NovelToon NovelToon
BISULAN (Bima Sultan Andaksa)

BISULAN (Bima Sultan Andaksa)

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Tunangan Sejak Bayi / Romansa / Tamat
Popularitas:435.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rita Tatha

Sultan sudah dijodohkan sejak kecil dengan Nabila oleh sang mama. Namun, Sultan menolak dengan tegas karena ia tidak mencintai Nabila. Lagi pula, ada wanita lain yang sudah mengisi hatinya.

Akan tetapi, keputusan itu sudahlah bulat. Hingga akhirnya Sultan melakukan segala cara untuk membuat Nabila pergi jauh darinya.

Sanggupkah Sultan membuat Nabila pergi? Atau justru dirinya yang menjadi terpikat dengan wanita itu?

Kisah ini merupakan Kisah Baby Bisul, putra pertama Kurap dan Panu.
Jadi, jangan sampai kalian melewatkan 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bisul 23

Lidah Sultan mendadak kelu ketika mendengar ucapan Nabila yang menusuk hatinya. Ada rasa sesal yang ia rasakan ketika menyadari jika dirinya telah keterlaluan. Apalagi ketika melihat sorot mata Nabila yang tampak sendu. Membuat hati Sultan makin tak karuan rasanya. 

"Na, maafin gue." Suara Sultan terdengar lirih. 

Nabila tersenyum getir. "Harusnya gue yang minta maaf karena udah rusakin mobil lu dan ganggu makan siang lu sama cewek pujaan hati lu. Sekarang lu pergi aja. Gue akan tunggu mobil derek datang barulah gue kembali ke kantor, sepertinya tidak sampai waktu istirahat habis." 

"Na, lu harus pulang sama gue dan biar anak buah gue yang nungguin di sini," kata Sultan lirih. Suaranya tidak sekeras tadi. 

"Enggak usah, Sul. Mendingan lu balik dulu karena gue enggak mau ganggu makan siang lu sama Hanum." Nabila masih bisa tersenyum ketika menyebut nama wanita yang dicintai suaminya. Namun, hati Sultan justru berdenyut sakit ketika melihat senyuman Nabila tersebut. 

"Gue enggak peduli Hanum. Pokoknya lu harus balik sama gue. Lu sadar enggak, sih, kalau sekarang lu adalah tanggung jawab gue. Maaf kalau barusan gue udah ngebentak elu karena gue ...." Sultan terdiam karena ia merasa ragu ketika hendak meneruskan ucapannya. 

"Karena apa?" tanya Nabila setelah cukup lama menunggu ucapan Sultan. 

"Karena gue ... arrgghh!" Sultan justru mengerang karena ia tidak mampu meneruskan ucapannya, sedangkan Nabila menjauh dari Sultan untuk menerima panggilan dari Ariel. 

Sultan memukul udara untuk meluapkan kekesalan ketika melihat Nabila menjauh darinya sambil menelepon. 

Arrggh!! Ya Tuhan, gue cuma pengen bilang kalau tadi ngebentak si Kadal karena gue khawatir sama dia, tapi kenapa mulut gue susah banget mau ngomong gitu. Aarggh! Sialan! 

Sultan terus mengumpat dalam hati. Ia sungguh merasa geram kepada dirinya sendiri. 

***

Ariel yang datang ke kantor Sultan untuk menemui sahabatnya justru dikejutkan dengan keberadaan Hanum yang masih duduk di area parkir. Walaupun kemarin Ariel hanya melihat Hanum sekilas, tetapi ia masih bisa mengingat dengan baik wajah wanita itu. Wanita yang kemarin mengantar makanan untuk Sultan dan sepertinya mereka memiliki hubungan yang rahasia. 

"Kamu sedang apa di sini, Nona?" tanya Ariel berbasa-basi. 

Wajah Hanum terlihat sangat gugup ketika bertatapan dengan Ariel. Bahkan, tangannya sudah merem*s rantang yang berada dalam genggaman.  

"Sa-saya ...." Hanum terdiam saking gugupnya. Ia bingung harus menjawab apa. 

"Ah, iya. Aku ingat, kamu kemarin adalah wanita yang datang ke sini siang hari untuk menemui Sultan, apa sekarang kamu juga akan menemui dia lagi?" tanya Ariel menebak. 

Hanum tidak menjawab, tetapi ia hanya mengangguk lemah. Ariel yang melihatnya pun langsung merasa geram. Ia mengepalkan tangannya secara erat.

"Nona, sepertinya kamu tidak perlu datang ke sini lagi. Mungkin saat ini Sultan sedang tidak berada di kantor karena dia sedang makan siang dengan istrinya," jelas Ariel. Membuat Hanum mengangkat kepala dan terkejut mendengar ucapan Ariel. 

