Karena sebuah kesalah pahaman memisahkan mereka tapi di pertemukan kembali di saat yang tak terduga.
Delia dan Leon kisah mereka yang belum terselesaikan kan akhir nya di pertemukan kembali lewat seorang anak kecil.
Apakah kisah cinta mereka akan berakhir bahagia ? atau menemukan pasangan hidup masing-masing !.
Cerita ini cuma halu semata ya, untuk menghilangkan jenuh othor jadi semoga suka😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angel Dy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23 Pertemuan tak Terduga
sesampainya di salah satu mall besar di kota X aku dan bang Bryan memasuki nya setelah memarkirkan mobil terlebih dulu.
di karena kan hari ini adalah hari kerja jadi suasana mall sedikit lebih sepi tidak terlalu ramai orang lalu lalang.
"jadi ini kenapa abang mau bawa mobil sendiri,mau ajak aku jalan-jalan dulu ya." ucap ku sambil tersenyum bergelayut pada lengan kokoh nya
"iya kalo sama mereka tadi gak bisa pergi ke sini." ucap nya sambil menuntun ku ke arah toko baju yang menyediakan baju untuk kalangan menengah ke atas
"mau ngapain masuk sini,abang mau cari baju ya."
"iya sekalian punya kamu."
"abang bisa gak muka nya jangan gitu,udah kaya handphone ku aja layar nya datar." ucap ku jutek sambil melepaskan genggaman tangan dari lengan nya
"emang udah gini gak bisa di ubah." jawab Abang cuek
"ishhh untung abang sendiri kalo bukan udah aku lempar." ucap ku setelah itu langsung meninggalkan nya seorang diri
"hey tunggu abang." ucapnya sambil mengejar ku
Di saat aku sibuk menghindar dari kejaran bang Bryan tiba-tiba tak sengaja menabrak seseorang di saat orang itu mengulurkan tangan nya untuk membantuku berdiri aku di buat terpaku saat pandangan ku beradu dengan nya.
Dia adalah orang yang selama ini ku tunggu kehadirannya,orang yang selalu ada dalam pikiran ku dari dulu hingga saat ini yang membuat hati ini tertutup untuk orang lain yang ingin hadir mengisinya.
"mengapa di saat aku sudah tak terlalu mengharapkan kehadiran nya aku harus di pertemukan dengan nya,apa yang harus aku lakukan harus kah aku memeluknya atau seolah tak mengenal nya."batinku
Di saat aku masih terpaku memandang nya bang bryan datang dari arah belakang dan langsung memutus perhatian ku dari orang tersebut menghadap ke arah nya.
"are you okey dek...?mana yang sakit." ujar bang bryan sambil memperhatikan tubuh ku sambil di bolak-balik
"hey sayang abang tanya kenapa diem aja mana yang sakit." ucap bang bryan sambil memandang lekat wajah ku dan membuatku tersadar
"haaa aku gpp kok bang." ucap ku sambil memandang ke arah orang tersebut.
"kemana dia....?apa aku hanya halusinasi aja.tapi itu tadi terlihat nyata dan benar dia tapi kemana orang nya...tak mungkin sudah pergi." batin ku
"hey sayang kamu merhatiin apa sih dek jangan bikin abang khawatir.!" ucap nya sambil menupuk pundak ku pelan
"ahh gpp kok bang orang tadi kemana...?"
"dia udah pergi,emang siapa..?kamu kenal sama dia,kenapa pas ngeliat dia kamu kayak liat hantu." ujar bang bryan mencecar ku dengan pertanyaannya
"gpp kok bang gak kenal, yok lanjut aja abang mau beli apa tadi." ucap ku sambil mengalihkan pertanyaan
"abang mau ajak kamu beli baju abis itu baru makan."ucap bang bryan sambil mengajak ku memilih pakaian
"itu bagus bang kemeja nya,abang keliatan macho kalo warna yang gelep gitu delia suka." ucap ku setelah menemani mencoba pakaian
"ya udah abang ambil ini aja sama celana yang tadi kamu udah pilih baju nya...?"
"udah bang ini aja sama ini gpp kan." ucap ku sambil menunjuk pakaian yang telah ku pilih sambil memamerkan senyum merayu nya
"gpp ambil aja atau mau lagi...!" ucap nya setelah kami menyerahkan pakaian ke kasir
"gak itu aja cukup aku mau minta beliin tas aja sama sepatu nanti."
"oke abis ini kita cari."
Sebenarnya aku masih mikirkan hal tadi dimana tiba-tiba aku menabrak laki-laki yang sangat mirip seperti dia...dia yang selama ini ku tunggu ke hadiran nya tapi juga tak ku harap kan lagi.
Entah mengapa hati ku mulai ragu jika nanti bertemu dengan nya apa yang akan aku lakukan.karena tak mau berlarut dengan pikiran ku aku pun langsung mengalihkan perhatiin ke yang lain di saat bang bryan menawarkan ke toko sepatu.
Setelah mendapat apa yang aku cari kami pun memutuskan untuk mencari salah satu resto cepat saji untuk makan karena lapar sudah melanda.
Sesampai di sana kami langsung memesan dua menu makan berserta dessert dan minum nya.di sela menunggu pesanan bang bryan tiba-tiba bertanya. "dek abang mau tanya boleh..?apa orang yang nabrak kamu tadi itu dia." ucap bang bryan yang mana membuatku berhenti men scroll handphone
"hemm bukan bang lupain aja.aku gak kenal juga." ucap ku sambil memasakan senyum
"kamu walau cuma adik sepupu abang tapi saya lebih tau sifat mu,jangan bohong sama abang." ujar nya dengan tegas memandang ku dengan mata tajam nya
"maaf bang delia cuma gak mau bahas itu." ucap ku sambil menundukkan pandangan agar tak terlihat oleh nya bahwa air mata ku menetes
"oke nanti aja bahas nya abang minta maaf kalo maksa kamu,sekarang kita makan aja ya abis itu pulang." ucap bang bryan sambil memegang dagu ku agar berpandangan dengan nya dan menghapus air mataku sambil tersenyum
Setelah itu kami melanjutkan makan setelah pesanan sampai,setelah itu bang bryan membayar pesanan dan kami pun keluar resto meninggalkan mall pulang menuju ke rumah.
dan sepanjang perjalanan hanya ada keheningan di antara kami berdua.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