras kau jangan ikut campur," ucap Dika mendekat pada Bagas.

"Masalah ini tak perlu dijelaskan Dika, kita sebaiknya saling menjauh untuk sementara ini. Aku tak mau merusak hubungan mu dengan Inaya," sela Larasati ke Dika.

"Sudah kubilang aku sudah putus dengan nya," ucap Dika padanya.

"Jika kau sudah putus dengan nya kenapa kau memilih diam saja saat Inaya mencium mu itu tandanya kau masih menyukainya kan?" Larasati berusaha menahan air matanya.

"Ayo Ras kita pergi," ajak Bagas padanya. Larasati berbalik dan meninggalkan mereka berdua.

"Dika, ku peringatkan padamu, sebaiknya kau menjauh dari Laras. Aku tak tega melihatnya bersedih karena mu!" peringat Bagas padanya lalu pergi menyusul Larasati ke dalam.

Bagas pergi menyusul Larasati yang masuk ke dalam sambil menahan tangisnya. Dika yang masih di sana merasa kesal pada dirinya. Ia menendang sesuatu dan mengenai Inaya yang ternyata datang mengunjunginya.

"Aww!" pekik seseorang yang terkena lemparan Dika.

"Inaya kau tak apa?" Dika berbalik dan langsung bertanya

Dika merasa bersalah padanya kerena sudah melukainya. Inaya tersenyum dan menggeleng. Larasati yang sedang melanjutkan bekerja hendak keluar membersihkan meja. Namun ia segera berbalik karena melihat Dika yang sudah duduk sambil mengusap dahi Inaya. Inaya tentu senang karena Dika merasa khawatir padanya. Karena bagaimanapun Inaya adalah temannya. Dika selama ini tak pernah menganggap Inaya lebih dari sekedar teman. Tapi sikap perhatian dia padanya membuat Larasati menjadi sakit hati karena tak tahu yang sebenarnya. Sementara Inaya selalu menganggapnya serius selama ini, walau Dika sudah mengatakan putus padanya berkali-kali.

Pada hari itu, Inaya dan Dika memilih bertemu. Inaya yang senang langsung setuju dan menemuinya. Dika yang sudah menunggunya langsung berbicara padanya. Ia menjelaskan hubungannya sekarang dengan Larasati. Ia memintanya untuk tidak mengganggunya. Entah kenapa Inaya setuju-setuju saja dengan syarat ia meminta Dika untuk menjadi temannya kembali seperti dulu. Dika mengangguk menyetujuinya. Tapi tak disangka itu hanya akal-akalan Inaya agar bisa selalu dekat dengannya dan membuat Larasati menjauh dengan sendirinya.

Kembali ke Larasati yang menangis di sisi dapur. Melihat kejadian tadi ia berpikir apa iya dirinya harus menjauh dari Dika. Larasati mengusap air matanya dan kembali berdiri karena mendengar bunyi alat dapur di sana. Ia dikejutkan dengan penampakan Bagas yang sudah di sana sedang membuat sesuatu.

"Bagas sejak kapan kau di sini?" Kaget Larasati langsung mengusap sisa air matanya.

"Hem sejak kau menangis dipojokkan mungkin," jawabnya santai sambil mengaduk adonannya.

"Ah maaf sudah mengganggu, aku kembali dulu," pamit Larasati menunduk lalu keluar.

"Laras, aku tak mau memaafkan mu," ucap Bagas tiba-tiba membuat Larasati berhenti dan berbalik.

"Kenapa? Aku hanya meminjam tempat mu untuk menangis. Kau malah marah padaku," tanya Larasati kembali bersedih.

"Aku akan memaafkan mu jika kau mencoba desert buatanku," jawabnya sambil mengambil satu buah desert yang baru selesai dibuatnya.

"Baiklah tapi jangan marah padaku," ucapnya lalu mendekat.

"Iya, duduklah!" suruhnya.

Larasati akhirnya bisa tersenyum kembali setelah memakan kue buatannya. Itu membuat Bagas merasa lega untuk nya.