"I-istri? Sultan sudah punya istri?" tanya Hanum tidak percaya. 

"Jadi, kamu belum tahu kalau Sultan sudah punya istri?" Ariel menatap Hanum tajam. Berusaha menelisik sorot mata wanita itu apakah ia berbohong atau tidak. Namun, Ariel tidak melihat ada kebohongan di sana. 

"Sultan tidak pernah bilang kalau dia punya istri. Jadi, selama ini dia berbohong padaku," ucap Hanum lirih. Suaranya terdengar berat dan penuh kecewa. 

"Kurang ajar!" umpat Ariel. Ia benar-benar mengutuk sahabatnya. "Asal kamu tahu, Nona. Sultan sudah menikah beberapa hari lalu dengan Nabila Kanesh Dalila. Putri sulung Om Arga dan Tante Zahra. Bahkan, Nabila harusnya saat ini menjadi pemimpin perusahaan milik orang tuanya, tapi dia lebih milih jadi asisten Sultan. Mengesalkan bukan." 

Ariel sengaja berbicara seperti itu agar tidak ada wanita lain yang merendahkan Nabila. Ia ingin semua orang tahu bahwa Nabila adalah perempuan hebat. 

"Jadi, Sultan dan Nona Nabila itu sudah menikah?" tanya Hanum lagi. Ia masih belum percaya atas kenyataan yang baru saja ia dengar. 

"Ya. Jadi, kuharap kamu tidak pernah datang mengganggu Sultan lagi karena aku tidak mau siapa pun merusak rumah tangga sahabatku." Suara Ariel penuh dengan ketegasan. 

"Maafkan saya, Tuan. Saya tidak tahu kalau mereka sudah menikah. Saya janji akan menjaga jarak dengan Sultan setelah ini. Terima kasih karena sudah memberi tahu padaku semuanya, Tuan." Hanum membungkuk hormat. Ariel hanya mengiyakan saja. 

Setelahnya, Hanum berpamitan pergi dari sana membawa kembali rantang berisi makan siang yang masih utuh. Mengingat Sultan yang sudah tega berbohong padanya, Hanum benar-benar merasa sangat kecewa. 

Kupikir kamu berbeda dari yang lain. Ternyata sama saja. Orang yang banyak harta itu memang hanya bisa menyakiti saja. Aku tidak percaya pada siapa pun lagi setelah ini. Kamu sungguh sangat membuatku kecewa, Sul. 

1
Arin
/Heart/
Rita Juwita
luar biasa...
Nur Rofikoh
nabila benar benar kayak. zaenab...
Nur Rofikoh
bisul jangan jahal. sama kadal...
Herlina Anggana
inget dulu papanya Jeje dan mama mu liburan 1 Minggu tidur di kamar yang sama meskipun beda kasur... tapi Gatra ttep gak move on dari kurap,kan kasian zeti
Herlina Anggana
kadal bisulan dah punya buntut
Herlina Anggana
masih berat di Hanum aja hatinya, begitu penat baru inget kadal 🥴.... kawatir Ama kadal juga karena takut Ama ortunya...
Herlina Anggana
berati ini bisul tu cintanya habis di Hanum demi menuruti keinginan orang yg dia cintai dia rela kembali dengan istri ya dan berusaha menerima istrinya urusan cinta nyusul gitu ....
Herlina Anggana
move on jalur ilfil sih cpet sembuhnya
S
judulnya woyyy 🤣
Lee 0893
astogeeeee ,, w rasa si Nesya yg pantes jd ank ny Agnes ,, tingkah ny sama ,, yg sbar yx je ,, 🤣🤣
Lee 0893
bang bisul kebakaran jenglottt ,, uupppss jenggot maksud ny ,,
mau d panggilin damkar gx bang ,,
🤣🤣🤣
Lee 0893
bawang gratis ,, bawang gratiss/Sob//Sob/
Lee 0893
gunakan waktu mu sebaik mungkin mas sultan ,, sebelum Dy menyerah karena lelah ,,
Lee 0893
waah ni kyaknya ank2 4sekawan somplak bibit unggul semua ,,

awas sul nanti di tuking si Ariel Bru nyesel km ,, 😄
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
yah kurang seru dikit thor, hrse dibikin nabila pergi dl biar si bisul ngerasa kehilangan, hrsnya ortu mereka ngumpetin nabila biar si bisul bingung nyari
Betri Betmawati
aku JD nangis bombai baca nya, tulis bgt cinta Nabila buat lu sul, jgn lu sia2 kn, lu ngk kn dpt lg kyk bgtu
Betri Betmawati
kenapa sikurap mksa bgt anak nikah SM Nabila, jatuh egois bgt orang tua nya
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
Ariel mengingatkanku dengan Gatra dulunya yang cinta mati ke Rasya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!