Waktu bekerja telah usai. Larasati yang tak membawa motor memilih jalan kaki. Di persimpangan jalan ternyata ia bertemu Fitria dan ia ingat kejadian yang menimpanya Minggu lalu

"Fitria!" Panggil Larasati padanya. Karena jaraknya tidak terlalu jauh Fitria pun mendengarnya dan berbalik. Larasati berlari untuk mendekat.

Eh Larasati tumben sendiri mana pacarmu? Oh iya Dika pasti sibuk bersama Inaya sekarang, sindir Fitria langsung tapi di hiraukan olehnya.

"Fitria, kenapa kau pergi begitu saja waktu itu?" tanya Larasati karena ingin penjelasan darinya.

"Ah maaf aku sengaja," jawabnya santai kerena malas meladeni.

"Kau ada masalah apa dengan ku kenapa kau berbuat seperti itu?" tanya Larasati ingin tahu.

"Dengar ya Laras, sebaiknya kamu ngaca bagaimana penampilan mu Dika itu tampan tak cocok untuk mu. Inaya baru cocok untuk nya," jawabnya lalu pergi begitu saja.

Fitria meninggalkan Larasati yang terdiam. Setelah sampai rumah Larasati menghela nafasnya dan merebahkan dirinya di atas kasur. Ia kembali berpikir tentang ucapan Fitria padanya. Benar yang dikatakan olehnya menurut Larasati. Ia tak sebanding dengan Inaya yang cantik dan berpendidikan

Semenjak itu akhirnya Larasati memutuskan untuk menjauhi Dika sementara. Selama itu, Larasati selalu bersama Bagas karena Bagas selalu mengajaknya mencicipi kue buatannya. Membuat Larasati tertarik untuk mencoba belajar darinya. Dika yang tak pernah mendengar kabar Larasati mencoba menghubunginya. Namun tak pernah mendapat jawaban darinya. Ia pun akhirnya perlahan menjadi menjauh dari Larasati karena Inaya selalu datang ke rumah untuk bermain bersamanya.

Bersambung....💔💔💔

1
Maldini
aku hadirrr di cerita Larasati🙏🤗
Ney
dika selangkah lebih maju🤭🤭💪💪
Ney
saingan🤭🤭
Ney
💪💪💪💪laras
🏡⃟ªʸ❤️⃟Wᵃfᴄͫᴇᷰɢͫɪᷰʟ☘𝓡𝓳
waah kisah yang bagus ini
🔵❀∂я🤎Aₙᵢₜₐ🏫⃟Sᵐᵖ☘𝓡𝓳
pokok ya selamat buat Dika & Laras semoga menjadi keluarga SAMAWA ya🎉🎂👏👏👏
🔵❀∂я🤎Aₙᵢₜₐ🏫⃟Sᵐᵖ☘𝓡𝓳
akhirnya selesai jg ijab kabul ya Laras & Dika walaupun ada drama Fitria yg mengacau
Ney Maniez
mksh bnyk author🙏🙏🙏🙏
cerita ny snggt menghibur👍👍 🙏🙏🤗🤗🥰🥰
Ney Maniez
ktnya udh punya🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Ney Maniez
waduhh serem,,, c fitria pe gilaa gt😲😲🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Ney Maniez
udah kyk artis c Dika😎🤭🤭😄😄
Ney Maniez
dikaaaa lagi ka jind🤭🤭🤭
𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda❀∂я🤎: haduh nyasar lagi kayaknya 🤦🤣
total 1 replies
Ney
Dika bnyk modusnya 🤭🤭😄😄💪💪
Ney
ktmu di tmpt kerja🤭🤭
Ney
cemburunya 🤭🤭😄😄
Ney Maniez
💪💪💪💪dika larass🥰🤗🤗
lancarrrr ya
Ney Maniez
kok sm dika sihhh...
terngiang-ngiang nama dika,,, jadi mangil bagas jadi dika🤭🤭😄
𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda❀∂я🤎: wkwk ada lagi wah ngantuk aku 🙈
total 1 replies
Ney Maniez
ahh romantis nyaaa ❤🥰😘🤗🥳
Ney Maniez
ayoo dika greceppp💪💪🥰😘❤🤗
Ney Maniez
ciee bagas lili🤭🤭🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!